Curug Sang Hyang Taraje Garut, Keren Banget!

Curug Sang Hyang Taraje merupakan salah satu air terjun yang ada di daerah Garut. Curug atau air terjun Sang Hyang Taraje masih terbilang alami dan sekarang semakin dikenal sebagai salah satu tujuan wisata alam di Garut.

curug sanghyang taraje dilihat dari jalan masuk

Curug yang ada di Garut ini sekarang lumayan ramai dikunjungi. Tempatnya yang memang indah dan ‘instagrammable’ banget bikin tempat ini jadi alternatif tujuan wisata alam ataupun hunting foto di Garut.

Kebetulan beberapa waktu lalu saya mengunjungi lagi tempat ini, jadi bisa sekaligus update info terbaru (2017).

Nah, buat rekan-rekan yang berminat mengunjungi curug sanghyang taraje di Garut, silahkan simak artikel ini ya…

Mitos Curug Sang Hyang Taraje

Curug dalam bahasa sunda berarti air terjun. Sang hyang merupakan sebutan kehormatan untuk dewa/raja zaman dulu. Sedangkan taraje dalam bahasa sunda berarti tangga. Menurut dongeng dari warga sekitar, curug ini merupakan tangga yang digunakan oleh dewa-dewa menuju kayangan.

Saat googling mengenai legenda air terjun ini, disebutkan kalau air terjun ini digunakan oleh Sangkuriang mengambil bintang untuk Dayang sumbi.

Menurut legenda setempat, di dekat air terjun ini terdapat sebuah batu berbentuk tapak raksasa yang konon itu adalah tapak Sangkuriang. Tapi, jarang sekali orang yang dapat menemuinya.

Sedangkan batu yang ada di bawah tepat air terjun menurut masyarakat setempat dipercaya sebagai tempat penyimpanan bintang (harta karun) Sangkuriang yang dijaga oleh belut raksasa.

Yang pasti, wajar saja air terjun ini dinamai curug sang hyang taraje. Air terjun ini berupa air terjun kembar dan dari kejauhan terlihat mirip dengan tangga super besar.

Lokasi Curug Sang Hyang Taraje

Curug Sang hyang taraje terletak kurang lebih 50 KM dari kota Garut. Tepatnya ada di wilayah kecamatan Pamulihan, desa Pakenjeng.

Seperti umumnya daerah Garut selatan, tempatnya berbukit-bukit dan masih alami banget.

Peta Menuju Lokasi

Biar ada gambaran, silahkan lihat peta curug sanghyang taraje dari google map dibawah ini.

Harga Tiket Masuk

Harga tiket masuk ke air terjun ini cukup murah, hanya Rp 6000 rupiah saja untuk 1 orang.

Tapi kebiasaan tempat wisata di Garut, kemungkinan besar harga tiket masuk bakal lebih mahal kalau kita datang pas libur panjang atau libur hari raya. Jadi kalau datang saat long weekend atau libur hari raya, siap-siap aja untuk bayar tiket sedikit lebih mahal ya..

Biasanya kalau hari libur pengunjung lumayan banyak. Biarpun tempatnya cukup jauh, tetap jadi tujuan pengunjung lokal ataupun luar kota.

bisa santai di air terjun sang hyang taraje

Fasilitas

Fasilitas dasar yang tersedia udah cukup lengkap. Sekarang sudah ada beberapa warung di gerbang masuk, tidak seperti dulu yang hanya dadakan saat waktu libur aja.

Jalan menuju lokasi sudah di semen, bukan jalan tanah lagi. Di sekitar air terjun juga udah lebih tertata. Ada beberapa bangku dan gazebo yang  bisa digunakan pengunjung.

Sejauh ini belum ada tempat menginap, karena memang tempat wisata ini masih rintisan belum mendapat perhatian lebih dari pemerintah.

area air terjun sanghyang taraje

Hanya saja untuk toilet, saat kami berkunjung kondisinya rusak sehingga terpaksa harus menggunakan toilet umum di warung dengan kondisi seadanya.

Jalan Ke Curug Sanghyang Taraje

Untuk menuju lokasi dari kota Garut, bisa mengambil jalan ke arah Cikajang. Di pertigaan sebelum kota Cikajang, ambil jalan ke sebelah kanan yang menuju ke Bungbulang.

Jalan sebelah kiri mengarah ke pantai santolo di di Pameungpeuk, jadi jangan sampai salah belok disini.

Di rute ini kita juga akan melewati objek wisata lain; Curug orok. Curug sang hyang taraje terletak kurang lebih 15 KM dari curug orok, sehingga bisa dijadikan satu paket perjalanan kalau mau..

Setelah melewati curug orok, nanti anda akan bertemu dengan desa cisandaan. Di pertigaan disini ambil belokan ke kanan ke arah Pamulihan. Sekarang kondisi jalan dari Garut sampai Pamulihan cukup bagus, hanya diselingi sedikit jalan berlubang aja.

Setelah melewati SMPN 1 Pamulihan, kita harus keluar dari jalan utama melalui jalan desa sampai ke lokasi.

Tantangan terbesar ada di jalan desa ini. Kondisi jalan lumayan jelek di beberapa tempat, dan tepat sebelum sampai ke lokasi anda harus melewati turunan tajam dan panjang.

Harus ekstra hati-hati disini karena jalannya kecil (hanya cukup 1 mobil), bergelombang, dan disebelah kanan langsung jurang.

Biar lebih jelas, silahkan lihat aja video dibawah ini ya. Di sini bisa dilihat rute menuju lokasi, kondisi jalan, dan review tempatnya langsung..

Transportasi

Menuju lokasi tempat wisata ini lebih enak menggunakan motor. Jika menggunakan mobil harus ekstra hati-hati di sektiar 500 meter sebelum lokasi, karena medannya yang cukup berbahaya.

Jika menggunakan kendaraan umum, anda bisa naik elf Jurusan Bungbulang dari garut dan berhenti di cisandaan. Dari sana dilanjut dengan ojek ke lokasi.

Alternatif lainnya adalah menggunakan angkot jurusan cikajang, berhenti di pertigaan arah pameungpeuk-bungbulang di sebelum kota cikajang, dan naik angkot ke arah Cisandaan serta dilanjut dengan ojek.

curug sang hyang taraje -

ngopi di sanghyang taraje
narsis dikit :p

Tertarik buat berlibur kesini? Jangan lupa buat share pengalamannya di kolom komentar dibawah ya..

Selamat berlibur!

Curug Sang Hyang Taraje Garut, Keren Banget!
4.33 (86.67%) 9 votes

7 Comments

Leave a Reply
    • sejauh ini hanya ramai di waktu-waktu tertentu aja om, seperti libur idul fitri-idul adha-libur panjang gitu..
      di hari-hari biasa tidak ada warung yang buka disana

    • Udah lama ngga kesini nih gan, kalau dulu mah aman-aman aja sih,,Cuman jalan terakhir menuju lokasi lumayan curam jadi harus hati-hati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *