Gua Batu Hapu, Liang Kars Mulut Besar yang Mempesona

Gua Batu Hapu merupakan objek wisata yang memberikan pengalaman berpetualang yang seru bagi para pengunjungnya. Selagi berpetualang pengunjung juga bisa sekalian berburu foto yang instagramable. Terdapat stalagtit serta stlagmit yang menarik untuk diabadikan kala berada di dalam gua ini.

Batu Hapu masih menjadi magnet tersendiri bagi wisatawan petualangan yang berburu spot-spot indah, karena gua ini dihiasi oleh stalagtit dan stalagmit di dalamnya
Gua Batu Hapu. Image via: wartawisata.id

Selain soal keindahan Gua, legenda mengenai asal muasal gua ini pun menjadi daya tarik tersendiri yang membuat para wisatwan berdatangan. Legenda yang tersimpan di balik gua ini yakni cerita tentang seorang anak yang durhaka mirip dengan cerita Malin Kundang yang terkenanal.

Terlepas dari cerita mitosnya, keindahan Gua Batu Hapu sangat menarik untuk ditelusur. terlebih karena lokasinya ang berada di tengah pegunungan sehingga membuatnya memiliki udara yang sejuk nan segar.

Sementara itu, gua karst yang luas ini memiliki mulut gua yang cukup besar. Kemudian, ada dua bibir goa yang sudah terhubung dengan tangga beton sehingga memudahkan pengunjung ketika hendak masuk ke goa.

Begitu memasuki mulut gua, pengunjung akan mearasakan sensasi seakan kembali ke masa lalu dimana tempat ini sangat kental akan suasana purbanya. Selain itu, bebatuan runcing yang menyambut pengunjung pada saat masuk ke gua akan memberikan suasana yang berbeda dari yang lain.

Tangga Masuk ke dalam mulut gua Batu Hapu
Tangga Masuk. Image via: duniaindra.com

Simak juga: Wisata indah lainnya di Kalimantan Selatan

Lokasi Gua Batu Hapu

Gua Batu Hapu adalah objek wisata yang terletak di dekat pasar Binuang tepatnya di Desa Batu Hapu, Kecamatan Hatungun, Tapin, Kalimantan Selatan.

Lokais ini berjarak sekitar 154 km dari ibu kota provinsi Kalimantan Selatan, Kota Banjarmasin.

Rute Menuju Gua Batu Hapu

Terletak di dekat Pasar Binuang tepatnya di Desa Batu Hapu Kecamatan Hatungun Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan, lokasinya berjarak 43 km dari Kota Rantau dan 154 km dari Kota Banjarmasin.

Dari Pasar Binuang, pengunjung dapat mengarahkan kendaraan masuk ke dalam sejauh kurang lebih 16 km. Dengan kondisi jalan yang cukup bagus, pemandangan kehidupan khas pedesaan dan suasana alam pegunungan sebelum memasuki kawasan lokasi akan menemani sepanjang perjalanan.

Sesampainya di lokasi wisata, pengunjung dapat langsung memarkirkan kendaraannya di lahan parkir yang tersedia di dekat pos penjagaan.

Dari tempat parkir, pengunjung masih harus berjalan kaki menaiki puluhan anak tangga untuk dapat sampai menuju lokasi utama gua yang berada di tengah-tengah bukit.

tangga masuk gua batu hapu selains ebagai fasiliats naik, ternyata juga cantik untuk berfoto
Foto di tangga masuk. Iamge via: @rinnna_12

Jam Buka Gua Batu Hapu

Gua Batu Hapu, secara teknis terbuka 24 jam sepanjang pekan untuk dikunjungi. Dengan demikian pengunjung bisa leluasa mengatur waktunya sesuai dengan kesempatan yang dimiliki.

Namun demikian tidak disarankan untuk berkunjung di saat hari sudah gelap. Selain faktor hambatan untuk menikmati keindahan panorama, juga karena kurangnya penerangan di lokasi maupun di jalur menuju lokasi.

Tiket Gua Batu Hapu

Bagi pengunjung yang hendak menikmati keindahan Gua Batu Hapu cukup membayar retribusi Rp 2.500 per orangnya.

Fasilitas Gua Batu Hapu

Terdapat beberapa jajaran lopo/ gazebo yang dapat digunakan oleh pengunjung untuk bersantai. Dilokasi wisata ini juga tersedia toilet. Namun sayangnya, fasiltas-fasilitas tersebut nampak kurang terjaga dan terawat keberadaannya.

Tidak tersedia kios ataupun warung makan di sekitar lokasi, Jadi pengunjung sebaiknya membeli atau membawa bekal makanan dan minuman terlebih dahulu.

Daya Tarik Gua Batu Hapu

  1. Goa yang Menawan hati

berkas cahaya matahari yang masuk ke dalam gua batu hapu menimbulkan egek pendar keemasan, sungguh indah dipandang mata
Lorong cahaya. Image via: @wisata.kalsel

Simak juga: Gua Haji Mangku Kaltim

Gua Batu Hapu memang memiliki keindahan yang sangat menarik untuk ditelusuri. Namun sebelum itu, pengunjung harus sedikit berjuang menempuh perjalanan dengan berjalan kaki manaiki anak tangga. Letaknya yang berada di tengah pegununang memang mengharuskan para wisatwan untuk berjuang terlebih dahulu.

Namun, selama perjalanan pengunjung setidaknya akan lupa akan rasa lelah karena kesejukan serta kesegaran udara yang hadir mampu menghilangkan rasa lelah tersebut.  Dan yang pasti, keindahan serta pesona alam dari Gua Batu Hapu akan membayar lunas pengorbanan tersebut.

Kemudian, begitu memasuki gua tersebut pengunjung akan langsung  akan disambut dengan bebatuan yang unik dengan bentuk yang runcing. Meskipun terkesan menyeramkan karena gelap, namun ketika sinar mentari masuk seketika pengunjung pun akan takjub oleh megahnya stalagmit dan stalaktit yang hadir di gua tersebut.

beberapa batu di dalam gua batu hapu memilki kemiripan bentukd negan peralatan rumah tangga
Batu mirip kursi. Image via: @aamrusyda

Saking indahknya pemandangan yag hadir di gua Batu hapu, sampai-sampai ada yang menyebutkan jika pada saat berada di gua tersebut mereka seakan menjadi Indiana Jones. Di sisi lain, dari langit-langit gua yang berlubang terdapat cahaya matahari yang masuk menyinari area gua. Spot tersenut bisa dijadikan sebagi latar untuk berfoto yang menarik.

  1. Legenda Asal Usul Goa

Siapa sangka jika selain keindahannya, gua Batu Hapu juga diselubungi dengan sebuah legenda yang lekat akan mitosnya. Di kisahkan jika Gua Batu Hapu ini tercipta dari pecahan kapal milik seorang anak yang bernama Angui. Dia adalah seorang anak yang dikutuk menjadi batu karena durhaka kepada ibunya, Nini Kudampa.

Saat menyusuri gua batu hapu, pengunjung diminta menggunakan head lamp, karena dalam kedalaman tertentu sina rmatahari sudah tidak mengjangkau lagi
Menyusuri Goa. Image via: @nita_ajl23

Simak juga: Air Terjun Cunca Rumi

Bila diperhatikan, memang terdapat kemiripan antara legenda Gua Batu Hapa ini dengan legenda Malin Kundang yang ada di Sumatera. Dimana Angui yang kala itu hidup dalam kemiskinan memutuskan pergi merantau ke negeri sebrang meninggalkan ibunya di kampung halaman

Singkat cerita, Angui pun meraih kesuksesan dan akhirnya menjadi seorang yang kaya raya. Hingga pada satu hari, ia pun kembali ke kampung halamannya. Namun sayangnya, pada saat bertemu dengan ibunya, Angui tidak mau mengakuinya. Lantas seketika ibunya murka dan kemudian mengutuk Angui,

Selanjutnya, setelah kutukan terucap, topan besar datang menerjang kapal Angui yang membuat seluruh isinya terdampar di antara Tambarangan dan Lawahan. Kemudian, pecahan kapal berserta seisinya berubah menjadi batu yang kini disebut menjadi Gua Batu Hapu.

  1. Batu-Batu Goa mirip Perkakas

batu mirip kendi di dalam gua batu hapu, yang dilegedakan sebagai bagian dari kapal yang dikutuk.
Batu mirip kendi. Image via: @risalforester

Simak juga: Taman Laut 17 Pulau Riung

Bebatuan sekitar Goa nampak mesra dalam dekapan lumut parasit dan tumbuhan khas di batu tropis. Banyak pohon pohon yang tumbuh dengan subur di atas bebatuan di sekitar mulut Goa. Tepat di mulut Goa, pengunjung  bisa menikmati view dari ketinggian setelah berhasil menapaki Anak tangga.

Dari mulut Goa nampak bebatuan granit yang sangat Dramatic. Ada pula bentuk bebatuan bagai gumpalan Besar di bagian dalam  sudut Goa. Saat melangkah perlahan ke bagian dalam, sedikit demi sedikit suasana mistis mulai terasa.

Batu batu yang ada dalam bagian dalam memyerupai bentuk kendi, bagai herabah buatan adalah hal yang menarik. Tak jauh dari benda benda bak alat Rumah tangga berwujud batu itu ada sebuah jalan masuk ke bagian dalam dengan di lengkapi tangga.

Jika diamati dengan seksama, akan tampak bentuk batu di bagian sudut Goa yang jika di simak seksama bagai Perlengkapan Kapal. Mungkin itu yang di maksud dengan bagian dek Kapal dalam kisah legenda asal usul Goa.

Selain kednahand id alam rongga gua, pemandangan sekitar gu abatu hapu juga menyajikan panorama khas dataran tinggi
Sisi luar Gua. Iamge via: @novachintia_25

Objek Wisata Dekat Gua Batu Hapu

Selain Go Batu Hapu, kabupaten Tapin juga memilki Goa lain. Di Kecamatan Piani terdapat Goa Bramban. Di goa ini dibagi menjadi beberapa bagian yakni Goa Air, Goa Macan, dan Goa Kelelawar. Eksostisme goa ini terlihat dari stalaktitnya yang bersusun indah.

Selain Goa, Tapin juga memiliki wisata dataram tinggi. Salah satunya Bukit Piani. Panorama Tapin saat malam hari dengan taburan kelap kelip dari rumah-rumah yang ada di bawahnya amatlah mempesona dilihat dari bukit ini.

Demikian sedikit pemaparan kami mengenai Goa Batu Hapu. Semoga bisa menjadi referensi bagi anda untuk melakukan petualangan ke dalam perut bumi di gua ini.

Baca juga:

Leave a Comment