Tahura Raden Soerjo, Kawasan Konservasi dengan Belasan Objek Wisata

Tahura Raden Soerjo memiliki berbagai hal untuk bisa menjadi tujuan wisata. Udara yang sejuk serta hutan yang hijau dan rimbun membuat Tahura R. Soerjo punya pontensi besar untuk dijadikan kawasan wisata alam. Di Tahura Raden Soerjo terdapat pemandian air panas, air terjun serta sejumlah satwa liar seperti kera dan burung.

Tahura Raden Soerjo memiliki berbagai hal untuk bisa menjadi tujuan wisata. Udara yang sejuk serta hutan yang hijau dan rimbun membuat Tahura R. Soerjo punya pontensi besar untuk dijadikan kawasan wisata alam. Di Tahura Raden Soerjo terdapat pemandian air panas, air terjun serta sejumlah satwa liar seperti kera dan burung.
Tahura Raden Soerjo. Image via: wedoroklura

Tahura yang diresmikan pada 19 Desember 1992 ini didalamnya terdapat kawasan hutan lindung Gunung Anjasmoro, Gunung Gede, Gunung Biru, Gunung Limas. Hal tersebut tercantum dalam Keppres No. 29 tahun 1992 tanggal 20 Juni 1992.

Sejak 1997, Departemen Kehutanan memperluas area Tahura Raden Soerjo dengan menambahkan kawasan hutan lindung, kawasan hutan cagar alam Arjuno Lalijiwo. Dan kebun penelitian milik Universitas Brawijaya.

Sebagai taman hutan yang luasnya cukup besar, Taman Hutan Raya Raden Soeryo pun memiliki tiga jenis vegetasi hutan. Vegetasi yang dimaksud adalah vegetasi hutan alam cemara, vegetasi hutan hujan pegunungan, dan vegetasi padang rumput.

Dengan wilayah seluas itu, juga terdapat obyek-obyek wisata di dalamnya. Contohnya adalah sumber air panas Cangar, gua Jepang Cangar, arboretum sumber Brantas, pertapaan Indrokilo dan Abiyoso, air terjun Tretes, air terjun Watu ondo, puncak Welirang, dan masih banyak lagi.

Sebagai taman hutan yang luasnya cukup besar, Taman Hutan Raya Raden Soeryo pun memiliki tiga jenis vegetasi hutan. Vegetasi yang dimaksud adalah vegetasi hutan alam cemara, vegetasi hutan hujan pegunungan, dan vegetasi padang rumput.
Hutan lestari. Image via: mongabay.co.id

Simak juga: 19 lokasi wisata di Malang

Lokasi Tahura Raden Soerjo

Taman Hutan Raya Raden Soerjo (disingkat Tahura Raden Soerjo) adalah sebuah kawasan taman hutan raya yang berada di dalam kompleks gunung Arjuno-Welirang-Anjasmoro.

Wilayah taman hutan raya ini secara administratif termasuk ke dalam wilayah Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Malang, Kabupaten Jombang, Kabupaten Pasuruan dan Kota Batu, Provinsi Jawa Timur.

Rute Menuju Tahura Raden Soerjo

Lokasi wisata alam/budaya di Taman Hutan Raya R. Soerjo dapat dicapai dari daerah-daerah sekitarnya sebagai berikut:

  • Rute Malang – Batu Sumber Brantas – Jurang Kwali – Cangar ±38 km. Kendaraan dapat mencapai daerah Cangar sedangkan Bus hanya sampai di Batu, karena jalan sempit dan berliku-liku.
  • Rute – Mojokerto – Pacet – Cangar ± 30 km. Kendaraan dapat mencapai daerah Cangar, dari arah ini jalan kendaraan melalui Kawasan Taman Hutan Raya.
  • Rute Surabaya – Pandaan – Prigen –  Tretes ± 74 km. Kendaraan umum sampai Tretes selanjutnya berjalan kaki menuju Pondok Welirang, Padang Rumput Lalijiwo terus ke Gunung Welirang.
  • Rute Jombang – Wonosalam – Plumpung – Pengajaran – Wonosari ± 57 km, kendaraan sampai Pengajaran dilanjutkan berjalan kaki sampai Air Terjun Tretes.
  • Rute Mojokerto Pacet – Trawas – Prigen – Tretes ± 47 km, dilanjutkan dengan berjalan kaki menuju Pondok Welirang/sarana Lalijiwo, Gunung Welirang.
  • Rute Pandaan – Dayurejo – Tulungnongko ± 19 km, kendaraan sampai di Tulungnongko melalui jalan makadam selanjutnya berjalan kaki sampai Pertapaan Indrokilo (22 km )
  • Rute Pandaan – Purwosari – Tambaksari – Tambakwatu ± 16 km, kendaraan sampai di Tambakwatu (batas hutan) dilanjutkan berjalan kaki sampai Pertapaan Abiyoso (22 km).
Air terjun Ondo, salah satu air terjun di kawasan tahura raden Soerjo
Air terjun Ondo. Image via: travelingyuk.com

Jam Buka Tahura Raden Soerjo

Beberapa objek wisata di dalam area Tahura Raden Soerjo memiliki jam bukanya masing-masing. Biasnya untuk loket tiket buka mulai jam 08 sampai jam 17. Namun jika sudah masuk, pengunjung bisa menganggap lokasi ini buka 24 jam. Karena setelah masuk, pengunjung bisa berpuas-puas bahkan hingga mendirikan tenda pada lokasi wisata tertentu.

Tiket Tahura Raden Soerjo

Karena luasnya wilayah Tahura Raden Soerjo, tiket ditetapkan untuk masing-masing objek wisata di dalam area Tahura. Namun secara keseluruhan harganya berada di kisaran Rp 11.000.

Fasilitas Tahura Raden Soerjo

Fasilitas pendukung yang disediakan pengelola Tahura Raden Soerjo diantaranya : Gazebo, pusat informasi, pendopo, pondok wisata, penyewaan tikar dan pakaian renang, kantin/ warung makan, mushola, tempat parkir, dan toilet umum.

Daya Tarik Tahura Raden Soerjo

  1. Gunung Arjuno-Welirang

Gunung Arjuno Welirang merupakan salah satu gunung tertinggi di pulau jawa dan menjadi gunung favorit para pendaki di jawa timur
Gunung Arjuno. Image via: tahuraradensoerjo.or.id

Simak juga: 3 Air terjun Coban Srengenge

Gunung Arjuno Welirang merupakan salah satu gunung tertinggi di pulau jawa dan menjadi gunung favorit para pendaki di jawa timur. Gunung Arjuno yang terletak bersebelahan dengan Gunung Welirang ini tidak memilki kawah, sehingga asap putih yang biasa terlihat sebenarnya berasal dari Gunung Welirang.

Puncak Arjuno dikenal dengan nama puncak Ogal Agil yang berada di ketinggian 3.399 mdpl. Dari puncak Ogal Agil, pendaki dapat menikmati pemandangan alam yang sangat luar biasa indahnya.

Gunung Arjuno merupakan salah satu tujuan pendakian. Di samping tingginya yang telah mencapai lebih dari 3000 meter, di gunung ini terdapat beberapa objek wisata. Salah satunya adalah objek wisata air terjun Kakek Bodo yang juga merupakan salah satu jalur pendakian menuju puncak Gunung Arjuno.

Di kawasan lerengnya juga terdapat mata air Sungai Brantas yang berasal dari simpanan air Gunung Arjuno. Mata air Sungai Brantas terletak di Desa Sumber Brantas, Bumiaji, Kota Batu yang merupakan sungai terpanjang kedua di Pulau Jawa setelah Bengawan Solo.

Gunung Arjuno mempunyai kawasan hutan Dipterokarp Bukit, hutan Dipterokarp Atas, hutan Montane, dan Hutan Ericaceous atau hutan gunung.

  1. Gunung Pundak

Gunung pundak memiliki ketinggian 1.585 mdpl tempat ini sangat cocok bagi pengunjung yang suka bermalam dan berwisata sembari menikmati suasana alam yang memanjakan mata.
Musim Rame di Gunung Pundak. Image via: tahuraradensoerjo.or.id

Gunung pundak memiliki ketinggian 1.585 mdpl tempat ini sangat cocok bagi pengunjung yang suka bermalam dan berwisata sembari menikmati suasana alam yang memanjakan mata.

Gunung Pundak memiliki medan ringan serta waktu tempuh singkat. Cocok buat menghabiskan akhir pekan sebagai pendaki baru. Pemandangan asri dan menyegarkan siap memanjakan pendaki sejauh mata memandang.

Eloknya tanaman palem berjejer di pinggir jalan menyambut para pendaki.  Akses jalan menuju Pundak cukup mudah dan landai. Dari pos perijinan terdapat jalan setapak dengan pepohonan hijau. Tidak jauh, hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit untuk sampai di pos pertama.

Menikmati keindahan sabana sambil menelusuri jalan puncak berkelok adalah hal yang mengesankan selama pendakian. Dari jauh tampak warna-warni tenda pendaki sudah berjejer di puncak gunung. Di sini biasanya pendaki menghabiskan malam dan menunggu keindahan matahari terbit.

Area puncak yang terbuka dan lapang siap menyambut pendaki. Gunung pundak merupakan bagian bahu dari Welirang. Sungguh nikmat luar biasa berada di atas puncak Pundak dengan pemandangan pegunungan lainnya.

  1. Puncak Watu Jengger

Bukit Watu Jengger dengan ketinggian 1100 mdpl sangat mungkin untuk menjadi destinasi alternatif pendakian maupun camping setelah gunung penanggungan dan gunung pundak,
Watu Jengger. Image via: jatimexplore.net

Simak juga: Jernihnya air Aek Sijornih di Tapanuli

Bukit Watu Jengger dengan ketinggian 1100 mdpl sangat mungkin untuk menjadi destinasi alternatif pendakian maupun camping setelah gunung penanggungan dan gunung pundak, dan juga sangat recommended buat para pendaki pemula karena medan yang tidak terlalu curam.

Di sekitaran Puncak Watu Jengger ini banyak sekali pohon-pohon hijau yang tinggi dan rindang. Pastinya menjadi bagian alam yang turut serta memberikan pesona keindahan yang memanjakan mata. Sering kali kawasan puncak ini diselimuti kabut tebal. Sensasinya tentu luar biasa, dan pengunjung bisa mengabadikan moment spesial tersebut dalam bentuk fotografi.

Untuk dapat sampai di Puncak Watu Jengger cukup menghabiskan waktu hanya 2 jam saja. Bahkan buat yang sudah berpengalaman mendaki, maka untuk bisa tiba di lokasi bisa hanya 1,5 jam saja. Meski begitu, tetap saat perjalanan harus selalu berhati-hati, karena kamu harus melewati jalanan yang menanjak, banyak bebatuan, dan ketika habis hujan biasanya jalanan menjadi agak licin.

Tips untuk bisa menikmati liburan ke Puncak Watu Jengger ini, adalah jadikan setiap perjalanan adalah sebuah pengalaman dan sesuatu yang menyenangkan. Nikmati saja setiap hembusan angin sepoi yang menerpa, nikmati panorama alam sekitar yang kamu lewati, seperti: pohon-pohon, sungai, perbukitan, bebatuan, sawah, dan lain sebagainya.

  1. Pemandian Air Panas Cangar

Pemandian air panas yang ada di area Tahura Raden Soerjo ini, ada di ketinggian 3.000 meter di atas dari permukaan laut
Air Panas Cangar. Image via: applelandtour.id

Pemandian air panas yang ada di area Taman Hutan Rakyat R. Soerjo ini, ada di ketinggian 3.000 meter di atas dari permukaan laut. Pemandian tersebut mempunyai suasana yang sejuk dan cukup nyaman. Lain dari itu, lebatnya pepohonan yang mengitari pemandian ini menjadikan kesan terlihat asri dan permai di tempat wisata tersebut.

Tak hanya menikmati hangat yang alami, kalian juga dapat melihat bermacam-macam fauna yang hidup liar di area hutan ini. Salah satu contoh fauna yang menempati dan tinggal di sekitar wilayah hutan ini yaitu Lutung Jawa.

Perasaan nyaman ketika kalian berendam akan terasa semakin nikmat, karena akan di temani dengan kicauan burung yang bersahutan satu dengan lainnya. Kalian pun otomatis akan merasa betah dan bertahan berendam dengan lama atau hanya untuk bermain – main air di tempat pemandian air panas ini.

Di tempat pemandian air panas Cangar ini telah disiapkan kolam – kolam akan dipakai untuk berendam para wisatawan yang datang. Bahkan jenisnya juga ada bermacam-macam kolam, salah satunya seperti kolam yang dikhususkan untuk wanita.

  1. Loka Wisata Surya

Loka Wiyata Surya merupakan kawasan wisata edukasi untuk pengenalan ekosistem hutan pegunungan beserta flora dan fauna, sambil menikmati udara bersih dan segar yang menyehatkan
Loka Wiyata Surya. Image via: dishut.jatimprov.go.id

Simak juga: Hutan Joyoboyo, Taman Kotanya Kediri

Yang menjadikan Loka Wiyata Surya menarik untuk di kunjungi karena kawasan ini memiliki keindahan alam yang asri dan udara yang sejuk. Terdapat air terjun banyu adem, air terjun slumprit, dan camping ground, taman rusa, dan arboretum.

Loka Wiyata Surya merupakan kawasan wisata edukasi untuk pengenalan ekosistem hutan pegunungan beserta flora dan fauna, sambil menikmati udara bersih dan segar yang menyehatkan. Selain sebagai lokasi wisata edukasi juga terdapat wisata pendakian jalur menuju Gunung Pundak dan Puthuk Pulosari.

Dengan kondisi tegakan hutan yang alami dengan stratifikasi tajuk yang bertingkat membuat kawasan ini kaya akan oksigen (O2) yang bermanfaat untuk kesehatan dan melakukan aktifitas forest bathing dan menikmati atraksi satwa.

Objek wisata Loka Wiyata Surya sangat cocok juga untuk kegiatan gathering, outbound, fun hiking, dan camping ceria bersama keluarga. Tersedia toilet dan air bersih yang memadai serta lapangan parkir yang luas dan penjagaan 24 jam

  1. Panorama Petung Sewu

Panorama Petung Sewu merupakan wana wisata terbaru di Tahura Raden Soerjo. Pengunjung yang berkunjung kesini akan diberi keindahan pemandangan alam Tahura berupa spot-spot foto berlatar belakang pegunungan dan air terjun.
Petung Sewu. Image via: @wpps.mojokerto

Panorama Petung Sewu merupakan wana wisata terbaru di Tahura Raden Soerjo. Pengunjung yang berkunjung kesini akan diberi keindahan pemandangan alam Tahura berupa spot-spot foto berlatar belakang pegunungan dan air terjun.

Pada lokasi ini juga dapat ditemui hutan bambu alami serta aliran sungai yang relatif jernih dengan ketinggian 1.500 mdpl.

Kawasan Taman Hutan Raya Raden Soerjo di wilayah Gunung Arjuno memang menyimpan keindahan yang sangat menarik. Destinasi ini menyuguhkan keindahan panorama lereng Gunung Arjuno dan juga hijaunya hutan liar ini berada di daerah Pacet.

Berjalan memasuki area tempat wisata, pengunjung akan menemukan sebuah spanduk yang berisi keterangan spot selfie apa saja yang ada di tempat ini. Dengan begini, akan lebih mudah mengetahui mana spot yang akan dicoba.

Masuk ke area selfie di Tahura Raden Soerjo ini, pengunjung akan disuguhkan lebih dari 5 spot untuk berfoto. Saat liburan atau akhir pekan, tempat selfie ini akan sangat dipadati pengunjung yang datang. Oleh karena itu, kita diharuskan bergantian dengan pengunjung lain dan diberikan batasan waktu maksimal selama 10 menit per orang untuk berfoto.

  1. Air Terjun Kembar Watu Ondo

adalah Coban Kembar Watu Ondo, dinamakan begitu karena ada dua air terjun yang saling berhadapan.
Air terjun kembar Image via: tahuraradensoerjo.or.id

Simak juga: Curug Dadali CInajur selebar 50 meter

Nama lengkapnya adalah Coban Kembar Watu Ondo, dinamakan begitu karena ada dua air terjun yang saling berhadapan. Sama-sama indah dan mengalirkan kesegaran di antara belantara Taman Hutan Raya Raden Soeryo.

Yang sebelah kanan memiliki ketinggian 15 meter sedangkan kembarannya mencapai 69 meter. Nama Watu Ondo sendiri merujuk pada anak tangga yang tertata rapi menuju lokasi.

Pengelola tempat wisata Tahura Raden Soerjo ini menyediakan spot selfie kekinian. Pengunjung bisa berpose di tanaman unik yang bentuknya menyerupai hati. Pas banget jika yang diajak adalah pasangan tercinta. Duduk manis, sambil menikmati air terjun dari kejauhan.

Objek Wisata Dekat Tahura Raden Soerjo

Walaupun Wilayah Tahura Raden Soerjo masukd alam administrasi 4 kabupaten, namun secara umum orang megangganya berada di Batu Malang. Mungkin karena jalur masuk ke Tahura, paling baik dari arah Batu Malang.

Omah-Kayu-Spot-Night
Oemah Kayu. Image via: nativeindonesia.com

Batu malang sendiri sejak zaman Dahulu sudah dikenal sebagai gudangnya objek wisata. Salah satuyang unik adalah Omah Kayu. Omah Kayu adalah spot wisata alam di Batu yang merupakan penginapan yang dikonsep sebagai tree house. Penginapan ini memiliki teras yang menghadap pemandangan kota Batu di antara pepohonan pinus.

Bagi pemburu foto selfie, bia mencoba Taman Langit di Batu Malang. Di sana terdapat aneka spot foto. Mulai dari singa bersayap hingga angsa raksasa. Taman Langit menawarkan semua spot tersebut. Dengan pemandangan yang keren dan banyak spot menarik untuk berfoto, wisata alam di Batu yang satu ini cocok bagi yang ingin bersantai dan bercengkrama bersama keluarga.

Demikian sedikit cerita kami soal berbagai daya tarik wisata di Tahura Raden Soerjo serta objek wisata lain di sekitarnya. Semoga bisa memberikan sedikit gambaran, mengenai keindahan yang akan ditemui, saat nanti mengunjungi lokasi ini ketika wabah sudah berakhir.

Baca juga:

Leave a Comment