11 Tempat Wisata Bojonegoro, Mulai dari Api Abadi Hingga Wisata Keluarga Malam

Tempat wisata Bojonegoro sangat unik untuk dikunjungi. Bahkan di sini ada lokasi eksotis berupa Api abadi yang menyala sepanjang masa, walau hujan mendera. Selain itu ada juga air terjun, waduk, wisata dataran tinggi, dan bahkan theme park malam hari.


Tempat wisata di Bojonegoro sangat unik untuk dikunjungi. Bahkan di sini ada lokasi eksotis berupa Api abadi yang menyala sepanjang masa
Tempat Wisata Bojonegoro. Image via: gpswisataindonesia.info

Sekilas Soal Bojonegoro

Kabupaten Bojonegoro dialiri sungai Bengawan Solo yang mengalir dari selatan. Sungai tersebut sekaligus menjadi batas alam dari Provinsi Jawa Tengah. Bagian selatan adalah pegunungan kapur, bagian dari rangkaian Pegunungan Kendeng.

Kebudayaan Bojonegoro salah satunya adalah tari Tayub. Tarian ini biasanya dilakukan oleh pria ataupun wanita dengan diiringi gamelan dan tembang Jawa yang dilantunkan oleh waranggono yang syairnya sarat dengan petuah dan ajaran.

Ledre adalah makanan khas Bojonegoro. Berbentuk gapit dengan aroma khas pisang raja yang manis. Sangat tepat untuk teman minum teh atau dan sajian tamu atau untuk oleh-oleh. Perbedaan ledre dengan gapit yaitu ledre lebih halus, lembut dan aroma pisangnya menyengat.

Jika menuju Bojonegoro menggunakan pesawat terbang, pengunjung mendarat di Bandara Internasional Juanda Sidoarjo. Kemudian dari Bandara Juanda, di lanjutkan dengan naik bus DAMRI atau bisa dengan menggunakan taksi ke Terminal Bungurasih yang akan menuju ke Terminal Rajekwesi Bojonegoro.

11 Tempat Wisata Bojonegoro

  1. Kayangan Api

Kompleks tempat wisata Bojonegoro, Kayangan Api, merupakan fenomena geologi alam berupa keluarnya gas alam.
Kayangan Api. Image via: wiraswara.com

Simak juga: 11 tempat wisata Madiun

Api Abadi Kayangan Api Adalah berupa sumber api abadi yang tak kunjung padam yang terletak pada kawasan hutan lindung di Bojonegoro. Kompleks tempat wisata Bojonegoro, Kayangan Api, merupakan fenomena geologi alam berupa keluarnya gas alam.

Gas yang keluar itu tersulut api, sehingga menciptakan api yang tidak pernah padam walaupun turun hujan sekalipun.

Wisata ini menjadi bagian dari sejarah panjang peradaban manusia sejak era Kerajaan Majapahit. Dimana saat itu salah satu pembuat keris Kerajaan Majapahit, Mbah Kriyo Kusuma alias Mpu Supa bertapa di hutan sekitar Desa Sendangharjo sebelum membuat keris tersebut.

Api tersebut hanya boleh diambil jika ada upacara penting seperti yang telah dilakukan pada masa lalu. Misalnya upacara Jumenengan Ngarsodalem Hamengkubuwana X. Api ini juga diambil untuk menanyalan api PON dan Seagames di Istora Senayan.

Untuk mejaga dan kebanggaan akan kelestarian kearifan lokal, tiap tahun api yang bersumber dari Kahyangan Api Abadi diambil untuk diarak saat hari jadi Kota Bojonegoro.

Lokasi: Butoh, Ngasem, Dander, Ngembul, Butoh, Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur
Tiket: 8.500
Jam Buka: 24 Jam

  1. Negeri di Atas Angin

Tempat wisata Bojonegoro ini diapit jurang-jurang terjal, di tengah kawasan hutan jati. Sebuah destinasi wisata yang menantang.
Negeri di Atas Angin. Image via: alamasedy.com

Namanya Negeri Atas Angin. Sebuah daerah yang sudah ada sejak zaman Mataram Hindu, terletak di ketinggian 650 mdpl.  Tempat wisata Bojonegoro ini diapit jurang-jurang terjal, di tengah kawasan hutan jati. Sebuah destinasi wisata yang menantang.

Satu hal yang sangat terasa di bukit tempat wisata Bojonegoro ini adalah suasana hening, memandangi alam sekitar di bawah bukit dan jurang, ada juga bukit-bukit kecil yang fakir pohon alias empat perlima gundul. Pengunjung bisa meresapi itu semua tanpa suara, cukup duduk di batu, atau ajak-ajak bambu.

Di bukit ini, ada beberapa gazebo yang rusak diterjang angin. Namun yang menarik adalah gundukan batu alam yang menjorok ke tepi bukit. Ada juga batu yang tersusun rapi, berbentuk kerucut, terkesan mistis.

Pengunjung bisa Berfoto di sebongkah batu tepat di ujung tebing. Deretan pegunungan di Kecamatan Gondang dan Sekar tampak di kejauhan. Tampak pula Gunung Kembar yang menyerupai pintu gerbang, namanya Gunung Lawang dan Gunung Kendil.

Yang tak kuat naik bukit tempat wisata Bojonegoro ini, jangan khawatir. Pemandangan di bawah bukit dengan beberapa gazebo cukup indah juga. Pesona Negeri Atas Angin akan muncul sempurna pada saat matahari terbit dan tenggelam.

Lokasi: Deling, Sekar, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur
Tiket: 10.000
Jam Buka: 07.30-23.00

  1. Bukit Tono

Di tempat wisata Bojonegoro ini, pengunjung akan disuguhi panorama alam yang bagus. Bak surga Matanya Bojonegoro
Bukit Tono. Image via: madiunjasa.com

Simak juga: 11 tempat wisata Ungaran

Luas Bukit tono tidak lebih dari 2000 meter persegi. Di tempat wisata Bojonegoro ini, pengunjung akan disuguhi panorama alam yang bagus. Bak surga Matanya Bojonegoro, dari Bukit tono terlihat beberapa view seperti gunung lawang, gunung pandan dan gunung Bang.

Pengunjung juga bsia melihat jembatan putih dan Jembatan warna-warni di bawah bukit. Awalnya bukit ini dijadikan lahan perkebunan jagung oleh warga. Lalu ada kelompok kerja yang berisikan para pemda desa, menuangkan kratifitasnya merubah lokasi ini menjadi tempat wisata.

Bukit Tono mengandalkan atraksi utamanya. Apalagi kalau bukan bentang alam berupa gugusan bukit hijau dan lembah luas sejauh mata memandang. Belum lagi fasilitasnya yang lumayan lengkap dan mumpuni.

Tak ketinggalan spot selfie disediakan agar pengunjung bisa pulang membawa kenangan indah berupa foto atau video. Jumlahnya bukan cuma satu, tapi ada banyak dan semuanya keren-keren. Ingin seperti Harry Potter, tinggal duduk di sapu ‘terbang’. Kemudian ada juga menara pandang dan pondok-pondok lucu.

Untuk menikmati secara total keindahan tempat wisata Bojonegoro ini, sebaiknya datanglah pada hari minggu, karena pengelola ada penampilan live musik di atas panggung yang baru dibangun.

Lokasi: Sambongrejo, Gondang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur
Tiket: 3.000
Jam Buka: 24 Jam

  1. Air Terjun Kedung Maor

Air di tempat wisata Bojonegoro ini berasal dari Waduk Pacal dan alirannya pun cukup deras. Apalagi, kalau musim hujan, saat Waduk Pacal penuh dengan air.
Air Terjun Kedung Maor. Image via: pkktemayangbjn

Air Terjun Kedung Maor Bojonegoro ini merupakan sebuah air terjun yang memiliki kolam dengan air jernih di bagian bawahnya. Air di tempat wisata Bojonegoro ini berasal dari Waduk Pacal dan alirannya pun cukup deras. Apalagi, kalau musim hujan, saat Waduk Pacal penuh dengan air.

Selain memiliki air yang jernih, suasana di sekitar air terjun juga mencerminkan pemandangan yang alami. Mengingat, air terjun ini memang berlokasi di kawasan hutan jati yang menjadi bagian dari Resort Pemangkuaan Hotal (RPH) Tretes.

Ciri khas lainnya dari Air Terjun Kedung Maor tempat wisata Bojonegoro adalah kerasnya suara air terjun yang jatuh ke kolam. Karena suaranya yang keras tersebut, masyarakat pun akhirnya menamai air terjun ini dengan Kedung Maor. Nama yang  menggambarkan suara gemuruh di sini memiliki kemiripan dengan suara hewan buas.

Aktivitas utama yang bisa dilakukan oleh pengunjung di tempat wisata Bojonegoro ini adalah bermain air dan terjun secara langsung ke area kolam. Air yang jernih membuat aktivitas berenang di sini terasa menyegarkan. Namun, jangan lupa untuk membawa baju ganti saat ke sini.

Aktivitas lainnya yang dapat dilakukan di sini adalah berburu foto instagramable. Ada beberapa spot favorit yang kerap menjadi pilihan tempat berfoto para pelancong. Beberapa di antaranya adalah tepat di sekitar air terjun.

Lokasi: Clebung, Bubulan, Desa, Area Hutan, Kedungsari, Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur
Tiket: Gratis
Jam Buka: 24 Jam

  1. Air Terjun Krondonan

Sebenarnya air terjun tempat wisata Bojonegoro ini ini belum ada namanya. Namun untuk mudahnya disebut saja dengan nama “ Air Terjun Krondonan ” karena tempatnya di dalam wilayah desa Krondonan.
Air Terjun Krondonan. Image via: dspenganten

Simak juga: 11 tempat wisata Bangka

Air Terjun Krondonan terletak di daerah Kecamatan Gondang Bojonegoro . Sebenarnya air terjun tempat wisata Bojonegoro ini ini belum ada namanya. Namun untuk mudahnya disebut saja dengan nama “ Air Terjun Krondonan ” karena tempatnya di dalam wilayah desa Krondonan.

Akses untuk menuju ke tempat wisata Bojonegoro ini memang lumayan jauh. Pengunjung harus melewati hutan hutan jati lebat dan juga anda pun harus rela berjalan agak jauh melewati jalan setapak . Namun semua perjalanan itu akan terbayar dengan kepuasan dan dari keindahan alamnya yang sangat mempesona .

Tidak hanya itu saja, ada banyak sekali pemandangan yang sangat mempesona pada saat melakukan perjalanan ke arah air terjun ini. Yaitu adanya Hamparan pegunungan yang tinggi menjulang cukup untuk menghilangkan rasa lelah anda selama perjalanan.

Suasana sekitar air tejun amat alami dengan udara yang juga sejuk khas pegunungan. Juga terdapat sawah yang berwarna hijau , serta ada juga suara merdu gemercik dari air terjun, yang tentunya sangat menenangkan jiwa.

Lokasi: desa krondonan, Kecamatan Gondang, Bojonegoro, Jawa Timur
Tiket: Gratis
Jam Buka: 24 Jam

  1. Air Terjun Kedung Gupit

Keindahan air terjun Kedung Gupit sendiri tak kalah dengan tempat wisata Bojonegoro lainnya. Meski hanya memiliki ketinggian sekitar 10 mater
Air Terjun Kedung Gupit. Image via: reresepan.com

Keindahan air terjun Kedung Gupit sendiri tak kalah dengan tempat wisata Bojonegoro lainnya. Meski hanya memiliki ketinggian sekitar 10 mater, pemandangan tebing di sekelilingnya serta pepohonan menjadi daya tarik tersendiri untuk memanjakan mata.

Di sini, pengunjung bisa menjumpai keberadaan air terjun indah dengan kondisi yang masih terjaga. Tak hanya itu, tempat wisata Bojonegoro ini juga masih jarang dikunjungi wisatawan, jadi pengunjung bisa menikmati suasana alaminya dengan puas.

Lokasi Air Terjun Kedung Gupit Bojonegoro yang berada di dataran tinggi memungkinkan para pengunjung bisa merasakan udara yang segar. Di sekitar air terjun, kondisinya juga masih sangat hijau. Pepohonan yang berdiri rindang membuat para wisatawan bisa menyaksikan pemandangan yang menyegarkan mata.

Kedung Gupit memiliki mitos atau cerita yang berkembang di masyarakat sekitar. Pada zaman dahulu Kedung Gupit digunakan untuk pengobatan atau penyembuhan pria atau anak laki-laki yang sedang melakukan supit (khitan). Mereka berendam di dalam kolam air terjun setelah melakukan khitan.

Lokasi: Dusun Gayam Desa Klino Kec. Sekar, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur
Tiket: Gratis
Jam Buka: 24 Jam

  1. Watu Gandul

Bebatuan besar di tempat wisata Bojonegoro ini seolah-olah menggantung dari daratan.
Watu Gandul. Image via: alamasedy.com

Simak juga: 11 tempat wisata Magetan

Watu Gandul adalah tumpukan batu-batu yang berukuran sangat besar. Tersusun dengan rapi secara alami, dan terdapat batu yang menggantung di antara tumpukan batu lainnya. Kawasan Watu Gandul merupakan area perbukitan yang terdiri atas batuan andesit dan runtuhan-runtuhannya yang tersebar di sekitar lokasi.

Nama Watu Gandul, berasal dari bahasa Jawa. Yang artinya batu menggantung. Bebatuan besar di tempat wisata Bojonegoro ini seolah-olah menggantung dari daratan. Meski demikian, tak berarti menggantung sepenuhnya. Batu tersebut menggantung di bagian bukit tanpa menyentuh batu di bagian bawahnya.

Daya tarik utama tempat wisata Bojonegoro ini adalah tata letak watu gandul ini yakni batu di atas yang terletak di atas batu besar. Batu tersebut seolah tertata menyerupai sebuah gapura. Perpaduan warna batu dengan akar pohon dan pepohonan hijau di sekitar batuan membuat spot yang menakjubkan.

Selain itu, panorama indah yang ada di empat wisata Bojonegoro ini menjadikannya salah satu tempat yang cukup banyak dikunjungi wisatawan. Karena berada di wilayah dataran tinggi, pemandangan yang ada di lokasi ini sagat indah dan menarik.

Lokasi: Hutan, Gondang, Hutan, Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur
Tiket: Gratis
Jam Buka: 24 Jam

  1. Waduk Pacal

Perjalanan menuju tempat wisata Bojonegoro ini merupakan daya tarik tersendiri. Jalanan membelah hutan jati dan tebing-tebing tak kalah mempesona
Waduk Pacal. Image via: andrianoke

Waduk Pacal merupakan bangunan peninggalan Belanda yang di bangun sejak 1924 dan diresmikan pada tahun 1933. Termasuk salah satu bangunan bersejarah berukuran raksasa yang masih berfungsi hingga kini. Waduk Pacal menjadi andalan petani di beberapa wilayah.

Perjalanan menuju tempat wisata Bojonegoro ini merupakan daya tarik tersendiri. Jalanan membelah hutan jati dan tebing-tebing tak kalah mempesona. Di sepanjang perjalanan kita bisa menikmati keindahan khas hutan jati dia areal Pegunungan Kendeng.

Saat musim hujan, debit air waduk tempat wisata Bojonegoro ini melimpah. Di selatan waduk ada semacam ‘pulau’ kecil yang sunggguh menantang untuk disinggahi sejenak bagi para petualang. Begitu melimpahnya air bahkan sampai menembus bawah Jembatan Kedungjati yang juga tak kalah eloknya.

Dari Jembatan Kedungjati itu, pengunjung bisa menikmati keindahan Waduk Pacal. Apalagi saat matahari terbenam, sungguh luar biasa.

Namun saat musim penghujan, air dalam jumlah besar membuat Waduk Pacal menjadi mencapai luas maksimal. Saat itulah, hampir setiap pagi ratusan pemancing dari dalam dan luar kota memenuhi Waduk Pacal. Bila airnya tak terlalu penuh, pengunjung bisa memanfaatkan belasan pulau-pulau kecil sebagai tempat memancing.

Lokasi: Kedungsumber, Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur
Tiket: Gratis
Jam Buka: 24 Jam

  1. Agrowisata Belimbing

Kebun tempat wisata Bojonegoro ini memiliki luas 19 hektar, dikelola oleh 80 pekebun.
Agrowisata Belimbing. Image via: wisatabojonegoro.com

Simak juga: 11 tempat wisata Tuban

Agrowisata Kebun Belimbing Ngringinrejo Bojonegoro adalah wisata perkebunan. Kebun tempat wisata Bojonegoro ini memiliki luas 19 hektar, dikelola oleh 80 pekebun. Kepemilikan pohon belimbing masing-masing orang pun berbeda.

Di areal tempat wisata BOjonegoro ini, pengunjung bisa menikmati hijau pohon dan ranumnya buah Belimbing yang berbuah setiap saat. Tak hanya itu, namun pohon Belimbing bisa dijumpai di setiap rumah warga di Karangsari.

Kampung Belimbing Karangsari mampu menghasilkan sekitar 15 ton Belimbing per minggunya. Dengan potensi agrobisnis ini, Kota Blitar menjadi pemasok utama buah Belimbing untuk daerah lain di Jawa. Seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta dan Surabaya.

Selain wisata petik belimbing, kampung belimbing Karangsari juga menawarkan berbagai macam makanan dan minuman olahan belimbing yang bisa dinikmati pengunjung. Di antaranya manisan belimbing, sari belimbing dan krupuk belimbing.

Dengan biaya masuk sebesar Rp 10 ribu, pengunjung akan mendapat welcome drink sirup Belimbing, mencicipi segar dan manisnya buah dan diajak berkeliling di Kampung Belimbing. Pengunjung juga bisa membeli buah Belimbing seharga Rp 10 ribu per kg.

Lokasi: Desa Ngeringinrejo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
Tiket: 10.000
jam Buka: 06.00-17.00

  1. Wana Tirta Dander

pengunjung tempat wisata Bojonegoro ini juga akan mendapati area lapang yang rindang dengan pepohonan yang menyegarkan mata.
Wana Tirta Dander. Image via: indonesia-tourism.com

Di Wana TIrta Dander pengunjung mendapati sebuah kolam renang yang bersumber dari air sungai yang alami. Di samping itu, pengunjung tempat wisata Bojonegoro ini juga akan mendapati area lapang yang rindang dengan pepohonan yang menyegarkan mata.

Pengunjung biasanya meramaikan tempat wisata ini ketika memasuki hari libur atau akhir pekan. Terdapat beragam kegiatan yang dapat dilakukan selagi berkunjung ke sini. Berkemah bisa menjadi aktivitas utama. Dengan suasana alami yang dimilikinya, bermalam di area terbuka bakal menjadi hiburan tersendiri.

Water Park Dander yang masuk dalam wilayah Wana Tirta Dander Bojonegoro tersebut menawarkan kolam air dengan ukuran yang luas. Tidak hanya itu, pengunjung tempat wisata Bojonegoro ini juga dapat menjumpai keberadaan seluncuran air yang menawarkan permainan menarik ketika berkunjung bersama si kecil.

Kalau masih belum cukup, Pengunjung dapat mengajak si kecil untuk berfoto bersama dengan latar belakang sebuah pesawat tempur. Di sini memang terdapat sebuah bangkai pesawat tempur tipe F-86 Sabre buatan Amerika Serikat. Bangkai pesawat ini merupakan sumbangan dari TNI Angkatan Udara pada tahun 1984.

Lokasi: Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur
Tiket: 10.000
Jam Buka: 08.00-16.00

  1. GoFun Theme Park

Go Fun Bojonegoro adalah kawasan wisata tematik yang menyediakan berbagai atraksi dan wahana di dalamnya
GoFun Theme Park. Image via: adeutomo.com

Simak juga: 11 tempat wisata Cilacap

Go Fun Bojonegoro adalah kawasan wisata tematik yang menyediakan berbagai atraksi dan wahana di dalamnya. Pengunjung dapat menikmati berbagai hiburan menarik yang disediakan disini. Terdapat berbagai wahana, games, kolam renang, hingga wisata belanja.

GoFun Theme Park menyediakan berbagai wahana yang menyenangkan untuk dicoba oleh keluarga. Wahana yang disediakan adalah Beruang Madu, Bom Bom Car, Dermolen atau Kincir Angin, Galaxy, Happy Disco, Kereta Koboy, Pirate Ship, Rodeo Bull, Tarian Ubur-Ubur, dan Komedi Putar.

Wahana dan atraksi yang lengkap membuat Go Fun Bojonegoro menjadi pilihan yang pas untuk berlibur keluarga. Suasana malam dilengkapi dengan lampu berwarna warni disekitar wahana membuat kesan yang tidak terlupakan.

Terdapat berbagai permainan yang dapat di coba di area Midway Games. Pengunjung dapat bertanding untuk mencoba mendapatkan hadiah dari games yang tersedia. Games yang disediakan bisa dinikmati bagi pengunjung dewasa maupun anak-anak.

Khusus di Sabtu dan Minggu malam terdapat wahana Hutan Seribu Cinta. Pengunjung banyak yang berswafoto bersama teman maupun keluarga disini. Spot-spot foto yang ada yaitu terowongan lampion, frame kotak bercahaya, rumah burung, dan lainnya.

Lokasi: Jl. Veteran Jambean, Sukorejo,Kec. Bojonegoro,Kabupaten Bojonegoro,Jawa Timur,
Tiket: 15.000
Jam Buka:18.30-23.00

Baca juga:

Artikel lainnya:

Leave a Comment