Lontong Medan, Lontong Sayur yang Kaya Variasi Rasa

Lontong Medan jauh lebih variatif dibandingkan lontong sayur di Pulau Jawa. Lontong jenis ini dilengkapi dengan bihun goreng, kerupuk udang. kerupuk kentang, tauco, ikan teri, sambal tempe, serundeng, bahkan bumbu rendang. Variasi itulah yang membuat lontong Medan jauh lebih sedap dan gurih dibandingkan lontong sayur pada umumnya.

Lontong Medan jauh lebih variatif dibandingkan lontong sayur di Pulau Jawa. Lontong Medan biasa dilengkapi dengan bihun goreng, kerupuk udang. kerupuk kentang, tauco, ikan teri, sambal tempe, serundeng, bahkan bumbu rendang.
Lontong Medan. Image via: njajan.com

Keunikan lontong khas Medan adalah terletak pada bumbu lento nya. Bumbu ini membuat cita rasa masakan menjadi lebih gurih dan menggugah selera. Tak heran jika lontong Medan merupakan salah satu menu sarapan favorit penduduk lokal.

Lontong Sayur Medan dengan Aneka Isian

Masakan lontong medan terdiri dari  lontong yang terbuat dari beras, sambal kering yaitu kombinasi kacang tanah,tempe,dan ikan teri.  Kemudian gulai dari sayur labu jipang yang dicampur dengan wortel dan kacang panjang.

Aneka Isian Lontong Medan.
Aneka Isian Lontong Medan. Image via: cookpad.com

Simak juga: 11 lokasi kuliner instagramable di Medan

Tauco kacang panjang yang bisa dikombinasikan dengan kerang kupas atau jeroan ayam, seperti hati dan usus ayam yang dipotong menjadi kecil-kecil. Bagian terakhir yaitu mie lidi yang bisa dimasak dengan bumbu dan campuran kol atau hanya direbus saja. Lontong sayur medan juga semakin nikmat jika ditambah dengan  telur rebus

Karena terdiri dari berbagai jenis sumber asal makanan yang enak sehingga makanan lontong medan dapat dijadikan bukan hanya sekedar makanan untuik sarapan saja tetapi dapat menjadi makanan untuk lebaran dan hari spesial lain dengan paduan dan kombinasi yang ditambah agar lebih bertambah nilai (value added) dari lontong medan tersebut.

Rekomendasi Tempat Kuliner Lontong Medan

  1. Lontong Kak Lin

Yang membedakan lontong Medan Kak Lin dengan yang lain adalah tambahan sedikit kuah bumbu pecel di setiap porsi lontong sayur yang membuat rasanya lebih gurih.
Lontong Kak Lin. Image via: @ariefbaggio

Kuah santan kental dengan rasa manis, asin, dan gurih yang pas. Tidak berlebihan jika dikatakan Lontong Medan Kak Lin cocok dijadikan sarapan. Lontong di sini teksturnya lembut dan tidak terlalu kenyal. Siraman kuah santan yang sedap, ditambah komponen pelengkap lainnya seperti sambal dan kerupuk membuat Lontong sayur Kak Lin terasa sangat nikmat.

Yang membedakan lontong Medan Kak Lin dengan yang lain adalah tambahan sedikit kuah bumbu pecel di setiap porsi lontong sayur yang membuat rasanya lebih gurih.

Ada beberapa menu pelengkap yang bisa dipilih untuk lontong sayur yang kamu pesan seperti telur, perkedel, rendang ataupun aneka gorengan. Kami memesan seporsi lontong sayur ditambah perkedel dengan harga Rp 20 ribu.

Alamat: Jalan Teuku Cik di Tiro No. 76, di depan SMA 1 Medan
Buka: 06.30 – 18.00 WIB
Harga: Rp 13.000

  1. Lontong Warintek

Sarapan rame-rame di Lontong Medan Warintek.
Sarapan di Lontong Warintek. Image via: @taty_sulystiani

Simak juga: Seblak Bandung yang menggeliat

Lontong Medan Warintek yang ada di pinggir jalan ini sudah berdiri sejak belasan tahun yang lalu. Warung lontong ini menjadi pilihan mahasiswa untuk sarapan setiap paginya. Letaknya yang sejalan dengan arah kampus USU menguntungkan warung lontong ini. Sangat jarang terlihat adanya kursi yang kosong di warung ini.

Rasa manis lontong Medan ini menjadi keunikan tersendiri. Rahasia nya mungkin ada di keripik kentangnya. Keripik kentangnya membuat rasa lontong ini lain daripada yang lain. Manis dan tidak eneg. Rasa manis, tauco, sambal, dan kuah sayurnya sangat pas.

Bukan jenis rasa manis yang membuat kita eneg, tapi rasa manis yang membuat kita ketagihan. Harga sepiring lontong ini pun pas untuk kita-kita yang kantongnya pas-pasan. Sebelas ribu rupiah untuk sepiring lontong Medan. Tidak terlalu mahal dan tidak terlalu murah, pas. Selain lontong, warung ini juga menyajikan nasi gurih, sate kerang, hingga gorengan,

Alamat: Jalan dr. Mansur, dekat simpang Jalan Setiabudi Medan
Buka: 06.30 – 11.30 WIB
Harga: Rp 11.000

  1. Lontong Warung Bu’ Tom

Kuah Santan Lontong Medan Warung Bu’ Tom.
Kuah Santan Lontong Warung Bu’ Tom. Image via: food.detik.com

Lontong Medan ini tempatnya ada di Jalan Kelambir V, dekat pasar (pajak) Kampung Lalang Medan. Sejak pagi sekitar pukul 06.30, warung ini sudah buka. Kuah santan yang gurih sedap makin enak ketika ditambahkan dengan tauco pedas, sambal kering kentang dan bihun. Makin enak disantap dengan kerupuk dan balao telur. Dijamin bikin kenyang.

Tauconya yang cukup pedas, sambal kentang yang gurih dan kuah yang kental jadi andalan di warung Lontong Medan yang sudah berjualan puluhan tahun ini.

Alamat: Jalan Kelambir V, dekat pasar (pajak) Kampung Lalang Medan
Buka: 06.30 WIB – 11.00 WIB
Harga: Rp 7.000

  1. Lontong Malam Buk Sari

Lontong medan dan Nasi Gurih di Lontong malam Buk Sari
Dei Tunggal, Lontong dan Nasi Gurih. Image via: picuki.com

Simak juga: Surabi Bandung yang NGeksis

Berbeda dengan warung lainnya, Buk Sari mulai membuka warung lontongnya ketika matahari mulai terbenam. Kalau kemari jangan lupa untuk menikmatinya dengan bakwan dan kerupuk mie. Penambahan ini akan membuat rasa Lontong Medan di sini semakin ciamik.

Buka ketika matahari terbenam menjadi ciri khas dari kedai satu ini. Cita rasanya lontong Medan malamnya juga unik dengan rempah yang pas di lidah. Belum lagi kuahnya yang dapat menghangatkan tubuh. Tidak lupa tambahan kerupuk mie yang renyah.

Alamat: Jalan Medan Area Selatan
Buka: 18.30 WIB – Lewat tengah malam.
Harga: Rp 8.000

  1. Lontong Ali, Sukaramai

Warung Lontong Medan ini tidak memiliki plang nama.  Pengunjung biasa menyebut “Lontong Ali” karena nama suami si ibu penjualnya bernama Ali.

Yang istimewa dari warung Lontong Medan ini adalah si penjual menggunakan cukup banyak bahan pelengkap di seporsi hidangannya, mulai dari tauco, daun ubi, sayur nangka, sambal teri kacang, bihun, dan lainnya. Rasa hidangan di sini cenderung sedikit lebih pedas dan gurih.

Alamat: Jl. A. R. Hakim arah Jalan Aksara, Pajak Sukaramai, kira-kira 30 meter sebelum jalan masuk sebelah kiri menuju Komplek Asia Mega Mas
Harga: Rp 9.000
Buka : 06.30 – 11.00 WIB

  1. Lontong Terenak Di Dunia

Menunggu Pesanan di LOntong terenak di dunia.
Menunggu Pesanan. Image via: mhm.asia

Nama warung ini memang “Lontong Terenak Di Dunia”. Kata si pemilik, nama warungnya terinspirasi dari pujian Jusuf Kalla (Wakil Presiden Republik Indonesia) saat mengunjungi Medan, yang mengatakan kalau lontong Medan buatannya adalah yang terenak di dunia.

Tauco yang gurih, kuah rendang yang lemak, keripik ubi yang renyah membuat makanan di sini ini layak dinikmati.

Alamat: Jl. S. Parman, di parkiran Harley Davidson Medan
Buka: 12.00 – 17.00 WIB
Harga: Rp 9.000

  1. Lontong Bang Iwan

Warung ini sudah eksis sejak 15 tahun lalu. Lokasi tepatnya di sebelah kanan SMANSA kalau berkendara dari dari arah Kampung Keling, tepat di sebelah toko saudara. Warung yang buka sejak pagi hingga Siang. Tiap harinya ini menawarkan lontong Medan yang cukup nikmat.

Lontong Medan Bang Iwan.
Lontong Bang Iwan. Image via: @sy.kuliner

Simak juga: Mie Aceh yang Nendang

Yang buat panganan dari beras ini berbeda dengan pangan sejenis adalah penggabungan penggunaan kuah sayur, tauco dengan kuah kacang. Dampaknya, citarasa dan tekstur sepiring lontong Medan ini jadi lebih kaya dan beragam.

Kuah sayur beserta sayurnya yang lembut, berpadu dengan citarasa tauco yang cenderung pedas, dan dipadukan lagi dengan kuah kacang yang gurih yang sejatinya adalah bumbu pecal. Kuah kacang dari bumbu pecalnya inilah yang jadi salah satu ciri khas lontong Medan di sini.

Lontongnya pun punya tekstur yang pas, tidak terlalu keras, apalagi terlalu keras. Hal unik lainny adalah penggunaan keripik kentang yang cukup pedas dengan porsi yang tidak pelit. Ini setidaknya berhasil menjadi jadi nilai tambah dari hidangan ini.

Alamat : Jl. T. Cik Di Tiro, sebelum SMAN 1 Medan, kalau dari Kampung Keling
Buka : Pukul 07.00 – 14.00 WIB
Harga : Rp 10.000

  1. Lontong malam Umi, Johor

Lontong Medan Malam Umi.
Lontong malam Umi. Image via: medanbisnisdaily.com

Sesuai namanya, warung ini baru buka ketika matahari telah terbenam. Tempatnya cukup nyaman, sudah beralaskan keramik dan dilengkap dengan meja-meja serta kursi-kursi plastik. Lontong ini masuk dalam kategori enak.

Lontongnya padat dan lembut. Rasa pedas juga mendominasi lontong Medan ini, berbeda dengan lontong warintek yang didominasi rasa manis. Porsi yang disajikan juga pas untuk mengganjal perut saat malam hari, tidak terlalu sedikit atau terlalu banyak.

Seporsi lontong Medan yang dilengkapi dengan kembang tahu, sayur labu, wortel, bumbu rendang, serundeng, keripik kentang, tauco, dan telur rebus ini dihargai delapan ribu perak. Harga yang masih murah untuk rasa lontong yang nikmat.

Selain telur, warung ini juga menyediakan lauk lainnya yang dipadukan bersama lontong, seperti ayam, rendang, dan lainnya. Warung ini juga menyediakan nasi gurih yang juga tak kalah nikmatnya.

Alamat: Jalan Karya Wisata, Johor, sebelah kiri setelah Jalan Eka Rasmi
Buka : 06.30 – 12.00 WIB, dan 17.00 -24.00 WIB
Harga : Rp 10.000

  1. Lontong Wak Uduk

lonotng medan isi rendang di wak uduk
Lontong dengan rendang di Wak Uduk. Image via: kumparan.com

Simak juga: Pempek Palembang dan Legenda

Buka sejak tahun 2012, Cafe Wak Uduk menawarkan aneka menu yang sedap-sedap dengan harga terjangkau. Lontong sayur di sini disajikan dalam porsi yang besar dan komplet. Kuah santannya lebih gurih dan pedas, dengan potongan lontong yang padat dan kenyal.

Yang spesial dari lontong sayur Wak Uduk adalah di atasnya ada tambahan keripik ubi pedas manis dengan campuran teri dan kacang yang sedap. Jangan lupa menambahkan rendang sapi yang lembut sebagai pelengkap lontong Medan.

Lokasi: Komplek Multatuli Medan Blok B No 53-54.

Harga: Rp 15 ribu per porsi lontong Medan, Rp 15 ribu per potong rendang sapi.

Itulah rekomendasi nativeindonesia.com mengenai sembilan tempat Lontong Medan terenak di Kota Medan. Kalau jalan-jalan ke Medan, jangan lupa mampir .

Baca juga:

Leave a Comment