Air Terjun Cunca Wulang, Surga tersembunyi di Manggarai Barat

Air terjun Cunca Wulang merupakan objek wisata alam yang terkenal mirip sperti Green Canyon namun dalam versi kecilnya. Kemiripannya terletak pada aliran sungainya yang berada diantara tebing bebatuan besar dan air terjunnya berada di atas batu-batu dan keluar melalui celah bebatuan.

Nama Air Terjun Cunca Wulang memiliki makna tersendiri. Bila diartikan dalam bahasa Indonesia, Cunca dan Wulang sendiri berarti air terjun dan Bulan. Jadi nama itu berarti air Terjun Bulan.
Air Terjun Cunca Wulang . Image via: backpackerjakarta.com

Nama Air Terjun Cunca Wulang memiliki makna tersendiri. Bila diartikan dalam bahasa Indonesia, Cunca dan Wulang sendiri berarti air terjun dan Bulan. Jadi nama itu berarti air Terjun Bulan. Entah maksudnya air yang berasal dari bulan, atau air yang indah, seindah bulan Purnama.

Air terjun Cunca Wulang berada di ketinggian 200 meter di atas permukaan laut yang membuat udara di sekitar menjadi lebih sejuk sejuk. Sementara itu, area cungainya pun sangat cocok sebaggai tempat untuk berenang. Cukup banyak pengunjung yang melakukan lompatan dari atas batu hingga yang dari ketinggian 6 meter ke bawah sungai.

Namun, sebelum melakukan lompatan, alangkah lebih baiknya menanyakannya terlebih dahulu kepada Guide. Hal ini dikarenakan pada saat musim kemarau air sungai cenderung lebih sedikit volumenya sehingga memperbesar resiko membentur dasar sungai.

Air terjun cunca wulang tampil unik berada di antara tebing batu
Diantara tebing Batu. Image via: phinemo.com

Simak juga: wisata di NTT

Lokasi Air Terjun Cunca Wulang

Air Terjun Cunca Wulang terletak di Desa Wersawe, Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, NTT.

Tempat wisata ini terletak kurang lebih 30 kilometer dari Labuan Bajo

Rute Menuju Air Terjun Cunca Wulang

Untuk menuju ke Air Terjun Cunca Wulang, pengunjung perlu menghabiskan kurang lebih 1 jam melintasi keindahan Pulau Flores yang tak terkira. Namun, pengunjung juga harus berhati-hati karena jalan yang ditempuh cukup berliku dan dilalui oleh kendaraan besar.

Perjalanan belum selesai sampai situ. Setelah mencapai perkampungan, pengunjung perlu berjalan kurang lebih 4 kilometer lagi untuk bisa mencapai permata biru tersembunyi Pulau Flores tersebut. Walau begitu, pengunjung wajib menyewa seorang pemandu perjalanan lokal untuk menembus hutan yang cukup lebat.

rute perjalanan menuju air terjun cunca wulang mengharuskan pengunjung untuk melintasi batuan
Melintasi Batuan. Image via: jalanjalanyuk.com

Pemandu tersebut nantinya juga akan menceritakan tentang kebudayaan masyarakat sekitar yang masih menanam cokelat dan vanilla sembari berjalan. Setelah melewati perjalanan yang cukup melelahkan, perjuangan akan terbayarkan dengan merasakan air segar di sekujur tubuh.

Berenang maupun meloncati batu-batu yang dialiri air berwarna biru tosca yang menyejukkan hati. Jangan lupa untuk mencoba meloncat di atas batu setinggi 4 meter dan rasakan kesegaran di wajah Anda.

Jam Buka Air Terjun Cunca Wulang

Air Terjun Cunca Wulang terbuka 24 jam sepanjang pekan untuk dikunjungi. Dengan demikian pengunjung bisa leluasa mengatur waktunya sesuai dengan kesempatan yang dimiliki.

Namun demikian tidak disarankan untuk berkunjung di saat hari sudah gelap. Selain faktor hambatan untuk menikmati keindahan panorama, juga karena kurangnya penerangan di lokasi maupun di jalur menuju lokasi.

foto unik bisa diambild engan memanfaatkan kondisi unik dari air terjun cunca wulang
Foto unik. Image via: travelingwithtinae.com

Simak juga: Air terjun Ogi Flores

Tiket Air Terjun Cunca Wulang

Para wisatwan yang hendak berkunjung ke Air Terjun Cunca Wulang harus menyiapkan biaya retribusi sebesar Rp30.000 – Rp50.000.

Fasilitas Air Terjun Cunca Wulang

Fasilitas yang tersedia di area Air terjun Cunca Wulang terbilang belum cukup memadai bahkan minim. Pengunjung tak akan menemukan warung serta kedai penjual makanan, maka dari itu bawalah bekal sendiri dari rumah maupun membelinya ketika dalam perjalanan.

Daya Tarik Air Terjun Cunca Wulang

  1. Trekking

rute menantang dalam trekking menuju air terjun cunca wulang
Rute menantang. Image via: donatusrae

Mengingat lokasi iar terjun Cunca Wulang yang berada di dalam hutan maka untuk sampai ke lokasi pengunjung harus melakukan perjalanan dengan berjalan kaki terlebih dahulu. Perjalanan ini dumulai dari area parkir kendaraan dan disarankan untuk memakai jasa guide.

Selama perjalanan pengunjung bisa menjumpai berbagai tanaman yang sengaja ditanam oleh warga sekitar semisal vanilla dan cokelat. kemudian, pemandu pun biasanya akan menceritakan beberapa petuah menarik pada saat menelusuri hutan ini. Diantaranya, jangan letakkan tangan di pinggang ketika terasa capek dan jangan minum ketika sedang berjalan jauh.

menyeberangi jembatan menjadi pengalmaan seru dalam trekking untuk emnuju air terjun cunca wulang
Menyeberangi jembatan. Image via: indonesia.tripcanvas.co

Simak juga: Taman Laut Olele

Sementara itu, para pemandu sudah terbiasa berjalan tanpa alas kaki, namun jangan meragukannya karena telapak kakinya bisa lebih kuat dibanding sol sepatu yang khusus dibuat untuk mendaki gunung. Hal ini bisa dilihat dari cara mereka bejalan menyusuri hutan ini tanpa kendala apapun.

Selain itu terkadang para pemandu pun suka bercerita tentang filosofi hidup penduduk lokal. Salah satunya tentang kepercayaan akan semua makhluk hidup yang ada si sekitarnya salang berkomunikasi satu sama lain.  Perjalanan ini sendiri akan memakan waktu sekitar 45 menit. Dan sesampainya di lokasi air terjun pengunjung pun akan langsung dibuat takjub oleh keindahannya.

  1. Grand Canyon dari timur

tampilan bebatuan tebing di air terjun cunca wulang mengingatkan pada grand canyon
Grand Canyon. Image via: reservasiku.com

Objek Wisata Air Terjun Cunca Wulang stabil dialiri air meskipun bebatuan asalnya adalah batu kapur. Lingkungan Air terjun Cunca Wulang memang dikelilingi oleh formasi bebatuan kapur yang kemudian membentuk beberapa tebing yang tinggi.

Alam milik Flores, Nusa Tenggara Timur memang cukup unik. Ia mampu menyuguhkan suasana savanna seperti di Afrika dan Eropa dalam waktu yang bersamaan. Namun untuk spot air terjun ini, justru mirip grand Canyon..

Di sekeliling Air Terjun Cunca Wulang, pengunjung akan melihat bongkahan tebing yang dialiri air terjun. Saatmengunjungi air terjun ini, pengunjug akan diharuskan untuk berhati-hati karena terdapat dua buah tebing yang di mana jarak antara kedua tebing tersebut cukup sempit.

lompatan tebing di bebatuan air terjun cunca luwang seakan menjadi menu wajib bagi pengunjung
Lompatan tebing. Image via: @xanthedavies

Simak juga: Pantai Namalatu

Tips Mengunjungi Air Terjun Cunca Wulang

Bagi wisatawan yang hendak berkunjung jangan sampai datang pada saat musim hujan. Hal ini tentu saja berkaitan dengan aspek keselamatan dimana jalur yang dilalui akan lebih sulit pada saat hujan. Selain itu, kolam akan berubah menjadi kecoklatan karena adanya lumpur yang terbawa arus pada saat hujan.

Jembatan Lintasan Trekking menuju air terjun cunca Luwang.
Jembatan Lintasan Trekking. Image via: rodadanroti.com

Objek Wisata Dekat Air Terjun Cunca Wulang

Selain air terjun Cunca Wulang, manggarai barat juga memilki air terjun Cunca Rami. Pada bagian bawah air terjun terdapat kolam bebatuan. Lokasi wisata ini sangatlah cocok bagi mereka yang mendambakan suasana tenang untuk menyegarkan kembali badan dan pikiran.

Bagi yang tertarik dengan wisata budaya, dapat mencoba mengunjungi Kampoeng Waerebo. Di desa wisata ini, pengunjung dapat belajar mengenai berbagai hal mengenai desa selagi menikmati pemandangan alam perbukitan di sekitarnya.

Demikian ulasan menarik mengenai objek wisata Air Terjun Cunca Wulang Labuan Bajo, Flores NTT Semoga bisa menjadi referensi untuk memilih tujuan wisata yang menyenangkan.


Leave a Comment