Pantai Manakarra, Pantai Tak Berpasir yang Instagramable

Pantai Manakarra bagian dari Teluk Mamuju. Teluk ini merupakan Lokasi Pelabuhan Batu, yang menjadi pusat perhubungan di Kota Mamuju.


Pantai Manakara
Pantai Manakarra. Image via: www.flickr.com

Pantai Manakarra sering disebut dengan Losari nya Mamuju. Penyebutan ini muncul karena memang keindahan pantai ini tidak kalah indah dibandingkan pantai Losari. Ini bukan fakta yang hiperbolik. Pantai manakarra memiliki pemandangan yang eksotik dan menawan. Dengan latar belakang pulau karampuang yang terhampar disepanjang sudut penglihatan. Kondisi itu membuat pantai Manakarra benar-benar mempunyai keindahan Panorama pantai yang memikat mata.

Pada malam hari, pantai dipenuhi oleh cahaya berwarna merah. Cahaya ini berasal dari  kapal feri yang lalu lalang di Pelabuhan Mamuju. Kemewahan permainan cahaya ini bisa disempurnakan lagi. Disempurnakan dengan menikmati kehangatan kopi yang disajikan warung-warung sepanjang pantai.

Oleh masyarakat lokal, Pantai Manakarra merupakan tempat berkumpul anak muda, pria dan wanita. Walau sebenarnya, lokasi tidak hanya cocok untuk wisata anak muda. Dengan fasilitas yang ada, wisata keluarga juga cocok dilakukan di pantai ini. Anak-anak bisa leluasa bermain di luasnya hamparan pantai. Sedangkan para orang tua mengawasi anaknya dengan duduk-duduk sembari menikmati keindahan pantai.

Payung Nabawi
Payung Nabawi Pantai Manakarra. Image via: republika.co.id

Lokasi Pantai Manakarra

Pantai ini berada di Jl. Yos Sudarso, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.

Rute Menuju Pantai Manakarra

Untuk menuju obyek wisata di Sulawesi ini rutenya sudah sangat baik. Pengunjung dapat menggunakan transportasi umum ataupun kendaraan pribadi. Pengunjung dapat memulai perjalanan dari Bandara Tampa Padang, Mamuju. Dari bandar udara tersebut perjalanan dilanjutkan menuju Pantai ini dengan membutuhkan waktu kurang lebih 20 menit.

Jam Buka Pantai Manakarra

Setiap hari 24 jam

Tiket Pantai Manakarra

Mungkin karena pantai ini dikelola oleh pemerintah, jadi berorientasi pada pelayanan publik. Seiring dengan itu, tiket masuk ke pantai ini digratiskan..

Fasilitas Pantai Manakarra

Fasilitas pendukung wisata di pantai ini terbilang lengkap. Tersedia berbagai kios makanan serta minuman. Kios kios ini memanjakan pengunjung dengan berbagai menu masakan khas sulawesi. Kios-kios itu berjejer rapi di sepanjang bibir pantai..

Hal Menarik di Pantai Manakarra

Pantai ini ramai dikunjungi oleh pelancong mulai dari pukul 16.30—24.00. Jika Anda datang pada bulan Agustus dan September pengunjung bisa menikmati durian di sepanjang pantai. Bulan-bulan itu adalah musim panen durian.

Wisatawan yang datang beragam, tidak hanya anak muda bahkan para keluarga juga banyak yang berkunjung ke sini.

Setiap tahun, di pantai ini diadakan berbagai acara dalam rangka untuk memperingati Hari Jadi Kota Mamuju dan Hari Kemerdekaan RI pada bulan Agustus. Misalnya pada 2007 silam, pernah diselenggarakan acara pesta bakar ikan dengan jumlah 8 Ton ikan segar. Semua ikan itu dibakar bersamaan di sepanjang pantai. Acara lomba Perahu Sandeq pun juga pernah di gelar di pantai ini.

  1. Menikmati sunset

sunset pantai manakarra
Sunset di Pantai Manakarra. Image via: hasbihtc.com

Kamu yang hobi traveling, pasti suka banget dengan keindahan pesona sunset. Namun tak semua tempat nwisata, khususnya pantai, di Indonesia memberikan pesona sunset yang indah.

Beruntung bagi yang mengunjungi pantai Manakarra. Pengunjung bisa menikmati sunset yang indah di pantai ini. Wisata pantai ini merupakan tempat yang tepat untuk menikmati pemandangan matahari terbenam.

Inilah salah satu sebab utama, kenapa pantai ini mulai ramae dikunjungi ketika menjelang senja. Banyak yang menyarankan, saat yang tepat berkunjung ke pantai ini adalah ketika matahari terbenam. Karena pada saat itu, pemandangan pantai Manakarra terlihat lebih eksotis.

Muka pantai yang menghadap ke barat dan ada pulau kecil di muka pantai. Sebuah kombinasi alam luar bisa yang menimbulkan sensasi bukan “sunset biasa”. Pokoknya pantai ini wajib dikunjungi bagi yang senang dengan romantisme sunset.

  1. Gong Perdamaian

Gong Perdamaian Mamuju
Gong Permaiaan Mamuju. Image via: sulawesion.com

Pada anjungan terdapat 6 pilar merah penanda enam kecamatan. Di tengah-tengah lingkaran 6 pilar itu terdapat gong raksasa yang bergambar bermacam simbol agama penanda kemajemukan di Mamuju. Gong Raksasa inilah yang disebut Gong Perdamaian.

Pemerintah Kabupaten Mamuju menyiapkan Gong Perdamaian Nusantara ini dimaksudkan sebagai simbol perdamaian. Simbol harapan akan lahirnya keharmonisan antar semua golongan. Selain itu kehadiran Gong Perdamaian Nusantara tersebut, sebagai penegas bahwa Mamuju telah siap menuju pusat peradaban ekonomi dunia.

Gong ini bukan gong biasa, yang bsia dibuat sendiri. Gong ini adalah properti khusus yang diinisiasi oleh The World Peace Committee (WPC) berkedudukan di Italia. Gong di Mamuju ini merupakan edisi khusus, karena Gong Perdamaian Nusantara sebenarnya hanya dibuat lima unit. Yakni di Yogyakarta, Kupang, Singkawang, Palu dan Serdang Bedagai.

Gong Perdamaian Nusantara dibuat sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab The World Peace Committee sebagai institusi kemasyarakatan internasional terbesar yang beranggota masyarakat internasional di 202 negara.

  1. Anjungan Pantai Mamuju

Anjungan Pantai Manakarra
Anjungan Pantai Manakarra. Image via: 8enam.com

Anjungan Pantai Manakarra menyaingi keelokan Pantai Losari di Makassar. Landmark yang diharapkan menyedot wisatawan lokal maupun mancanegara di Sulawesi Barat.

Anjungan diresmikan bersamaan hari jadi Mamuju ke-475. Anjungan tergolong unik, sebab berisi ikon Perahu Sandeq. Perahu Sandeq merupakan perahu tradisional nelayan Mandar, suku mayoritas Sulawesi Barat.

Anjungan yang dibangun di Pantai yang berhadapan dengan Pulau Karampuang itu melalui proses yang panjang. Yakni dimulai reklamasi pantai dan pelebaran jalan sejak 2012. Anjungan ini, berdiri di atas lahan seluas sekitar 2000 meter persegi dengan menelan anggaran mencapai Rp 14 miliar.

Tempat bersantai ini bagus juga untuk pengujung yang  hobi berolahraga. Terdapat fasilitas jogging track sepanjang kurang lebih 700 meter di lokasi tersebut. Tak perlu khawatir dengan panasnya cuaca, payung hidrolik yang mirip di pelataran Masjid Nabawi, Madinah, berjejer di sepanjang pelataran anjungan.

  1. Permainan Anak

Permainan Anak
Permainan Anak Pantai Manakarra. Image via: kumparan.com

Di sekitar Anjungan ada beberapa gerobak odong-odong yang berjejer rapi di pinggir jalan. Tiap gerobak dihiasi lampu berwarna-warni yang menambah meriah suasana. Pemilihan laguyang diputar juga menambah nuansa keceriaan pantai di malam hari.

Ododng-odong ini biayanya Rp 10.000 untuk sekali periode. 1 periode sekitar 4-5 menit. Harga yang cukup terjangkau, untuk ukuran “memebli kegembiraan” bagi anak anak.

Tak hanya odong-odong, di sekitar pantai juga ada penyewaan mainan mobil mini dan sepeda. Di area yang cukup luas itulah, anak-anak bisa bermain dengan riang-gembira. Di sore hari, di pinggir pantai ada pula orang tua yang tampak menuntun anaknya berjalan.

Odong-odong dan mainan anak-anak di area pantai  adalah sarana hiburan anak yang tepat bagi sebuah objek wisata keluarga. Selain murah, juga lokasinya yang strategis di pinggir pantai. Setiap sore hari, area tersebut selalu ramai dengan keluarga yang membawa seta anak-anak kecil.

  1. Spot Foto

foto cantik
Foto cantik di pantai manakarra. Image via: @gitaftml

Aktivitas mengambil foto memang sudah jadi bagian integral dari kegiatan wisata. Yang lebih populer lagi, tentu saja foto Selfie atau dalam bahasa Indonesia Swafoto. Lokasi wisata Pantai Manakarra juga banyak dipakai sebagai spot Swafoto.

Ada banyak spot yang bsia dipakai sebagai latar foto. Ada gong perdamaian yang artistik, dengan formasi 6 pilar melingkarnya. Ada juga kolam kecil berhiaskan perahu tradisional di sisi tengah anjungan. Atau berfoto di bawah Payung yang mirip dengan payung di masjid Nabawi. Pilihan utama tentu saja berfoto dneganlatar sunset sempurna di balik pulau karampuang.

Saking populernya aktifitas Swafoto di pantai ini, saat masa pilkada ada cagub yang memanfaatkannya sebagai media kampanye. Pasangan itu menggelar acara lomba foto selfie di anjungan pantai manakarra.

Objek Wisata Dekat Pantai Manakarra

Setelah puas menikmati pemandangan Pantai dan ingin suasan berbeda, pengunjung bisa memilih bukit anjoro pitu. Dari bukit ini pengunjung bisa pemandangan kota mamauju dan laut lepas di depannya dari dataran tinggi. Jarak ke bukit tempat terpasang nya landmark leter nama kota mamuju ini hanya kurang dari 6 km.

Atau jika masih ingin meneruskan menikmati suasana pantai, menyeberang ke pulau Karampuang adalah pilihan yang tepat. Pulau Karampuang terlihat jelas dari Anjungan Pantai Manakarra. Jaraknya yang dekat dari pusat Kota Mamuju dengan menawarkan suasana tenang dan keindahan bawah laut, menjadikan Pulau Karampuang salah satu destinasi favorit bagi warga Mamuju dan sekitarnya untuk menikmati liburan.

Sekian dulu obrolan kita mengenai pantai manakarra dengan segala keindahan yang dimilikinya. Jadi jika Sulawesi ada dalam daftar perjalanan wisata kalian, pastikan pantai ini  masuk dalam rencana perjalanan selama di Sulawesi.

Baca juga:

Artikel lainnya:

Leave a Comment