Museum House of Sampoerna, Ududers Wajib Nyimak

Museum House Of Sampoerna bagi yang belum pernah berkunjung ke tempat tersebut sudah pasti akan menyangka bahwa museum tersebut adalah museum rokok PT. HM Sampoerna Tbk.

Yups, betul sekali. Tetapi Museum House Of Sampoerna bukan hanya tentang rokok saja, banyak aktivitas wisata lainnya yang bisa dilakukan di museum tersebut.

house of sampoerna surabaya
house of sampoerna surabaya. sumber: houseofsampoerna.museum

Ududers memang wajib tahu tentang Museum House Of Sampoerna. Tetapi bukan berarti yang tidak merokok tidak perlu tahu, atau tidak usah datang ke museum tersebut.

Bagi yang tidak merokok, Museum House Of Sampoerna mampu menyajikan nilai inspiratif. Karena di Museum House Of Sampoerna terdapat sejarah perusahaan Sampoerna dari mulai fase pengecer, hingga menjadi salah-satu perusahaan raksasa di Indonesia.

Di Museum House Of Sampoerna juga terdapat fasilitas wisata yang cocok sebagai destinasi wisata keluarga. Loh kok bisa? Jika itu pertanyaan anda, maka simak lebih lengkap info Museum House Of Sampoerna yang sudah kami siapkan untuk anda.

Khusus untuk ududers, siapkan kopi, mulai nyalakan ududnya, lalu kita mulai pembahasan lebih mendalam tentang Museum House Of Sampoerna Surabaya.

Sejarah Pendiri House Of Sampoerna

sejarah pendiri house of sampoerna
sejarah pendiri house of sampoerna. google maps. sumber: houseofsampoerna.museum

Terlepas dari pro dan kontra tentang dampak negatif rokok, menurut penulis sejarah pendiri PT. HM Sampoerna, yaitu Liem Seeng Tee, layak dijadikan sebuah film yang inspiratif. Beliau telah membuktikan from zero, to hero.

Sejarah Museum House Of Sampoerna (HoS) Surabaya dimulai dari sejarah sosok pendirinya terlebih dahulu. Pada tahun 1898, setelah ibunya wafat di Fujian, Cina, Liem bersama ayah dan adiknya pindah ke Indonesia.

Perlu diketahui bahwa pada saat itu, keluarga Liem tergolong sebagai keluarga yang miskin. Tujuan keluarganya pindah ke Indonesia untuk merubah kondisi ekonominya.

Penderitaan Liem setelah datang ke Indonesia belum berhenti. Saat usia Liem masih 5 tahun, ayahnya wafat. Di tahun-tahun sebelumnya ia berpisah dengan adiknya yang diadopsi oleh salah-satu keluarga di Singapura.

Setelah itu, Liem Seeng Tee diadopsi oleh oleh salah-satu keluarga yang ada di Bojonegoro. Inilah gerbang awal bagi beliau mengenal tembakau.

Karena saat diadopsi oleh keluarga tersebut, Liem diajarkan secara keseluruhan tentang tembakau saat usia beliau menginjak dewasa.

Liem belajar tentang cara meracik tembakau, hingga menjadi penjual asongan dari gerbong ke gerbong kereta. Tahun 1912, Liem kemudian menikah dan membuka sebuah warung.

Salah-satu yang dijual di warung tersebut adalah tembakau khas racikannya. Bahkan beliau menjualnya juga dengan berkeliling menggunakan sepeda ontel.

Usaha memang tidak akan mengkhianatai hasil. Akhirnya pada tahun 1913 Liem berhasil mendirikan sebuah perusahaan tembakau, dan rokok.

Perusahaan pertama Liem Seeng Tee bernama Handel Maastchapij. Kemudian berubah menjadi N V Handel Maastchapij, dan akhirnya setalah perang dunia ke II berubah menjadi Hanjaya Mandala Sampoerna, atau yang lebih dikenal dengan PT. HM Sampoerna.

Sejarah Museum House Of Sampoerna

sejarah house of sampoerna surabaya
sejarah house of sampoerna surabaya. sumber: houseofsampoerna.museum

Gedung yang saat ini menjadi Museum House Of Sampoerna, sejarah awalnya merupakan sebuah panti asuhan yang dikelola oleh Belanda.

pada tahun 1932, Liem membeli bangunan tersebut. Dikarenakan pada tahun sebelumnya, tepatnya di tahun 1912, panti asuhan tersebut pindah.

Tujuan membeli bangunan tersebut sebagai tempat produksi rokok. Hingga pada tahun 1964 sejarah House Of Sampoerna dimulai. Baru pada tanggal 9 oktober tahun 2003, tempat tersebut menjadi Museum House Of Sampoerna.

Museum House Of Sampoerna Surabaya, adalah cara lain untuk menikmati tembakau, dan rokok. dengan kata lain, tidak berarti harus merokok.

Daya Tarik Museum House Of Sampoerna

1. Arsitektur Bangunan

Daya tarik yang pertama dari Museum House Of Sampoerna adalah arsitektur bangunannya yang klasik, dan unik. Hal uniknya terletak di 4 tiang besar yang ada di muka bangunan yang berbentuk rokok raksasa produk khas PT. HM Sampoerna.

2. Barang-Barang Bersejarah

replika warung yang bersejarah
replika warung yang bersejarah. google maps. sumber: Jeevna Sashidharan

Daya tarik selanjutnya adalah barang-barang bersejarah yang dipajang di dalam museum tersebut. Barang-barang tersebut berkaitan erat dengan sejarah perkebangan dari masa ke masa PT. HM Sampoerna.

Bahkan ada juga replika warung yang pernah dijadikan tempat berjualan oleh Liem sebelum masa kejayaannya. Tepatnya berada di ruangan paling depan.

3. Tour

transportasi tour
transportasi tour. google maps. sumber: Dave

Di area parkiran Museum House Of Sampoerna terdapat sebuah bus yang akan membawa pengunjung berkeliling seputar kota Surabaya. Terutama mengitari tempat-tempat yang dianggap bersejarah, serta dinarasikan oleh tim pemandu.

4. Hunting Kuliner, Dan Souvenir

Di sudut lain, terdapat House Of Sampoerna Cafe yang siap melayani pengunjung yang ingin hunting kuliner. Serta terdapat spot khusus yang menjual souvenir khas Surabaya.

Lokasi Dan Alamat Museum House of Sampoerna

Alamat House of Sampoerna berada di Jalan Sampoerna No 6, Krembangan Utara, Pabean Cantian, Kota Surabaya. Lokasi Museum House Of Sampoerna brada dekat bekas penjara Kali Sosok.

Rute Menuju Museum House Of Sampoerna

Jarak House of Sampoerna dari Alun – Alun Contong, Surabaya hanya berjarak sekita 5 kilometer saja. Adapun waktu tempuhnya sekitar 15 menit saja. Rute tercepat adalah melalui Jalan Bubutan.

salah satu produk yang dipamerkan
salah satu produk yang dipamerkan. google maps. sumber: Sun Yih Teo

Tiket Masuk Museum House of Sampoerna Surabaya

Tiket masuk Museum House Of Sampoerna gratis.

Jam Buka Museum House of Sampoerna Surabaya

  • di masa PPKM, Museum House Of Sampoerna tutup sementara.
  • Dalam situasi normal, Museum House Of Sampoerna buka dari pukul 09.00 hingga 22.00 WIB, dan buka setiap hari.

Baca: review wisata Surabaya North Quay


Tinggalkan komentar