Mangrove Brebes, Kesadaran Akan Konservasi yang Berbuah Manis

Hutan mangrove Brebes adalah salah satu contoh sukses penghijauan pesisir pantai. Lahan seluas 200 hektar ini sudah menjadi tempat tinggal yang nyaman bagi  2 juta lebih pohon mangrove atau bakau di Pandansari Brebes.

Hutan mangrove Brebes adalah salah satu contoh sukses penghijauan pesisir pantai.
Mangrove Brebes. Image via: kompasiana.com

Hutan Bakau bukan hanya bermanfaat untuk menanggulangi abrasi tapi juga efektif untuk benteng hidup ketika terjadi tsunami. Terlebih, ekosistem pesisir pantai akan lebih alami dengan keberadaan hutan bakau uang memancing biota laut untuk berkembang biak.

Setelah hutan bakau Pandansari Brebes ini kembali hijau, satwa liar pun kembali berdatangan seperti burung bangau, udang, reptil hingga ikan. Manfaat lain selain mendapatkan hasil laut yang semakin bertambah juga tambahan dari potensi wisata trekking hutan mangrove.

Penataan rumah makan dan warung jajan di sepanjang jalur tracking sangat baik. Semuanya terlihat teratur dan natural dengan konsep bangunan semi permanen dari bambu. Pelayanan para pedagang dan petugas juga ramah kepada setiap pengunjung.

Pengunjung mangrove brebes dimanjakan dengan adanya fasilitas menara dan jembatan panjang.
Menara Pandang. Image via: pandansari.business.site

Simak juga: 11 Wisata Pilihan di Brebes

Lokasi Mangrove Brebes

Untuk lokasi hutan mangrove Brebes ini berlokasi di pesisir pantai utara, tepatnya di desa kaliwlingi, pandansari, kecamatan Brebes, kabupaten Brebes, jawa tengah.

Untuk mencapai ke lokasi hutan mangrove sebenarnya sangat mudah sekali sebab tidak jauh dari lokasi kota Brebes kira-kira sekitar 10 km untuk mencapai pada lokasi tersebut

Rute Menuju Mangrove Brebes

Rute untuk menuju wisata Hutan Mangrove Pandansari, Brebes ini mudah. Jika berangkat dari kota Brebes arahkan kendaraan ke barat menuju keluar kota Brebes. Ikuti jalan pantura sampai melewati Rumah Sakit Bhakti Asih di Kanan Jalan akan ada pertigaan ke utara.

Belok ke kanan (arah utara) memasuki jalan tersebut lalu ikuti saja jalan tersebut sampai bertemu pasar dan terlihat papan petunjuk jalan menuju hutan mangrove pandansari . Ikuti papan petunjuk tersebut melewati area pertambakan udang, bandeng dan garam lalu akan sampai di parkiran wisata hutan mangrove pandansari.

Gerbang Hutan mangrove Brebes menyambut kedatangan pengunjung.
Gerbang Hutan. Image via: @embaainunnajib

Jika berangkat dari arah Losari, Cirebon, pengunjung tinggal belo kiri di pertigaan kiri jalan sebelum Rumah Sakit Bhakti Asih.

Dari parkiran ke Mangrove Trail Brebes ini perlu naik perahu menyelusuri sungai menuju ujung dermaga mangrove trail.

Perjalanan naik perahu menyusuri sungai memakan waktu perjalanan sekitar 15 menit. Di kanan kiri terlihat pohon bakau dari jenis Rhizopora yang mempunyai akar Jangkar. Sesekali terlihat sejenis burung pemakan ikan seperti kuntul, raja udang dan lain-lainnya sibuk melakukan aktifitas mencari makan.

Jam Buka Mangrove Brebes

Pengunjung bebas untuk menjelajah tanpa ada batasan waktu sepanjang jam operasional. Jam operasional Mangrove brebes dari pagi hari hingga sore hari. Antara jam 06.00 hingga jam 18.00.

Istirahat sejenak dengan memeandangi hijau dans egarnya lingkungan hutan mangrove brebes.
Istirahat sejenak. Image via: @laelatussdh

Simak juga: 9 Wisata recomended di Karangasem Bali

Mengunjungi Hutan Bakau Brebes ini enaknya di waktu pagi hari sebelum jam 9 pagi atau sore mulai jam 3 pagi. Dengan mengunjungi pada waktu itu cuaca tidak terlalu panas dan terik. Dan juga saat menyusuri lorong hutan mangrove akan terdengar kicauan merdu burung-burung yang mendiami hutan ini

Tiket Mangrove Brebes

Wisatawan yang ingin menjelajah kawasan hutan mengrove ini akan dikenakan biaya tiket. Pada hari biasa Pengunjung perlu membayar uang tiket sebesar Rp 20.000 dan Rp 25.000 untuk akhir pekan dan hari libur.

Fasilitas Mangrove Brebes

Seperti halnya kawasan wisata lainnya, pengunjung Mangrove Brebes mendapatkan akses fasilitas. Mulai dari lahan parkir, mushola, kamar kecil hingga warung untuk jajan dan makan. Tetapi, untuk penginapan belum tersedia.

Selain menikmati fasilitas-fasilitas wisata edukasi yang tersedia. Pengunjung juga dimanjakan dengan adanya fasilitas menara dan jembatan panjang. Fasilitas ini sudah dibangun sejak tahun 2016 lalu.

Daya Tarik Mangrove Brebes

  1. Trekking Hutan Mangrove

Wahana ini merupakan wahana favorit dan menjadi andalan di Hutan Mangrove Brebes Pandansari.
Trekking Mangrove. Image via: @Hutan-Mangrove

Wahana ini merupakan wahana favorit dan menjadi andalan di Hutan Mangrove Brebes Pandansari. Sudah banyak pengunjung yang puas setelah mengunjungi kawasan ini pasca melakukan trekking di hutan Mangrove. Setelah naik kapal menuju ke sini, pengunjung dapat menikmati suasana hutan yang asri.

Bukan hanya memiliki suasana yang asri, pengunjung juga dimanjakan dengan fasilitas trekking yang nyaman. Tidak seperti daerah wisata alam yang memerlukan begitu banyak usaha untuk mencapainya. Disini pengunjung cukup melewati jalanan kayu yang nyaman. Ditambah sesekali ada hewan-hewan yang muncul ketika berjalan.

Pengunjung akan merasakan wisata edukasi yang sesungguhnya ketika memasuki kawasan hutan. Di pinggir-pinggir jalur trekking banyak slogan dan papan-papan edukasi yang berisi informasi tentang tanaman bakau. Bukan hanya berisi informasi semata, tetapi papan slogan tersebut juga berisi ajakan untuk merawat dan mencintai lingkungan.

Ada dua buah gardu pandang untuk melihat panorama alam hutan mangrove dari ketinggian, beberapa spot foto menarik
Foto sejenak. Image via: https://www.instagram.com/ranyenjel/

Simak juga: 9 objek populer di Kintamani Bali

Jalur Mangrove trailnya cukup panjang, jika dikira-kira ada lebih dari 1 km. Namun menyusuri mangrove trail sepanjang itu tidaklah membosankan karena pengelola menyediakan beberapa spot menarik.

Ada dua buah gardu pandang untuk melihat panorama alam hutan mangrove dari ketinggian. JUga tersedia beberapa spot foto menarik seperti Jembatan Berwarna Pink dan tugu patung ikan mudskippe. Ikan ini banyak ditemui hidup di lumpur-lumpur hutan bakau.

Selain itu, di spot tertentu terdapat pedagang makanan-minuman yang siap memadamkan rasa kelaparan dan kehausan setelah capek menyusuri hutan mangrove brebes.

  1. Konservasi Fauna

Budidaya kepiting
Peternakan Kepiting. Image via: m.medcom.id

Sebagai wisata edukasi mangrove Brebes sedang berkembang. Di lokasi pariwisata ini pun sedang dikembangkan Taman Kupu-Kupu. Walaupun tidak terlalu besar karena lokasi ini memang merupakan kawasan Hutan mangrove.

Selain sedang dikembangankan wahana edukasi Taman kupu-kupu, di kawasan ini pun sedang dikembangkan taman burung untuk para pengunjung. Jadi semakin betah untuk berlama-lama disini.

Selain itu burung bangau habitat asli hutan bakau juga sering hinggap di sekitar hutan. Pengunjung bisa melihat dan mengabadikan spesies burung ini.

Hutan mangrove merupakan habitat dari berbagai jenis binatang dan salah satunya adalah kepiting. Sebagai habitat aslinya, maka dikembangkan juga wahana untuk konservasi kepiting soka di daerah ini. Selain bisa bertemu kepiting ketika menyusuri mengelilingi hutan, pengunjung uga bisa mendapatkan edukasi mengenai hewan yang satu ini.

  1. Spot Foto

Hutan mangrove brebes dengan luas kurang lebih 250 ha ini pun terdapat beberapa spot foto instagramable.
Foto di Jembatan. Image via: @wida_akim

Simak juga: 9 wisata malam ramah keluarga di Malang

Untuk menyesuaikan dengan kecenderungan minat para pengunjung objek wisata, Hutan mangrove dengan luas kurang lebih 250 ha ini pun terdapat beberapa spot foto instagramable.  Pengunjung bisa berfoto di beberapa titik spot foto instagramable buatan bahkan bisa berfoto di tengah-tengah rimbun tanaman mangrove.

Bagi pencinta foto-foto salah satu tempat foto ikonik adalah jembatan pink. Selain jalur trekking yang terbuat dari kayu-kayu yang ditutupi rimbunnya tamanan bakau.

Jika pengunjung ingin melakukan foto pre wedding, wisata mangrove ini bisa menjadi tempat alternatif.  Calon pengantin tidak perlu khawatir untuk memikirkan biaya sewa tempat. Pengelola tidak meminta biaya tambahan untuk melakukan pre wedding. Calon mempelai hanya membayar tiket masuk seperti pengunjung lainnya.

menyusuri Mangrove Brebes dengan perahu adalah cara paling mudah dan praktis
Perahu Mangrove Brebes. Image via: medcom.id

Simak juga: Rasa Bali di Pasir Putih Situbondo

Objek Wisata Dekat Mangrove Brebes

Selain Mangrove brebes, di brebes masih ada wisata pantai lain. Salah satunya Wisata Pantai Randusanga Brebes. Di sini terdapat pemandangan laut biru dengan hembusan angin laut yang menyejukkan. Tempat ini juga bisa untuk salah satu spot foto saat sunrise maupun sunset.

Didalam lokasi wisata ini tersedia fasilitas-fasilitas pantai dengan ombak yang tenang, outbond, bebek air dan kuliner. Kuliner di pantai ini terkenal bagi wisatawan. Mereka sangat familiar dengan ikan bakar, cumi dan kerang atau makanan seperti Bandeng Lumpur dan Udang Masak Batu

Untuk wisata dataran tinggi, Brebes memiliki Bukit Baper. Lokasi ini mengusung konsep gardu pandang atau spot selfie. Dengan landscape kota Tegal-Brebes, perbukitan, perpohonan hijau dan hamparan persawahan.

Kalau sedang berkabut, kelihatan mirip di wisata Goa Kreo. Karena itu beberapa orang menamai objek tempat wisata brebes ini dengan Negeri Sepantaran Awan. Selain sebagai spot selfie, Bukit ini juga dimanfaatkan sebagai spot camping.

Demikian itu cerita cerita kami soal Wisata Mangrove Brebes. Sudah saatnya kita galakkan kembali berwisata ke Alam, sebagaai salah satu bentuk wisata yang sehat. Sehat dalam artian menyenangkan dan juga edukatif.

Selamat berlibur!

Baca juga:

Leave a Comment