Situs Duplang, Jejak Peradaban Megalitik Di Jantung Peradaban Jawa Klasic

Jember merupakan sebuah Kabupaten yang terletak di Provinsi Jawa Timur, dengan Ibu Kota adalah Jember. Mayoritas penduduknya ialah Suku Jawa dan beragama Islam.

Jika kamu mendengar kata Jember pasti yang terlintas di benakmu ialah Jember Fashoin Carnaval (JFC), hal tersebut tidaklah salah.

Karena memang Jember Fashion Carnaval sudah terkenal hingga seantero dunia, dan banyak ditiru oleh wilayah yang lainnya.

Selain itu, Jember banyak terdapat perguruan tinggi karena kota ini merupakan salah satu pusat pendidikan di Jawa Timur selain Surabaya dan Malang.

Belajar bukan hanya dapat kita temukan di bangku sekolah saja, belajar dapat kita lakukan dimana saja. Seperti dengan mengunjungi sebuah tempat berikut ini, dimana kamu dapat mengetahui peradaban manusia pada zaman dahulu.

Penanda Situs Duplang
Penanda Situs Duplang. GoogleMaps. Sumber: lh5.googleusercontent.com

Simak juga: 10 lokasi Indah di jember

Tempat tersebut bernama Situs Duplang, yang menjadi saksi bisu akan peradaban manusia sebelum sekarang ini. Berikut ulasan lengkap mengenai Situ Duplang :

Lokasi Situs Duplang

Situs Duplang berada di Dusun Duplang, Desa Kamal, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur.

Rute Menuju Situs Duplang

Rute menuju Situs Duplang arahkan kendaraanmu menuju Alun-alun Kota Jember, dari sana kamu tinggal mengikuti petunjuk yang ada untuk menuju Desa Kamal.

Dengan melakukan perjalanan kurang lebih sejauh 16 km. Jalur yang akan kamu lalui tidak terlalu lebar, dengan kondisi jalan yang berlubang. Saya sarankan lebih baik menggunakan kendaraan roda dua.

Jalan Menuju Situs Duplang
Jalan Menuju Situs Duplang. GoogleMaps. Sumber: lh5.googleusercontent.com

Jika kamu merasa ragu atau tidak tahu jalan lebih baik beranikan diri untuk bertanya pada warga sekitar. Kemudikanlah kendaraanmu dengan baik, tetaplah fokus dan selalu waspada.

Jam Buka Situs Duplang

Jam buka Situs Duplang dibuka setiap 24 jam sehari dan selama 7 hari seminggu. Waktu terbaik mengunjungi Situs Duplang ialah ketika matahari masih bersinar, sehingga kamu dapat melihat dengan jelas berbagai bebatuan yang ada.

Tiket Situs Duplang

Tiket masuk Situs Duplang saat ini tidak dikenai biaya sedikitpun alias gratis. Kamu tinggal datang dan pelajari peninggalan sejarah yang ada di depan mata.

Meskipun tidak dipungut biaya sedikitpun, lebih baik kamu memberikan sebagian rezeki yang kamu punya untuk kegiatan pemeliharaan Situs Duplang itu sendiri. Jangan lupa mengisi buku tamu yang telah disiapkan.

Fasilitas Situs Duplang

Fasilitas yang ada di area Situs Duplang terdiri dari:

  • Area parkir
  • Toilet
  • Mushola

Daya Tarik Situs Duplang

1. Peninggalan Sejarah

Situs Duplang merupakan peninggalan sejarah pada zaman Megalithikum dan merupakan salah satu perkampungan purbakala yang terletak di Jawa Timur.

Situs Duplang berada di area seluas 12 ha, dan berada di lereng Gunung Argapura. Sehingga udara di sekitarnya masih sejuk, lingkungan di sekitarnya pun masih sangat asri.

Situs Duplang memberikan kita sebuah gambaran kehidupan pada zaman Purbakala, sebelum adanya teknologi seperti sekarang ini.

Lokasi ini telah ditemukan sekitar abad ke-10 oleh masyarakat Desa Kamal, yang pada saat itu sedang menggali tanah. Posisi bebatuannya tidak banyak berubah, hanya beberapa saja yang dipindahkan supaya lebih tertata dengan baik.

Peninggalan Sejarah Yang Harus Dilestarikan
Peninggalan Sejarah Yang Harus Dilestarikan. GoogleMaps. Sumber: lh5.googleusercontent.com

Simak juga: Pantai Biduk-Biduk di Kaltim

Diberi nama Situs Duplang karena memang ditemukan di Dusun Duplang. Banyak hal yang dapat kita ketahui ketika berada di Situs Duplang. Situs Duplang merupakan peninggalan sejarah yang sangat bernilai dan menjadi awal mula peradaban yang ada saat ini.

Alangkah baiknya jika kita ikut melestarikan tempat-tempat bersejarah seperti ini. Minimal dengan mengenalkannya pada anak-anak muda melalui media sosial yang dimiliki.

2. Jenis Artefak Di Situs Duplang

Terdapat beberapa jenis artefak yang ada di Situs Duplang, diantaranya:

Kubur batu atau dolmen bukanlah difungsikan sebagai sebuah kuburan melainkan batu besar yang ditopang oleh 4 atau 6 buah batu, kemudian ditutup oleh papan batu.

  • Kubur Batu Atau Dolmen

Kubur batu atau dolmen bukanlah difungsikan sebagai sebuah kuburan melainkan batu besar yang ditopang oleh 4 atau 6 buah batu, kemudian ditutup oleh papan batu.

Kubur Batu
Kubur Batu. Sumber: www.jemberkab.go.id
  • Menhir

Merupakan batu yang berdiri tegak, dimana difungsikan sebagai benda untuk pemujaan kepada arwah atau roh nenek moyang.

Menhir
Menhir. Sumber: backpackerjakarta.com
  • Batu Kenong

Batu Kenong
Batu Kenong. Sumber: www.traveran.com

Simak juga: Danau Rombebai di Papua

Batu Kenong Tunggal, Batu kecil yang lancip di bagian atasnya berfungsi sebagai tempat persembahan kepada arwah atau roh para leluhur.

Batu Kenong Kembar, merupakan batu yang kenongnya atau yang lancipnya menunjukkan arah. Digunakan sebagai petunjuk arah yang menunjukkan tempat keberadaan harta karun.

  • Lesung

Lesung merupakan sebuah batu yang ditengahnya berlubang, sama halnya dengan lesung pada umumnya. Fungsinya untuk menumbuk padi, kopi atau lain sebagainya.

Masyarakat sekitar menyebut batu lesung ini dengan nama Lingga Yoni. lingga ditujukan untuk penutup lesung sedangkan Yoni ditujukkan untuk lesung itu sendiri.

Yoni bermakna kesuburan, maka dari itu masyarakat sekitar percaya bahwa lesung yang ada di Situs Duplang ini melambangkan kesuburan.

Lesung
Lesung. Sumber: www.jemberkab.go.id
  • Peti Kubur Batu

Pada zaman Megalithikum semua hal dilakukan dengan menggunakan sebuah batu. Peti Kubur Batu yang ada di Situs Duplang ini difungsikan sebagai sebuah peti mati untuk menyimpan jenazah.

Kubur Batu
Kubur Batu. Sumber: jeniusx.blogspot.com

Bentuknya seperti peti mati pada zaman sekarang, namun bedanya ini lebih besar dengan bebatuan yang pipih di bagian atasnya.

Tips Mengunjungi Situs Duplang

Jika kamu berencana untuk mengunjungi Situs Duplang, baiknya kamu simak tips berikut ini:

  • Jangan membuang sampah sembarangan

Sampah merupakan benda kecil namun sangat meresahkan. Kamu harus selalu menjaga kebersihan area dimanapun kamu berada. Dengan begitu kamu sudah ikut andil dalam melestarikan Situs Duplang.

Biasakanlah membuang sampah pada tempatnya, jika kamu tidak menemukan tempat sampah simpan dahulu sampai kamu menemukannya.

  • Jauhi Vandalisme

Vandalisme merupakan sebuah tindakan mencurat coret bebatuan atau apapun yang ada di sekitar. Hindari perbuatan tersebut ketika berada di area Situs Duplang. Kita datang untuk mempelajari kehidupan zaman dahulu, bukan untuk merusaknya.

Suasananya Yang Asri
Suasananya Yang Asri. Sumber: fevtrisjahrir.wordpress.com

Simak juga: Danau Laguna di NTT

Objek Wisata Dekat Situs Duplang

Setelah kamu melakukan wisata sejarah di Situs Duplang, kamu dapat meneruskan perjalanan ke berbagai objek wisata lain yang lokasinya tak jauh dari Situs Duplang. Yakni diantaranya:

1. Museum Huruf

Museum Huruf ini berada di Jl. Bengawan Solo, Kecamatan Sumbersari, Jember. Berdiri sejak tahun 2017 dan merupakan satu-satunya museum huruf yang ada dunia, dan berisikan berbagai huruf dari masa ke masa dari berbagai belahan penjuru dunia.

Kamu dapat mengetahui berbagai macam huruf bukan hanya dari berbagai negara saja, melainkan dari masa ke masa. Museum ini memberikan kita pengetahuan tentang macam-macam huruf yang ada.

2. Air Terjun Tancak

Air Terjun Tancak terletak di Kecamatan Panti, Jember. Dengan memiliki ketinggian sekitar 85 meter dengan keadaan di sekitarnya yang masih sangat alami.

Berwisata bukan hanya bersenang-senang saja, banyak hal yang dapat kita lakukan pada saat berwisata. Wisata sejarah merupakan salah satu cara kita untuk mengetahui kejadian pada beberapa waktu yang lampau.

Wisata sejarah bukan lagi hal yang membosankan, mengunjungi Situs Duplang dapat menambah wawasan kita tentang peradaban pada zaman Megalithikum.

Semoga ulasan mengenai Situs Duplang di atas dapat bermanfaat untuk kamu. Selamat belajar di Situs Duplang!


Leave a Comment