Wisata Religi dan Warisan Sejarah Masjid Agung Jamik Sumenep Jawa Timur

Masjid Agung Sumenep atau lebih dikenal dengan nama Masjid Jamik Sumenep adalah sebuah masjid yang berada di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Berdiri sejak 1779 dengan memadukan berbagai gaya arsitektur. Berdiri menghadap Alun-Alun Sumenep dan menjadi simbol masuknya Islam di Kabupaten Sumenep.

masjid agung jamik sumenep
masjid agung jamik sumenep. google maps. sumber : Rachmad S

Masjid jamik Panembahan Somala atau lebih dikenal Masjid Agung Sumenep merupakan salah satu bangunan 10 masjid tertua dan mempunyai arsitektur yang khas di Nusantara. Saat ini Masjid Agung Sumenep telah menjadi salah satu landmark di Pulau Madura.

Dibangun Pada pemerintahan Panembahan Somala. Yaitu penguasa Negeri Sungenep XXXI. masjid ini dibangun setelah pembangunan Kompleks keraton Sumenep dengan arsitek yang sama yang bernama Lauw Piango.

Berdasarkan catatan sejarah Sumenep, Pembangunan Masjid Agung Jamik Sumenep dimulai pada tahun 1779 Masehi dan selesai 1787 Masehi. Bangunan ini menjadi salah satu bangunan pendukung Karaton. Yaitu sebagai tempat ibadah bagi keluarga Karaton dan Masyarakat setempat.

Masjid ini menjadi masjid kedua yang dibangun oleh keluarga keraton. Dimana sebelumnya kompleks masjid berada tepat di belakang keraton yang lebih dikenal dengan nama Masjid Laju yang dulunya dibangun oleh Kanjeng R. Tumenggung Ario Anggadipa yang menjadi penguasa Sumenep XXI pada waktu itu.

Alamat Masjid Agung Sumenep

  • Jl. Trunojoyo No.184, Dalem Anyar, Bangselok, Kec. Kota Sumenep, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, 69416.

Jam Buka

  • Buka setiap hari 24 jam.

Rute ke Masjid Agung Sumenep

Masjid Agung Sumenep berada tepat ditengah kota Sumenep. Sangat mudah bagi anda yang hendak berkunjung untuk bisa melihat langsung keindahan masjid tertua di Pulau Madura ini.

Untuk mencapai lokasi dari Masjid Jamik Sumenep ini, disepanjang jalan kita bisa melihat petunjuk arah. Letaknya berhadapan langsung dengan Taman Adipura Sumenep yang menjadi Landmarknya kabupaten Sumenep ini.

Bagi anda yang berasal dari luar pulau Madura bisa menggunakan angkutan umum seperti bus Patas maupun Akas. Dari terminal Bungurasih menuju Sumenep dengan 5 jam perjalanan darat melewati Jembatan Suramadu, hingga tiba di terminal Arya Wiraraja Sumenep.

Kemudian melanjutkan perjalanan menuju Masjid Jamik Sumenep yang berada di tengah kota dengan menggunakan angkutan umum, becak ataupun ojek.

Transportasi

Untuk mencapai lokasi Masjid Agung Sumenep, anda dapat menggunakan kendaraan pribadi seperti motor atau mobil. Atau dapat menggunakan angkutan umum.

Angkutan umum yang beroperasi di kota Sumenep ini juga melewati lokasi Masjid Jamik Sumenep. Akses jalan yang dilalui sudah baik selayaknya jalur perkotaan yang mudah untuk dilintasi semua jenis kendaraan.

Ada Apa di Masjid Agung Sumenep

masjid agung sumenep
masjid agung sumenep. google maps. sumber : Christophe Berger

Masjid Agung Sumenep menjadi salah satu masjid tua di Indonesia. Masjid ini memiliki makna filosofis di setiap detail dan sejarah bangunannya. Masjid ini terletak di pusat kota Sumenep, kabupaten paling timur di Pulau Madura, Jawa Timur.

Akulturasi Budaya

Masjid yang dulu bernama Masjid Jami dan merupakan masjid Keraton Sumenep ini menggabungkan berbagai unsur budaya dalam rancangan bangunannya.

arsitektur masjid agung sumenep
arsitektur masjid agung sumenep. google maps. sumber : Muhammad Zaki
bangunan masjid agung sumenep
bangunan masjid agung sumenep. google maps. sumber : Journey Andro

Masjid Jami Sumenep merupakan bentuk akulturasi budaya. Secara garis besar arsitektur bangunan masjid banyak dipengaruhi unsur kebudayaan Jawa, China, Eropa, dan Arab. Adapun pengaruh budaya lokal yaitu gaya khas arsitektur Jawa. Dapat dilihat dari bentuk atap bergaya tajug kerucut lancip menjulang tinggi. Atap model ini banyak diterapkan pada bentuk-bentuk candi kuno warisan peradaban Jawa.

masjid agung sumenep jawa timur
masjid agung sumenep jawa timur. google maps. sumber : Muhammad Zia Alghar

Bagian utama masjid dilengkapi tujuh pintu, masing-masing berukuran tiga meter. Enam jendela yang masing- masing berukuran dua meter sehingga pencahayaan alami dari luar dapat masuk bebas ke dalam masjid. Menjadikan suasana dalam ruangan terasa lebih sejuk.

Keistimewaan lain nampak pada bagian mihrab yang diapit oleh dua relung dan dilapisi keramik Cina. Ukiran pahat batu berupa bunga berwarna merah dan emas semakin mengentalkan nuansa khas Cina. Sementara itu, bagian pintu gerbang masuk bercorak China dengan bentuk memanjang. Model interior ini memperlihatkan pengaruh China yang sangat kuat.

Masjid ini juga dilengkapi minaret yang desainnya dipengaruhi kebudayaan Portugis atau Eropa. Minaret setinggi 50 meter ini terdapat di sebelah barat masjid. Dengan akulturasi empat budaya tersebut, Masjid Jami Sumenep merupakan wisata religi yang kental akan budaya dan sejarah.

Perancang masjid raya ini adalah seorang berdarah Tionghoa, yaitu Lauw Piango. Tidak heran jika terdapat unsur-unsur oriental pada Masjid Agung Sumenep. Bahkan, di sana pun pengunjung dapat menjumpai pengaruh arsitektur Eropa, khususnya Portugis.

Taman Asri

Keasrian Masjid Agung Sumenep ini didukung dengan adanya taman di sekitarnya. Di sana, terdapat dua pohon, yaitu Sawo dan Tanjung. Keduanya memiliki makna atau tafsiran filosofis.

Berswafoto

berfoto didepan masjid agung sumenep
berfoto didepan masjid agung sumenep. google maps. sumber : Mustika Maduratna
berswafoto di masjid agung sumenep
berswafoto di masjid agung sumenep. google maps. sumber : Cak Thoy

Fasilitas Masjid Agung Sumenep

Berikut adalah fasilitas dan sarana umum yang tersedia di Masjid Agung Sumenep.

  • Area parkir kendaraan
  • Toilet
  • Tempat Wudhu
  • Taman dan lain-lain.

Hotel Sekitar Masjid Agung Sumenep

Hotel, villa atau penginapan sekitar Masjid Agung Sumenep.

  • Asmi Hotel
    Berjarak 250 meter dari Masjid Agung Sumenep.
    Jl. Kapten Tesna, Lingkungan Delama, Pajagalan, Kec. Kota Sumenep, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur 69416. 0878-4619-5222.
  • De Baghraf Hotel Sumenep
    Berjarak 310 meter dari Masjid Agung Sumenep.
    Jl. Panglima Sudirman No.5 – 5a, Lingkungan Delama, Pajagalan, Kec. Kota Sumenep, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur 69416. (0328) 6769999.
  • Hotel Wijaya 1
    Berjarak 310 meter dari Masjid Agung Sumenep.
    Jl. Trunojoyo No. 45-47, Desa Kolor, Kec.Kota Sumenep, Labangseng, Kolor, Kec. Kota Sumenep, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur 69417. (0328) 662433.
  • Gedung Hotel El-Malik
    Berjarak 620 meter dari Masjid Agung Sumenep.
    Kp. Baru, Kepanjin, Kec. Kota Sumenep, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur 69415.
  • Hotel El Malik
    Berjarak 640 meter dari Masjid Agung Sumenep.
    Jl. HOS Cokroaminoto No.9, Lingkungan Delama, Pajagalan, Kec. Kota Sumenep, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur 60000. (021) 29706666.
  • Hotel Garuda Sumenep
    Berjarak 770 meter dari Masjid Agung Sumenep.
    Jl. Kamboja No.20A, Lingkungan Dhalem, Pajagalan, Kec. Kota Sumenep, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur 69451. (021) 80629666.

Tempat Wisata Sekitar Masjid Agung Sumenep

  • Museum Keraton Sumenep

Video Masjid Agung Sumenep

Video Masjid Agung Sumenep berikut dikutip dari channel : Wafi Barozil Abrori

Penutup

Masjid Agung Jamik Sumenep merupakan masjid kebanggan masyarakat Sumenep serta seluruh masyarakat di Pulau Madura.
Berdiri pada 1779 dengan memadukan berbagai gaya arsitektur. Berdiri menghadap Alun-Alun Sumenep dan menjadi simbol masuknya Islam di Kabupaten Sumenep.

Masjid Agung Sumenep merupakan salah satu bangunan 10 masjid tertua dan mempunyai arsitektur yang khas di Nusantara. Saat ini Masjid Agung Sumenep menjadi salah satu landmark di Pulau Madura.