11 Tempat Wisata Demak, Aneka Keindahan di Nagari Para Wali

Pilihan Tempat Wisata Demak selama ini dikenal didominasi oleh destinasi wisata religi. Maklum saja, daerah ini dipercaya sebagai tempat berdirinya mesjid Tertua di Pula Jawa. Banyak orang yang berkunjung ke Demak untuk ziarah ke makam Sunan Kali Jaga ataupun Raden Fatah.


Tempat Wisata Demak merupakan daerah yang di kenal masyarakat dengan destinasi wisata religi.
Tempat Wisata Demak. Image via: jateng.idntimes.com

Sekilas Soal Demak

Demak, salah satu kabupaten di Jawa Tengah, merupakan kota ziarah yang kerap disebut sebagai Kota Wali atau Nagari Para Wali. Kota yang menjadi cikal bakal Islam di Jawa itu meninggalkan kenangan dan ingatan religius berupa Masjid Demak dan makam Sunan Kalijaga.

Kota kecil tersebut terletak di timur Semarang dan berjarak sekitar 28 kilometer dari ibu kota Jawa Tengah itu. Untuk menuju Demak cukup mudah, yaitu dengan menyusuri jalan pantai utara Semarang-Demak menggunakan kendaraan bermotor selama lebih kurang 30 menit.

Dahulu Demak bernama Glagahwangi, daerah perkampungan nelayan di tepi Sungai Tuntang yang bermuara di Laut Jawa. Sebagian besar daerahnya berupa rawa-rawa berlumpur, berhias rumah-rumah panggung. Pada 1476, Raden Fatah, keturunan Raja Majapahit Kertabhumi bergelar Prabu Brawijaya V, mengubah perkampungan itu menjadi kerajaan atau kesultanan.
Setiap bulan Ruwah, para peziarah domestik dan mancanegara selalu memadati Demak. Masjid Demak yang merupakan peninggalan Sultan Demak pertama, Raden Fatah, dan Wali Songo serta makam Sunan Kalijaga itu menjadi destinasi utama.

11 Tempat Wisata Demak

  1. Masjid Agung Demak

Masjid Agung tempat wisata Demak ini memiliki simbol arsitektur tradisional khas Indonesia dan memiliki berbagai makna di tiap bagian arsitekturnya.
Masjid Agung Demak. Image via: tempatwisataindonesia.id

Simak juga: 11 tempat wisata Singkawang

Masjid Agung Demak berdiri sejak abad ke-15, yang dibangun oleh sultan pertama dari kesultanan Demak bernama Raden Patah bersama dengan Wali Songo. Hal ini membuat masjid ini masuk dalam jajaran masjid tertua di Indonesia.

Masjid Agung tempat wisata Demak ini memiliki simbol arsitektur tradisional khas Indonesia dan memiliki berbagai makna di tiap bagian arsitekturnya. Seperti halnya pada atap masjid yang memiliki bentuk atap berundak tiga. Ini memiliki makna berupa gambaran akidah Islam, yaitu Iman, Islam dan Ihsan.

Arsitektur unik lainnya, dapat dilihat pada pintu utama Masjid Agung Demak, Pintu Bledeg. Pintu ini terbuat dari kayu jati yang dipenuhi berbagai ukiran cantik bergambar dua kepala naga. Dalam budaya Jawa, gambar di pintu ini berasal dari prasasti Condro Sengkolo, berarti penanda waktu yang berbunyi ‘Nogo Mulat Saliro Wani’.

Masjid peninggalan kerajaan Demak ini memiliki empat saka atau tiang utama loh Detikers. Keempat tiang tersebut memiliki tinggi 16 meter. Menurut cerita di kalangan masyarakat sekitar, keempat saka di masjid tempat wisata Demak ini dibuat oleh empat wali. Yaitu SUnan Ampel, Sunan GUnung Jati, Sunan Bonang dan Sunan Kalijaga.

Lokasi: Kampung Kauman, Kel. Bintoro, Kec. Demak, Bintoro, Kec. Demak, Kabupaten Demak, Jawa Tengah
Tiket:-
Jam Buka: 24 Jam

  1. Makam Sunan Kalijogo

Bangunan tempat wisata Demak makam Kadilangu memiliki ciri khas bangunan pada masa itu. Berbentuk joglo dengan atap tumpang atau susun 3,
Makam Sunan Kalijogo. Image via: situsbudaya.id

Kanjeng Sunan Kalijaga, sebagaimana masyarakat Jawa biasa menyebutnya, merupakan kepala daerah perdikan yang menguasai beberapa desa di sekitar Kadilangu. Kawasan tempat wisata Demak ini merupakan daerah yang memang diperuntukkan untuk Sunan Kalijaga dan keturunannya.

Bangunan tempat wisata Demak makam Kadilangu memiliki ciri khas bangunan pada masa itu. Berbentuk joglo dengan atap tumpang atau susun 3, seperti halnya asjid-masjid kuno di Jawa lainnya. Bangunan makam dan masjid berada dalam satu kompleks.

Bentuk jirat yang ada di makam merupakan bentuk jirat kuno dengan beberapa variasi antara lain bentuk gada, kurawal, dan bentuk matahari. Makam-makam disusun dalam beberapa halaman, disekat tembok, khas makam raja atau pejabat Jawa dimana makam utama terletak di halaman paling belakang.

Makam Sunan Kalijaga berada persis di samping masjid. Cungkup makam Sunan Kalijaga berukuran cukup besar dengan atap limasan tumpang yang tinggi. Pada puncaknya terdapat mustaka yang bersayap di keempat sudutnya.

Lokasi: Kadilangu, Kec. Demak, Kabupaten Demak, Jawa Tengah
Tiket: –
Jam Buka: 24 Jam

  1. Makam Terapung Syekh Mudzakir

Keunikan makam Mbah Mudzakir tempat wisata demak, yang posisinya seolah mengapung di tengah lautan ini menjadi daya magnet tersendiri bagi para pengunjung.
Makam Terapung Syekh Mudzakir. Image via: laduni.id

Simak juga: 11 tempat wisata Sabang

Mbah Mudzakir dikenal sebagai sosok pejuang kemerdekaan sekaligus ulama yang disegani di era tahun 1900 hingga 1950. Semasa hidup, Mbah Mudzakir begitu vokal melawan penjajah sekaligus gencar melakukan syiar ajaran agama Islam di pesisir pantai utara Demak.

Semula makam tempat wisata Demak itu adalah daratan dan tempat pemakaman umum. Namun lama kelamaan habis digulung abrasi hingga menyisakan makam Mbah Mudzakir dan beberapa keluarganya. Uniknya meski dusun telah habis dan tenggelam, makam Mbah Mudzakir masih tetap bertahan dan utuh.

Keunikan makam Mbah Mudzakir tempat wisata demak, yang posisinya seolah mengapung di tengah lautan ini menjadi daya magnet tersendiri bagi para pengunjung. Jamak yang datang jauh­jauh dari luar Demak maupun luar Jawa untuk berziarah atau berwisata religi,

Lokasi: Desa bedono, kecamatan sayung, kabupaten demak, Jawa Tengah
Tiket: –
Jam Buka: 24 jam

  1. Hutan Mangrove Morosari Sayung

Tempat wisata Demak ini juga memiliki fasilitas mangrove track.
Hutan Mangrove Morosari Sayung. Image via: eksapedia.com

Dulunya di Taman Mangrove ini ada kampung kecil. Sekitar tahun 2009 kampung, termasuk wilayah dukuh Tambaksari, Morosari dan Rejosari, terendam air laut akibat abrasi. Yang tertinggal sebuah bangunan Masjid yang masih berdiri kokoh walaupun sudah terendam air dan makam Syekh Abdullah Mudzakir.

Tempat wisata Demak, berupa Hutan Bakau ini disadari oleh masyarakat sekitar berpotensi menjadi satu diantara aset wisata alam untuk menarik daya pikat wisatawan. Hal ini ditambah dengan keberadaan berbagai macam jenis burung yang ada di kawasan terdampak abrasi ini.

Memasuki kawasan kita akan disuguhkan suasana rindang dan angin pantai ditemani keriuhan ribuan ekor burung bangau yang bersarang di dahan-dahan pohon mangrove tersebut. Tempat wisata Demak ini juga memiliki fasilitas mangrove track.

Selama menyusuri hutan bakau, pengunjung tempat wisata Demak ini  yang beruntung akan bertemu dengan kawanan burung bangau, remutuk laut, cangak merah, kuntul, trinil kaki hijau, cerek jawa, cekakak sungai dan juga hewan bekantan yang menjadikan hutan mangrove tersebut sebagai rumahnya.

Lokasi: Bedono, Sayung, Bedono, Demak, Kabupaten Demak, Jawa Tengah
tiket: 5.000
Jam Buka: 08.00-17.00

  1. Brown Canyon Demak

tempat wisata Demak brown canyon, bukanlah tempat wisata melainkan sebuah perbukitan biasa, namun karena penambangan material yang dilakukan setiap hari selama bertahun-tahun ahirnya berubah wujud seperti layaknya grand canyon yang mempesona di Amerika.
Brown Canyon Demak. Image via: tribunnews.com

Simak juga: 11 tempat wisata Banyumas

Grand Canyon adalah sebuah ngarai tebing-terjal yang menjadi salah satu icon di benua Amerika. Sedangkan di Indonesia sendiri ternyata memiliki tempat tak kalah indah grand canyon bernama Brown Canyon.

Sebenarnya tempat wisata Demak brown canyon, bukanlah tempat wisata melainkan sebuah perbukitan biasa, namun karena penambangan material yang dilakukan setiap hari selama bertahun-tahun ahirnya berubah wujud seperti layaknya grand canyon yang mempesona di Amerika.

Keindahan panoramanya yang cantik membuat brown canyon ini menjadi salah satu obyek wisata dan tempat yang terbaik bagi para pecinta fotografi. Tebing – tebing yang menjulang tinggi menjadikan pemandangan yang sangat menarik dan sayang untuk tidak dikunjungi.

Tidak sedikit pengunjung tempat wisata Demak ini yang datang pagi hari menjelang matahari terbit. Tentu saja, tak ada aktivitas berarti yang mereka lakukan di wilayah yang gersang dan tandus tersebut, selain foto diri. Selain deretan bukit-bukit yang memiliki bentuk tak beraturan, terdapat pula beberapa gua.

Lokasi: Desa Kebonbatur, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah
Tiket: 5.000
Jam Buka: 08.00-17.00

  1. Desa Wisata Tlogoweru

Semilir angin dan hamparan sawah di tepi jalan akan menyambut pengunjung saat memasuki batas desa tempat wisata Demak, desa Tlogoweru
Desa Wisata Tlogoweru. Image via: @wisata.tlogoweru

Semilir angin dan hamparan sawah di tepi jalan akan menyambut pengunjung saat memasuki batas desa tempat wisata Demak, desa Tlogoweru. Sekilas tidak nampak hal yang spesial pada desa ini.  Namun, jika diperhatikan dengan detail terdapat banyak burung hantu yang berkeliaran bebas.

Hampir semua penduduk yang tinggal di desa Tlogoweru ini memelihara burung hantu. Penduduk desa tempat wisata Demak ini memelihara dalam jumlah yang cukup besar. Burung hantu di sini merupakan hewan budidaya yang memang sengaja ditangkarkan.

Penduduk memelihara burung hantu dipergunakan sebagai tekhnik alamiyah untuk pengendalian hama tikus. Sebagaid esa yang mengangtungkan hidup dari pertanian, keberadaan hama tikus tentu sangat menganggu.

Lalu, baru pada tahun 2011, ada seorang petani, yang memiliki ide untuk memelihara burung hantu jenis Tyto Alba. Awalnya, burung hantu yang dipelihara jumlahnya hanya sepasang yang kemudian dipelihara dalam kandang berukuran 4×6 meter dengan tinggi 4 meter. Melihat hasil yang baik, seluruh penduduk desa mengikuti langkah itu.

Lokasi: Desa Tlogoweru Kecamatan Guntur Kabupaten Demak
Tiket: –
Jam Buka: 24 Jam

  1. Pantai Moro Demak

Pengunjung yang datang ke tempat wisata Demak ini, dapat mencicipi langsung lezatnya hasil tangkapan ikan disana.
Pantai Moro Demak. Image via: idntrip.com

Simak juga: 11 tempat wisata Bintan

Pada satu sisi, pantai tempat wisata Demak ini mengalami abrasi. Namun daratan yang terkena justru mengalami pertambahan sebagai dampak dari sedimentasi Sungai Tuntang. Munculnya gumuk pasir tersebut merupakan kejadian alam yang langka dan jarang terjadi di daerah tropis.

Tempat persis munculnya gumuk pasir ini adalah di muara sungai Tuntang Lama yang bertemu dengan perairan pantai Bonang. Selain itu pantai ini juga merupakan destinasi yang pas untuk melihat sunset karena memang posisi pantainya yang menghadap ke barat.

Di sekitar kawasan tersebut, ada beberapa lokasi yang dapat dikunjungi. Mislanya Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Pengunjung yang datang ke tempat wisata Demak ini, dapat mencicipi langsung lezatnya hasil tangkapan ikan disana.

Selain TPI, terdapat juga kampung nelayan yang berlokasi di sebelah selatan. Pengunjung hanya perlu merogoh kocek Rp.1000 saja untuk dapat menyebrang kesana. Sesampainya disana, pengunjung dapat menemukan beberapa spot pemancingan ikan.

Lokasi: Desa Purworejo Kecamatan Bonang, Demak, Jawa Tengah
Tiket: –
Jam Buka: 24 Jam

  1. Pantai Glagah Wangi

Pantai tempat wisata Demak ini begitu sempurna dengan keindahan panorama yang dikelilingi hutan mangrove
Pantai Glagah Wangi. Image via: @DemakHariIni

Istana Tambak Bulusan atau populer disingkat Istambul, memiliki pantai glagah wangi. Pantai tempat wisata Demak ini begitu sempurna dengan keindahan panorama yang dikelilingi hutan mangrove. Pantai eksotis ini memiliki garis pantai sepanjang tiga kilometer.

Berjalan menapaki hamparan pasir hitam dengan menikmati pemandangan di sepanjang garis pantai sejauh mata memandang. Pemandangan pantai yang indah tersebut banyak dimanfaatkan pengunjung untuk selfie. Sedimentasi yang menimbun berjuta-juta butiran tanah telah membentuk tanah timbul yang menghalangi air laut meredan hutan mangrove.

Embusan angin laut menghantarkan para nelayan membentangkan jaring-jaring untuk menyambung kehidupan keluarganya menambah keindahan pemangdangan. Alam menyuguhkan keindahan berjejer rapi deretan tanaman bakau, burung-burung berterbangan, dan deburan riak ombak berirama.

Sepanjang perjalanan penjelajahan di tempat wisata Demak ini, pengunjung dimanjakan oleh pemandangan hutan mangrove nan elok. Unutk Menyusuri rimbunan hutan magrove dengan menggunakan perahu selama kurang lebih 15 menit untuk sampai di pantai glagah wangi hanya dkenakan biayaRp 7.500/orang.

Lokasi: Desa Tambakbulusan, Kecamatan Karangtengah, Demak, Jawa Tengah
Tiket: –
Jam Buka: 08.00-17.00

  1. Pantai Tirangan

Di tempat wisata Demak ini memiliki gelombang kecil dan air yang jernih. Membuat objek wisata ini ramai sebagai tempat memancing
Pantai Tirangan. Image via: kcdnews.com

Simak juga: 11 tempat wisata Pati

Pantai Tirangan di Demak cukup dekat dengan wisata maron yang hanya dibatasi oleh muara Sungai Silandak. Tempat Wisata Demak ini tidak hanya sekedar pantai saja. Tetapi wisata tersebut memiliki sejarah yaitu merupakan sebuah pulau kecil yang dikenal dengan nama Pulau Tirang.

Tempat Wisata Demak ini mempunyai pasir yang lembut tanpa dan bebatuan. Pengunjung bisa bermain pasir sambil melihat pemandangan luar biasa di pantai. Selain menikmati ombak yang berkejar-kejaran, pengunjung juga bisa melihat aktivitas warga yang sedang berkegiatan di tambak.

Di tempat wisata Demak ini memiliki gelombang kecil dan air yang jernih. Membuat objek wisata ini ramai sebagai tempat memancing. Banyak jenis ikan yang bisa Anda dapatkan di Pantai Tirang seperti ikan kakap putih, ikedokan, blanak, rusah-ruhas dan masih banyak lagi.

Seperti halnya dengan tempat wisata lainnya, Pantai Tirangan juga menyediakan beberapa spot foto menarik yang bisa dipakai sebagai background. Ada beberapa spot foto dengan beberapa macam tema yang bisa menjadi pilihan pengunjung.

Lokasi: desa Tambakrejo, Demak, Jawa Tengah
Tiket: 5.000
Jam Buka: 24 Jam

  1. Agrowisata Belimbing dan Jambu Merah Delima

Di kawasan tempat wisata Demak agrowisata buah belimbing dan jambu merah delima, pengunjung juga akan diajak menikmati suasana alam pedesaan.
Agrowisata Belimbing dan Jambu Merah Delima. Image via: economy.okezone.com

Buah belimbing dan jambu merah delima yang ada di wilayah Kabupaten Demak memiliki cita rasa yang khas. Unik dibandingkan dengan buah yang sama dari daerah lain. Itu yang membuat sudah sepantasnya Demak dijadikan agrowisata buah.

Di kawasan tempat wisata Demak agrowisata buah belimbing dan jambu merah delima, pengunjung juga akan diajak menikmati suasana alam pedesaan. Dilengkapi dengan sajian makanan khas dari Kabupaten Demak yang berasal dari hasil bumi.

Ketika pengunjung tiba di tempat wisata Demak ini, jus jambu dan juga jus belimbing sudah siap untuk dinikmati. Fasilitas tersebut sudah termasuk dalam pilihan paket yang wisata. Selain paket tersebut, masih ada pilihan paket yang lainnya, seperti halnya memetik berbagai macam jenis buah dari pohon.

Sistem yang di pakai dalam agrowisata ini adalah sistem paket. Setiap paket tersebut beranggotakan sekitar 30 pengunjung, dan biaya yang harus di keluarkan yaitu kurang lebih sekitar Rp. 50.000,- per orang.

Lokasi:  Mijen, Pasir, Kec. Demak, Kabupaten Demak, Jawa Tengah
Tiket: 50.000
Jam Buka: 08.00-17.00

  1. Sentra Batik Demak

Pengunjung tempat wisata Demak ini dapat menyaksikan langsung proses pembuatan batik demak ini.
Sentra Batik Demak. Image via: @wahyumanunggal.batik

Simak juga: 11 tempat wisata Sumba

Walau bukan kota asal Bati, namun Demak juga mempunyai sentra kerajinan batik khas demak yang terinspirasi dari khasanah kearifan budaya lokal. Banyak motif batik yang di produksi oleh para perajin di kabupaten demak ini. salah satunya adalah motif elemen masjid agung demak yang paling banyak di buat.

Pengunjung tempat wisata Demak ini dapat menyaksikan langsung proses pembuatan batik demak ini. Batik demak ini mungkin basa pengunjung bawa pulang sebagai buah tangan atau oleh-oleh khas demak untuk keluarga.

Motif Khas Demak antara lain Sekar Jagad Demak Bintoro, yaitu motif yang memadukan pola jambu, belimbing berpadu garis pantai. Ada juga Motif batik diambil dari ornamen artefak Masjid Agung Demak. Misalnya batik Pintu Bledeg. Polanya berasal dari pengembangan pintu Bledeg. Pola batik Pintu Bledeg ini menginterpretasi motif lawang yang ada gambar kepala naga.

Ada pula pola Masjid Agung, yang dipadu dengan motif bunga krisan. Motif masjid itu dibuat dalam pola besar. Para pengerajin Batik di tempat wisata demak ini ingin menonjolkan bentuk masjid yang dipadu kekayaan alam Demak.

Lokasi: Jl. Sultan Hadiwijaya No.21, Nogorame, Mangunjiwan, Kec. Demak, Kabupaten Demak, Jawa Tengah
Tiket: –
Jam Buka: 08.00-17.00

 

Baca juga:

Artikel lainnya:

Leave a Comment