Curug Malela, Eksotisme Air Terjun Di Bandung Barat

Curug Malela berada di Kawasan Bandung Barat, tepatnya berada di Kampung Manglid. Di awal keberadaanya curug ini tak terlalu terkenal bahkan terkesan terasing, karena memang akses menuju ke lokasi masih sulit untuk dijangkau.

Namun saat ini, Curug Malela telah berbenah sedemikian rupa sehingga membuatmu terus ingin mengunjunginya. Kamu akan menyaksikan keindahan curug yang melebar ke samping, pantaslah jika digadang-gadang sebagai Niagara Mininya Jawa Barat.

Air yang dialirkan Curug Malela berasal dari hulu Sungai bagian utara Gunung Kendeng, yang merupakan gunung berapi yang sudah tidak aktif lagi.

Dan ternyata Curug Malela merupakan curug paling atas dari beberapa air terjun seperti Curug Katumiri, Curug Manglid, Curug Ngebul, Curug Sumpel, Curug Palisir sampai Curug Pameungpeuk.

Berikut ulasan lengkap mengenai Curug Malela:

Debit Airnya Tergantung Cuaca
Debit Airnya Tergantung Cuaca. Sumber: id-blog.zenrooms.com

Simak juga: 39 lokasi wisata populer di Bandung

Lokasi Curug Malela

Lokasi Curug Malela berada di Kampung Manglid, Desa Cicadas, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Rute Menuju Curug Malela

Rute menuju Curug Malela melewati Batujajar kemudian menuju Cililin yakni belok kanan di pertigaan jalan. Terus lurus melalui Citapen kemudian belok ke arah kiri.

Ketika menemukan pertigaan jalan, ambil arah kiri kembali. Kamu akan bertemu persimpangan jalan kembali, ambil ke arah kanan jika ke kiri menuju Venue Gantole.

Jalan yang dilalui tak selamanya bagus dan mulus, lebih banyak jalan yang masih berlubang sehingga akan memperlambat laju kendaraanmu.

Petunjuk menuju Curug Malela sudah banyak tersedia, sehingga kamu tak perlu khawatir kesasar. Atau kamu bisa bertanya pada warga sekitar mengenai arah menuju curug.

Trekking Di Jalur Yang Masih Berupa Tanah Liat
Trekking Di Jalur Yang Masih Berupa Tanah Liat. GoogleMaps. Sumber: lh5.googleusercontent.com

Trekking Menuju Curug Malela

Setelah memakirkan kendaraan di area yang sudah disediakan, untuk menuju curugnya kamu dapat memilih dua akses. Yakni dengan berjalan kaki atau menggunakan jasa ojeg.

Jika kamu menggunakan jasa ojeg, harus membayar antara Rp. 25.000 sampai Rp. 30.000. Sedangkan biaya sewa ojeg dari arah curug sekitar Rp. 40.000 karena menanjak.

Ojeg yang ada sudah dimodifikasi sedemikian rupa sehingga dapat melaju di jalan yang bertanah dan berlumpur. Sedangkan untuk kendaraan motor yang kamu bawa tidak akan bisa melewati jalanan tersebut.

Jika kamu memilih untuk berjalan kaki, kamu tinggal menyusuri jalan yang sudah disediakan. Kondisi jalan menurun dengan jalur trekking kebanyakan berupa tanah liat dan akan sangat licin jika basah. Dengan jarak tempuh sekitar 1 km.

Berhati-hatilah ketika kamu membawa serta anak-anak, karena kamu akan melewati jalur menuruni tangga yang terbuat dari tanah dan sangat curam.

Terdapat warung makanan dan minuman di tengah perjalanan jika kamu merasa haus, serta terdapat gazebo yang cukup besar untuk kamu beristirahat sejenak.

Jalur Trekking Mendekati Curug Malela
Jalur Trekking Mendekati Curug Malela. GoogleMaps. Sumber: lh5.googleusercontent.com

Setelah melalui jalan yang sudah bagus dengan keadaan yang lebih tertata rapih itu artinya Curug Malela tinggal beberapa meter lagi. Peluh yang bercucuran akan segera terbayarkan dengan indahnya Curug Malela.

Jam Buka Curug Malela

Jam operasional Curug Malela dibuka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga pukul 16.00 sore.

Simak juga: Indahnya taman pantai Ngrawe

Curug Malela Selalu Ramai Dikunjungi
Curug Malela Selalu Ramai Dikunjungi. GoogleMaps. Sumber: lh5.googleusercontent.com

Tiket Masuk dan Parkir Curug Malela

Tiket masuk dan parkir Curug Malela terdiri dari:

  • Tiket masuk Rp. 5.500 per orang
  • Tiket parkir motor sebesar Rp. 2.000 per unit
  • Tiket parkir mobil sebesar Rp. 5.000 per unit

Fasilitas Curug Malela

Di Curug Malela terdapat fasilitas umum seperti:

  • Area parkir yang dapat menampung mobil maupun motor
  • Warung-warung makanan atau minuman
  • Toilet
  • Spot Foto

Daya Tarik Curug Malela

Meskipun akses menuju Curug Malela masih sulit untuk dikunjungi, tetap saja banyak pengunjung yang datang untuk menikmatinya. Karena Curug Malela memiliki daya tarik seperti:

1. Menyaksikan Niagara Mini Jawa Barat

Indahnya Curug Malela
Indahnya Curug Malela. Sumber: investor.id

Simak juga: Pendakian rekreasi di Gunung Parang

Curug Malela hadir tidak seperti kebanyakan curug pada umumnya, kondisi curugnya yang lebar dengan ketinggian sekitar 60 hingga 70 meter.

Karena bentuknya yang lebar tersebut sehingga disebut-sebut mirip seperti Niagara Falls yang ada di Kanada. Meskipun serupa tapi tak sama.

Kondisi air Curug Malela tergantung pada musim, jika sedang musim hujan debit airnya akan sangat deras sekali dengan kondisi air yang berwarna kecoklatan. Namun jika musim kemarau tiba debit airnya tak terlalu besar dan airnya cukup bersih.

Kamu dapat mendekati area curug dengan menuju jembatan yang ada, dari atas jembatan kamu dapat merasakan hembusan air yang dicurahkan.

Alam di sekitarnya sangat indah sekali dan terkesan masih asri dengan kehadiran pohon-pohon hijau yang masih rindang. Tak sia-sialah trekking melelahkan yang kamu lakukan untuk mencapai Curug Malela.

Tidak dianjurkan untuk berenang di area curugnya, kamu hanya dapat bermain air di sekitar aliran sungai dengan duduk-duduk di atas batu besar.

2. Hunting Spot Foto

Setelah puas menikmati keindahan Curug Malela, ragam wisata seru lainnya yang harus kamu lakukan ialah dengan hunting foto-foto seru. Tempat foto yang tak boleh kamu lewatkan yakni:

  • Sebuah lokasi yang berbentuk lingkaran dengan bertuliskan Curug Malela, ini merupakan ikon dari lokasi wisata yang satu ini.
  • Berfoto di jembatan nusa indah, dengan berlatarkan Curug Malela itu sendiri.
  • Berfoto di jembatan satunya lagi yang letaknya lebih dekat dengan Curug Malela.
Area Spot Foto Di Curug Malela
Area Spot Foto Di Curug Malela. Sumber: www.wisatainfo.com

Asal Usul Nama Curug Malela

Asal muasal penamaan Curug Malela diambil dari sebuah nama dari penguasa kawasan curug. Seperti kalian tahu curug artinya air terjun sedangkan Malela diambil dari nama Eyang Tadjimalela.

Konon katanya Eyang Tadjimalela terkadang akan menampakkan dirinya dengan sosok kakek-kakek berjenggot dengan menggunakan pakaian yang serba putih.

Curug Malela
Curug Malela. Sumber: www.destinasibandung.co.id

Simak juga: Gunung Padang, gunung indah berselimut misteri

Tips Wisata

Simak juga: Berburu foto instagramable di Bukit kukusan

Berikut beberapa tips wisata untuk kamu yang hendak mengunjungi Curug Malela, diantaranya:

  • Gunakan alas kaki yang nyaman dan tidak licin.
  • Jika membawa serta anak-anak dan orang tua lebih baik menggunakan jasa ojeg.
  • Bawalah minuman yang cukup sebagai bekal di perjalanan jika kamu memilih untuk berjalan kaki.
  • Jika menggunakan jasa ojeg pastikan kamu berpegangan kuat-kuat ya.
  • Jaga selalu kebersihan dan keasrian lokasi Curug Malela.
  • Hindari perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
  • Siapkan kamera kamu untuk mengabadikan keindahan Curug Malela.

Penutup

Keindahan yang luar biasa memang selalu tersembunyi, trekking berat yang dilalui tak dihiraukan dengan keindahan Curug Malela itu sendiri. Jaga dan lestarikan keindahan alam yang tersaji, sehingga kita dapat menikmatinya sampai kapan pun.

Kunjungilah Curug Malela dan saksikanlah keagungan air terjunnya, hempaskan rasa lelah trekking yang hendak menghinggapi.

Leave a Comment