Pantai Biduk Biduk, Pantai Terpencil nan Indah di Timur Kalimantan

Pantai Biduk-Biduk merupakan pantai dengan pasir putih dan air laut biru jernih. Suasananya masih sangat asri dan masih jarang pula orang berkunjung kesini. Bila beruntung, saat mengunjungi pantai ini, akan terasa seperti pantai pribadi.

Pantai Biduk-Biduk merupakan pantai dengan pasir putih dan air laut biru jernih. Suasananya masih sangat asri dan masih jarang pula orang berkunjung kesini. Bila beruntung, saat mengunjungi pantai ini, akan terasa seperti pantai pribadi.
Pantai Biduk-Biduk. Image via: wisatasia.com

Pasir putih Biduk-Biduk berasal dari terumbu-terumbu karang. Saat berjalan dipesisir pantai ini sebaiknya menggunakan alas kaki berupa sendal agar bebas bergerak namun kaki tetap terlindungi.

Dari pantai Biduk-Biduk, pengunjung bisa menikmati langsung pemandangan laut Sulawesi dan semilir angin yang menyejukan. Jajaran pohon kelapa di sepanjang pesisir pantai pun membuat betah tiap pengunjung yang datang, rasanya ingin berlama-lama hanya untuk sekedar bersantai.

Cuaca di pantai Biduk-Biduk ini termasuk tidak ekstrim. Saat siang pengunjung tidak akan terlalu merasakan terik, saat malampun tidak akan merasa terlalu dingin.

Selain menikmati panorama alam yang indah dan menenangkan, beberapa hal yang bisa dilakukan di pantai Biduk-Biduk ini adalah menaiki sampan, bermain air dan berkemah di tepian pantai.

Suasana pantai Biduk-Biduk yang masih sangat asri bisa dijadikan tempat hunting foto untuk para pecinta fotografi.

Ayunan PAntai biduo-budik merupakans edikit dari fasilitas wisata yang coba dibngaun mandiri oleh masyarakat
Menikmati pantai Biduk Biduk. Image via: @kapankitakemanatrip

Simak juga:  Lokasi wisata alam di Kabupaten Berau, Kaltim

Lokasi Pantai Biduk Biduk

Pantai Biduk-biduk berlokasi di desa Biduk-Biduk, Kecamatan Biduk-Biduk, kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

Pantai Biduk-biduk berjarak kurang lebih 10 menit dari pusat kecamatan, dapat ditempuh dengan kendaraan bermotor.

Rute Menuju Pantai Biduk Biduk

Untuk pengunjung yang memulai perjalanand ari Samarinda bisa berangkat dari Bandara APT Pranoto di Samarinda. Diperlukan sekitar 45 menit ke Bandara Kalimarau, Berau, menggunakan transportasi udara.

Perjalanan masih jauh. Estimasi menuju ke Teluk Sumbang sebagai tujuan utama memerlukan waktu hingga 7-8 jam. Sepanjang perjalanan, melalui hutan lebat khas tropis di kiri kanan jalan yang masuk dalam wilayah empat kecamatan.

kondisi jalan menuju pantai biduk-biduk memang belum bagus-bagus amat
Kondisi Jalan. Image via: berau.prokal.co

Namun sayang akses jalan tidak mulus. Terutama melalui kecamatan Sambaliung, kecamatan Tabalar hingga kecamatan Talisayan. Hal ini sungguh menurunkan minat orang untuk datang berwisata ke biduk-biduk.

Bahkan warga Berau sendiri, utamanya dari Tanjung Redeb sebagai pusat pemerintahan kabupaten malas ke Biduk-Biduk, karena sudah lama jalannya rusak.

Unutk pengunjung yang memiliki kantong tebal, bisa memilih jalur laut menuju ke Biduk-Biduk, meski merogoh kocek lebih dalam untuk mencarter speedboat. Dibutuhkan Sekitar Rp 10 juta carter dari Tanjung Batu ke Biduk-Biduk.

Jam Buka Pantai Biduk Biduk

Danau Laguna Ngade terbuka 24 jam sepanjang pekan untuk dikunjungi. Dengan demikian pengunjung bisa leluasa mengatur waktunya sesuai dengan kesempatan yang dimiliki.

Namun demikian tidak disarankan untuk berkunjung di saat hari sudah gelap. Selain faktor hambatan untuk menikmati keindahan panorama, juga karena kurangnya penerangan di lokasi maupun di jalur

Island Hopping ke beberap apulau kecil di dekat pantai biduo biduk bsia menjadi pilihan petualangan yang menggembirakan
Bersiap untuk Island Hopping. Image via: @ndah.wrdtl

Simak juga: Danau Rombebai di Papua

Tiket Pantai Biduk Biduk

Di lokasi Danau Laguna Ngade ini, pengunjung tidak dikenakan tiket masuk. Termasuk membayar uang parkir pun tidak dikenakan.

Fasilitas Pantai Biduk Biduk

Meski sepi, masih bisa ditemukan beberapa warung yang menjual makanan, sehingga pengunjung akan aman dari rasa lapar.

Terlalu banyak keindahan untuk dilewatkan disini. Tak cukup sehari untuk menikmatinya. Apalagi mengingat lamanya waktuperjalanan, akan terasa percuma jika tidak menginap.

Salah satu penginapan yang saya rekomendasikan adalah Resort Batu Berdiri di teluk Sumbang yang berdampingan dengan Teluk Sulaiman. Tempat ini memanjakan wisatawan dengan fasilitas akomodasinya.

Bagian depan resortnya tampak  dari Pulau Kaniungan  dan mengarah persis ke depan pulau dan ke arah gunung. Sobat Pesona bisa berpuas-puas snorkeling atau  menyewa perahu kayak untuk mengelilingi pulau. Jangan lupa nikmati kuliner ikan bakar  dan es kelapa muda segar saat melepas lelah.

Daya Tarik Pantai Biduk Biduk

  1. Penuh “keajaiban”

Pantai bidul-biduks ering juga dijuluki sebagai Pantai matahari terbit
Pantai matahari terbit. Image via: pesona.travel

Jika pantai wisata biasanya memiliki 1 unggulan yang ditonjolkan, maka Pantai biduk-biduk memilki sangat banyak keunggulan. Hingga bingung harus menonjolkan yang mana. Tak berlebihan rasanya jika kemudian kami meringkasnya dengan menyebutnya sebagai keajaiban.

Posisi geografisnya memungkinkan pengunjung pantai biduk biduk menikmati matahari terbit hingga terbenam. Itulah sebabnya Biduk-Biduk terkenal dengan sebutan Pesona Matahari Terbit.

Pantai dengan pasir putihnya begitu panjang membentang seakan tanpa batas, nyiur kelapa berbaris berjajar mengikuti alur pantai. Ada keajaiban lain di pantai ini, di antara Sungai Serai dan Tanjung Perepat tumbuh sebatang pohon Kelapa yang melintir seperti ular yang meliuk-liuk.

Selain keindahan matahari terbit, Pengunjung pantai ini dapat menemukan Danau Si Gending, hutan dan pegunungan Teluk Sumbang, serta Air Terjun Bidadari.

Dari Teluk Sulaiman bisa berperahu atau ber-speedboat menuju Pulau Kaniungan melewati area habitat penyu hijau. Jika beruntung, setiap pagi saat mereka mencari makan, ratusan penyu hijau tampak  bergerombol di permukaan laut. Dan setiap sore bekantan berjemur di hutan bakau.

  1. Island Hopping

PUlau kanjungan besar berjarak sekitar 30 menit perjalanan eprahu dari pantai biduk biduk
Pulau kanjugan besar. Image via: travelingyuk.com

Smak juga: Danau Laguna, Penorama Rp 1000,-

iDari Teluk Sumbang, eksplorasi bisa dilanjutkan menuju Pulau Kaniungan Besar. Lama perjalanan sekitar 30 menit. Pulau berpasir putih ini dihuni sekitar 18 kepala keluarga, bahkan juga memiliki resort.

Pohon kelapa menjulang tinggi berbaris rapi memenuhi bibir pantai. Wisatawan dapat bersantai di Warung Nelayan, satu-satunya resto sekaligus penginapan di pulau yang luasnya tiga kali Pulau Derawan.

Selain Pulau Kaniungan Besar, ada pula Pulau Kaniungan Kecil yang tak berpenghuni. Keduanya sama-sama sepi, cocok untuk yang mencari ketenangan.

  1. Kekayaan hayati

Binturong, musang terbesar yang dilindungi yang etrdapat di hutan sekitar kawasan pantai biduk biduk.
Binturong, musang terbesar yang dilindungi. Image via: bloghobigue

Wilayah ini memiliki kekayaan hayati cukup baik. Biduk-Biduk masih memiliki 22 jenis mamalia yang terdiri dari 4 ordo dan 11 famili. Dari 22 jenis yang berhasil diamati, 10 jenis diantaranya merupakan jenis yang dilindungi.

Jenis yang dilindungi itu meliputi: Landak Raya, Owa Kalawat, Beruang Madu, Linsang insang, Binturong, Kucing Kuwuk, Pelanduk Napu, Pelanduk Kancil, Kujang Muntjak, Kijang Kuning dan Rusa Sambar.

Sementara 104 jenis burung teridentifikasi dari 38 famili di lokasi ini, dengan jenis endemik sebanyak 6 jenis, yaitu Takur Topi-Hitam, Takur Tutut, Takur Leher-Hitam, Pijantung Kalimantan, Bondol Kalimantan Pacat Kepala-Batu, dan Sempidan Kalimantan.

Kekayaan hayati lainnya adalah 164 jenis tumbuhan daro 50 famili yang ada di tempat ini, termasuk beberapa endemik Kalimantan seperti Monocarpia marginalis, Durio culcis, Monocarpia kalimantanensis, Shorea mojongensis, Monocarpia euneura.

Dermaga menuju Pulau Kanjungan besar
Dermaga menuju Pulau Kanjungan besar. Image via: tribunnews.com

Simak juga: Air Terjun Matayangu, Persinggahan Leluhur Merapu

Tips Mengunjungi Pantai Biduk Biduk

Di Biduk-Biduk sendiri listrik masih menyala hanya malam hari, sehingga ada baiknya melakukan pengisian baterai gadget dimulai pukul 18.00 malam sampai 06.00 pagi.

Guna mempermudah berkomunikasi, layanan operator seluler yang berfungsi di kawasan ini hanya Telkomsel.

Objek Wisata Dekat Pantai Biduk Biduk

Selain Pantai biduk Biduk, kecamatan bicuk bicuk masih menyimpan berbagai pesona lain. Salah satunya adalah Danau Labuan Cermin yang berlokasi di Desa Labuan Kelambu.  Sesuai dengan namanya, danau ini begitu jernih hingga bisa memantulkan cahaya matahari.

Keistimewaan Labuan Cermin atau biasa juga disebut Danau Dua Rasa lainnya adalah mengandung air asin pada permukaan danau, sedangkan di dasar danau terkandung air tawar. Bagi pecinta snorkeling juga bisa menyalurkan hobinya di Labuan Cermin, karena area ini kaya ikan yang indah.

Berjarak sekitar 25 menit dari dermaga dengan berjalan kaki menyusuri pantai terdapat air terjun Penimbul. Air terjun berundak ini memang guyuran airnya tidak terlalu tinggi, namun debit airnya cukup deras dan airnya jernih. Pengunjung bisa berendam di kolam yang menampung guyuran air terjun.

Sekalipun memakan waktu yang tidak singkat untuk mencapai tempat tujuan serta membutuhkan persiapan biaya yang tidak sedikit juga. Namun percayalah, jika rasa puas akan terasa ketika sudah mencapai Biduk-Biduk.

Baca juga:

Leave a Comment