Curug Jenggala, Saat 3 Mata Trisula Menorehkan Kenangan

Curug Jenggala diapit dua bukit, yakni Bukit Cipokol dan Bukit Ciangin. Cipokol berarti air pokok, sedangkan ciangin berarti embun. Air yang mengalir di Curug, bermakna ”air surga”.


curug jenggala, air terjun kembar 3 loasipelatihan perwira militer kerajaan Jenggala
Curug Jenggala. Image via: mongabay.co.id

Tiga titik air terjun dengan ketinggian sekitar 30 meter tampak sangat gagah namun mempesona. Air terjun yang dinamakan Curug Jenggala terletak di hutan wilayah Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Timur.

Sungai pada curug ini merupakan pertemuan antara Sunggai Banjaran dan Sungai Mertelu yang bersatu. Dan di tengah-tengahnya terdapat situs yang bernama “Batur Semendeh”.

Di air terjun ini, suasana benar-benar sejuk. Titik-titik air dari curug yang terbawa angin semakin membuat sejuk. Apalagi di sekitar air terjun adalah hutan yang ditumbuhi pepohonan lebat.

Saat sudah ada di lokasi curug Jenggala, seakan waktu terhenti. Kesejukan suasana membuat orang ingin berlama-lama menikmati Curug. Udara yang bersih dan titik-titik air dari curug kian menambah betah.

Love Deck, salah satu ide kreatif yang dikembangkan pengelola untuk memaksimalkan potensi wisata air terjun curug jenggala
Love Deck. Image via: @purwokerto_keren

Simak juga: Wisata Sekitar Purwokerto

Sejarah Nama Curug Jenggala

Awal mulanya objek wisata ini bernama Curug Tempuan. Karena Curug ini merupakan pertemuan dari beberapa sungai yang bergabung menjadi satu.

Tahun 2005, terjadi kasus penangkapan warga masyarakat dengan tuduhan illegal logging (pembalakan liar). Proses kasus hingga ke ranah hukum tersebut menumbuhkan keinginan untuk menemukan jalan damai dengan perusahaan dan pemerintah.

Akhirnya pada Tahun 2016 masyarakat Kalipagu menemukan solusi dengan cara membuka tempat wisata yang dikelola secara swasta dengan menggunakan keindahan Curug Tempuan sebagai destinasi utama.

Masyarakat Kalipagu memegang teguh tradisi dan kearifan lokal masyarakat. Ketika ada keinginan untuk membuka potensi wisata desa, masyarakat berkonsultasi kepada sesepuh adat. Yakni mbah Jaya, untuk melakukan tirakat spiritual guna mendapatkan petunjuk dari Yang Menguasai lereng gunung Selamet.

Setelah melakukan semedi selama sebulan bersama dengan komunitas spiritual Kelanggian Adat Wangi, Mbah Jaya mendapat petunjuk bahwa nama curug adalah Curug Jenggala. Dan akhirnya diresmikan pada 21 November 2016.

memandangi indahnya air terjun dari dari jembatan curug jenggala
Dari jembatan. Image via: @curugjenggala

Lokasi Curug Jenggala

Air terjun Curug Jenggala berlokasi di Jl. Pangeran Limboro, Dusun III Kalipagu, Ketenger, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Objek wisata ini berada di kaki gunung slamet, 20 km di arah utara kota banyumas.

Rute Menuju Curug Jenggala

Lokasi curug jenggala berdekatan dengan taman wisata Baturaden sehingga mudah untuk menemukan lokasi ini.

Dari Kota Purwokerto menuju ke taman wisata Baturaden. Ketika sudah memasuki kawasan taman wisata Baturaden, mengikuti jalan menuju ke Curug Bayang. Setelah itu, menemukan jalan sempit dan menanjak di dekat homestay. Ikuti jalan tersebut.

Di lokasi terdapat palang yang memberikan informasi menuju lokasi Curug Jenggala. Jika sudah berada di tempat parkir, pengunjung berjalan 500 meter. Dan pengunjung akan menemukan air terjun.

membasuh hati menenangkan jika di indahnya alam curug jenggala
Membasuh hati. Image via: @curugjenggala

Simak juga: Lokawisata Baturaden.

Jam Buka Curug Jenggala

Curug ini dibuka untuk kunjungan umum setiap hari, pada pukul 08.00 dan ditutup pukul 18.00.

Tiket Curug Jenggala

Tiket masuk Curug Jenggala cukup terjangkau. Pengunjung cukup membayar Rp. 5000 dan biaya parkir untuk motor Rp.3000, mobil Rp. 5000.

Fasilitas Curug Jenggala

Tempat ini baru saja mengalami perbaikan dan berbagai renovasi. Jadi fasilitas yang tersedia masih minim.

Namun demikian, paling tidak di tempat ini sudah ada toilet dan tempat berganti pakaian yang bisa digunakan oleh pengunjung. Hanya saja untuk fasilitas lainnya mungkin masih dalam tahap pembangunan.

Daya Tarik di Curug Jenggala

  1. Air terjun Trisula

Air terjun curug jenggala memiliki pancuran air yang kembar 3
3 mata trisula. Image via: @tomisul

Pemandangan menakjubkan bisa kamu nikmati di Curug Jenggala. Jika biasanya air terjun hanya memiliki satu aliran, di sini pengunjung mendapati tiga air terjun di 1 lokasi. Kedua aliran kecil yang lumayan deras mengapit air terjun utama dengan debit air yang lebih besar.

Hal ini terjadi karena Curug Jenggala merupakan pertemuan dari tiga sungai yang berbeda.Yakni antara Sunggai Banjaran dan Sungai Mertelu. Komposisi alam unik ini seakan mengingatkan pada senjata tradisional magis Trisula. Hal ini cukup masuk akal jika dihubung-hubungkan. Mengingat di lokasi ini juga terdapat Situs Batur Semende.

Situs Batu Semende menjadi penanda tempat pelatihan para prajurit Kerajaan Jenggala pada tahun 1040. Di lokasi ini para prajurit utama atau para senopati calon perwira militer (saat ini mungkin setara Akademi militer Magelang) berlatih ilmu keprajuritan dan kanuragan.

  1. Spot Foto

jembatan curug jenggala salah satu spot foto tercantik di lokasi ini
Jembatan. Image via: @curug-jenggala

Simak juga: Air terjun Jumog.

Dari atas tebing tepi air terjun, pengunjung dapat melakukan swafoto. Pengelola degan kreatif  telah membuat selfie deck berbentuk simbol hati. Di situ, pengunjung bisa diabadikan melalui kamera dari gardu pandang.

Di tempat itu, pengunjung tidak saja dapat menikmati Curug Jenggala dari atas, melainkan juga dari bagian bawah. Kalau dari bawah, pengunjung bisa berjalan turun menuju sungai dan menyeberangi jembatan kayu.

Jembatan melengkung cantik yang melintang tepat di muak air terjun ini tersusun dari kombinasi warna merah kuning hijau. Penempatan posisi did epan air terjun dan bentuk yang artistik, membuat jembatan ini menjadi salah satu spot foto terindah di air terjun jenggala ini.

Jika nasib sedang baik, bahkan pengambilan gambar di jembatan ini bisa mendapat latar pelangi. Pelangi yang timbul dari kabut air yang dibentuk oleh air terjun jenggala. Sebuah foto alam dengan latar belakang pelangi tentu akan menjadi foto unik yang patut dibanggakan saat dipajang di walls media sosial.

  1. Tracking

rute menuju curug jenggala sendiri sudah merupakans ebuah perjalanan yang mempesona
Rite mempesona. Image via: @curugjenggala

Untuk menjangkau Curug Jenggala, para pengunjung bisa menempuh dengan jalan kaki atau naik ojek. Sebab, sesampai di ujung Dusun Kalipagu, masih ada perjalanan sejauh 2 kilometer. Bagi yang ingin menikmati perjalanan, maka jalan kaki dapat menjadi pilihan.

Dengan memilih jalan kaki, meski jalannya naik turun, tetapi di sepanjang perjalanan banyak pemandangan yang indah. Di sepanjang perjalanan sekitar 2 km melewati jalan setapak, pengunjung akan bisa menikmati pemandangan. Ada sawah yang menyegarkan mata, hutan yang masih asri, serta embung penampung air untuk pembangkit listrik PLTA Ketenger.

Kalau lelah, para pengunjung dapat beristirahat sejenak sambil menikmati semilir angin pegunungan yang sejuk. Perjalanan menuju ke Curug Jenggala dari tempat parkir kendaraan sekitar 20 menit. Kalau dengan istirahat, barangkali sampai 30 menit.

Namun, jika ada yang memilih untuk naik ojek juga bisa. Para pengojek siap mengantarkan dari tempat parkiran sampai ke lokasi Curug Jenggala hanya Rp10 ribu.

Embung PLTA di curug jenggala digunakan utnuk pembangkit listrik tenaga air di daerah itu.
Embung PLTA. Image via: @curugjenggala

Simak juga: Grojogan Sewu.

Tips Mengunjungi Curug Jenggala

Jika berkunjung ke Curug Jenggala, berikut ini ada beberapa tips yang mungkin bermanfaat untuk diperhatikan.

  • Sebaiknya berkunjung saat cuaca sedang cerah

Jangan sekali-kali pergi ke lokasi wisata ini saat cuaca mendung atau hendak hujan. Karena akses jalan akan menjadi lebih sulit ketika hujan

  • Persiapkan bekal makanan dan minuman Anda sendiri.

Di Curug Jenggala masih minim sekali tempat yang menjual makanan dan minuman. Jadi sebaiknya pengunjung menyiapkan bekal makan terlebih dahulu sebelum berkunjung.

  • Gunakan sepatu yang nyaman

Selama kunjungan, pengunjung akan banyak berjalan kaki. Jangan gunakan sandal jepit karena hanya akan menyusahkan selama menikmati wisata ini.

  • Saat memarkir kendaraan, usahakan menggunakan pengaman ganda.

Hal ini hanya untuk berjaga-jaga saja. Karena kendaraan pengunjung di parkir jauh cukup dari lokasi Curug Jenggala.

jalan menuju curug jenggala berhiasakan sawah menghijau dnegan terasering macam di ubud bali
Andai kau temani di jalan ini. Image via: brobali.com

Objek Wisata Dekat Curug Jenggala

Setelah puas berwisata ambil-ambil foto di curug Jenggala, dan masih ingin melanjutkan liburan, tidak usah pergi jauh-jauh. Dalam jarak hanya 1,2 km terdapat wisata Pancuran 7. Tempat wisata ini merupakan sumber air hangat yang mengandung belerang. Maka dari itu, sumber air hangat di sini dipercaya mampu menyembuhkan penyakit kulit, jerawat, dan gatal-gatal.

Bagi pengunjung yang tertarik wisata berbau petualangan, did ekat sini juga ada. Dalam jarak 8.5 km, terdapat wisata Baturaden Adventure Forest. Sesuai namanya, tempat wisata Baturaden ini memiliki banyak permainan yang menantang. Antara lain mountain advanture, water adventure, tree adventure, dan eco adventure.

Nah itulah ulasan singkat mengenai Curug Jenggala Yang Sedang Hits Di Banyumas. Jika Anda punya pertanyaan atau cerita yang ingin di bagikan jangan sungkan untuk mengisinya di kolom komentar.

Baca juga:

Artikel lainnya:

Leave a Comment