Air Terjun Simonang-Monang, Wisata Asahan Yang Mulai Dilupakan

Air Terjun Simonang-Monang, sebuah air terjun yang mampu menyajikan ragam wisata yang sangat berbeda dengan wisata alam air terjun lainnya.

Air Terjun Simonang-Monang berada di Kabupaten Asahan, setidaknya terdapat 18 destinasi wisata yang bisa dikunjungi.

Uniknya, dari jumlah tersebut, 16 diantaranya bertemakan destinasi wisata alam. Dengan demikian, bisa sedikit disimpulkan bahwa Kabupaten Asahan memiliki potensi alam yang sangat besar, serta mampu dikembangkan menjadi objek wisata populer.

Air Terjun Simonang-Monang
Air Terjun Simonang-Monang. google maps. sumber: Jovellina Verbi Dei Minister

Sayangnya kondisi Air Terjun Simonang-Monang saat ini sudah mulai jarang dikunjungi, berikut ulasan lengkapnya.

Lokasi Dan Alamat Air Terjun Simonang-Monang

  • Lokasi Air Terjun Simonang-Monang terletak di Perkebunan Padang Pulau.
  • Alamat Air Terjun Simonang-Monang berada di Desa Padang Pulau, Kecamatan Bandar Pulau, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara.

Rute Menuju Air Terjun Simonang-Monang

Rute menuju Air Terjun Simonang-Monang dari Ahasan berjarak sekitar 68 kilometer. Setelah melewati Jalan Imam Bonjol, belok kiri ke arah Lintas Sumatera.

Kemudian ikuti arah menuju Air Terjun Sigura-Gura, dan berhentilah di lokasi Perkebunan Padang Pulau.

Ragam Wisata Yang Bisa Dilakukan
Ragam Wisata Yang Bisa Dilakukan. google maps. sumber: A chairani

Harga Tiket Masuk Air Terjun Simonang-Monang

Harga tiket masuk Air Terjun Simonang-Monang saat ini gratis

Jam Buka Air Terjun Simonang-Monang

Jam buka Air Terjun Simonang-Monang setiap hari Senin hingga Minggu, dari pagi hingga sore hari.

Sejarah Air Terjun Simonang-Monang

Memang betul jika jumlah pengunjung ke Air Terjun Simonang-Monang semakin lama semakin berkurang. Tidak sebanyak kunjungan wisata ke objek wisata air terjun lainnya yang ada di Kabupaten Asahan.

Namun yang perlu traveler ketahui bahwa Air Terjun Simonang-Monang memiliki sejarah kejayaan sebagai destinasi populer di Asahan Sumatera Utara.

Tepatnya di tahun 1990 an objek wisata Air Terjun Simonang-Monang sangat populer, dan selalu menjadi list utama tujuan wisata keluarga saat liburan tiba.

Namun karena akses jalan yang kurang begitu baik, maka secara perlahan jumlah kunjunganpun semakin berkurang.

Ditambah lagi, saat itu kondisi jalur trekkingnya belum optimal tertata. Dan ragam wisata yang disajikan belum mampu memikat hati kaum milenial khususnya.

Suasana Di Tahun 2019
Suasana Di Tahun 2019. google maps. sumber: Ryan Prayogi

Air Terjun Simonang-Monang sempat berbenah mecoba menggapai kebangkitan wisata yang pernah dicapai. Jalur trekking menuju lokasi utama air terjun mulai dibenahi.

Yang akhirnya mampu memunculkan animo yang cukup bagus di kalangan wisatawan, ditambah ragam wisata yang sangat unik.

Akan tetapi, kondisinya saat ini kembali seperti dulu. Dimana jalur trekking mulai tertutupi, sehingga Air Terjun Simonang-Monang mulai jarang dikunjungi.

Daya Tarik Air Terjun Simonang-Monang Asahan

1. Pesona Air Terjun Simonang-Monang

Sekarang kita masuk ke pembahasan magnet utamanya, yaitu Air Terjun Simonang-Monang. Ciri khas dari Air Terjun Simonang-Monang yaitu air terjun kembar dengan kolam yang cukup lebar.

Arus air yang turun cukup deras, meskipun ketinggian Air Terjun Simonang-Monang hanya berkisar 12 meter. Dan memang seperti itulah jika bukan air terjun berundak, maka arus air yang turun ke kolam akan cukup deras.

Airnya berwarna kecokelatan, dan di puncak musim penghujan akan sedikit keruh. Air Terjun Simonang-Monang berada di atas tebing bebatuan yang sangat lebar.

Meskipun memiliki kolam yang cukup lebar, namun para pengunjung tidak bisa leluasa berenang di semua titik kolam. Hal ini disebabkan karena kolam utamanya sangat dalam.

Pesona keindahan selanjutnya yaitu pada view alam sekitar yang menyajikan view alam yang masih asri, serta udara sekitar yang cukup sejuk. Kenikmatan terindah, saat berada di tepian kolam sambil menikmati secangir kopi panas.

Foto Bersama Air Terjun Simonang-Monang
Foto Bersama Air Terjun Simonang-Monang. google maps. sumber: Arianto Kariaman

2. Naik Perahu Karet

Aktivitas naik perahu karet merupakan ragam wisata seru di Air Terjun Simonang-Monang. Inilah ragam aktivitas wisata yang menjadi pembeda dengan objek wisata lainnya.

Para pengunjung bisa naik perahu karet di sekitar kolam utama. Keseruan semakin bertambah saat perahu tersebut menuju ke lokasi guyuran air terjun.

Akan tetapi ragam wisata tersebut saat ini sudah tidak bisa dinikmati lagi. Dan menjadi kenangan bagi siapa saja yang pernah menikmatinya.

3.Trekking Air Terjun Simonang-Monang

Lokasi utama Air Terjun Simonang-Monang tidak terlalu jauh dari area parkiran. Jalur trekkingnya juga sudah tertata baik.

Trekking menuju Air Terjun Simonang-Monang akan melalui jalur yang terbuat dari semen atau cor-coran. Kondisinya cukup lebar, sehingga cukup leluasa bagi pejalan kaki.

Trekkingnya tidak ekstrim, bahkan cocok juga sebagai destinasi wisata keluarga. Selain tidak jauh dari lokasi parkiran, kondisi jalurnya juga tidak terlalu curam.

Terdapat anak tangga yang sudah terbuat dari lapisan cor-coran, serta view mayoritas di awal perjalanan adalah pohon sawit.

Namun view selanjutnya adalah pepohonan khas yang sering tumbuh di hutan, serta pepohonan tersebut mampu memberikan keteduhan saat di perjalanan.

Hanya saja kondisi jalur trekking menuju Air Terjun Simonang-Monang saat ini sudah mulai tertutupi tetumbuhan di sekitarnya.

Jalur Trekking Air Terjun Simonang-Monang
Jalur Trekking Air Terjun Simonang-Monang. google maps. sumber: A chairani

Penginapan Di Air Terjun Simonang-Monang

Tidak ada penginapan di lokasi Air Terjun Simonang-Monang

Penutup

Itulah ulasan tentang kondisi terkini Air Terjun Simonang-Monang. Wisata alam di Asahan yang mulai dilupakan.