11 Tempat Wisata di Ho Chi Minh, Keindahan Paris di Negeri Timur

Tempat wisata di Ho Chi Minh beragam dan menghadirkan keindahan dibandingkan dengan beberapa kota di Vietnam. Dikuasai Perancis pada 1859 hingga 1954, memeberi banyak warna Perancis pada kota ini,, salah satunya  Katedral Notre Dame. Oleh karena itu kota Saigon dulu pernah mendapat julukan “Paris dari Timur”.


Tempat wisata di Ho Chi Min beragam dan menghadirkan keindahan dibandingkan dengan beberapa kota di Vietnam.
Tempat Wisata di Ho Chi Minh. Image via: tripsavvy.com

Simak juga: tempat wisata di Vietnam

Sekilas Soal Ho Chi Minh

Kota Ho Chi Minh  adalah kota terbesar di Vietnam dan terletak dekat delta Sungai Mekong. Pusat kota ini terletak di tepi Sungai Saigon, 60 km dari Laut China Selatan.

Kota Ho Chi Minh terletak di wilayah tenggara Vietnam, 1.760 km selatan dari Hanoi. Ketinggian rata-atan 19 meter di atas permukaan laut. Luas kotanya 2.095 km².

Pada umumnya, sistem jalan di Kota Ho Chi Minh tidak baik. Sebagian dari jalan-jalannya penuh dengan lubang, khususnya di berbagai jalan kecil dan lorong-lorongnya, yang kadang-kadang hanya lebih baik dari jalan tanah. Berkendaraan dengan bus adalah satu-satunya transportasi publik yang tersedia

Kota ini beriklim tropis, dengan kelembapan rata-rata 75%. Area memeilki 2 musim hujan dan kering. Musim hujan dimulai pada bulan Mei dan berakhir pada akhir November. Musim kering berlangsung dari Desember hingga April.

Temperatur rata-ratanya 28 °C, temperatur tertinggi kadang-kadang mencapai 39 °C sekitar tengah hari pada akhir April, sementara yang terendah mungkin hingga di bawah 16 °C pada pagi-pagi sekali di akhir Desember.

11 Tempat Wisata di Ho Chi Minh

  1. Saigon Central Post Office

Gedung tempat wisata di Ho Chi Minh ini dirancang dengan gaya Gothic oleh Gustave Eiffel, yang juga merupakan arsitek terkenal perancang Menara Eiffel di Paris
Saigon Central Post Office. Image via:  vietnam-guide.com

Bangunan Saigon Central Post Office merupakan peninggalan sejarah yang dibangun pada akhir abad ke-19, di mana pada saat itu Vietnam masih menjadi bagian dari French Indo-China. Central Post Office ini terletak di pusat kota Saigon dan berdekatan dengan Saigon Notre-Dame Basilica.

Saat berkunjung ke tempat wisata di Ho Chi Minh ini pengunjung dapat menjumpai dua buah lukisan besar yang sudah tidak asing lagi bagi orang Vietnam, khususnya penduduk Saigon, yaitu lukisan peta Post.

Lukisan pertama dengan judul Lignes telegraphiques du Sud Vietnam et Cambodge 1892 (Telegraphic lines of Southern Vietnam and Cambodia 1892) dan lukisan kedua, peta kota Saigon dengan judul Saigon et ses environs 1892 (Sai Gon and its environment 1892).

Gedung tempat wisata di Ho Chi Minh ini dirancang dengan gaya Gothic oleh Gustave Eiffel, yang juga merupakan arsitek terkenal perancang Menara Eiffel di Paris, Perancis. Kantor pos ini masih berfungsi sampai sekarang. Ada juga toko yang menjual berbagai macam cendera mata, money charger, dan barang-barang khas Vietnam dan Saigon lainnya yang unik.

  1. Saigon River

Di sepanjang tepi sungai tempat wisata di Ho Chi Minh ini, pengunjung dapat menikmati pemandangan desa yang indah, lorong bawah tanah dalam Perang Vietnam, gedung pencakar langit kota, dan hutan tropis.
Saigon River. Image via: oivietnam.com

Simak juga: tempat wisata di Seoul

Sungai Saigon mengalir dari Kamboja melalui Vietnam Selatan sebelum bergabung ke Laut Cina Selatan. Di Kota Ho Chi Minh sungai juga bergabung dengan Sungai Dong Nai dan Sungai Ben Cat.

Di sepanjang tepi sungai tempat wisata di Ho Chi Minh ini, pengunjung dapat menikmati pemandangan desa yang indah, lorong bawah tanah dalam Perang Vietnam, gedung pencakar langit kota, dan hutan tropis. Ini adalah kesempatan untuk mempelajari kehidupan masyarakat setempat.

Pengunjung dianjurkan untuk melakukan perjalanan perahu dari Sungai Saigon ke terowongan Cu Chi dan Delta Mekong. Dalam Perang Vietnam, pasukan gerilyawan Komunis yang dikenal sebagai Viet Cong (VC) menggali puluhan ribu mil terowongan, termasuk jaringan luas yang berjalan di bawah distrik Cu Chi di barat laut Saigon.

Perjalanan dengan perahu membawa mengunjungi pasar terapung yang semarak di sungai dan objek wisata lainnya seperti pagoda, hutan tropis, dan kebun buah. Desa-desa yang indah terletak di sepanjang sungai dan menyambut Anda untuk berkunjung.

Saat kapal berlayar di tempat wisata di Ho Chi Minh ini, pengunjung akan melihat taman hijau subur dengan berbagai pohon buah-buahan dan bunga-bunga. Pengunjung dianjurkan untuk mengunjungi kebun buah-buahan dan menikmati buah-buahan yang sangat segar tepat di kebun.

  1. Bitexco Financial Tower

pengunjung tempat wisata di Ho Chi Minh  ini naik menuju Saigon Skydeck di lantai 49 gedung Bitexco Financial Tower untuk menikmati pemandangan kota Ho Chi Minh dari atas.
Bitexco Financial Tower. Image via: vietnamnews.vn

Bitexco Financial Tower merupakan sebuah pencakar langit di Kota Ho Chi Minh. Ketinggian gedung 265,5 meter, tertinggi di kota ini. Total luas lantai adalah 100.000 kilometer persegi. Menara ini digunakan untuk kantor, belanja.

Biasanya, para pengunjung tempat wisata di Ho Chi Minh  ini naik menuju Saigon Skydeck di lantai 49 gedung Bitexco Financial Tower untuk menikmati pemandangan kota Ho Chi Minh dari atas. Sebelum menuju ke sana, pengunjung harus membeli tiket masuk 200.000 Dong.

Pelataran di Saigon Skydeck memiliki desain minimalis dan dominan berwarna hitam dan putih. Karena hanya dibatasi kaca, saya bisa melihat suasana Kota Ho Chi Minh yang ramai dan hangat dengan mata telanjang.

Karena luasnya pandangan, dari atas tempat wisata di Ho Chi Minh ini pengunjung bisa melihat Pasar Ben Thanh, Saigon Square, Takashimaya Vietnam, dan Sungai Saigon. Di sini juga tersedia banyak teropong yang bisa digunakan pengunjung untuk melihat secara detail suasana kota.

Di pelataran Saigon Skydeck ini tersedia informasi mengenai sejarah pembangunan gedung. Selain itu, di sini juga tersedia souvenir menarik yang dijual kepada wisatawan seperti baju, mug, gantungan kunci dan masih banyak lagi.

  1. Saigon Opera House

Tempat wisata di Ho Chi Minh Saigon Opera House merupakan gedung opera yang digunakan sebagai tempat teater atau pertunjukan seni lainnya.
Saigon Opera House. Image via: daytripvietnam.com

Simak juga: tempat wisata di Korea Selatan

Tempat wisata di Ho Chi Minh Saigon Opera House merupakan gedung opera yang digunakan sebagai tempat teater atau pertunjukan seni lainnya. Gedung ini memiliki gaya arsitektur French Colonial hasil karya seorang arsitek Perancis, yaitu Eugene Ferret. Saigon Opera House sendiri dibangun pada tahun 1897 dengan kapisitas penonton sebanyak 800 seat.

Menandai 300 tahun Ho Chi Minh City (HCMC), Saigon Opera House direnovasi secara besar-besaran sehingga kemegahannya masih dapat dinikmati sampai sekarang. Salah satu pertunjukan yang populer di Saigon Opera House ini ialah A. O. Show, yaitu sebuah gabungan drama, tarian, dan music tradisional Vietnam.

Mengikuti gaya “flamboyan” dari Republik Ketiga Prancis, teater tersebut diatur menjadi dua meter lebih tinggi dari permukaan jalan dengan dua lapisan pintu untuk mencegah dari kebisingan lalu lintas. Dari prasasti hingga perabotan, semuanya dibuat oleh seniman Prancis dan ornamen terapan, langkan, sofa dan atap semuanya diimpor dari Prancis.

Anda bisa mengunjungi Tempat wisata di Ho Chi Minh ini setiap harinya mulai pukul 09.00-18.00 waktu setempat.

  1. Notre Dame Cathedral

Tempat wisata di ho Chi Minh ini memiliki patung Bunda Maria di dalamnya dan menara lonceng raksasa.
Notre Dame Cathedral. Image via: dictio.id

Kristen mungkin saja bukanlah agama paling dominan di Vietnam, namun katedral yang memesona ini banyak dianggap sebagai landmark paling ikonik di Kota Ho Chi Minh.

Tempat wisata di ho Chi Minh ini memiliki patung Bunda Maria di dalamnya dan menara lonceng raksasa. Pengunjung bisa mengikuti tur untuk mengetahui lebih mendalam tentang sejarah katedral sembari menyusuri taman rimbun yang mengitari katedral.

Melangkah ke dalam taman Gereja yang besar yang ditata mengelilingi katedral. Hal pertama yang akan Anda lihat adalah sebuah patung Bunda Maria besar. Patung ini dibawa ke Saigon dari Roma pada tahun 1959.

Terdapat juga jendela mawar besar yang mendominasi fasad katedral, di antara kedua menaranya. Kaca patri yang asli tempat wisata di Ho Chi Minh ini hancur di masa peperangan dan telah diganti oleh kaca transparan.

Di dalam Gereja pengunjung dapat melihat dinding katedral dihiasi gambaran adegan-adegan di Kitab Injil. Selain dari itu, Basilika Notre-Dame Saigon lebih banyak kosong dan polos, dengan jendela transparan dan dinding putih, memberikan suasana yang betul-betul damai.

  1. Nguyen Hue

banyak kegiatan yang menarik dan menghibur untuk dipamerkan di tempat wisata di Ho Chi Minh ini. Aktivitas yang paling mencolok adalah pertunjukan musik dan pertunjukan menari.
Nguyen Hue. Image via: vietnam-guide.com

Simak juga: tempat wisata di Perth

Nguyen Hue Street adalah kawasan pejalan kaki yang luas di tengah-tengah pusat kota Distrik 1. Area pejalan kaki ini diapit oleh beberapa keajaiban arsitektur kolonial Prancis yang indah seperti People’s Committee, Rex Hotel, dan pusat perbelanjaan mewah.

Waktu terbaik untuk mengunjungi Nguyen Hue adalah di malam hari, terutama pada hari Sabtu dan Minggu malam. Karena akan ada banyak kegiatan yang menarik dan menghibur untuk dipamerkan di tempat wisata di Ho Chi Minh ini. Aktivitas yang paling mencolok adalah pertunjukan musik dan pertunjukan menari.

Selama Berjalan di sepanjang jalan terdengar suara-suara menarik, yang akan membuat pengunjung merasa ingin tahu. Pengunjung bisa ikut bergabung dalam kerumunan erbaur dengan penduduk lokal yang ramah.

Di tempat wisata di Ho Chi Minh ini juga ada pameran atau galeri seni. Selain itu, jika pengunjung lebih memperhatikan ketika berjalan di jalan ini, akan menemukan seseorang yang sebenarnya adalah cosplay patung hidup yang hanya berdiri atau duduk sepanjang waktu tanpa bergerak.

  1. Ho Chi Minh City Hall

. Tempat wisata di Ho Chi Minh City Hall ini dibangun pada tahun 1902 hingga 1908 pada masa penjajahan French Colonial.
Ho Chi Minh City Hall. Image via: bestpricevn.com

Sebutan singkat untuk tempat yang satu ini ialah City Hall. Yang mana, bangunan ini awalnya bernama Hotel de Ville Saigon. Tempat wisata di Ho Chi Minh City Hall ini dibangun pada tahun 1902 hingga 1908 pada masa penjajahan French Colonial.

Yang menarik di tempat ini ialah lampu-lampu di bagian luar gedung yang dinyalakan pada malam hari sehingga mampu memberikan iluminasi cahaya yang unik. Sedangkan untuk bagian dalamnya sendiri tidak dibuka untuk public, jadi pengunjung hanya bisa menikmati bagian luarnya saja.

Walau hanya bisa menikmati sisi luar gedung, tetap saja gedung indah ini menarik untuk dilihat. Selain itu, pengunjung yang datang biasanya menikmati bagian taman dan patung Uncle Ho di sekitar bangunan utama.

Saat ini, Ho Chi Minh adalah salah satu pusat politik, ekonomi, dan budaya utama Vietnam. Sementara Hanoi adalah pusat pemerintahan, Kota Ho Chi Minh adalah jantung ekonomi negara. Dan itu juga merupakan pusat tempat wisata di Ho Chi Minh utama negara yang merupakan tujuan ideal bagi wisatawan di seluruh dunia.

  1. Reunification Palace

Bangunan tempat wisata di Ho Chi Inh ini juga merupakan salah satu peninggalan sejarah yang menjadi saksi bisu bersatu Vietnam, yaitu antara Vietnam Utara dan Vietnam Selatan
Reunification Palace. Image via: handluggageonly.co.uk

Simak juga: tempat wisata di Canberra

Reunification Palace atau Independence Palace adalah sebuah banguan yang dulunya digunakan sebagai istana kepresidenan Vietnam selatan pada saat sebelum bersatu. Reunification Palace dibangun pada tahun 1962-1966 oleh arsitek bernama Ngo Viet Thu dengan gaya arsitektur memadukan gaya modern dan tradisional Vietnam.

Bangunan tempat wisata di Ho Chi Inh ini juga merupakan salah satu peninggalan sejarah yang menjadi saksi bisu bersatu Vietnam, yaitu antara Vietnam Utara dan Vietnam Selatan, atau hari kemenangan komunis Vietnam melawan Amerika Serikat

Salah satu benda yang bisa pengunjung jumpai di tempat wisata di Ho Chi Minh ini adalah replika tank yang dipamerkan di pintu gerbang. Yang mana, replica tank tersebut meniru tank yang dulunya dikendalikan oleh tentara Vietnam Utara menabrak pintu gerbang istana pada akhir Perang Vietnam atau Fall of Saigon di tahun 1975.

Pengunjung bisa menyusuri ruang demi ruang yang ada di Reunification Palace. Mulai dari lobby utama, ruang bilateral, ruang kredensial, ruang jamuan,  ruang kerja presiden, perpustakaan, dan bahkan ruang-ruang misterius di bunker bawah tanah yang digunakan semasa perang Vietnam.

Istana tempat wisata di Ho Chi Minh ini dapat pengunjung kunjungi setiap harinya mulai pukul 07.30-16.00 waktu setempat dengan tiket seharga 30.000 Dong.

  1. War Remnant Museum

barang-barang yang dipamerkan di museum tempat wisata di Ho Chi Minh ini, antara lain perlengkapan perang Amerika (jet, helikopter, tank),
War Remnant Museum. Image via: tripsavvy.com

War Remnant Museum berisikan berbagai macam koleksi peninggalan selama Perang Vietnam dan juga beberapa koleksi peninggalan Perang Indo-China I. Ketika itu Vietnam berhadapan dengan colonial Perancis.

Adapun barang-barang yang dipamerkan di museum tempat wisata di Ho Chi Minh ini, antara lain perlengkapan perang Amerika (jet, helikopter, tank), dokumentasi kekejaman dan penyiksaan yang terjadi selama perang, serta beberapa karya seni (artwork) yang menyerukan anti peperangan.

Kawasan museum tempat wisata di Ho Chi Minh ini terbagi menjadi ruang-ruang dengan tema-tema tertentu. Sedangkan untuk alat-alat militernya sendiri diletakkan di halaman museum. Salah satu contohnya ialah helikopter UH-1 dan tank M-48 Patton dan juga berbagai jenis bom serta rudal.

Dokumentasi tentang kejejam dan penyiksaan para tahanan perang dapat pengunjung lihat di lantai 2. Selain dokumentasi-dokumentasi tersebut juga bisa menjumpai beberapa bangunan yang merupakan miniature atau replica dari tiger cage. Tiger cage merupakan bangunan yang meniru kandang harimau untuk para tahanan perang yang dibuat oleh pemerintah Vietnam.

Museum ini dapat dikunjungi setiap harinya mulai dari pukul 07.30-17.00 waktu setempat

  1. Giac Lam Pagoda

Giac Lam Pagoda merupakan tempat wisata di Ho Chi Minh berupa kuil Buddha dengan suasana tenang dikelilingi oleh taman yang indah.
Giac Lam Pagoda. Image via: bestpricevn.com

Simak juga: tempat wisata di New South Wales

Giac Lam Pagoda merupakan kuil Buddha dengan suasana tenang dikelilingi oleh taman yang indah. Pagoda tempat wisata di Ho Chi Minh  ini masih difungsikan juga sebagai tempat ibadah umat Buddha di kota Ho Chi Minh.

Karakter bangunan Giac Lam Pagoda didominasi oleh arsitektur khas Tiongkok dengan dekorasi kebun yang berpusat pada pohon Bodhi, pohon keramat bagi umat Buddha, pemberian biksu Sri Lanka.

Di sebelah pohon tersebut, terdapat pula patung Quan The Am Bo Tat yang dikenal sebagai Dewa Kasih dan simbol dari kemurnian bagi umat Buddha.

Terdapat banyak patung dewa-dewa Buddha lainnya pada area tempat wisata di Ho Chi Minh ini. Patung-patung di  Giac Lam Pagoda bisa dijadikan spot berfoto menarik, seperti; A Di Buddha dan Ameda.

Giac Lam Pagoda berlokasi sekitar 3km dari Cholon yang bisa anda akses dengan xe om, ojek khas Vietnam. Area pagoda dibuka untuk umum pada pukul 06.00 pagi hingga 12.00 siang dan pukul 14.00 siang hingga pukul 20.30 malam.

  1. Ben Thanh Market

Tempat wisata di Ho Chi Minh ini merupakan kawasan pasar yang ada di Ho Chi Minh City, Vietnam. Yang mana, pasar ini merupakan pasar terbesar dan tertua yang ada sejak abad ke-17 di Saigon dengan nama lokal Cho Ben Thanh.
Ben Thanh Market. Image via: guide.com

Tempat wisata di Ho Chi Minh ini merupakan kawasan pasar yang ada di Ho Chi Minh City, Vietnam. Yang mana, pasar ini merupakan pasar terbesar dan tertua yang ada sejak abad ke-17 di Saigon dengan nama lokal Cho Ben Thanh.

Pasar ini terletak di District 1 dengan ciri khas yang dimiliki, yaitu Clock Tower di bagian pintu masuk. Tempat ini sangat cocok dijadikan sebagai tempat berbelanja. Selain itu juga cocok untuk berwisata kuliner makanan-makanan khas Ho Chi Minh City dan Vietnam pada umumnya.

Pengunjung yang datang ke pasar ini biasanya berburu handicraft (kerajinan tangan) lokal, tekstil, souvenir, dan kuliner-kuliner lokal. Karena sistem merupakan pasar, maka pembeli bebas melakukan tawar-menawar harga dengan penjual.

Di sebelah pasar Tempat wisata di Ho Chi Minh ini terdapat beberapa toko yang merupakan toko miliki Ben Thanh Group, di mana terkenal lebih murah harga barang-barangnya jika dibandingkan dengan yang ada di pasar.

Bagi pengunjungyang tidak bisa berbahasa lokal, jangan khawatir karena sebagian penjual di pasar ini juga menguasai bahasa Internasional, yaitu bahasa Inggris.

Beberapa oleh-oleh yang terkenal dan biasanya dibawa pulang oleh para wisatawan ialah kopi dan manisan buah khas Vietnam.

Baca juga:

Artikel lainnya:

Leave a Comment