Museum Benteng Heritage, Permata Kuno di Tangerang

Museum Benteng Heritage adalah museum budaya peranakan Cina di Tangerang. Daerah kota tua Tangerang dulunya memang dikelilingi benteng, sehingga kawasan disekitarnya disebut sebagai daerah Benteng.


Museum Benteng Heritage, museum kebudayaan tionghoa pertama dan satu satunya di Indonesia
Museum Benteng Heritage. Image via: bentengheritage.com

Berlokasi di tengah-tengah Pasar Lama Tangerang, Museum Benteng Heritage telah menjadi saksi kehidupan warga Tangerang dan sekitarnya. Dari jaman penjajahan Belanda hingga di era kemerdekaan ini.

Letaknya dekat dengan Kelenteng Boen Tek Bio yang merupakan salah satu kelenteng tertua di Tangerang. Bangunan museum ini bisa dikatakan merupakan salah satu bangunan tertua di sekitar kota Tangerang. Bangunan ini dulunya sempat menjadi salah satu tempat pertemuan komunitas Cina di Tangerang di sekitar abad ke-17.

Sebagai tempat pertemuan komunitas, tentu posisinya cukup penting bagi masyarakat pada waktu itu. Untuk itu bangunan Museum Benteng Heritage dihiasi oleh relief dan patung yang indah dan artistik. Oleh sebab itu, tidak heran hiasan-hiasan di tembok bagian dalam bangunan ini cukup unik dan umumnya tabu untuk ditaruh di rumah orang kaya biasa.

Museum ini membanggakan dirinya sebagai museum kebudayaan Indonesia-Tionghoa pertama di Indonesia.

pendaftaran tiket kunjungan ke museum Museum Benteng Haritage
Pengambilan Tiket. Image via: Raya Kathina

Simak: Lokasi wisata indah seputaran Tanggerang.

Sejarah Museum Benteng Heritage

Bangunan tua ini dulunya ditempati oleh masyarakat setempat. Kondisi bangunan Museum Benteng Heritage sebelum dijadikan museum sangat memprihatinkan dan sangat tidak terawat.

Merasa bangunan tersebut merupakan situs budaya yang memiliki nilai historis yang tinggi, Udaya Halim mengambil alih bangunan tua tersebut pada November 2009. Ia langsung melakukan proses restorasi untuk mengembalikan kondisi bangunan seperti semula. Proses ini memakan waktu selama dua tahun.

Kurang literatur atau dokumen terkait kondisi asli bangunan Museum Benteng Heritage, membuat Udaya Halim melakukan riset hingga ke negeri lain. Kajian-kajian budaya pun ditempuh agar restorasi yang dilakukan nantinya tidak akan merusak orisinalitas dari bangunan itu sendiri.

Setelah proses restorasi selesai, beberapa dekorasi Tionghoa ditambahkan untuk menguatkan nuansa Tionghoa. Penambahan partisi atau dekorasi tambahan dilakukan berdasarkan riset karena tidak ada satu pun sumber yang mendeskripsikan keaslian bangunan. Kemudian, Museum Benteng Heritage diresmikan pada 11 November 2011.

Partisi Ruang Museum Benteng Herirage. Partisi di desain ulang berdasarkan riset situs sejenis di luar negeri.
Partisi antar Ruang. Image via: bentengheritage.com

Lokasi Museum Benteng Heritage

Bangunan bersejarah Museum Benteng Haritage, terletak di Jalan Cilame, Pasar Lama, Tangerang. Bangunan ini merupakan bangunan tertua di Tangerang dengan unsur Tionghoa yang amat kental.

Rute Menuju Museum Benteng Heritage

Mengingat dulunya museum ini adalah rumah perkumpulan komunitas Cina di daerah Benteng, sudah pasti tempatnya strategis di tengah kota. Untuk orang Jakarta yang berminat datang ke museum Benteng Heritage, bisa menggunakan kendaraan umum.

Bisa menggunakan kereta Commuter Line tujuan Tangerang dan turun di Stasiun Tangerang alias stasiun paling ujung sendiri. Dari situ jalan kaki ke arah pasar lama. Setibanya di menara jam di depan pasar lama, jangan ikuti Jl. Kisamaun (jalan raya menuju pasar) tetapi langsung menyeberang jalan ke arah gedung Gapensi Tangerang.

Tepat di sebelah gedung Gapensi Tangerang itu, dia sebelah kanan jalan, pengunjung akan melihat gang kecil yang langsung masuk pasar. Nah, di gang kecil itulah Museum Benteng Heritage berada.

Foto cantik di lantai I museum benteng heratage. DI lantai 2 tidak boleh berfoto sembarangan.
Foto cantik di Museum. Image via: @messioltiny_21

Cek lokasi: wisata edukasi di Tangerang.

Jam Buka Museum Benteng Heritage

Museum Benteng Heritage buka mulai pukul 13.00 sampai 18.00.

Tour di sini merupakan “guided tour” yang berlangsung sekitar 45 menit dengan jumlah setiap rombongan dibatasi sampai 20 peserta.

Tiket Museum Benteng Heritage

Untuk bisa menyaksikan keindahan museum dan melihat koleksi bersejarahnya, pengunjung dikenakan tarif. Untuk umum Rp 20.000, pelajar Rp 10.000, mahasiswa Rp 15.000, foreigner Rp 50.000, dan heritage walk Rp 50.000 untuk rombongan lebih dari 10 orang.

Daya Tarik Koleksi Museum Benteng Heritage

Di Museum ini pengunjung akan menemukan banyak hal-hal unik di balik sejarah kehidupan etnik Tionghoa. Semua sejarah itu ditampilkan dalam berbagai artefak yang menjadi saksi bisu kehidupan masa lalu.

ruang pamer museum benteng heritage, foto hanya bsia diambil dengan ijin khusus
Ruang pamer museum. Image via: pesona.travel

Mulai dari kedatangan armada Cheng Ho dengan pasukannya. Yang mana rombongan terdiri dari sekitar 300 kapal jung membawa hampir 30.000 pasukan. Sebagian dari rombongan ini yang dipimpin oleh Chen Ci Lung diyakini sebagai nenek moyang penduduk Tionghoa Tangerang (Cina Benteng) yang mendarat di Teluk Naga pada tahun 1407.

Museum kebudayaan Indonesia-Tionghoa pertama ini, memiliki dua lantai. Lantai satu museum dijadikan sebagai restoran, tempat gathering, penjualan suvenir, dan sebagainya. Sedangkan di lantai dua baru pengunjung bisa menemukan berbagai barang antik koleksi museum.

Museum Benteng Heritage ini menyimpan berbagai barang yang berkaitan dengan sejarah etnis Tionghoa di Indonesia serta berbagai artefak yang menjadi saksi bisu masa lalu. Di lantai dua, pengunjung bisa menemukan berbagai barang-barang sejarah yang tersusun rapi, baik di dalam etalase maupun yang diletakkan di atas meja.

  1. Timbangan Opium

timbangan opium koleksi museum benteng haritage. koleksi juga berasal dari beberapa negara
Timbnagan Opium. Image via: bbc.com

Salah satu koleksi barang-barang antik pertama yang bisa ditemui adalah timbangan opium. Timbangan opium yang terdapat di musum ini berasal dari tiongkok, Jepang, Korea, Indonesia, Burma, dan Thailand. Sebenarnya tidak hanya timbangan opium, masih ada beberapa timbangan antik lainnya, seperti timbangan yang digunakan untuk berdagang di pasar.

Timbangan adalah simbol pasar lama yang merupakan pusat perdagangan. Itulah hubungan antara keberadaan timbangan dengan tempat berdirinya museum ini, yaitu Pasar Lama.

  1. Botol Kecap

Selain timbangan yang menjadi symbol perdagangan di Pasar Lama, museum ini juga menyimpan koleksi botol kecap. Juga label kecap-kecap benteng yang terkenal sejak dulu di Tangerang.

Ada koleksi label Ketjap Benteng Teng Giok Seng yang diproduksi di Benteng Tangerang. Ada juga label dan cap Ketjap Siong Hin. Pabrik kecap ini masih ada sampai sekarang.

Akuluturasi Kebudayaanantar tionghoa dan betawi, dalam parade di depan Museum Banteng Heritage.
Akulturasi Tionghoa+Betawi. Image via: bentengheritage.com

Simak: Museum Kebudayaan Kelas Dunia Ullen Sentalu.

  1. Rupa rupa artefak kuno.

Museum ini juge menyimpan koleksi barang-barang yang ditemukan pada saat restorasi museum dilakukan. Saat melakukan penggalian untuk mengecek pondasi bangunan museum, mereka menemukan barang-barang yang diduga sebagai peninggalan sejarah.

Ada pecahan keramik, kerang-kerang, gigi, paku handmade yang terbuat dari besi, bahkan timah.

  1. Karya Sastra

Tidak hanya barang-barang, koleksi sastra lama tionghoa dan Tangerang pun tersimpan dengan rapi di museum ini. Salah satunya adalah Surat menyurat O.K.T (Oey Kim Tiang) yang merupakan penyadur cerita silat dari Tangerang.

  1. Aksesoris Wanita Tionghoa Kuno

Sepatu Lotus, koleksi museum benteng heritage. Speatu membntuk kaki wanita tinghoa dalam bentuk lotus.
Sepatu Lotus. Image via: bbc.com

Ada juga sepatu China yang berukuran sangat kecil. Dulunya sepatu ini digunakan untuk membentuk kaki wanita China menjadi sangat kecil. Tidak hanya sepatu, ada hiasan kepala, hiasan pundak, hiasan baju dari China, kain-kain batik China, kain pagi sore, dan kebaya encim.

Salah satunya terdapat barang-barang koleksi dari istri kapiten di Batavia, Auw Tjoei yang dijuluki “Kartini dari Batavia”, yang disumbangkan ke museum ini.

  1. Alat elektronik Tua

Pengunjung juga dapat menyaksikan berbagai macam kamera tua yang masih bisa menghasilkan gambar berkualitas tinggi di sebuah ruangan khusus yang terpisah dari barang-barang lainnya.

Bagi pengunjung yang tertarikd engans ejarah musik, disini bisa melihat berbagai koleksi alat pemutar lagu mulai dari yang paling kuno; Edisson phonograph buatan tahun 1890-an.

Ada juga mainan khas Tionghoa seperti mahyong.

  1. Relief Asli abad 17.

Bagian terakhir yang dinilai merupakan hal yang paling berharga pada museum ini adalah relief di bagian atas ruangan. Relief itu merupakan penggalan cerita dari Three Kingdom. Kondisinya masih 95 persen asli.

relief abad 17. koleksi asli berusia sekitar 400 tahun.
Relief kisah Legenda Sam Kok. Image via: bbc.com

Objek Wisata Dekat Museum Benteng Heritage

Sudah jauh-jauh datang ke Pasar Lama Tangerang, tentu kurang puas jika hanya keliling satu museum selama satu jam saja. Untuk yang masih penasaran dan masih ada waktu, bisa melanjutkan kegiatan wisatanya di daerah sekitar museum.

Mengunjungi Kelenteng Boen Tek Bio. Salah satu kelenteng tertua di Tangerang yang masih aktif ini merupakan bangunan bersejarah yang menjadi saksi peristiwa-peristiwa penting di Tangerang. Termasuk pembantaian masal warga Cina di Batavia dan banjir akibat letusan Gunung Krakatau.

Jalan-jalan keliling area Pasar Lama. Di daerah ini ada banyak bangunan-bangunan kuno. Bahkan ada beberapa rumah yang atapnya masih ada ukir-ukiran kuno. Daerah ini sering menjadi tempat ajang pamer kemampuan fotografi dan tempat wisata sejarah para pecinta museum.

kelenteng kuno boen tek bio, berada di dekat museum benteng haritage
Klenteng boen tek bio di Dekat Museum. Image via: law-justice.co

Wisata kuliner. Namanya juga pasar, sudah pasti ada banyak tempat makan. Ada banyak pilihan menu yang bisa dicoba di sekitar pasar lama. Salah satu yang khas adalah Asinan benteng Asinan Benteng. Sebagai referensi tambahan, di pasar ini juga ada penjual bubur kepiting, nasi uduk, es podeng, dan masih banyak lagi.

Sekian dulu cerita singkat mengenai salah satu museum tematik di Indonesia ini. Dalam hal ini tematik kebudayaan Tionghoa. Mohon maaf tidak banyak foto yang bisa disertakan, karena di museum ada aturan tidak boleh memfoto di ruang koleksi. Tertarik untuk tahu lebih jauh? Silakan jadwalkan kunjungan ke museum sejarah Tionghoa ini.

Museum Benteng Heritage, Permata Kuno di Tangerang
4.7 (93.33%) 3 vote[s]

Baca juga:

Artikel lainnya:

Leave a Comment