Danau Rombebai, Danau Terbesar ke-2 di Tanah Cenderawasih

Papua merupakan sebuah Provinsi yang terletak paling timur di Indonesia dulunya bernama Irian Jaya, Ibu Kotanya ialah Jayapura. Di sebelah timurnya berbatasan langsung dengan Papua Nugini.

Papua merupakan pulau terbesar di dunia setelah Greenland di Inggris. Papua mempunyai julukan Tanah Cenderawasih, karena burung cenderawasih yang sangat indah itu merupakan hewan asli Papua.

Alamnya masih menyimpan keindahan yang alami, banyak tempat wisata bahari luar biasa yang ada di Papua, salah satunya ialah Danau Rombebai yang terletak di Kabupaten Mamberamo Raya.

Danau ini terletak di tepi Sungai Memberamo atau sekitar 20 km dari Samudera Pasifik. Danau Rombebai termasuk danau terbesar kedua setelah Danau Sentani yaitu dengan luas danau mencapai 13.700 ha.
Senja di Danau Rombebai. Image via: @garasikayu.id

Dengan memiliki luas sekitar 13.700 ha Danau Rombebai dinobatkan sebagai danau terbesar kedua yang ada di Papua setelah Danau Sentani.

Danau ini memiliki keindahan alam yang sungguh menakjubkan, selain itu kekayaan flora dan fauna menjadi daya tarik tersendiri.

Danau Rombebai memiliki kedalaman sekitar 3 sampai 4,5 m, dengan bagian terdalam terletak di sebelah timur dan selatan danau.

Berikut ulasan lengkap mengenai Danau Rombebai:

Anak-anak [enduduk lokal tampak santai bermain di danau Rombebai.
Anak-anak Rombebai. Image via: instagram.com
Simak juga: Lokasi indah wisata di Papua

Lokasi Danau Rombebai

Lokasi Danau Rombebai terletak di tepi Sungai Mamberamo, tepatnya berada di Kecamatan Mamberamo Hilir, Kabupaten Mamberamo Raya, Provinsi Papua.

Rute Menuju Danau Rombebai

Kabupaten Mamberamo Raya telah memiliki sebuah bandara yang bernama Bandara Kasonaweja. Sehingga untuk menuju ke sana kamu dapat menggunakan sebuah pesawat kecil, yang hanya berisikan 8-10 penumpang.

Kemudian kamu harus menyebrangi sungai dengan menggunakan speedboat dengan biaya sekitar Rp. 25.000 sampai dengan Rp. 100.000 per orangnya untuk menuju Dermaga Burmeso.

Untuk kamu yang ingin menggunakan transportasi laut juga bisa. Jika kamu bergerak dari Jayapura kamu akan menempuh perjalanan selama 2 hari 1 malam. Jika kamu bergerak dari Sentani, kamu hanya akan memakan waktu sekitar 1 hari lamanya. Kamu akan tiba di Pelabuhan Teba yang merupakan pintu masuk menuju Sungai Mamberamo Raya.

selamat datang di kawasan danau rombebai
Selamat datang. Image via: @mahayu31

Jam Buka Danau Rombebai

Jam buka Danau Rombebai dibuka mulai dari hari Senin sampai dengan hari Jum’at selama 24 jam nonstop. Jadi kamu dapat datang kapan saja, namun waktu yang paling sempurna ialah ketika pagi hari dimana kamu masih bisa menikmati indahnya danau di pagi hari, disamping itu kamupun dapat merasakan udara yang masih sejuk.

Tiket Danau Rombebai

Mengenai tiket masuk yang diberlakukan untuk menikmati Danau Rombebai ini belum ditentukan, alias masih gratis.

Daya Tarik Danau Rombebai

Danau Rombebai menawarkan kamu beberapa hal yang menarik berikut, yakni:

1. Berada di tepi sungai Terpanjang

Sungai Mamberamo
Sungai Mamberamo. Sumber: papuansphoto.wordpress.com

Simak juga: Indahnya danau Laguna dekat laut

Danau Rombebai berada di tepi Sungai terpanjang Mamberamo, yang memiliki banyak liukan serta mengaliri banyak sungai besar dan sungai kecil.

Sungai Mamberamo airnya berasal dari Pegunungan Jayawijaya dan mengalir terus menuju Samudera Pasifik. Sungai ini mendapat julukan Amazonnya Papua.

Danau Rombebai berada di sebelah kanan Sungai Mamberamo, dan berjarak sekitar 20 km dari Muara. Keadaan air Danaunya tergantung pada keadaan air dari Sungai Mamberamo.

2. Beragam Fauna

merpati kaisar salahs atu hewan endemik di sekitar danau rombebai
Merpati Kaisar, Hanya ada di Mambremo. kompas.com

Danau Rombebai termasuk kedalam kawasan Suaka Marga Satwa Mamberamo-Foya memiliki luas sekitar 1.440.000 ha.

Hutan Mangrove di kawasan pantai, rawa gambut, sungai serta danau, dan yang terakhir adalah hutan Pegunungan, merupakan habitat yang ada di sekitar Danau Rombebai.

Maka tak heran jika di sekitar Danau Rombebai terdapat berbagai macam keanekaragaman hayati yang sangat banyak.

3. Perikanan

nelayan penduduk lokal desa sekitar danau Rombebai menggantungkan hidupnya pada danau
Berangkat “Mendanau”. Image via: @garasikayu.id

Simak juga: Air Terjun Matayangu, rumah arwah Merapu

Danau Rombebai memiliki kualitas air yang sangat cocok untuk perkembangbiakan ikan. Hal itu ditunjukkan dengan adanya sebanyak 28 spesies ikan tawar yang hidup di danau ini.

Dengan sebanyak 6 spesies ikan yang hanya hidup di periran Sungai Mamberamo dan Danau Rombebai. Sedangkan sisanya merupakan endemic Papua.

Maka tak heran jika Danau Rombebai sering digunakan masyarakat sekitar untuk menangkap ikan, selain untuk dikonsumsi juga untuk diperjualbelikan.

4. Budaya Berburu

mewariskans ejaran kebudayaanm elalui mengajarkan berburu pada anak anak sukus ekitar danau rombebai
Mewariskan Sejarah. Image via: yalipapua

Masyarakat sekitar Danau Rombebai memiliki keahlian berburu yang tak dapat diragukan lagi. Mereka sering melakukan perburuan terhadap hewan darat yang ada di sekitar Danau Rombebai, seperti babi hutan, kangguru pohon, kasuari, dan lain sebagainya.

Selain berburu hewan darat, mereka juga ahli dalam berburu buaya. Keahlian tersebut telah berlangsung secara turun temurun.

Terdapat dua spesien buaya yang hidup di sekitar Danau Rombebai, yakni buaya muara dan buaya papua yang merupakan buaya terbesar di dunia.

Buaya-buaya tersebut diburu untuk dimanfaatkan kulitnya sebagai sebuah komoditi ekonomi yang mahal, yang dapat memenuhi kebutuhan ekonomi warga sekitar.

penduduk sekitar danau Rombebai telah meajdikan menangkap buaya sebagai keterampilan hidup
Tangkapan buaya. Image via: watopaocep

Simak juga: Air Terjun Cunca Walang

Objek Wisata Dekat Danau Rombebai

Setelah kamu mengunjungi Danau Rombebai, sempatkan diri untuk mengunjungi beberapa objek wisata yang lainnya, seperti :

1. Taman Kaso Garden

Taman Kaso Garden berada di Kasonaweja, yang selalu digunakan warga untuk berkumpul bersama teman, sahabat, atau orang terkasih di sore hari. Selain itu, taman ini pas banget untuk mengambil beberapa foto.

2. Lembah Mamberamo

Lembah Mamberamo sering dijuluki sebagai “Dunia Yang Hilang”, karena memang sejauh ini lembah ini belum terjamah oleh orang banyak.

Hal tersebut dikarenakan lokasinya berada di lereng Gunung Foja dengan dikelilingi hutan hujan seluas 3.000 km2, juga berada di ketinggian 2.200 mdpl yang curam sehingga sulit untuk dijangkau.

Padahal Lembah Mamberamo kaya akan spesies flora dan faunanya. Bahkan, ada beberap spesies yang belum terdata. Hal tersebut telah dibuktikan oleh para peneliti dari LIPI (Lembaga Ilmu Penelitian Indonesia) beserta Consenvation Internasional (CI) pada bulan Juni 2007 lalu.

Danau Rombebai merupakan tempat yang tepat untuk kamu para pecinta petualang, disamping indah alamnya masih penuh dengan hal-hal yang berbau misteri.

Selamat berpetualang di Danau Rombebai!


Leave a Comment