Puncak Pusunge Tahuna, Menanti Cercah Cahaya Pertama Sang Fajar

Dari Puncak Pusunge Tahuna pengunjung dapat melihat Teluk Tahuna dengan lansekap yang cantik serta memandang Kota Tahuna, ibu kota Sangihe secara lapang. Jika datang pagi-pagi sekali, kabut dingin akan menyapa seiring dengan naiknya matahari di ufuk Timur.


Dari Puncak Pusunge Tahuna pengunjung dapat melihat Teluk Tahuna dengan lansekap yang cantik serta memandang Kota Tahuna, ibu kota Sangihe secara lapang
Puncak Pusunge Tahuna. Image via: wisatasangihe

Puncak Pusunge Tahuna telah disediakan sebuah taman wisata, lengkap dengan bangku dan beberapa gazebo untuk beristirahat sambil menikmati pemandangan sekitar.

Di Pusunge pula pemburu foto sunrise bisa menghasilkan komposisi yang indah, dengan beberapa pulau yang menjadi foreground dari matahari terbit. Jangan khawatir dengan dinginnya udara pagi, karena sebuah warung kecil telah siap menyuguhkan kopi hangat dan pisang goreng untuk mengusir dinginya pagi.

Pengunjung bisa berkeliling di sekitar puncak itu. Pengunjung akan dibuat takjub.Terlebih Gunung Awu yang terlihat megah di salah satu sisinya seolah menjadi benteng alam yang kokoh. Lokasi Pusunge tak jauh dari Tahuna.

Yang menarik di Pusunge adalah bonus setahun dua kali dikunjungi burung migrasi pemangsa (raptor) yang datang dari Asia dan singgah di Pusunge sebelum mereka melanjutkan perjalanan ke benua lainnya.

Sebelum fajar di Puncak Pusunga tahuna kota di pantai terlihats eperti lautan bintang yang indah
Sebelum Fajar. Image via: jalanwisata.id

Simak juga: Objek Wisata di Manado

Lokasi Puncak Pusunge Tahuna

Lokasi Puncak Pusunge Tahuna  berada di Lenganeng, Tabukan Utara, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.

Puncak Langaneng atau Pusunge, sebuah lokasi di ketinggian 443 meter dari permukaan laut.

Rute Menuju Puncak Pusunge Tahuna

Dari Manado, wisatawan yang ingin ke Pusunge bisa memilih transportasi laut dengan waktu tempuh sekitar 8-10 jam atau memilih jalur penerbangan yang kini sudah tersedia ke Kota Tahuna.

Lokasi Pusunge tak jauh dari Tahuna. Melewati jalan mendaki yang berjarak 9 kilometer dari Tahuna, dengan kenderaan bermotor kita bisa mencapainya dalam waktu 45 menit.

Dari Bandara Naha dapat menggunakan angkutan umum menuju ke kampung  Lenganeng, Kecamatan Tabukan Utara dengan ongkos Rp. 7.500, dari Kota Tahuna menggunakan ojek/kendaraan sewa dengan waktu tempuh 45 menit atau dengan menggunakan angkutan umum dengan tarif Rp.7.500,-

Spot Foto di puncak Pusunga Tahuna disediakan oleh pengelola untuk mempercantik suasana
Spot Foto di puncak. Image via: @dedenari

Jam Buka Puncak Pusunge Tahuna

Karena objek ini termasuk objek Alam terbuka, naka jam bukanya 24 jam.

Tiket Puncak Pusunge Tahuna

Untuk naik dan menikmati keindahan alam dari puncak Pusunge Tahuna, pengunjung dikenakan tiket sebesar Rp 10.000.

Fasilitas Puncak Pusunge Tahuna

Beberapa fasilitas penunjang wisata sudah dibangun di puncak pusunge Tahuna. Beebrapa diantaranya seperti Toilet, bangku-bangku taman, gazebo, dan mushola.

Aktivitas Menarik di Puncak Pusunge Tahuna

  1. Melihat Sunrise

Sunrise puncak Pusunge Tahuna sallah satu yang terindah di Indoensia
Sunrise puncak Pusunge Tahuna. Image via: @rauw_billy

SImak juga: Serunya Wahana di Mikie Holydai 

Puncak Langaneng Tahuna merupakan salah satu lokasi terbaik di Sangihe untuk menunggu matahari terbit. Dari puncak ini, pengunjung dapat melihat fenomena warna-warni alam saat matahari terbit. Bola matahari keluar dari punggung gunung di kejauhan, seiring dengan perubahan warna langit yang menakjubkan.

Semakin tinggi, warna langit semakin berubah dan membuat cahaya dari gelap menjadi warna meneduhkan yang menyirami pengunungan di Tahuna.

Waktu munculnya matahari terbit di Puncak Pusunge Tahuna tergantung pada bulan-bulan dalam 1 tahun. Hampir setiap bulan dari bulan Januari hingga Desember mencul dengan waktu berbeda. Biasanya saat musim kemarau sekitar bulan July, Agustus, September sunrise yang terlihat lebih siang.

Sedangkan musim penghujan seperti bulan oktober hingga Juni Sunrise muncul lebih awal. Musim kemarau, sunrise muncul sekitar pukul 5.45 pagi. Sedangkan di musim penghujan waktu munculnya matahari terbit yang terlihat dari bukit ini adalah sekitar pukul 05.15 terlihat lebih awal.

  1. Menikmati Panorama

menimmtai suasana sepi dan indah di puncak pusunge tahuna meredakan hati yang gundah
Aku dan Kepulauan. Image via: wisatasangihe

Berada di ketinggian dengan pemandangan teluk dan kota Tahuna, puncak pusunge kampung Lenganeng Tabukan utara. ditemani hembusan kabut dan angin dingin adalah suasana yang terasa dekat kala berada di puncak Pusunge.

Di salah satu daerah tertinggi di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara ini, Anda bisa menikmati indahnya teluk dan kota Tahuna, juga bisa melihat jelas puncak Gunung Api Awu. Dari puncak tersebut terlihat pulau-pulau di Nusa Tabukan di sebelah utara sedangkan arah selatan tampak pemandangan Kota Tahuna.

Yang lebih asyik tentu saja ketika melihat puncak “the real volcano” Gunung Api Karangetang di Kabupaten Sitaro yang memesona. Puncak ini terlihat seolah-olah menyembul dari tengah lautan dan menerobos ke awan di langit.

  1. Birdwatching

Elang Alap Cina, salah satu pengelana angkasa yang melintas di angkasa puncak pusunge tahuna
Elang Alap Cina, salah satu pengelana angkasa. Image via: mongabay.co.id

Simak juga: Sejuknya Taman Limo Jatiwangi

Selain keindahan panorama alam. Puncak Pusunge Tahuna juga menyimpan keindahanlain, yakni Jalur  Migrasi Burung. Pengamat burung dengan leluasa dapat mengamati fenomena migrasi raptor setiap bulan Maret dan Oktober.

Catatan tahun 2007 di Pulau Sangihe dari peneliti Italia mendapatkan lebih dari 350 ribu raptor migran masuk ke Indonesia dari Filipina melalui Kepulauan Sangihe. Sementara itu pada tahun 2011, terpantau sebanyak 1673 ekor yang didominasi oleh jenis elang alap cina (Accipiter soloensis) dan elang alap nipon (Accipiter gularis).

Dengan mengamati burung, para penghobi Birdwatching bisa mengetahui berbagai karakter burung, manfaat burung bagi alam, dan mendata berbagai jenis spesies yang terdapat di alam bebas. Proses edukasi ini membuat seorang pengamat semakin menghargai lingkungan.

Dalam sebuah pengamatan, para penggiat birdwatching berbagi peran. Ada yang mengamati dengan teropong, menghitung jumlah dan mengidentifikasi spesies burung, dan mendokumentasikan hasil identifikasi tersebut.

Menurut sebagian peserta kegiatan, hal yang paling menarik dari pengamatan burung adalah proses pencariana. Kepuasan tersebut terdapat ketika sang pengamat menemukan obyek yang diburu .

  1. Paralayang

Paralayang Puncak Pusunga Tahuna. menjadi idola atlet nasional, dan di nobatkans ebagai salah satu terbaik di Indonesia
Paralayang Puncak Pusunga Tahuna. Image via: manadopostonline.com

Puncak Pusunge Tahuna tidak bisa dipungkiri menyimpan potensi wisata mengagumkan. Dengan ketinggian mendekati 500 meter dan dekat dengan pantai, lokasi ini sering dijadikan sebagai spot wisata bagi para pecinta olahraga paralayang.

Karena itu, pemerintah, melalui Dinas Pariwisata Sangihe, mengaktifkan puncak ini sebagai spot paralayang. Tahun 2014, banyak atlet paralayang nasional yang sudah pernah terjun dari Puncak Pusunge dan mendarat di Kota Tahuna. Kesan mereka, puncak ini merupakan salah satu spot paralayang terbaik yang ada di Indonesia.

Atas rekomendasi dari para atlet, maka bupati tahun 2014 lalu, pemerintah kabupaten telah me-launching Puncak Pusunge sebagai spot baru untuk olahraga paralayang.

  1. Melihat Perkebunan Sayur

Area Sekitar Puncak pusunge tahuna dis ekitarnya terdapat perkebunan sayur warga
Area Sekitar Puncak. Image via: @hendrasoleman

Simak juga: Asrinya Taman Wisata Kopeng

Udara di kawasan Langaneng yang masuk wilayah administrasi Kecamatan Tabukan Utara ini terasa sangat sejuk. Kabut terlihat dengan jelas menutupi sebagian punggung gunung. Warga di Langaneng memanfaatkan tanah yang subur dengan menanami sayur mayur yang kemudian dipasok ke Tahuna.

Begitu tiba di lokasi, pengunjung akan dimanjakan dengan pemandangan mempesona. Berbagai sayur akan ditemui pada saat memasuki area perkebunan warga. Ada tanaman seperti timun yang sudah bergantungan, dan sisi pagar dengan sayuran kacang panjang.

Objek wisata ini sangat cocok buat keluarga terutama ibu ibu untuk mendapatkan sayuran segar dengan cara memetik langsung selain itu harganya relatif lebih murah.

Berwisata di perkebunan sayur warga memiliki manfaat ganda selain bisa berfoto foto, juga menjadikan agrowisata sebagai pasar sayur murah. Jadi kebutuhan dapur terpenuhi tanpa datang ke pasar tradisional dalam kebutuhan sayur.

Sarapan di Puncak pusunge tahuna, selepas menyaksikan sunrise.
Sarapan di Puncak. Image via: @like_manado_

Objek Wisata Dekat Puncak Pusunge Tahuna

Selain puncak Pusunge Tahuna, pengunjung tidak usah khawatir kehabisan objek kunjungan. Di sekitar kota Tahuna terdapat berbagai objek wisata yang tidak akan mengecewakan untuk dijelajahi.

Yang pertama ada Boulevard Tahuna. Jalur ini memanjang dari Pantai Tidore Atas sampai ke Tanjung kota Tahuna. Disepanjang jalan Boulevard ini terdapat banyak warung kopi dan rumah makan yang berjejer rapi dengan berbagai menu yang disajikan.

Tidak lupa juga dengan pemandangan sunsetnya yang terlihat sempurna. Tempat ini menjadi lokasi yang paling banyak dikunjungi oleh sebagian besar kaula muda dikarenakan landscapenya yang menarik.

Bagi yang tertarik dengan air terjun, di pulau ini ada Air Terjun Sura Kakewang. Air terjun berada di Kecamatan Kendahe, waktu tempuh dari kota Tahuna ke objek wisata ini membutuhkan waktu 30 menit. Kebersihan dan kejernihan airnya membuat perasaan anda senang dan bahagia dengan suara air yang jatuh dari ketinggian 30 meter.

Sekian dulu kami berbagi kisah soal puncak Pusunge Tahuna yang indah ini. Segera rencanakan perjalanan wisata anda ke puncak dari kepulauan cantik di Indonesia timur ini.

Baca juga:

Artikel lainnya:

Leave a Comment