Puncak Gagoan, Review Biaya Masuk, Lokasi, Dan Jalan Yang Harus Dilalui

Puncak Gagoan mulai dilirik oleh pengunjung saat keindahan alamnya sering wara-wiri di berbagai media sosial. Hingga membuat pengunjung di wisata Solok yang satu ini semakin meningkat.

View pemandangan alam yang begitu indah, dengan tebing dan bebatuan yang curam namun dibalut hijaunya rerumputan, serta sudut keindahan lain dari Danau Singkarak.

Sejarah nama Puncak Gagoan diambil dari suku kata Minangkabau yaitu “Gagau” yang berarti gamang atau takut jatuh. Dimana batuan karang di bagian puncaknya memiiki kemiringan hampir 90 derajat.

view danau singkarak
view danau singkarak. google maps. sumber: Dani Adesva

simak juga: padang mengatas

Lokasi Puncak Gagoan berada di Solok, Sumatera Barat sebuah provinsi yang memiliki terkenal akan keindahan alamnya sehingga mampu menarik minat wisatawan baik di tingkat nasional maupun mancanegara.

Tidak main-main, di tahun 2017 pernah tercatat jumlah kunjungan wisatawan ke Sumatera Barat sampai menembus angka 7,8 juta orang.

Salah-satu kota yang ada di Sumatera Barat yang turut andil menghadirkan objek wisata yang mempesona adalah Kabupaten Solok. Jumlah kunjungan wisatawan di tahun 2017 pernah menembus angka 500 ribu lebih.

Berikut ulasan Puncak Gagoan sebagai referensi wisata alam yang indah untuk ngadem sejenak melupakan rasa penat dan gundah dalam diri.

Lokasi Puncak Gagoan

  • Lokasi Puncak Gagoan terletak di gugusan Pegunungan Bukit Barisan
  • Alamat Puncak Gagoan berada di Desa Paninggahan, Kecamatan Tanjung Junjung Sirih, Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera barat.

Rute Puncak Gagoan

Lokasi Puncak Gagoan berdekatan dengan Ngarai Sianok. Dari pusat Kota Solok Puncak Gagoan hanya berjarak sekitar 20 kilometer.

pos awal registrasi
pos awal registrasi. google maps. sumber: MP BERBAGI

simak juga: pantai padang

Atau jika kamu mulai bergerak dari Kota Padang kamu akan menempuh perjalanan sekitar 80 Kilometer dan memakan waktu kurang lebih 2 sampai 3 jam.

Jalan menuju Puncak Gagoan dapat dilalui kendaraan roda empat ataupun roda dua. Dengan kondisi jalan mendekati area parkir sempit, sehinga butuh effort yang lebih jika berpapasan dengan mobil lain dari arah berlawanan.

Untuk kamu yang menggunakan mobil, bisa memakirkan kendaraan di pos registrasi kemudian melanjutkan dengan berjalan kaki. Atau meneruskannya hingga ke area parkir utama. Hanya saja harus sangat berhati-hati karena jalannya cukup curam dan kecil.

Biaya Masuk Puncak Gagoan

  • Biaya masuk Puncak Gagoan sebesar Rp. 10.000,- per mobil
  • Biaya masuk Puncak Gagoan sebesar Rp. 5.000,- per motor

Jam Buka Puncak Gagoan

  • Jam buka Puncak Gagoan setiap hari Senin hingga Minggu
  • Beroperasional mulai pukul 07.00 sampai dengan 17.30
trekking menuju puncak gagoan
trekking menuju puncak gagoan. google maps. sumber: Dewi Puspa Suri

simak juga: wisata mandeh

Trekking Puncak Gagoan

Trekking menuju Puncak Gagoan akan melewati jalan setapak dihiasi dengan jurang yang terjal. Sehingga membutuhkan konsentrasi yang tinggi.

Semakin dekat menuju puncak, kamu akan semakin banyak menemui batu cadas dengan berbagai ukuran yang dibiarkan tersebar di perbukitan.

Beberapa batu cadas diberi tanda silang merah oleh para pengelola, maksudnya ialah supaya para pengunjung tidak menginjak batu tersebut karena berbahaya.

Setelah kamu berjalan selama kurang lebih 15 menit, dengan perjalanan yang menegangkan tibalah kamu di puncak Gagoan.

Rasakanlah hamparan keindahan pemandangan perbukitan dan sungai, serta view batu cadas dipinggir bukit yang menghadirkan tariknya sendiri. Selain itu kamu juga akan dapat melihat bentangan view Danau Singkarak dari atas Puncak Gagoan.

Daya Tarik Puncak Gagoan

1. Pesona Puncak Gagoan

Apa sebetulnya yang menjadikan objek wisata ini menjadi begitu sangat memikat hati para wisatawan? Bahkan acara terkenal di sebuah TV nasional pun pernah melakukan liputan khusus tentang keindahan Puncak Gagoan.

menikmati alam yang tersaji
menikmati alam yang tersaji. google maps. sumber: Syakir Rudiyansyah

simak juga: pantai dan pulau sikuai

Ternyata keindahan Puncak Gagoan sudah dimulai ketika masih berada di bawah bukit. Angin yang kencang dan menyegarkan menjadi teman sejati perjalanan menuju puncak.

Saat terik matahari, bau khas dari ilalang menyengat hidung, sebuah penegasan bahwa kita sedang berada di alam pegunungan, bukannya di perkotaan yang bau asap kendaraan dan polusi pabrik dan limbah.

Secara keseluruhan perjalanan dari bawah ke puncak semuanya adalah sudut terbaik untuk mengambil foto selfie. Darimanapun sudutnya, hasilnya tetap akan bagus. Inilah rupanya kelebihan dari Puncak Gagoan.

Para pemuda dan masyarakat setempat telah membuat batasan di beberapa titik yang dianggap berbahaya. Hal ini untuk mengingatkan para wisatawan tentang keamanan dan kenyamanan saat berwisata ke Puncak Gagoan.

Pemandangan Kota Solok, pemandangan Danau Singkarak, serta panorama pegunungan seolah-olah berada di bawah kaki kita.

2. Diapit Oleh Dua Bukit

Dua bukit yang mengapit Puncak Gagoan menjadi paket keindahan yang tersaji. Bukit yang satu didominasi hamparan rumput dengan pohon yang sedikit, dan bukit yang satuya dipenuhi oleh pepohonan dengan ragam yang berbeda.

spot foto terbaik
spot foto terbaik. google maps. sumber: Yanc Van Houten

simak juga: lembah anai

Kemudian terdapat panorama sungai yang airnya masih sangat jernih, dan dimanfaatkan menjadi sumber air untuk kebutuhan masyarakat. Dimana pengelolaanya di bawah PDAM, maka jangan heran jika terlihat pemandangan banyaknya piva PDAM.

Nikmati sepuasnya mahakarya  Tuhan yang tersaji di Puncak Gagoan. Namun untuk kesekian kalinya pengunjung harus tetap berhati-hati ya karena pijakan kaki masih berupa tanah serta kerikil.

3. Sabana di Ketinggian

Setelah di puncak, para pengunjung pun dapat menikmati indahnya hamparan padang rumput dan ilalang atau biasa disebut dengan Sabana. Pengunjung dapat bersantai hingga mendirikan tenda di area ini.

Saat mendekati pukul 17.30 semua keseruan harus segera diakhiri, karena kunjungan di Puncak gagoan dibatasi dengan pertimbangan keamanan.

Pada jam segitu kabut tebal biasanya turun sehingga memperpendek jarak pandang pengunjung. Jadi, sebelum kabut turun ada baiknya para wisatawan segera turun dari Puncak Gagoan.

sabana di puncak gagoan
sabana di puncak gagoan. google maps. sumber: Gary Hemilton

simak juga: sitinjau lauik

Tips Wisata Saat Mengunjungi Puncak Gagoan

  • Gunakan sepatu yang nyaman
  • Bawalah minum yang cukup
  • Kondisi kamu harus fit
  • Pastikan kondisi cuaca cerah dan tidak mendung atau bahkan hujan

Penutup

Selalu banyak cara untuk kita melepaskan rasa penat dalam diri. Selalu ada jalan untuk kita menghilangkan kejenuhan menghadapi hari.

Alam selalu mempunyai cara untuk memanjakan kita. Alam selalu dapat dengan mudah membuat kita menghilangkan rasa penat, menghilangkan rasa jenuh dan menggantinya dengan perasaan bahagia dan bersyukur.

Dengan mendatangi Puncak Gagoan kamu dapat merefresh semua rasa yang ada dalam diri. Rasakan kesejukan alamnya, rasakan indahnya pemandangan yang disajikan.

Jagalah keindahan alam Puncak Gagoan, seperti kamu melihatnya pertama kali. Siapkan foto terbaikmu, ya!