Pantai Teluk Awur, Lokasi Wisata Favorite Keluarga di Jepara

Berlibur di pantai merupakan hal yang paling sering orang lakukan untuk menenangkan diri, pantai selalu memberikan kita ketenangan dan rasa bahagia.

Semua rasa gundah yang ada seakan dibawa pergi oleh deburan ombak, menjauh darimu dan menggantinya dengan rasa yang baru.

Di Jepara, Jawa Tengah terdapat beberapa pantai yang harus kamu kunjungi. Diantaranya Pantai Kartini, Pantai Teluk Awur, Pantai Bandengan, Pantai Ngelo, dan masih banyak lagi.

Kali ini saya akan membahas mengenai suasana di Pantai Teluk Awur, yang berada di Desa Teluk Awur, Jepara. Pantai ini sempat ditutup beberapa waktu lalu untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Jepara.

Saat ini sudah dibuka kembali, meskipun keadaannya belum terlalu ramai seperti sedia kala. Hal itu mungkin dikarenakan karena adanya tumpukan sampah yang dibawa oleh ombak.

Hal itu memang selalu terjadi jika musim penghujan tiba, sampah tersebut terbawa oleh derasnya arus air dan mengakibatkan tumpukan sampah di pinggir pantai.

Namun petugas pantai dan para pedagang selalu bersama-sama membersihkan tumpukan sampah tersebut. Itulah sebabnya mengapa kita tak boleh membuang sampah sembarangan, karena sampah kita musibah untuk orang lain.

dinner romantis di pantai teluk awur
dinner romantis di pantai teluk awur. google maps. sumber: KATA KHOYIR

Simak juga: 13 tempat eksotis di Jepara

Asal Usul Nama Pantai Teluk Awur

Pada zaman dahulu hiduplah sepasang suami istri yang saling mencintai, mereka bernama Syeikh Abdul Aziz dan Den Roro Kuning.

Syeikh Abdul Aziz berasal dari Timur Tengah yang ditugaskan ayahnya untuk menyebarkan agama Islam, selain itu beliau mengisi kesehariannya dengan bekera di ladang.

Sang istri Den Roro Kuning memiliki paras yang sangat cantik layaknya bidadari khayangan, setiap kali suaminya selalu datang ke rumah untuk melihat wajah istrinya sebelum pekerjaan di ladangnya selesai.

Suatu waktu Den Roro Kuning meminta suaminya untuk melukis dirinya, supaya tidak perlu pulang ke rumah untuk melihatnya sebelum pekerjaannya selesai.

Sejak saat itu sang suami selalu membawa lukisan istrinya itu ke ladang, suatu hari lukisan itu terbang terbawa angin hingga jatuh di istana Raja Joko wongso.

Sang raja terpana melihat betapa cantiknya lukisan itu, dan memerintahkan prajuritnya untuk menemukannya. Setelah berhasil membawa Den Roro Kuning ke istana, sang raja memintanya untuk menjadi permaisurinya.

Di tempat lain ketika Syeikh Abdul Aziz pulang ke rumah, dia mendapati istrinya tidak ada. Dan mendengar bahwa prajurit kerajaan membawanya ke istana.

Beliau pun menyamar menjadi seorang pengamen dengan bermain kentrung, Den Roro Kuning mendengar suara suaminya dan meminta abdi dalem untuk menyuruh pengamen tersebut masuk.

Pertemuan mereka pun terjadi, dan mereka merencanakan untuk menjebak Raja Joko wongso. Tipu muslihat pun dilakukan, Den Roro Kuning menemui sang raja dan bersedia untuk dinikahinya asal mau mencarikan kerang (kijing) tapi dengan menggunakan pakaian nelayan.

Karena hasrat sang raja begitu tinggi untuk menikahi Roro Kuning, dia pun mengikuti syarat tersebut. Kemudian Syeikh Abdul Aziz memakai pakaian sang raja dan memerintahkan untuk menangkap nelayan yang telah menjadi mata-mata.

Singkat cerita prajurit bertemu dengan Raja yang yang sedang mencari kerang, dan langsung memukulinya. Sang raja berkata teluk,teluk,teluk, namun prajurit tak menghiraukannya.

Sampai akhirnya raja itu pun sekarat dan mengatakan para prajuritnya, aku sudah berkata teluk aku rajamu, tapi kalian tetap saja ngawur.

Berdasarkan cerita tersebut lokasi ini akhirnya disebut dengan nama Teluk Awur.

Lokasi Pantai Teluk Awur

Lokasi Pantai Teluk Awur berada di Desa Teluk Awur, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.

Rute Menuju Pantai Teluk Awur

Rute menuju Pantai Teluk Awur jika kamu bergerak dari Kota Jepara, hanya memerlukan waktu sekitar 30 menit saja, akses jalan pun sudah bagus.

Selain itu, petunjuk jalannya pun sudah memadai sehingga untuk kamu yang datang dari luar Jepara tak perlu takut kesasar.

Untuk kamu yang berangkat dari Semarang, jarak yang akan kamu tempuh sekitar 76,5 km dengan estimasi waktu sekitar 2,5 jam perjalanan.

Jika kamu bergerak dari Kudus, waktu yang dibutuhkan sekitar 1 jam perjalanan. Dengan rute melewati Pasar Pecangan terus lurus hingga tiba di perempatan jalan kemudian belok kiri menuju Jl. Sunan Mantingan.

Setelah melewati Sunan Mantingan teruslah lurus untuk menuju Pantai Teluk Awur. Lokasi parkiran menuju pantai tak terlalu jauh.

Jam Buka Pantai Teluk Awur

Jam operasional Pantai Teluk Awur dibuka selama 24 jam non stop setiap harinya, namun karena saat ini masih dalam keadaan pandemi Covid-19 sebaiknya tetap mematuhi protokol kesehatan yang seharusnya.

Tiket Pantai Teluk Awur

Tiket masuk Pantai Teluk Awur untuk hari-hari biasa tidak dipungut biaya alias gratis, kamu hanya akan dikenai biaya parkir kendaraan saja.

Sedangkan untuk weekend atau hari libur dan hari besar lainnya, kamu harus membayar tiket masuk sebesar Rp. 2.000,- per orangnya.

Sedangkan untuk parkir dengan membayar Rp. 2.000 untuk motor dan Rp. 5.000 untuk mobil.

santai sejenak
santai sejenak. google maps. sumber: Dyno Zone

Simak juga: Danau Purba, Danau Tolire

Fasilitas Pantai Teluk Awur

Fasilitas umum yang ada di Pantai Teluk Awur diantaranya:

  • Area parkir
  • Gazebo tempat bersantai
  • Kamar mandi atau Toilet
  • Tempat penyewaan ban
  • Restoran dan Cafe
  • Warung-warung makanan dan minuman
  • Penginapan

Daya Tarik Pantai Teluk Awur

Pantai Teluk Awur tak pernah sepi pengunjung, setiap harinya ada saja wisatawan yang datang berkunjung. Pantai Teluk Awur memiliki daya tarik sebagai berikut:

1. Pantai Yang Asyik

pantai teluk awur
pantai teluk awur. google maps. sumber: Irfan dPriyanto

Simak juga: Batas Barat Jogja, pantai congot

Pantai Teluk Awur memiliki hamparan pasir yang landai seperti Pantai Bandengan, sehingga anak-anak dapat bermain pasir dengan bahagia.

Namun sayangnya di beberapa bagian, area pasir pantainya dipenuhi oleh mereka yang menyewakan ban pelampung.

Ombak di Pantai Teluk Awur tak terlalu deras, sehingga cukup aman untuk kamu berenang atau bermain air ombaknya.

Pantai Teluk Awur tempat yang asyik untuk siapa saja, anak-anak, muda, tua, semua dapat menikmatinya. Sehingga pantai ini selalu dikunjungi oleh rombongan keluarga yang ingin menghabiskan waktu bersama.

2. Sunset Yang Cantik

Banyak muda-mudi yang mengunjungi Pantai Teluk Awur di sore hari, karena ingin menyaksikan indahnya matahari tenggelam.

Dimana alam menjadi sangat cantik dengan dihiasi warna jingga, yang akan membuat alam menjadi gelap gulita. Saat itu merupakan waktu yang tepat untuk mengambil beberapa siluet diri dibalik tenggelamnya matahari.

sunset di pantai teluk awur
sunset di pantai teluk awur. google maps. sumber: hajar ahmad

3. Restoran Yang Menarik

Pantai Teluk Awur memiliki sebuah restoran yang menjorok ke arah laut, restoran atau cafe tersebut bernama Ocean View Residence.

Konsepnya sangat cantik sekali, berada di sebuah jembatan memanjang layaknya dermaga yang terdapat banyak tempat duduk untuk bersantai sambil menyantap hidangan yang tersedia.

ocean view residence
ocean view residence. google maps. sumber: Anindita Sasikirana

View yang ditampilkan sungguh luar biasa, kamu dapat memandang laut lepas yang menenangkan tanpa terhalangi apapun. Apalagi jika malam tiba, tempat makan yang satu ini akan terasa lebih romantis.

4. Air Yang Berkhasiat

Menurut cerita yang dipercayai masyarakat sekitar, air di Pantai Teluk Awur ini sangat berkhasiat, dapat mengobati berbagai jenis penyakit khususnya penyakit kulit. Namun hal tersebut belum dapat dibuktikan secara ilmiah.

berenang di pantai teluk awur
berenang di pantai teluk awur. google maps. sumber: Dwi Wasito

Simak juga: Cinta Abadi di Puthuk Truno

5. Tempat Memancing

Pada saat weekend lokasi Pantai Teluk Awur selalu ramai oleh mereka yang hobi memancing, kegiatan memancing mereka akan diiringi semilir angin dan pantai yang menenangkan.

dimanfaatkan untuk mencari ikan
dimanfaatkan untuk mencari ikan. google maps. sumber: muzakki ahmad

6. Menyaksikan Festival Tradisional

Pada satu minggu setelah lebaran atau puncak pekan Syawalan, di Pantai Teluk Awur selalu diadakan Pesta Lomban (Bakda Kupat) atau perlombaan sedekah laut.

Tradisi tahunan ini telah menjadi tradisi turun temurun sebagai bentuk rasa syukur atas kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa. Dan menarik minat wisatawan untuk datang mengunjungi Pantai Teluk Awur.

Penginapan

Terdapat banyak resort atau penginapan di sekitar Pantai Teluk Awur, diantaranya yakni:

  1. Jepara Beach Hotel, harga per malamnya sekitar Rp. 286.798,- lokasinya berada di pinggir pantai, dengan fasilitas berupa kolam renang diluar, kamar yang warna-warni, serta sebuah restoran.
  2. Jepara Marina Beach Bungalows, harga yang ditawarkan sekitar Rp. 495.000 per malam.
  3. Villa Isabela Putri B&B, dengan fasilitas berupa area pantai pribadi, taman, serta akses wifi gratis. Dimana harga permalamnya sekitar Rp. 475.000,-
kondisi terkini pantai teluk awur
kondisi terkini pantai teluk awur. google maps. sumber: PakNoor Kudus

Penutup

Simak juga: Danau terdalam se-Asean, Danau Matano

Kunjungilah Pantai Awur weekend ini, ajak serta keluarga tercinta dan habiskan waktu bersama mereka. Namun ingat harus tetap menjaga protokol kesehatan, ya!

Selamat Liburan!


Tinggalkan komentar