Pango-Pango Makale, Eloknya Gumpalan Awan Di Tana Toraja

Indonesia memag kaya akan keindahan alam yang dimiliki, kekayaan alamnya terbentang dari Sabang hingga Merauke. Untuk kamu yang berada di Pulau Sulawesi tepatnya di Tana Toraja, kamu patut berbangga diri.

Karena di Kabupaten Tana Toraja, tepatnya di Kecamatan Makale Selatan terdapat sebuah tempat dimana kamu merasakan sensasi seperti sedang berada di atas awan.

Pango-pango begitulah sebutan untuk objek wisata ini, yang berada di kawasan dataran tinggi, dengan memiliki ketinggian sekitar 1.600 hingga 1.700 mdpl. Sehingga dapat dipastikan udaranya sangat sejuk sekali.

Pada zaman dahulu Pango-Pango dipakai untuk melakukan pemantauan terhadap gerakan musuh oleh tentara Jepang, karena letaknya yang paling tinggi. Namun, saat ini lokasi tersebut dimanfaatkan sebagai tempat wisata yang recomended banget untuk kamu kunjungi.

Dari sini kamu dapat melihat Kota Makele dari ketinggian serta keindahan panorama sunset dan sunrise yang sangat cantik. Serta menjelajahi kawasan pohon pinus serta mencoba beberapa wahana yang ada.

Kemudian, di beberapa sudut pengunjung dapat menjumpai gazebo dan tempat duduk yang telah disediakan oleh pengelola. Fasilitas ini dapat digunakan oleh pengunjung untuk bersantai sambil menikmati sajian keindahan alam yang memukau.

Panorama Alam Pango Pango Makale
Panorama Alam Pango Pango Makale. GoogleMaps. Sumber: lh5.googleusercontent.com

Simak juga: Ragam pilihan wisata di Sulawesi Selatan

Lokasi Pango-Pango

Lokasi Pango-Pango terletak di Kelurahan Pasang, Kecamatan Makale Selatan, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Dan berada di atas puncak Gunung Pango-Pango.

Rute Menuju Pango-Pango

Rute menuju Pango-Pango akan melewati jalan berliku jalur khas jalan pegunungan dengan pemandangan alam yang luar biasa indah. Kamu tinggal mengikuti jalan tersebut untuk menuju Pango-Pango, berhati-hatilah ketika melajukan kendaraan.

Nanti kamu akan melewati jalur Battang yang pernah longsor beberapa waktu lalu, dan sekarang telah ada jembatan Battang yang baru.

Jika kamu bergerak dari Kota Makassar kamu akan menempuh perjalanan selama 8 jam dengan jarak tempuh sekitar 300 km. Sebaiknya menggunakan kendaraan motor untuk memudahkan akses mendekati lokasi Pango-Pango.

Jam Buka Pango-Pango

Jam operasional objek wisata Pango-Pango dibuka setiap hari Senin hingga Minggu dan selama 24 jam nonstop. Namun melihat belum terpenuhinya lampu penerangan yang cukup di sepanjang perjalanan, maka lebih baik hindari datang atau pulang ketika hari mulai gelap.

Tiket Pango-Pango

Harga tiket untuk menikmati keindahan Negeri Di Atas Awan Pango-Pango, cukup membayar tiket masuk sebesar Rp. 10.000 saja per orangnya. Jika kamu mau camping cukup membayar Rp. 15. 000 per orang.

Fasilitas Pango-Pango

Fasilitas umum yang ada di sekitar Pango-Pango diantaranya:

  • Toilet
  • Gazebo tempat bersantai
  • Area untuk camping
  • Warung-warung makanan atau minuman

Daya Tarik Pango-Pango

Pango-Pango selalu saja menjadi tempat favorite untuk menikmati keindahan alam, karena memiliki daya tarik sebagai berikut:

1. Menikmati Keindahan Negeri Di Atas Awan

Negeri Di Atas Awan Pango Pango
Negeri Di Atas Awan Pango Pango. GoogleMaps. Sumber: lh5.googleusercontent.com

Simak juga: Si Imut Pantai Nguyahan

Objek wisata Pango-Pango sangat populer dan selalu dikunjungi oleh wisatawan yang datang dari berbagai daerah, hal tersebut dikarenakan kita dapat melihat gumpalan-gumpalan awan yang menakjubkan.

Benar-benar merasakan sensasi berada di atas awan, sungguh indah dan luar biasa. Begitu indahnya alam dilihat dari sini hamparan Kota Makale pun nampak sangat jelas terlihat.

Untuk menyaksikan gumpalan awan yang sempurna, yakni sekitar pukul 05.00 sampai dengan pukul 09.00. Jadi pastikan kamu datang pada jam-jam tersebut jika ingin merasakan sensasi negeri di atas awan.

2. Agrowisata

Menyusuri Hutan Pinus
Menyusuri Hutan Pinus. GoogleMaps. Sumber: lh5.googleusercontent.com

Simak juga: Bertemu orang utan di TN Tanjung Puting

Selain menikmati kehadiran gumpalan awan yang berwarna putih bersih, kamu juga dapat melakukan agrowisata menyenangkan menjelajahi hutan pinus yang rimbun.

Area hutan pinus ini dilengkapi juga dengan jalan setapak menuju sebuah gardu pandang atau gazebo yang merupakan spot favorite untuk menyaksikan keindahan alam.

Selain itu, kamu juga dapat menjelajahi perkebunan di sekitar yang menanam Kopi Toraja, serta dapat mempelajari cara menanam kopi yang baik dan benar.

Salah satu perkebunan yang sangat terkenal di Tana Toraja. Serta terdapat beberapa sayuran seperti jagung, tamarillo, dan juga yang lainnya.

3. Outbound Seru

Main Ayunan Seru
Main Ayunan Seru. GoogleMaps. Sumber: lh5.googleusercontent.com

Pango-Pango merupakan objek wisata yang komplit dan tepat untuk dikunjungi, setelah puas menyaksikan panorama alam yang luar biasa kamu dapat melakukan kegiatan outbound yang ada disini.

Kamu dapat mencoba wahana ayunan seru, dimana kamu akan merasakan sensasi berayun-ayun di atas ketinggian. Ayunan tersebut berada diantara pohon pinus yang menjulang tinggi, tenang saja dapat dipastikan aman ko.

Jangan lewatkan pula mencoba wahana flying fox yang memiliki panjang lintasan sekitar 150 meter. Kamu akan meluncur dengan cepatnya sehingga dapat membuat adrenalinmu berpacu dengan hebatnya. Serta cobalah untuk menyebrangi sebuah jembatan kayu yang hanya digantung dengan menggunakan seutas tali.

Selain wahana yang menegangkan tersebut, ada pula wahana untuk kamu beristirahat sejenak dan menikmati panorama alam yang tersaji.

Rumah Hobits Di Pango Pango
Rumah Hobbits Di Pango Pango. GoogleMaps. Sumber: lh5.googleusercontent.com

Yakni wahana Rumah Hobbits dimana dalam bahasa Toraja disebut Kalongdai. Disini terdapat 7 unit Rumah Hobbits dengan ukuran 2×3 meter dan tingginya 1,5 meter, yaa paslah untuk tiduran sejenak.

4. Menyaksikan Keajaiban Pergantian Hari

Menyaksikan Indahnya Pergantian Hari
Menyaksikan Indahnya Pergantian Hari. GoogleMaps. Sumber: lh5.googleusercontent.com

Simak juga: Pemandian Raja Kuno, Bah Damanik

Tempat yang memiliki ketinggian seperti Pango-Pango merupakan lokasi yang tepat untuk menyaksikan pergantian siang menjadi malam dan malam menjadi pagi.

Keindahan warna alam yang sangat alami akan dapat kamu nikmati dengan mata kepala kamu sendiri. Perubahan alam yang gelap berubah menjadi kuning oranye menandakan matahari siap bersinar.

Proses tenggelamnya matahari pun sangat indah, suasana alam akan berubah dari terang benderang menjadi kuning kemerahan membuat suasana menjadi romantis.

Jika malam tiba, kamu dapat melihat gemerlapnya lampu kota yang menghiasi Kota Makale di malam hari. Sungguh suasana yang akan kamu rindukan, jika sudah tiba waktunya kamu untuk beranjak pulang.

5. Camping

Camping merupakan cara terbaik untuk menikmati Pango-Pango lebih lama, menyaksikan tenggelamnya matahari serta menanti datangnya sunrise kemudian disusul dengan hadirnya gumpalan awan yang sangat indah.

Menikmati malam dengan hanya ditemani lampu Kota Makale serta bintang dan bulan yang menghiasi langit Pango-Pango.

Bermalam Di Pango Pango
Bermalam Di Pango Pango. GoogleMaps. Sumber: lh5.googleusercontent.com

Simak juga: Pantai Kasap, Raja Ampat di Pacitan

Tips Wisata

Berikut saya bagikan beberapa tips wisata untuk kamu yang hendak mengunjungi Pango-Pango:

  • Berhati-hatilah ketika melajukan kendaraan menuju lokasi, karena jalurnya yang berkelok-kelok cukup tajam dan didominasi oleh tanjakan.
  • Bawalah baju hangat atau obat-obatan yang biasa digunakan jika hendak camping.
  • Selalu waspada jika ingin mengambil gambar atau video.
  • Jagalah kebersihan area lokasi Pango-Pango.
  • Hindari perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
  • Sebaiknya perhatikan kondisi cuaca ketika hendak menuju Pango-Pango.
  • Siapkan kamera kamu untuk mengabadikan keindahan Negeri Di Atas Awan Pango-Pango.

Penutup

Keindahan alam yang tersaji di Pango-Pango sungguhlah sangat mengagumkan, marilah kita jaga dan rawat bersama objek wisata yang satu ini.

Datang dan saksikanlah sendiri bagaimana menakjubkannya suasana Negeri Di Atas Awan Pango-Pango Makale!


Tinggalkan komentar