Desa Wisata Lembah Kalipancur, Sensasi Foto Ala Mission Impossible

Desa Wisata Lembah Kalipancur Semarang adalah tempat rekreasi yang menawarkan kesan berbeda dari tempat rekreasi biasa. Menempati lahan seluas 11 hektar, Desa Wisata Lembah Kalipancur menawarkan pemandangan pertanian pedesaan jawa yang dikelilingi perbukitan dan danau buatan.


desa wisata lembah kalipancur
Desa wisata lembah kalipancur. Image via: travelspromo.com

Berbagai objek wisata yang terdapat di lokasi seluas 11 hektar ini, sebenarnya hanya aksesoris tambahan saja. Atau semacam hiasan taman dari objek utama. Sedangkan objek utama di tempat tersebut adalah restoran milik Nugroho, seorang dokter hewan. Namun dalam perkembangannya, objek wisatanya malah lebih populer, sehingga mulai dikelola dengan lebih serius.

Di Desa Wisata Lembah Kalipancur Semarang, pengunjung bisa menikmati berbagai fasilitas secara berurutan tanpa terlewat. Fasilitas itu disusun sedemikian rupa pada jalur One-Way yang membuat pengunjung jadi tidak perlu bolak-balik. Dimulai dari kolam renang, sepeda air, kandang rusa, Aeroplane Cafe, kandang sapi dan kambing, hutan jati, kandang rusa, Japanese Village, Texas Village, Balinese Village. Terakhir perjalanan bermuara di warung makan dan pemancingan.

Pengunjung tidak perlu bermimpi wisata ke Luar Negeri dan jika ingin melihat bangunan tradisioal jepang dan Texas. Juga tak perlu membeli tiket pesawat kelas bisnis untuk merasakan sensasi makan di dalam pesawat. Di tempat wisata ini semuanya disediakan di darat dan dalam 1 lokasi.

Lingkungan desa wisata lembah kalipancur udaranya segar dan sejuk. Hal ini tidak terlepas dari masih terdapat banyak pepohonan di lingkungan desa. Selain itu kondisi ini membuat suasana jadi teduh tanpa khawatir kepanasan oleh terik matahari.

foto ala Mision Imposible kalipancur
Foto ala Mision Imposible. Image via: goodpiknik.com

Simak: daftar  lokasi menawan di Semarang.

Lokasi Desa Wisata Lembah Kalipancur

Objek wisata Desa Wisata Lembah Kalipancur masih berada di kawasan Kota Semarang. Tepatnya di daerah Semarang Barat. Yaitu di Jalan Candi Penataran Raya, Manyaran, Kecamatan Ngaliyan.

Akses Desa Wisata Lembah Kalipancur

Akses menuju Desa Wisata Lembah Kalipancur tak begitu sulit, hanya perlu mengambil jalan ke arah Gunungpati (Unnes Gunungpati) lalu lewat perumahan Greenwood. Atau jika dari Sam Poo Kong bisa mengikuti petunjuk arah menuju Goa Kreo. Desa Wisata Lembah Kalipancur berada di sebelah kiri setelah turunan.

Jam Buka Desa Wisata Lembah Kalipancur

Desa Wisata Lembah Kalipancur menerima kunjungan tamu untuk menikmati objek wisata maupun makan di restoran pada jam 09.00 sampai jam 20.00.

Western Town Kalipancur
Western Town. Image via: suaramerdeka.com

Tiket Desa Wisata Lembah Kalipancur

Pengunjung hanya dikenakan tarif masuk Rp 3.000. Biaya ini masih ditambah dengan biaya penitipan kendaraan Rp 2.000 untuk sepeda motor dan Rp 5.000 untuk mobil.

Daya Tarik Wisata Desa Wisata Lembah Kalipancur

Desa Wisata Lembah Kalipancur merupakan tempat rekreasi yang menawarkan konsep hibrid. Hibrid yang dimaksud adalah memadukan antara suasana pedesaan, wisata sains, dan wisata keluarga.

Ada beberapa fasilitas yang seru-seru yang dihadirkan oleh obyek desa wisata ini. Berikut ini kami buat sedikit ulasannya.

  1. Kolam Buatan dan Sepeda Air

Nikmati danau buatan kalipancur
Nikmati danau buatan. Image via: panduanwisata.id

Lihat juga: lokasi indah lain di semarang.

Salah satu hal menarik di Desa Wisata Lembah Kalipancur, terdapat Danau Buatan. Danau ini dibuat oleh pemilik objek wisata dan sengaja di tujukan untuk menarik pengunjung.

Pada danau buatan disediakan sepeda air yang bisa disewa oleh pengunjung untuk berkeliling danau. Selain sebagai tempat speda air, danau ini juga berfungsi sebagai Floating market atau pasar apung.

Pengunjung dapat mengitari danau buatan dengan perahu kecil. Sambil membeli produk yang disajikan di sana. Pengunjung dapat menikmati menaiki perahu kecil di atas danau buatan. Danau buatan ini pun cukup panjang, yaitu sepanjang 200 meter.

  1. Kandang Rusa, Kuda Dan Ternak Lain

kandang kuda kalipancur
Kandang kuda. Image via: jateng.tribunnews.com

Dari sisi edukasi, Desa Wisata Lembah Kalipancur memiliki berbagai kandang hewan. Ada kandang kuda, kandang sapi, kandang rusa, dan kandang bebek. Di setiap kandang, pengunjung dapat melihat hewan sesuai dengan kandang tersebut. Selain itu, pengunjung juga dapat berinteraksi dengan hewan – hewan yang ada di sana.

Bagi yang berwisata bersama keluarga dan anak-anak, pengunjung bisa mengenalkan hewan kepada si buah hati. Kuda yang terdapat didesa wisata ini adalah jenis kuda poni dan kuda balap. Namanya unik-unik loh, tidak kalah keren dengan nama-nama artis.

Memberi makan, berfoto, sudah menjadi aktivitas wajib wisatawan di sini. Hewan – hewan pun seolah sudah tidak asing dengan kedatangan pengunjung. Dengan pawang yang ada, pengunjung dapat lebih mengetahui kehidupan tentang hewan tersebut.

  1. Spot Foto Bangkai Pesawat Terbang

Selfie Pesawat Kalipancur
Selfie Pesawat. Image via: travelingyuk.com

Satu yang unik di Desa Wisata Kalipancur ini adalah adanya bangkai pesawat. Bangkai pesawat di tengah sawah ini bukanlah pesawat yang jatuh karena kecelakaan. Melainkan sengaja diletakkan di sana sebagai pelengkap objek wisata.

Bangkai pesawat tersebut didatangkan dari Bandara Internasional Halim Perdanakusuma Jakarta. Nugroho, sang pemilik restoran sengaja mendatangkannya untuk menarik perhatian wisatawan. Dan juga untuk membuat restoran unik yang belum ada di Semarang.

Bangkai pesawat yang dipajang di sini adalah benar-benar pesawat asli yang sudah dicopot mesin dan peralatan elektroniknya. Yang tersisa hanya cangkang atau struktur badan saja. Tujuan didatangkan bangkai pesawat ini adalah untuk dibuat sebuah Café atau rumah makan. Di sekitar pesawat ini juga terdapat tempat untuk beristirahat sejenak. Ada juga beberapa penjual makanan dan minuman ringan yang bisa Kamu temui di sana.

Di dalamnya, interior sangat khas pesawat. Dengan kursi dan meja seperti saat berada di pesawat. Pengunjung pun akan dimanjakan dengan pelayanan ramah khas pramugari pesawat.

  1. Desa Bernuasa Jepang

Japane village Kalipancur
Japanese Village. Image via: semarangcoret.com

Desa Wisata Kalipancur menyediakan Javanese Village. Seperti namanya, wahana ini dibuat seolah seperti desa di Negeri Sakura. Japanese Village memiliki bangunan bertipe kampung Jepang yang memiliki bentuk bangunan rumah yang unik.

Satu yang khas yaitu Jembatan merah yang membentang membelah sungai. Juga terdapat ornamen berupa gerbang kuil khas Negara Jepang yang berwarna merah. Pengunjung dapat berfoto di sini dengan bebas. Berpose layaknya tengah berada di Negeri Matahari Terbit nan indah itu. Jika foto-foto ini diupload di media sosial, pasti banyak yang koment dan like.

  1. Pemancingan dan saung Tepi Danau

saung tepi danau kalipancur
Saung Tepi danau. Image via: tribunnews.com

Lokasi pemancingan di lokasi ini dan tempat makan menjadi satu pengelola. Hebatnya taman wisata ini, pengunjung dibolehkan membawa makanan dari luar. Untuk harga menunya cukup terjangkau, sesuai dengan posisi sebagai daerah wisata.

Keberadaan warung makan dan taman wisata yang menjadi 1 kompleks, memebuat pengunjung tidak perlu pusing-pusing untuk mencari makan habis jalan-jalan. Dengan sudah tersedianya rumah makan, pengunjung bisa tinggal bergeser saja. Melepas lelah, sekalian mengisi perut dan memanjakan lidah.

Selain aeroplane restaurant, pengunjung juga dimanjakan dengan saung di tepi danau. Di sini, pengunjung juga dapat menyantap makanan khas Indonesia. Menikmati hidangan sembari menyaksikan pemandangan sekitar.

Danau yang indah dikelilingi pepohonan rindang. Menambah sejuknya suasana. Apalagi jika angin sepoi datang berhembus, seolah tak ingin beranjak pergi.

Menunggu ikan bakar kalipancur
Menunggu ikan bakar. Image via: @lembah.kalipancur

Objek Wisata Dekat Desa Wisata Lembah Kalipancur

Setelah berwisata di taman rekreasi desa wisata lembah Kalipancur, pengunjung bisa melanjutkan ke wisata alam yang asri. Salah satu pilihan adalah Curug Lawe, yang berjarak 18 km dari lokasi ini. Di sana pengunjung bisa menikmati alam yang asri dalam cuaca yang sejuk.

Sedangkan untuk pengunjung yang setelah puas menikmati danau buatan di desa wisata lembah Kalipancur ini masih tertarik untuk melanjutkan berwisata dengan melibatkan unsur air, bisa memilih lanjut ke Waduk Jatibarang. Waduk ini jaraknya hanya 6 km dari lokasi desa wisata ini. Waduk Jatibarang memiliki berbagai hal kegiatan yang menyenangkan. Mulai dari menyewa perahu keliling waduk sampai membuat foto-foto indah di spot yang disediakan di Goa Kreo.

Setelah membaca tulisan singkat ini, apakah ada minat untuk mencoba meluangkan waktu dilokasi ini? Sesekali menikmati Japanese Village tentu bakal jadi liburan yang berkesan. Apalagi di temani secangkir teh khas jepang di restoran yang didesain berupa saung tepi danau.

Desa Wisata Lembah Kalipancur, Sensasi Foto Ala Mission Impossible
5 (100%) 5 vote[s]

Baca juga:

Artikel lainnya:

Leave a Comment