Taman Nasional Way Kambas, Rumahnya Gajah Sumatera

Kawasan Taman Nasional memang menjadi salah satu kawasan yang bisa dikunjungi. Selain sebagai salah pembelajaran tentang flora dan Fauna, masih alaminya Taman Nasional membuat suasana dan udara sejuk selalu menjadi kenangan yang tidak akan terlupakan. Indonesia, mempunyai banyak sekali Taman nasional yang esoktis dan wajib untuk dikunjungi.

Taman Nasional Way Kambas yang terletak di Lampung adalah salah satu tempat wisata yang harus dilirik. Disini, ada keberagaman Flora dan Fauna yang bisa disimak, dipelajari, dan mungkin juga bisa dijadikan sebagai teman selfie. Penasaran dengan kawasan ini, mari simak penjelajahan di bawah ini.

Way Kambas Gate
Image via: www.instagram.com/habiseptiawan.jk

Profil Taman Nasional Way Kambas

Inilah tempat yang bisa dibilang sebagai sebuah surga di Pulau Sumatera bagian Selatan. Tepatnya, berada di Provinsi Lampung. Dengan deretan hutan dataran rendah, hutan rawa air tawar, padang rumput, semak-semak belukar, hutan pantai dan juga satwa-satwa liar yang tingkahnya menggemaskan.

Luas wilayah kawasan ini kurang lebih 125.000 hektar. Menariknya lagi, sebagian besar kawasan ini masih berupa hutan rimba. Disini, wisatawan akan disuguhkan dengan gajah sumatera yang bisa dibilang menjadi ikon dari tempat ini. Maklum saja, saat ini Gajah Sumatera memang hampir punah.

Tempat ini didirikan pada tahun 1936 oleh Resident Lampung Mr. Rookmaker. Salah satu alasan didirikannya kawasan ini adalah pelestarian alam dan perlindungan bagi satwa-satwa yang tersebar disini seperti tapir, enam jenis primate, kijang, harimau sumatera, beruang madu, serta badak sumatera.

Way Kambas Free
Image via: www.instagram.com/monochromeon

Pusat Konservasi Gajah

Seperti yang telah dibahas diawal, kawasan ini memang menjadi pusat konservasi gajah yang menjadi ikon way kambas. Apa yang menarik disini? Gajah Sumatera adalah salah satu hewan yang saat ini menjadi perhatian karena kondisinya yang sangat memprihatinkan.

Sisi menarik disini, sobat native akan dihibur dengan beberapa atraksi yang bisa dilakukan oleh gajah-gajah ini. salah satunya adalah olah raga sepakbola yang bisa dinikmati. Melihat mereka berolahraga pun terlihat seru dan menarik. Beberapa sobat native yang melihatnya ikut hanyut dalam keseruan yang tercipat.

Baca Juga :  Kebun Teh Kemuning: Review, Lokasi dan Tiket Masuk

Selain bermain sepakbola, sobat native juga bisa melihat gajah-gajah ini dimandikan, tingkah mereka cukup lucu dan menggemaskan. Seperti seorang anak-anak yang dimandikan. Sungguh mengundang tawa.

Way Kambas Bath
Image via: www.instagram.com/eka.wd27

Lucunya lagi, gajah-gajah ini dilepaskan begitu saja. Pada sore hari dan malam hari mereka akan pulang. Ada juga gajah yang tersesat hingga masuk ke wilayah pemukiman warga. Apabila, ini terjadi biasanya warga segera menghubungi pihak taman nasional, karena para warga pun juga was-was.

Di sini, juga disediakan sebuah rumah sakit yang menjadi satu-satunya rumah sakit gajah di Indonesia dan mungkin di Asia. Rumah sakit ini layaknya rumah sakit manusia. Dimana, bisa mengatasi masalah stress dan juga luka-luka. Beberapa dokter disini pun dengan lembut dan penuh kasih sayang menangani beberapa gajah yang sedang sakit.

Ingin mencoba naik gajah? Sobat native bisa naik ke atas punggungnya dan nikmati berbagai pemandangan yang menawan. Memang pemandangan hutan, tetapi suasana yang akan dirasakan sungguh berbeda membuat decak kagum terus menerus tanpa henti. Inilah yang bisa dijadikan sebagai kenangan tak akan terlupakan. Untuk mempelajari gajah ini sobat native bisa menikmati museum yang didirkan di kawasan ini.

Way Kambas Patroll
Image via: www.instagram.com/tamannasionalwaykambas

Konservasi Hewan Dan Wahana Wisata

Mungkin, saat ini sobat native bisa melihat kedekatan antara hewan dengan manusia. Andai sobat native tahu bahwa, mereka tidak mudah untuk bisa akrab dengan hewan-hewan ini. mereka pun butuh waktu. Apalagi, bersahabat dengan hewan tidaklah mudah seperti bersahabat bersama dengan manusia.

Sobat native pun bisa menikmati sungai-sungai dengan menaikki perahu motor. Hanya saja, perahu ini hanya bisa diisi oleh 6 orang saja.. tidak hanya mengelilingi sungai. Tetapi, dengan menggunakan perahu motor ini, sobat native bisa melihat bagaimana kehidupan asli satwa-satwa liar.

Baca Juga :  Pantai Tegal Wangi Yang Mempesona Di Bali

Tidak hanya gajah saja yang punya rumah di tempat ini. tetapi bebarapa fauna pun juga punya rumah disini seperti, api-api, pidada, nipah, Gelam, salam, Rawang, ketapang, cemara laut, pandan, puspa, meranti, minyak, serta ramin.

Way Kambas Ride
Image via: www.instagram.com/ellenaadinda

Ekosistem

Berbicara masalah ekosistem, tempat ini memang rumahnya hutan dataran rendah. Ada beberapa jenis yang bisa dinikmati seperti meranti, rengas, keruing, puspa, dan masih ada banyak lagi. Apabila sobat native ikut dalam paket tour dan travel, sobat native bisa belajar banyak dari apa yang akan diutarakan.

Pada saat sobat native mengelilingi sungai dengan perahu motor. Sobat native bisa menikmati hutan rawa nan esoktis. Di hutan rawa ini merupakan air tawar yang mempunyai tingkat keasaman yang cukup. Selain hutan, ada juga beberapa burung yang bisa dilihat datang silih berganti.

Jenis hutan rawa yang bisa dinikmati disini adalah kantung semar, palm merah, pandan dan nibung. Apabila, sobat natve bisa perhatikan lebih dalam, beberapa vegetasi ini mempunyai akar lutut dan tunggang., inlah ciri-ciri dari ekosistem hutan rawa.

Way Kambas Carnival
Image via: www.instagram.com/sepiawulandari16

Alamat Dan Rute Lokasi

Alamat Taman Nasional Way Kambas berada di Raja Basa lama, Labuhan Ratu, Sukadana, Kabupaten Lampung Timur. Ada beberapa cara yang bisa ditempuh menuju ke kawasan ini, bisa menggunakan kendaraan pribadi da nada transportasi umum.

Bila sobat native berangkat dari Jakarta, bisa menggunakan pesawat menuju ke lampung. Kemudian, berlanjut dengan menggunakan taksi atau bus dan turun di kota metro. Turun di desa gajah batu. Kemudian, naik ojek menuju ke pintu masuk taman nasional way kambas.

Baca Juga :  Candi Plaosan: Review Sejarah, Lokasi dan Tiket Masuk

Ada juga alternatif bila menggunakan bus. Perjalanan dimulai dari terminal kampung rambutan. Naik bus menuju ke pelabuhan merak. Kemudian, turun di pelabuhan dan antri tiket menuju ke pelabuhan bakauheni. Dari sini, sobat native bisa menggunakan bus menuju ke terminal Raja basa tanjung karang.

Dari terminal rajabasa lanjutkan perjalanan menuju Labuan ratulama dengan bus dan melewati lintas timur sumatera. Turun di desa batu gajah dan lanjutkan dengan menggunakan ojek. Kemudian, turun di gapura taman nasional way kambas

Apabila, sobat native masih bingung atau ragu dengan menggunakan transportasi umum. Alangkah baiknya menggunakan beberapa jasa tour and travel yang sudah menyediakan paket perjalanan menuju ke kawasan ini.

Way Kambas Miss
Image via: www.instagram.com/eliza.oktari

Harga Tiket Masuk

Harga tiket masuk yang ditawarkan adalah 7 ribu rupiah saja. Bagi sobat native yang ingin menunggangi gajah bisa membayar uang sebesar 20 ribu rupiah. Apabila, ingin berpetualang dengan gajah ini, sobat native bisa membayar uang sebesar 150 ribu rupiah.

Nah, bagi sobat native yang ingin menginap ada beberapa penginapan yang bisa dipilih. Bisa memilih cottage dengan harga kurang lebih 500 ribuan. Bisa juga dengan beberapa penginapan murah dengan hatrga 100 hingga 200 ribu rupiah.

Taman Nasional way kambas adalah kawasan pelestarian satwa-satwa menggemaskan yang patut untuk dikunjungi. Ayo datang ke taman nasioanal way kambas, jangan lupa ajak teman, sahabat dan keluarga agar bisa menikmati bersama ekosistem-ekositem yang terjaga dengan sangat baik.

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.