Pantai Kamali, Pantai Indah yang Disulap Jadi Alun-Alun Kota

Pantai Kamali tidak hanya menawarkan pemandangan pantai tanpa cacat, tapi juga menunjukkan betapa sibuknya perahu. Dengan ombak yang kuat dan angin kencang, Kamali mewakili kemegahan alam.

Pantai Kamali tidak hanya menawarkan pemandangan pantai tanpa cacat, tapi juga menunjukkan betapa sibuknya perahu. Dengan ombak yang kuat dan angin kencang, Kamali mewakili kemegahan alam.
Pantai Kamali. Image via: Def Rinko

Ada ikon Pantai Kamali, adalah Patung Kepala Naga. Seperti namanya, itu adalah monumen yang berbentuk kepala naga dan warnanya hijau. Bahkan ada ekornya yang terletak terpisah, yang ada di dekat Kantor Walikota.

Karena pemandangan lautnya yang indah, pantai ini telah menjadi tempat wisata yang memberi banyak kesempatan bagi fotografer untuk memotret objek tersebut. Bahkan para pemula pun akan takjub karenanya.

Selain itu, para pengungjung juga akan mendapati taman yang tertata rapi sehingga membuat kativitas liburan semakin nyaman. Sementara itu, area taman ini memang dibangun mengikuti bibir pantai sehingga pengunjung tak akan menjumpai pasir landai menuju laut.

Siapa sangka jika setelah menikmati pemandangan alam yang mempesona pengunjung bisa mendatangi para penjual souvenir serta makanan ringan.

Patung kepala naga, lambang kejayaan kerajaan butnm enjadi icon di pantai kamali
Icon Pantai. Image via: @akhilos

Simak juga: Pesona Sulawesi Tenggara Lainnya

Lokasi Pantai Kamali

Pantai Kamali terletak di jalan Mayjend, Kelurahan Wale Kecamatan Wolio, Kota Bau Bau.

Lokasi ini hanya terhitung masih di pusat Kota Baubau sekitar 100 meter dari Pelabuhan Murhum Baubau.

Rute Menuju Pantai Kamali

Karena letaknya yang ada di pusat kota, transportasi menuju lokasi ini sangat mudah. Semua mode transportasi bisa dipakai. Mulai dari angkutan umum, mobil, sepeda motor, bahkan sepeda gayung.

Bagi pengunjung yang memulai perjalanan dari Jl. Pahlawan cukup mengikuti jalan hingga perempatan yang menghubungkan Jl. Diponegoro dengan Jl. Anoa, kemudian belok kiri menuju arah Jl. Sultan Hassanudin hingga Jl. Balai Kota. Sementara itu, Pantai Kamali tepat berada di samping kiri Pelabuhan Murhum jika dari arah timur.

di sekitar patung icon pantai kamali terdapat Play Ground di Kaki sang Naga
Play Ground di Kaki Naga. Image via: adistiarisnadewi

Jam Buka Pantai Kamali

Pantai Kamali buka 24 jam sehari, 7 hari sepekan. Jadi pengunjung bebas mengatur waktunya untuk mendatangi lokasi ini kapan pun, sesuai agenda perjalanan yang telah disusun.

Kapal di Pantai KAmali tampak ramai, karena pantai ini dekatd engan pelabuhan
Kapal pantai kamali. Image via: pedomanwisata.com

SImak juga: Pantai Atapupu, di Ujung Selatan Nusantara

Tiket Pantai Kamali

Pantai Kamali buka selama 7 hari dengan harga tiket masuk yang bervariasi tergantung pada hari kunjungan. Pada saat weekdays (Senin-Jumat), pengunjung akan dikenakan tarif sebesar Rp. 10.000. Sedangkan untuk hari weekend (Sabtu-Minggu) atau hari libur lainnya akan dikenakan tarif lebih tinggi.

Biaya masuk tersebut berbeda dengan biaya parkir kendaraan pengunjung. Kendaraan roda dua akan dikenakan biaya parkir sekitar Rp 5.000. Sementara untuk kendaraan roda empat dan selebihnya akan dikenakan biaya parkir sebesar Rp 10.000.

Fasilitas Pantai Kamali

Dari segi fasilitas, Pantai Kamali terletak di dekat beragam hotel dan restoran dengan harga yang berbeda. Menurut penduduk setempat, makanan terbaik untuk dicoba adalah makanan laut dan Kobuto.

Mengenai fasilitas publik, disini tersedia sangat memadai. Mulai dari toilet, mushola, tempat istirahat berupa bangku taman, hingga wifi Gratis.

Daya Tarik Pantai Kamali

  1. Pantai yang Rapi

Pantai kamali ditata rapi layaknya taman kota
Pantai yang rapi. Image via: kabarrantau.com

Pada saat berkunjung ke pantai Kamali, para wisatawan akan mendapati taman yang tertata rapi sehingga membuat kativitas liburan semakin nyaman. Sementara itu, area taman ini memang dibangun mengikuti bibir pantai sehingga pengunjung tak akan menjumpai pasir landai menuju laut.

Meski demikian, ada beberapa area yang masih terdapat pasir dengan tujuan tertentu semisal irigasi dan taman bermain anak. Area taman ini juga bisa biasa di jadikan sebagi trek untuk jogging maupan jalan-jalan sore oleh masyarakat sekitar kota Bau-bau.

Suasana pagi di Pantai Kamali memnag sangat segar serta sejuk sehingga membuat aktivitas olahraga pada pagi hari bisa sekaligus menyehatkan pikiran dan mata. Pengelola pantai pun juga sangat sadar akan hal ini dengan menanam pepohonan berupa pohon kelapa yang berjajaran disepanjang pantai.

  1. Malam di Pantai

suasana Malam di pantai Kamali yang ramai oleh pengunjung dan pedagang.
Malam di Kamali. Image via: baubaupost.com

Simak juga: Gua Batu Hapu

Siapa sangka jika pantai ini akan berubah menjadi tongkrongan yang sangat asyik pada malam hari. Menjelang matahari terbenam pantai indah ini juga sukup ramai pengunjung. hal ini bukan tanpa sebab, karena memang panorama sunsetnya begitu mempesona.

Meskipun tidak segemerlap susana malam layaknya di kota-kota besar, namun pantai ini sangat lah cocok untuk dijadikan wisata malam yang ramah keluarga. Hal ini tak lepas dari adanya arena bermain untuk anak-anak, mainan anak-anak yang dijual, serta makanan ringan yang dijual dan lain sebagainya.

Selain itu pada malam hari, banyak masyarakat terutama muda-mudi yang mengunjungi pantai. Di sepanjang Pantai dipasangi lampu terang benderang berwarna-warni yang menambah gemerlap pantai di tengah kota Bau-bau.

Terlebih lagi bila malam minggu tiba, jika beruntung pengunjung dapat menemukan pertunjukan jalanan. Seperti konser musik mini atau sekelompok orang yang memainkan alat musik yang merdu. Gemerlap malam Pantai Kamali sudah terkenal bahkan sampai ke luar negeri.

  1. Alun-Alun dan Taman

pantai kamali dilihat dari udara terlihat rapi dan indah
Foto udara. Image via: ohmy-disney

Keunikan lainnya yaitu Pantai Kamali juga dijadikan sebagai Alun-Alun berkonsep Taman dari Kota Bau Bau. Unik, karena alun-alun milik Kota Bau Bau berada persis di pinggiran Pantai. Di kota lain, biasanya alun-alun kota berada di pusat kota.

Wilayah Pantai Kamali ini terbagi menjadi 3 bagian, bagian timur merupakan area yang di sampingnya banyak penjual aksesoris lesehan, mainan anak seperti mandi bola, memancing ikan magnet dll. Pedagang-pedagang ini hanya berjualan pada malam hari.

Kemudian, pada bagian tengah terdapat patung kepala naga yang menjadi maskot Kota Bau Bau. Patung yang dibangun pada tahun 2007 ini merupakan simbol kekuatan, kegigihan dan kejayaan Kerajaan Buton. Di depan patung persisnya di pinggir pantai terdapat banyak pedagang makanan terutama makanan khas yaitu gorengan dan saraba.

Sedangkan bagian barat didominasi oleh pedagang kaki lima. Di tempat ini juga sering dijadikan tempat untuk menggelar event-event penting.

sebagai pantai keluarga pantai kamali memiliki fasilitas taman bermain untuk anak yang cukup memadai
Taman bermain anak. Image via: indonesiakaya.com

Simak juga: Beningnya Air Gua Haji Mangku

  1. Wisata Kuliner Street Food

Selain wisata mata, Pantai Kamali juga menyediakan diri untuk wisata Lidah. Bagian Timur dan barat pantai di khususkan untuk penjualan makanan. Sebelah barat dijadikan sebagai lahan penjual makanan siang hari. Sedangkan di bagian timur dikhususkan bagi penjual makanan pada malam hari.

Kuliner tepi pantai di pantai kamali telah popuiler sebagai lokais makan yang menyenangkan.
Kuliner tepi pantai. Image via: journal.momotrip.co.id

Berbagai pilihan macam kuliner dapat pengunjung jumpai kala berada di sini. Pengunjung tinggal memilih saja hidangan mana yang hendak dicoba mulai dari makanan utama, makanan penutup, minuman, camilan, hingga makanan khas Pulau Buton.

Kemudian, salah satu menu yang menjadi ciri khas tempat ini tentu saja Saraba yang merupakan minuman khas Sulawesi. Minuman ini terbuat dari jahe, gula serta sempah-rempah alami lainnya. Selain itu minuman ini juga merupakan salah satu minuman kebanggaan sekaligus minuman khas masyarakat Bau-bau.

Bila dibandingkan, Saraba nampak mirip dengan wedang jahe di Jawa namun Saraba memiliki aroma yang lebih khas serta rasa yang sangat kuat karena remah-rempah alaminya yang begitu terasa. Di sisi lain, saraba juga memiliki khasiat sebagi penghangat tubuh serta pereda rasa nyeri.

Sunset di Kota Bau Bau dilihat dari tepi pantai kamali
Sunset di Kota Bau Bau. Image via: denianggoleta.com

Simak juga: Segarnya Air terjun Cunca Rami

Objek Wisata Dekat Pantai Kamali

Pantai berikutnya yang ada di Bau Bau adalah Pantai Kolagana. Berbeda dengan Pantai Kamali, pantai ini lebih menawarkan keindahan bawah lautnya. Sesuai untuk pengunjung yang suka snorkeling atau diving. Pengunjung akan dibuat takjub oleh deretan terumbu karang bawah lautnya yang mempesona.

Selain wisata pantai, Bau Bau juga memiliki wisata sejarah. Bau Bau memiliki Benteng Keraton Buton. Seluruh bentengnya dibuat dari batu kapur. Bahkan, saking luasnya, benteng ini mendapatkan tercatat di MURI sebagai Benteng Terluas di Dunia.

Baca juga:

Leave a Comment