10 Tempat Wisata di Makassar Untuk Rekreasi Bersama Keluarga

Makassar dikenal dengan Ujung Pandang adalah ibukota provinsi Sulawesi Selatan. Makassar adalah kota terbesar di Indonesia Timur dan pada masa lalu pernah jadi ibukota Indonesia Timur dan Provinsi Sulawesi. Makassar yang terletak di pesisir barat daya Pulau Sulawesi dan juga berbatasan dengan Selat Makassar di sebelah barat, Kabupaten Kepulauan Pangkajene di sebelah utara ini mempunyai banyak tempat wisata yang harus Anda nikmati.

Berikut ini rangkuman 10 tempat wisata di makassar yang wajib anda kunjungi:

1. Trans Studio Makassar

Trans Studio Makassar

Trans studio makassar resmi dibuka pada tanggal 20 Mei 2009 berdiri di atas lahan seluas 2,7 hektar yang menyajikan 21 wahana dan 4 zona permainan yaitu Studio Central, Cartoon City, Lost City, dan Magic Corner. Anda dapat berkunjung pada pukul 10.00-19.00 kecuali pada akhir pekan dan libur nasional buka sampai pukul 21.00. Di hari biasa Anda akan dikenakan tarif Rp 100.000,00 pada akhir pekan Rp 175.000,00 dan Rp 200.000,00 saat ada event tertentu.

2. Pemandian Air Panas Lejja

Pemandian Air Panas Lejja

Pemandian Air Panas Lejja dilengkapi dengan penyewaan gazebo Rp 50.000,00 dan terdapat lima buah kolam dengan kedalaman dan suhu yang beragam. Suhu terpanas bisa mencapai 60 derajat celcius yang bermanfaat dapat menyembuhkan beragam penyakit kulit dan rematik karena kandungan belerangnya.

Anda akan dikenakan tarif Rp 5.000,00 untuk dewasa dan Rp 3.000,00 untuk anak-anak untuk bisa menikmati kesegaran udara di kawasan Pemandian Air Panas Lejja. Disini juga terdapat banyak botol dan plastik yang digantung di sekitar lokasi pemandian, diharapkan permohonan akan terkabul setelah menggantung botol atau plastik itu.

3. Jalan Somba Opu

Jalan Somba Opu

Anda dapat berbelanja oleh-oleh khas Makassar seperti kerajinan, makanan khas, bahkan minyak gosok cap tawon dengan tutup botol putih dengan efek yang lebih panas dan harga yang lebih mahal dibandingkan dengan tutup botol merah. Pasar yang digelar mulai dari pagi hingga malam menjual miniatur dengan harga sekitar Rp 75.000,00 – Rp 100.000,00.

4. Taman Nasional Bantimurung

Taman Nasional Bantimurung

Taman Nasional Bantimurung ditemukan pertama kali oleh ahli botani asal Inggris bernama Alfred Russel Walace. Beliau menyebutkan bahwa Taman Nasional Bantimurung merupakan kerajaan kupu-kupu karena ada 250 jenis kupu-kupu di sini. Terdapat sebuah patung besar kupu-kupu di gerbang masuk taman yang berada di Kabupaten Maros. Taman Nasional Bantimurung berdiri di atas lahan seluas 43.750 hektar melingkupi wilayah bukit kapur, air terjun, dan juga gua.

Untuk menikmati kawasan kerajaan kupu-kupu sambil bermain flying fox, berenang, bermain di bawah air terjun bahkan menjelajahi gua di kawasan ini, Anda dikenai tarif sebesar Rp 20.000,00 per orang.



5. Tanjung bira

Tanjung Bira

Pasir lembut dan seputih bedak bayi lengkap dengan air laut yang sangat jernih di Tanjung bira membuat tempat ini cocok untuk berenang, dan berjemur. Anda pun bisa snorkelling dengan menyewa peralatannya seharga Rp 30.000,00. Anda dapat mengelilingi kawasan Tanjung bira dari ujung ke ujung dengan menyewa motor sehari dengan tarif Rp 65.000,00. Anda hanya perlu merogoh saku sebesar Rp 5.000,00 untuk menikmati kawasan pantai lengkap dengan fasilitas seperti penginapan, restoran, hingga kamar mandi.

6. Danau Tempe

danau tempe

Danau tempe yang berlokasi di Kabupaten Wajo merupakan kawasan penghasil ikan air tawar terbesar di dunia, dan Anda akan menemukan banyak rumah apung milik nelayan lengkap dengan jala-jala yang berguna untuk menangkap ikan. Anda dapat mengelilingi danau sambil memancing ikan atau Anda juga bisa membeli ikan segar dan juga sayuran yang ditanam sekitar danau.

Datanglah pada tanggal 23 Agustus dimana akan dilaksanakan ritual tiap tahunnya untuk menyucikan danau disebut Maccera Tappareng. Di sini, kepala nelayan akan menyembelih seekor sapi, kemudian akan ada pertunjukkan seni dan budaya yang akan diselenggarakan sebagai ajang perlombaan.

7. Pantai Losari

Pantai Losari

Uniknya pantai Losari tidak memiliki pasir seperti pantai umumnya. Namun, Anda akan melihat beton di tepian pantai yang menyediakan aktivitas memancing, naik sepeda air, banana boat, berlayar dengan perahu, dan lain-lain lengkap dengan kuliner khasnya mulai dari pisang epe, coto, sop konro, sampai es pallu butungnya.

Pantai Losari biasa digunakan sebagai tempat jogging saat pagi hari dan menikmati sunset cantik di sore harinya.

8. Fort Rotterdam

Fort Rotterdam

Benteng / Fort Rotterdam yang berdekatan dengan pantai Losari ini merupakan satu peninggalan sejarah dari Kerajaan Gowa-Tallo yang dibangun pada tahun 1545 oleh raja ke-9. Tanah liat dan putih telur adalah bahan utama yang digunakan membangun benteng ini, namun telah disempurnakan oleh raja ke-14 dimana bentuk benteng ini menyerupai bentuk seekor penyu yang sedang merangkak. Mungkin ini dijadikan gambaran dari Kerajaan Gowa-Tallo yang berjaya di darat dan di laut seperti penyu yang dapat hidup di darat maupun laut.

Awalnya benteng ini bernama Benteng Ujungpandang dan kemudian berganti nama menjadi Benteng Fort Rotterdam saat jatuh ke tangan Belanda. Awalnya fort rotterdam digunakan untuk menyimpan rempah-rempah dari hasil rampasan di Negara Indonesia bagian timur. Benteng yang dibuka mulai pukul 08.00-18.00 secara gratis menyajikan 13 bangunan dan lima buah menara dengan sebuah menara pintu masuk. Selain itu terdapat empat buah menara lainnya ada di setiap sudut kawasan.

Terdapat juga museum La Galigo yang buka setiap hari Selasa- Minggu pukul 08.00-12.30 akan menyuguhkan koleksi benda-benda sisa kebesaran kerajaan terdahulu. Ada juga ruangan yang disinyalir sebagai tempat pengasingan Pangeran Diponegoro.

9. Taman Laut Teka Bonerate

Taman Laut Taka Bonerate

Terletak di Kota Benteng Kepulauan Selayar,  Taman Laut Teka Bonerate adalah kawasan penyelaman dengan ditemani ratusan ikan, penyu, hingga kura-kura, serta terumbu karang yang cantik. Datanglah antara bulan April-Mei untuk menikmati penyelaman dengan arus dan suhu air dalam kondisi baik dengan membuat kartu identitas untuk mendapat izin dari Balai Taman Nasional. Anda hanya perlu membayar Rp 25.000,00 untuk WNI dan Rp 60.000,00 untuk WNA, serta harga sewa peralatan menyelam Rp 250.000,00.

10. Malino

Malino

Berada di ketinggian 1.050 mdpl menjadikan suhu udara di Malino mencapai 10-26 derajat Celcius. Kawasan Malino berjarak sekitar 90 km dari pusat kota Makassar. Pemandangan pegunungan yang menyejukkan mata, dan banyak juga ditemukan air terjun seperti Air Terjun Seribu tangga dan Air Terjun Takapala. Di sini juga terdapat perkebunan teh, lembah biru, dan bunker peninggalan Jepang. Wajib hukumnya berbelanja dodol ketan, buah markisa, dan juga apel untuk oleh-oleh sebelum Anda pulang ke kota asal.

  • info hotel murah di makassar mulai dari 100 ribuan semalam, klik disini.
10 Tempat Wisata di Makassar Untuk Rekreasi Bersama Keluarga
5 (100%) 2 votes

Add Comment