Telaga Bidadari, Wisata Menyejukkan Di Tengah Sibuknya Kota Batam

Telaga Bidadari lokasinya berada di tengah hutan dengan alam yang masih sangat asri, belum terjamah oleh tangan jahil manusia. Tepatnya berada di kawasan Hutan Muka Kuning.

Nama Telaga Bidadari sendiri memang banyak kita temukan di beberapa daerah di Indonesia, dengan mitos atau cerita yang mengiringya. Begitu halnya Pancur Telaga Bidadari Batam, yang merupakan satu-satunya objek wisata air terjun yang ada di Kota Batam.

Telaga Bidadari Batam
Telaga Bidadari Batam. google maps. sumber: Dantie Mary

Batam merupakan sebuah kota yang sangat strategis karena berada diantara jalur pelayaran Internasional, dan berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia.

Simak juga: Ragam Wisata Kepulauan Riau

Wilayah Kota sendiri terdiri dari Pulau Batam, Rempang, dan Galang yang dihubungkan oleh sebuah jembatan yang bernama Jembatan Balerang.

Telaga Bidadari dapat menjadi referensi wisata alam di tengah sibuknya Kota Batam. Berikut ulasan lengkapnya untuk kamu semua!

Lokasi Telaga Bidadari

Lokasi Telaga Bidadari berada di Kawasan Simpang Dam, Muka Kuning, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

Rute Telaga Bidadari

Untuk mecapai lokasi air terjun ini pengunjung yang berangkat dari Batam Center bisa menuju Muka kuning. Kemudian, di depan gerbang kiri kawasan Industri Batamindo terdapat gang masuk menuju Kampung Aceh.

Air Terjun Satu-Satunya di Batam
Air Terjun Satu-Satunya di Batam. google maps. sumber: Dhanny

Gang masuk Kampung Aceh inilah rute yang dapat pengunjung gunakan untuk menuju kawasan objek wisata ini. Jalan menuju Telaga Bidadari tak begitu lebar, maka sebaiknya menggunakan motor saja.

Trekking Menuju Telaga Bidadari

Untuk dapat menikmati keindahan Telaga Bidadari dibutuhkan perjuangan yang cukup berat, kamu akan menapaki trekking di tengah lebatnya hutan lindung Taman Wisata Muka Kuning.

Perjalanan diawali ketika kamu berada di Kampung Aceh, mulai menapaki jalan yang masih berupa tanah dengan rindangnya pepohonan di kiri dan kanan jalan.

Selain itu kondisi jalan yang kadang berupa tanjakan kadang juga berupa turunan, selain itu kamu akan melintasi setidaknya 4 buah jembatan yang kondisinya sangat tidak baik.

Jembatan yang pertama terbuat dari batangan pohon yang disusun sedemikian rupa sehingga mudah untuk dilalui. Dilanjutkan dengan jembatan kedua yang kondisinya tak jauh berbeda, jembatannya masih berasal dari batang pohon namun lebih besar dari sebelumnya. Kondisinya menurun dan mengenai air sungai.

Akses Jalan Yang Masih Alami
Akses Jalan Yang Masih Alami. google maps. sumber: Pa_JioPa_iJo PurNomo

Jembatan ketiga dan keempat kondisi jembatannya sama seperti jembatan yang pertama, terbuat dari batangan pohon kayu namun terlihat kuat untuk kamu lintasi.

Perjalanan yang tak mudah tersebut akan kamu lalui sekitar 1 hingga 1,5 jam, tergantung dari berapa lama kamu beristirahat. Karena kaki sudah lelah melangkah, dan peluh sudah mengalir deras di tubuh.

Namun, ketika tiba di lokasi Pancur Telaga Bidadari, rasa lelah dan penat setelah jauh melangkah terbayarkan dengan indahnya panorama alam dan aliran air yang sangat menyegarkan.

Jam Buka Telaga Bidadari

Jam operasional Telaga Bidadari dibuka selama 24 jam nonstop mulai hari Senin hingga Minggu. Namun karena jalur trekking yang tidak mudah serta belum dilengkapi fasilitas lampu penerangan, sebaiknya datang dan pulang ketika matahari masih bersinar.

Tiket Masuk Telaga Bidadari

Tiket masuk menuju Telaga Bidadari belum diberlakukan, alias gratis.

Jalan Menuju Telaga Bidadari
Jalan Menuju Telaga Bidadari. google maps. sumber: Alexander Prayoga

Simak juga: Curug Ciastana dengan kolam 2 tingkat nya

Fasilitas Telaga Bidadari

Karena terletak di kawasan hutan lindung, maka fasilitas yang ada di Telaga Bidadari belum memadai. Tidak ada fasilitas umum seperti warung, serta toilet atau kamar mandi.

Daya Tarik Telaga Bidadari

Pancur Telaga Bidadari meskipun terletak di tengah kawasan hutan lindung, namun selalu saja dikunjungi oleh wisatawan yang datang dari berbagai daerah. Karena Telaga Bidadari memiliki daya tarik sebagai berikut:

1. Keindahan Alam Yang Alami

Simak juga: Puncak Widosari, melihat laut selatan dari 1000 mdpl

Kawasan Hutan Muka Kuning merupakan kawasan konservasi hutan satu-satunya yang berada di Kota Batam. Di dalamnya terdapat sebuah air terjun yang memiliki tinggi sekitar 3 meter, dan memiliki aliran air yang tak begitu deras.

Pancur Telaga Bidadari merupakan sebuah kolam pemandian alami dengan air yang sangat jernih, dihiasi dengan rindangnya pepohonan yang berada di sekitar telaga.

Kamu dapat menikmati sejuknya air Telaga Bidadari di bagian atas maupun di bagian bawahnya, suasana yang sangat sepi membuat kamu dapat beristirahat sejenak dari hiruk pikunya perkotaan.

Dengan hanya mendengar suara debuarn air yang turun, ditemani sejuknya udara serta angin yang menyapu ragamu. Sungguh menenangkan sekali rasanya.

Suasana Asri
Suasana Asri. google maps. sumber: Pa_JioPa_iJo PurNomo

2. Bermain Air dan Berenang

Ragam wisata seru yang dapat kamu lakukan ketika berada di Telaga Bidadari Batam ini tentu saja dengan bermain air dan merasakan sejuknya air yang dialirkannya.

Buat kamu yang mahir berenang jangan lewatkan untuk berenang di kolam alami Telaga Bidadari. Kamu juga bisa menyelami dasar kolam tanpa ada yang menghalangi, karena saking jernihnya air.

Kolamnya cukup dalam, jadi berhati-hatilah jika kamu termasuk perenang amatiran. Perjalanan trekking yang melelahkan terbayarkan sudah dengan semua kesejukan yang kamu rasakan.

3. Body Jumping atau Melompat

Kegiatan lain yang dapat kamu lakukan yakni dengan melompat dari tebing yang berada di samping kiri air terjun, dengan ketinggian sekitar 3 meter. Tak terlalu tinggilah dan aman untuk kamu lakukan.

Ragam wisata tersebut akan lebih seru jika dilakukan bersama dengan teman-teman. Mencoba menikmati segarnya air dengan cara yang cukup ekstrim.

Santuy Bersama Alam
Santuy Bersama Alam. google maps. sumber: Rizqi Abdillah

4. Hunting Foto

Setelah menikmati keindahan alam dan beragam kegiatan seru yang dapat kamu lakukan, jangan lupakan untuk mengabadikan keindahan Telaga Bidadari beserta alam di sekitarnya dalam sebuah foto maupun video.

Kemudian kamu posting di berbagai media sosial yang kamu miliki, dan biarkan orang lain ikut melihat keindahan yang dihadirkan wisata Batam yang satu ini.

Simak juga: Bukit Selong, memandangi Lombok Dari Ketinggian

5. Camping

Untuk kamu yang termasuk para pecinta alam sejati, di kawasan hutan ini kamu bisa mendirikan tenda dan berkemah bersama teman dan menciptakan keseruan sepanjang malam.

Menghabiskan malam di udara terbuka dengan hanya ditemani suara serangga serta deburan air yang jatuh di Telaga Bidadari.

Camping di Telaga Bidadari
Camping di Telaga Bidadari. google maps. sumber: Project SKGW

Tips Wisata

Berikut saya sampaikan beberapa tips wisata untuk kamu yang hendak mengunjungi Pancur Telaga Bidadari ini, yakni:

  • Pastikan kondisi cuaca sedang cerah, tidak mendung apalagi turun hujan.
  • Gunakan alas kaki yang nyaman dan tidak licin untuk melakukan trekking menyusuri hutan dengan jalan setapak yang masih berupa tanah.
  • Bawalah makanan dan minuman yang cukup untuk bekal kamu selama berada di Telaga Bidadari.
  • Barang bawaan yang kamu bawa sebaiknya tidak terlalu banyak, untuk mengurangi beban ketika trekking.
  • Beristirahatlah terlebih dahulu sebelum berenang di Telaga Bidadari, untuk menghindari kram kaki.
  • Berhati-hatilah ketika melakukan body jumping.
  • Jaga selalu kebersihan dan keasrian lokasi Telaga Bidadari.
  • Hindari perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
  • Siapkan kamera kamu untuk mengabadikan keindahan Telaga Bidadari.

Penutup

Menikmati keindahan alam merupakan cara yang terbaik untuk merecharge tubuh yang sudah penat dengan aktivitas sehari-hari.

Sebuah keindahan yang menakjubkan memang secara alami dilindungi oleh alam, agar selalu terjaga keindahannya. Kunjungilah Telaga Bidadari ketika kamu sedang berada di Batam!