Danau Towuti, Danau Purba Kitab Sejarah Iklim Yang Tersimpan Rapi

Danau Towuti menjadi destinasi wisata yang paling ramai dikunjungi di Luwu Timur. Biasanya pengunjung menikmati kejernihan dan keindahan hamparan air berwarna biru dengan latar belakang perbukitan hijau.

Danau dengan luas 56.108 hektare dan memiliki kedalaman sampai 200 meter. Hal ini membuatnya menjadi danau terluas kedua setelah Danau Toba.
Danau Towuti. Image via: @de.wa_

Atraksi alam lain yang tidak kalah luar biasanya dari danau Towuti adalah menikmati saat matahari terbenam. Sungguh sebuah fenomena alam yang  menjadi memori indah setiap pengunjung.

Danau dengan luas 56.108 hektare dan memiliki kedalaman sampai 200 meter. Hal ini membuatnya menjadi danau terluas kedua setelah Danau Toba. Para ahli juga menyebut danau Towuti sebagai tempat “sejarah” iklim Indonesia.

Keunikan lain dari danau ini adalah keberadaan tiga pulau. Masing-masing bernama  Pulau Loeha, Pulau Bolong, dan Pulau Kembar. Pulau terbesar, Loeha, yang merupakan habitat dari beberapa jenis fauna. Secara keseluruhan di danau Towuti memiliki 26 spesies endemis Sulawesi.

Danau indah ini  terjaga kebersihannya karena wisatawan dan masyarakat masih patuh dengan kearifan lokal. Ada Local Legend yang mengatakan jika ada orang membuang sampah ke Danau, maka  “Nenek” dan penunggu danau yang lainnya akan murka.

sunset di danau towuti terlihat indah dan mendamaikan
Sunset di Towuti. Image via: @kurniawan_edy_m

Simak juga: Tempat wisata sekitar Makassar

Lokasi Danau Towuti

Danau Towuti  terletak di Sulawesi Selatan. Secara administratif, danau ini terletak di Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan.

Danau berada di Taman Nasional Danau Towuti. Bukan hanya sebagai obyek wisata dengan pemandangan alam yang menawan tapi juga sebagai ekosistem bagi flora dan fauna endemik.

Rute Menuju Danau Towuti

Perjalanan ke Danau Towuti di Wasuponda, diperlukan waktu sekitar setengah jam dari Soroako. Alat transportasi bisa menggunakan mobil sewa.

Soroako dapat ditempuh dengan angkutan udara dan darat dari Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Dengan menggunakan angkutan pesawat dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, penerbangan ditempuh sekitar 1 jam.

keberadaan danau towuti yang bersih dana lami emmebuat airnya sangat bening
Jernih, sebening kristal. Image via: festivaljalanjalan.com

Di seberang Bandara Soroako, terdapat terminal tempat bus dari Makassar dan kota lain sedang parkir. Jadi bila menggunakan transportasi darat ke Soroako, bisa menggunakan bus umum dari Terminal Daya di Makassar mengambil jurusan Soroako. Perjalanan berlangsung sepanjang malam selama sekitar 13 jam.

Untuk berkeliling danau, pengunjung dapat menyewa perahu bermotor, atau penduduk menyebutnya dengan “Ketinting”.

Jam Buka Danau Towuti

Danau Towuti terbuka untuk dikunjungi 24 jam sehari, 7 hari seminggu.

Tiket Danau Towuti

Untuk bisa berkunjung dan menikmati keindahan danau purba ini pengunjung tidak dipungut tiket masuk. Jadi kalaupun ada dana yang harus disiapkan itu adalah dana transportasi dan makan.

Fasilitas Danau Towuti

Untuk fasilitas wisata di Danau Towuti sudah tersedia fasilitas dasar, seperti parkir, mushola, toilet, dan pedagang makanan ringan.

Daya Tarik Danau Towuti

  1. Danau yang Indah

danau towuti yang Indah, memukau setipa mata yang memandang
Danau yang Indah. Image via: https://bataritours.com/2018/11/11/destinasi-indah-dan-penuh-ketenangan-di-luwu-timur-danau-towuti/

Simak juga: Gerombolan monyet pulau kembang

Semua wisatawan pasti setuju jika Danau Towuti menjadi destinasi favorit yang begitu indah dan memberikan ketenangan bagi yang memandangnya. Jadi, sangat tepat jika memasukannya ke salah satu tujuan agenda berlibur kala ke Sulawesi Selatan.

Danau mempesona ini merupakan danau terbesar di Sulawesi Selatan dan juga merupakan danau air tawar terbesar kedua se-Indonesia setelah Danau Toba di Sumatera Utara. Danau ini sendiri berada dalam kawasan Taman Wisata Alam Danau Towuti.

Memiliki pemandangan alam yang indah, dengan hamparan air berwarna biru berlatar belakang perbukitan hijau yang memberikan ketenangan menjadi daya tarik tersendiri dari Danau. Di sisi lain, pemandangan di danau Towuti akan begitu indah saat matahari terbit atau terbenam yang akan menjadi momen istimewa.

Nelayan Towuti menangkap ikan endemik danau,s ehingga menjadi ciri khas
Nelayan Towuti. Image via: @femingyouth

Danau Towuti sangat mengesankan karena kearifan lokal yang masih terjaga kelestariannya. Sampai saat ini kita masih bisa berkaca di jernihnya air Danau. Kondisi air Danau yang hangat, serta sangat dalam semakin menambah daya tarik danau ini untuk dikunjungi oleh wisatawan.

  1. Buku Sejarah Iklim

Danau Towuti di Luwu Timur menyimpan “buku sejarah” iklim terlengkap di Indonesia. “Buku sejarah” itu berupa lapisan-lapisan sedimen yang berada di dasarnya. Buku sejarah iklim di Danau purba ini adalah yang paling tebal di Indonesia dan paling rapi. Hal ini dikatakan pakar geologi dari ITB.

Riset mengungkap bahwa sedimen di dasar salah satu danau tertua itu mencapai ketebalan 300 meter. Diprediksi, sedimen tersebut menyimpan sejarah iklim hingga masa 700.000 tahun lalu. Tahun 2015, tim geolog dari ITB, LIPI, dan Brown University melanjutkan kembali membuka buku sejarah yang tertutup tersebut dan mengungkap iklim purba nusantara.

Kapal riset Danau Towuti dalam penelitian sejarah iklim
Kapal Riset Danau Towuti. Image via: mongabay.co.id

Simak juga: Pesona Sunset Teluk Awur

Tim sebelumnya telah mengebor sedimen Danau Towuti pada periode 2007 – 2013. Pengeboran yang dilakukan hingga kedalaman 12 meter, berhasil menemukan sejumlah fakta menarik. Antara 16.000 – 33.000 ribu tahun lalu, danau itu ternyata dikelilingi oleh padang rumput.

Tetapi jauh sebelum itu dan juga pada saat ini, danau ternyata dikelilingi oleh hutan hujan. Fakta itu menunjukkan adanya perubahan iklim pada masa lalu. Geolog juga menemukan lapisan abu vulkanik. Itu memberi petunjuk adanya letusan gunung masa lalu.

Dengan lapisan debu vulkanik yang cukup tebal, ada dua kemungkinan. Mungkin mega eruption atau gunungnya ada di dekat danau. Dengan pengeboran hingga kedalaman sedimen 12 meter, tim memerkirakan telah berhasil mengungkap yang terjadi sepanjang 60.000 tahun.

Kalau bisa lebih dalam lagi, akan lebih banyak yang terungkap. Pengeboran tahun 2015 dimulai minggu ketiga April. Selain mempelajari iklim, target penelitian kali ini adalah mengungkap umur danau. Towuti diduga berusia jauh lebih tua dari Toba di Sumatera.

  1. “Global Ecoregions” di Indonesia

udang endemik Danau Towuti khas dibandingkan tempat lain di Indonesia
Udang endemik Towuti. Image via: bobo.grid.id

Ekoregion adalah wilayah dengan karakteristik flora, fauna, dan lingkungan yang mirip. Secara umum, ekoregion mencakup area yang lebih kecil dibandingkan dengan bioregion.Berdasarkan World Wildlife Fund (WWF), suatu daerah dapat dikategorikan sebagai ekoregion ketika Terdapat kesamaan dinamika ekosistem atau flora dan fauna

Syarat lain juga Terdapat kesamaan pada faktor lingkungan, Terdapat interaksi yang krusial bagi keberlangsungan kelompok/wilayah tersebut. Hingga saat ini, WWF telah mengidentifikasi 867 ekoregion terestrial dan 450 ekoregion air tawar di seluruh dunia

Berdasarkan proses terjadi dan karakteristiknya, danau Towuti ini merupakan tipe danau tektonik yang oligotrofik. Danau oligotrofik biasanya memiliki air yang jernih, bahan organik sedikit namun kaya akan oksigen.

Hal tersebut menjadikan beberapa spesies flora dan fauna endemik yang hidup di Danau Towuti. Seperti ikan Butini, ikan Pangkilang dan udang Harlequin. Sehingga, World Wide Fund of Nature (WWF) menjadikannya salah satu ekoregion yang ada di Indonesia.

berpelesir melayari danau towuti sungguh menenangkan hati
Melayari Towuti. Image via: futurity.org

Simak juga: Danau Purba, Danau Tolire

Objek Wisata Dekat Danau Towuti

Di kabupaten Luwu timur juga terdapat objek wisata unik lainnya. Salah satunya adalah pulau Bulupoloe, yang berarti gunung patah. Menurut legenda, pulau berbukit ini patah, atau lebih tepatnya nyaris terpisah karena tertimpa pohon yang sangat besar.

Bulu Poloe bukan cuma tentang gunung ‘patah,’ tapi juga menyimpan kekayaan bawah laut yang luar biasa. Kamu harus diving di tempat ini untuk bertemu dengan ikan-ikan dan terumbu karang yang sangat memesona.

Untuk bisa menikmati memandangi keindahan alam Luwu Timur dengan sempurna, ada tempat untuk itu. Pengunjung bisa mencoba kemping di Agro Tabarano. Sebuah dataran tinggi dengan hawa dingin yang memungkinkan untuk tidur sambil menikmati alam yang indah.

Jadi tunggu apa lagi? Segera agendakan pada liburan depan, untuk mengunjungi keindahan Danau Towuti di Sulawesi ini.

Selamat Berlibur!!

Baca juga:

Artikel lainnya:

Leave a Comment