Tirta Empul, Pura Kuno di Bali Untuk Penyucian Diri

| | ,

Membicarakan soal objek wisata di Bali memang takkan pernah ada selesainya. Selain objek bernuansa alam seperti pantai, danau, dan air terjun, Pulau Dewata Bali juga punya banyak situs budaya yang tak kalah asyik untuk dikunjungi. Dan luar biasanya situs budaya ini semuanya masih aktif. Berbeda sama situs budaya sejarah di jawa, banyak yang sudah tidak aktif lagi.

Tirta empul
Tirta empul. Image via: kintamani.id

Salah satunya adalah Pura Tirta Empul yang berada di kawasan Manukaya, Tampaksiring.

dago dream park
dago dream park

Pura Tirta Empul tampaksiring merupakan sebuah pura kuno yang hingga kini masih kokoh berdiri di Bali. Pura tirta empul didirikan pada tahun 926 Masehi, pura Hindhu ini diklaim sebagai salah satu yang terbesar dan tersibuk di Indonesia. Jika dilihat dari arsitektur dan relief yang ada di dalamnya, Tirta Empul konon dibangun khusus sebagai bentuk dedikasi pada Dewa Air Wisnu.

Pura ini bersebelahan dengan istana kepresidenan tampak siring.

Simak juga: daftar tempat wisata di Bali yang populer

Alamat Pura Tirta Empul

Alamat dari pura Tirta Empul berada di Jalan Tirta, Tampaksiring, Manukaya, Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Bali.

Gerbang Jabe tengah
Gerbang jabe tengah. Image via: timesofindia.indiatimes.com

Cara Menuju ke Pura Tirta empul

Dari Kota Denpasar tempat ini berjarak 55 km, bisa ditempuh sekitar 1,5 jam berkendara dengan rute Denpasar – Ubud – Kintamani. Jalannya sudah baik dan lebar sehingga jarang terjadi kemacetan lalu lintas.

Karena kurangnya sarana transportasi umum yang dapat menjangkau seluruh pelosok tempat wisata di Bali. Maka satu-satunya cara terbaik dalam hal transportasi adalah menggunakan kendaraan pribadi. Kendaraan pribadi seperti:

  • Menyewa sepeda motor.
  • Menggunakan jasa sewa mobil murah di Bali dengan supir merangkap guide.
  • Maupun mencari jasa penyedia paket wisata Bali.

 Jam Buka Pura Tirta Empul Bali

Jam buka: Setiap hari pukul 07.00 s/d 17.00 WITA.

Aturan jam buka ini tidak berlaku saat perayaan keagamaan, hanya dibuka untuk peribadatan

Simak juga: liburan ke Bali? Jangan lewatkan Nusa Penida

Tiket Masuk Pura Tirta Empul

Untuk dapat memasuki areal kawasan wisata pura Tirta Empul, setiap pengunjung akan dikenakan biaya tiket masuk. Harga tiket masuk objek wisata pura Tirta Empul sebesar 30 ribu. Ini merupakan harga baru yang mulai berlaku sejak Januari 2019. Sebleumnya tiket masuknya hanya 15 ribu.

Tiket
Tiket masuk. Image via: rentalmobilbali.net

Sedangkan untuk parkir kendaraan, mobil dikenakan biaya 5 ribu dan sepeda motor dikenakan biaya 2 ribu.

Fasilitas di Pure Tirta Empul

Untuk wisatawan, fasilitas yang tersedia disini ada toilet, warung makan, dan warung cendera mata.

Untuk pengunjung yang ijngin kut merasakan sensasi berbasah basahan dengan mengikuti kegiatan penduduk setempat, membasuhd iri di pancuran, disediakan loker penyimpanan yang disediakan untuk umat yang melukat. Barang akan aman, karena kunci loker kita yang membawa.


Lihat juga: review wisata Pantai Amed

Lokasi Menarik di Pura Tirta Empul

Halaman Tengah

gerbang halaman tengah
Halaman Tengah. Image via:@step_on_m3

Halaman tengah Tirta Empul adalah ruang terbuka besar di lantainya terbuat dari batu yang ditata seperti tegel. Halamannya tertutup pada tiga sisi oleh dinding batu besar. Mendominasi sisi kanan halaman adalah Wantilan terbuka besar.

Wisatawan berbaur dalam kelompok-kelompok kecil di sekitar halaman dan penjual lokal berkumpul untuk menawarkan pisang kecil kepada wisatawan. Di ujung halaman ada dua pintu besar yang dibangun ke dinding. Jika Anda berjalan melewati pintu ini, Anda tiba di halaman dalam.

Jaba Tengah

melukat
Melukat. Image via: @tirtaempuls

Jaba Tengah adalah bagian paling terkenal dari candi Tirta Empul. Bagian ini berisi dua kolam pemurnian. Air di kolam diyakini memiliki kekuatan magis dan orang Bali lokal datang ke sini untuk menyucikan diri di bawah 30 pancuran air.

Turis dari setiap negara berdiri di sepanjang tepi kolam mengambil foto. Umat  Hindu setempat berdiri dalam barisan panjang berliku di kolam, menunggu giliran untuk menundukkan kepala mereka di bawah semburan air pancuran.

Simak: liburan keluarga di Waterbom Bali

Antri melukat
Antri melukat. Image via: @tirtaempuls

Mereka sedang melaksanakan ritual pemurnian, yang dalam bahasa setempat disebut Melukat. Melukat dimulai dari pancuran sebelah kiri. Setelah mereka membersihkan diri di bawah pancuran, pertama mereka bergabung dengan antrian berikutnya untuk melakukan hal yang sama di pancuran sebelah kanannya. Mereka melanjutkan proses ini sampai mereka telah dibersihkan di bawah masing-masing dari semua pancuran yang ada.

Jeroan

Jeroan
Jeroan. Image via: http:bali-indonesia.com

Selanjutnya, setelah kolam pemurnian pengunjung kaan memasuki bagian terakhir dari pura Tirta Empul, yaitu Jeroan.  Jeroan, atau bisa disebut dengan utama mandala, meruakan bagian inti dari pura tirta empul. Itu adalah tempat yang bagus untuk mengunjungi dan bersantai setelah kesibukan kolam pemurnian.

Jeroan  dalam adalah tempat orang datang untuk sembahyang. Bagian depan jeroan didominasi oleh mata air besar yang menjadi sumber bagi pancuran air pemurnian di Jaba tengah. Kolam ini dipenuhi dengan ganggang hijau dan ikan kecil berenang di antaraganggang. Di belakang mata air, ada pelinggih (bangunan pura)  Hindu yang besar.

Kolam mata air
Kolam mata air. Image via: traveltriangle.com

Jeroan ini  bagus untuk dijelajahi dan hunting foto. Pura didekorasi dengan cerah, yang kontras dengan pakaian putih khas Bali yang datang untuk berdoa. Ini adalah tempat yang bagus untuk mengambil foto atau hanya duduk dan bersantai selama beberapa menit.

Simak juga; Nikmati kemegahan Garuda Wisnu Kencana

Kolam Koi

Kolam Koi
Kolam Koi. Image via: maioloo.com

Ketika kita keluar dari pura  Tirta Empul, kita akan melewati bagian terakhir, yaitu kolam koi besar. Bagian pura ini dikelilingi oleh tembok bergaya bali pada keempat sisinya. Suasana di sini memberikan suasana yang tenang dan santai. Ikan Koi yang sehat sehat berenang malas di kolam menunggu lemparan makanan dari para wisatawan.

Di sisi kanan kolam terdapat deretan kios kecil yang menjual campuran pernak-pernik wisata yang biasa ada di bali.

Baca: review wisata Nusa Lembongan

Cerita Sejarah Pura Tirte empul

Menurut cerita dari masyarakat setempat, pada zaman dahulu bertahta seorang Raja Kerajaan Bali yagn sangat sakti Mayadanawa.Dengan kesaktiannya tersebut si raja mampu menaklukan daerah kekuasaan kerajaan-kerajaan lain seperti Bugis, Makasar, Sumbawa, Lombok, dan Blambangan di Banyuwangi.

Karena keberhasilannya menundukkan kerajaan lain, Raja Mayadanawa menjadi sombong. Kemudian ia melarang rakyatnya beribadah kepada dewa dan sebagai gantinya memerintahkan mereka untuk menyembah dirinya yang dirasa sangat sakti. Sejak saat itu rakyat mulai sengsara hingga kemudian timbul bencana kekeringan dan wabah penyakit di mana-mana.

Menyadari hal tersebut, seorang Mpu bernama Mpu Kul Putih melakukan semadi dan memohon bantuan dari para dewa. Doa itu dikabulkan oleh Dewa Indera. Dewa Bathara Indra beserta pasukannya menyerang keraton Raja Mayadanawa. Pertempuran pun terjadi dan dimenangkan pasukan Dewa Bathara Indra.

Tak mau mengakui kekalahannya, pada tengah malam Raja Mayadanawa membuat sebuah mata air beracun di sebuah desa di Tampaksiring, dekat tempat peristirahatan pasukan Dewa Bathara Indra. Mengetahui kelicikan Raja Mayadanawa tersebut Dewa Bathara Indra langsung membuat mata air suci lainnya beserta tempat peribadatan berupa pura yang kini dinamakan sebagai mata air Pura Tirta Empul.

Kematian Raja Mayadanawa tersebut hingga saat ini oleh masyarakat Hindu Bali diperingati sebagai Hari Raya Galungan yang bermakna kemenangan dharma atau kebaikan atas adharma atau keburukan.

wisatawan melukat
Wisatawan asing ikut melukat. Image via: @syifaadhima

Objek Wisata di Dekat Tirta Empul Bali

Menyenangkan sekali mengunjungi pura  air Tirta Empul. Ini jelas merupakan salah satu pura tersibuk di bali. Sangat menarik untuk melihat seperti apa pura yang aktif itu, melihat orang-orang berdoa dan mandi di bawah aliran air.

Jika kita berencana untuk pergi ke Tirta Empul, ada baiknya juga merencanakan untuk menggabungkannya dengan kunjungan ke salah satu objek lain di dekatnya. Pura Gunung Kawi adalah pilihan yang bagus karena sangat tenang. Di lokasi ini terdapat pura candi tebing Ukir Kawi yang sangat eksotis.

Demikian sedikit penuturan soal Pura Tirta Empul. Semoga bsia jadi inspirasi perjalanan wisata, ketika kita memiliki kesempatan untuk menjelajah pulau dewata bali.

Tirta Empul, Pura Kuno di Bali Untuk Penyucian Diri
4.5 (90%) 6 votes

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Tags
Previous

Keindahan Curug Luhur Bogor Yang Memikat Hati

Curug Cigamea, Menengok Kecantikannya yang Memukau

Next

Artikel Wisata Lainnya

Leave a Comment