Air Terjun Batang Kapas, Destinasi Wisata Wajib Camping Di Riau

Langsung saja saya memberikan penjelasan kenapa terdapat kata “wajib camping” pada judul artikel kali ini. Yang jelas objek wisata kali ini wajib memiliki kondisi yang prima, terbiasa trekking, dan tentu saja terbiasa camping.

Alasannya cukup sederhana. Logikannya, jika anda melakukan perjalanan ke tempat yang sangat jauh, tentu saja anda akan merencanakan menginap di lokasi tersebut.

Begitupun dengan perjalanan menuju Air Terjun Batang Kapas. Perjalanannya sangat jauh, sehingga menuntut pengunjungnya harus merencanakan kegiatan camping di lokasi tersebut.

Air Terjun Batang Kapas
Air Terjun Batang Kapas. Google Maps. Sumber : lh5.googleusercontent.com

Sebetulnya bisa saja jika ingin pulang pergi. Namun kalian akan melewatkan sebuah panorama alam yang sudah terkenal dari mulut ke mulut, bahwa menyambut pagi di Air Terjun Batang Kapas merupakan momen keindahan yang sulit untuk dilupakan.

Suasana Pagi Di Air Terjun Batang Kapas
Suasana Pagi Di Air Terjun Batang Kapas. Google Maps. Sumber : lh5.googleusercontent.com

Lokasi Air Terjun Batang Kapas terletak di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Dan treletak di dataran tinggi, sebagai bagian dari Bukit Barisan.

Siapkan secangkir kopi panas, karena kita akan mulai perjalanan menuju Air Terjun Batang Kapas Kampar, Provinsi Riau.

Rute Dan Trekking Menuju Air Terjun Batang Kapas

Yang perlu disiapkan dari rumah adalah peralatan adventure, atau peralatan camping. Jangan lupakan jaket kalian juga.

Urusan logistik, atau makanan sudah termasuk dalam paket tiket masuk menuju Air Terjun Batang Kapas. Yang paling penting, kondisi tubuh kalian dalam keadaan segar, bugar.

Untuk lebih mempermudah deskripsinya, maka saya akan coba membagi pembahasan rute dan trekkingnya menjadi beberapa bagian. Karena setiap jalur berbeda kondisi, dan karakter jalannya.

1. Rute Pertama

Perjalanan sampai Desa Lubuk Bigau, sebetulnya bisa dilalui oleh jenis kendaraan roda dua, maupun roda empat. Namun, kondisi jalannya masih berupa lapisan tanah merah.

Maka bisa terbayangkan jika kunjungan di saat puncak musim hujan, maka kendaraan kalian akan terancam selip. Oleh karena itu, gunakan kendaraan yang akan survive di jalur tersebut.

Jika kendaraan roda dua, pastikan remnya berfungsi, bannya cocok, dan kondisi bensin full. Karena di jalur tersebut susah menemukan tukang tambal ban, dan isi bensin.

Jika menggunakan kendaraan roda empat, maka jangan sampai menggunakan kendaraan jenis matic. Idealnya memakai kendaraan khusus offroad.

Akses Jalan Menuju Air Terjun Batang Kapas
Akses Jalan Menuju Air Terjun Batang Kapas. Sumber : www.youtube.com 

Kondisi jalan tersebut berlangsung dari Desa Batu sasak, hingga sampai ke Desa Lubuk Ligau. View selama di perjalanan adalah hutan, perkebunan, serta tebing tanah di pinggir jalan.

2. Rute Ke Dua

Setelah sampai di Desa Lubuk Ligau, maka perjalanan dilanjutkan dengan menapaki jalur yang hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua, atau motor.

Akses Jalan Yang Bisa Dilalui Oleh Motor
Akses Jalan Yang Bisa Dilalui Oleh Motor. Sumber : www.riaudailyphoto.com

Bagi yang naik kendaraan roda empat, bisa menggunakan jasa ojek yang sudah tersedia di desa tersebut. Dan yang paling penting, para pengunjung wajib ditemani oleh kelompok sadar wisata, serta porter, atau jasa pramuantar.

Bagi traveler yang membawa kendaraan sendiri, di jalur tersebut harus berhati-hati. Karena jalurnya sempit, Namun sudah berlapiskan tembok, bukan lapisan tanah.

View selama di perjalanan adalah hutan yang masih alami, perkebunan warga, serta pegunungan. Dan perjalanan di tahap ke dua ini berakhir, saat kondisi jalan tembok menemui akhir.

Kendaraan anda harus diparkir di pinggir jalur tersebut. Setelah itu, trekking menuju Air Terjun Batang Kapas baru dimulai.

3. Trekking

Trekking awal akan dimulai dengan sebuah tanjankan, kemudian tidak lama berselang para pengunjung akan berjalan di bawah tebing batu besar.

Trekking Menuju Air Terjun Batang Kapas
Trekking Menuju Air Terjun Batang Kapas. Google Maps. Sumber : lh5.googleusercontent.com

View tebing tersebut akan terus menemani, sampai akhirnya tiba di lokasi yang terdapat sebuah tangga besi yang menempel pada tebing batu tersebut.

Itulah akses jalan menuju Air Terjun Batang Kapas. Traveler harus naik tangga tersebut. Meskipun terbuat dari besi, namun para wisatawan harus tetap berhati-hati.

Setelah tangga tersebut apakah sudah sampai? Belum mas bos, kalian masih harus trekkinglagi di jalur yang masih berbentuk lapisan tanah dan bebatuan.

saat sudah sampai di tanjakan terakhir, maka traveler akan langsung dapat melihat sebuah air terjun yang sangat tinggi, dengan tebing batu yang lebar dan kokoh tang menyangganya.

View Di Trekking Terakhir
View Di Trekking Terakhir. Google Maps. Sumber : lh5.googleusercontent.com

Itulah tujuan utama anda, Air Terjun Batang Kapas. Biasanya aktivitas pertama yang dilakukan oleh traveler adalah mencari lokasi camping yang tepat.

Pesona Keindahan Air Terjun Batang Kapas

Air Terjun Batang Kapas memiliki pesona keindahan yang luar biasa. Ketinggiannya yang berpadu dengan tebing batu menjadi sebuah sajian keindahan, serta upah dari lelahnya trekking.

Air Terjun Batang Kapas memiliki ketinggian sekitar 150 meter. Ketinggian tersebut menggolongkan Air Terjun Batang Kapas sebagai salah-satu air terjun yang tinggi, yang ada di Indonesia.

Pesona Keindahan Air Terjun Batang Kapas
Pesona Keindahan Air Terjun Batang Kapas. Sumber : www.17sekians.com

Arus air yang turun cukup deras, jernih, serta memiliki view yang kontras karena berada di tengah-tengah tebing batu besar.

Kolam utamanya tidak terlalu besar, serta didominasi oleh view bebatuan, dan kondisi alam yang masih sangat asri.

Camping Di Air Terjun Batang Kapas

Lokasi camping bagi pengunjung adalah lokasi yang sangat luar biasa. Selain dapat menikmati pemandangan alam daari atas ketinggian, spotnya juga berada di belakang guyuran Air Terjun Batang Kapas.

Camping Di Belakang Air Terjun Batang Kapas
Camping Di Belakang Air Terjun Batang Kapas. Google Maps. Sumber : lh5.googleusercontent.com

Air Terjun Batang Kapas, layaknya sebuah air terjun di atas awan. Karena view yang tersaji, nampak awan setara dengan ketinggian saat memandang.

Area campingnya berada di atas tebing, serta memiliki panjang sekitar 50 meter, dan lebar sekitar 4 meter. view terindah selain pesona Air Terjun Batang Kapas, yaitu view menjelang pagi.

Seperti Air Terjun Di Atas Awan
Seperti Air Terjun Di Atas Awan. Google Maps. Sumber : lh5.googleusercontent.com

Dimanapun lokasi objek wisatanya, para pengunjung wajib memprioritaskan aspek keamanan. Jangan sampai karena hal sepele, namun mengakibatkan hal yang tidak diharapkan.

Lokasi Dan Alamat Air Terjun Batang Kapas

Lokasi Air Terjun Batang Kapas terletak sebagai bagian dari Bukit Barisan. Alamat Air Terjun Batang Kapas berada di Kenegerian Pangkalan Kapas, Desa Lubuk Bigau, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau.

Rute Atau Akses Jalan menuju Air Terjun Batang Kapas

Rute atau akses jalan menuju Air Terjun Batang Kapas dari Pekanbaru, maka arah pertama menuju Desa Lipat Kain. Selanjutnya menuju Desa Lubuk Ligau.

Jalan dari Pekanbaru menuju Desa Lipat Kain sudah berbentuk lapisan aspal. Adapun jarak tempuhnya sekitar 72 kilometer, dengan total waaktu tempuh 2 jam perjalanan.

Harga Tiket Masuk Air Terjun Batang Kapas

Harga tiket masuk Air Terjun Batang Kapas cukup membayar Rp. 200.000 per orang, maka akan mendapatkan pelayanan :

  • Tiket Masuk
  • Tarif Parkir
  • Biaya Makan
  • Tim Pendamping / Sadar Wisata
  • Jasa Porter / Pramuantar Selama Dua Hari

Jam Operasional Air Terjun Batang Kapas

  • Jam operasional Air Terjun Batang Kapas buka selam 24 jam
  • Air Terjun Batang Kapas buka dari hari Senin – Minggu

Penginapan

Tidak ada penginapan di Air Terjun Batang Kapas. Karena para pengunjung secara mayoritas dipastikan akan melakukan aktivitas camping di lokasi tersebut.

Penutup

Demikian info lengkap Air Terjun Batang Kapas. Selalu patuhi protokol kemanan, dan kesehatan. Dan jangan membuang sampah sembarangan. Karena “Sampahmu, Adalah Dosamu”.

Leave a Comment