11 Tempat Wisata di Belanda, Jelajah Negeri Kincir Angin

Tempat wisata di Belanda terdiri dari keindahan alam, bangunan,  Kanal, taman bunga, hingga sejarah yang unik. Apalagi mengingat kaitan sejarah yang kuat antara Indonesia dan Belanda, tentu mengunjungi Belanda saat Jalan-Jalan ke Eropa adalah pilihan yang patut dipertimbangkan.


Tempat wisata di Belanda terdiri dari keindahan alam, bangunan,  Kanal, taman bunga, hingga sejarah yang unik
Tempat Wisata di Belanda. Image via: wibowo.co

Sekilas Soal Belanda

Nama resmi kerajaan Eropa ini adalah Nederland. Kata Belanda dalam bahasa Indonesia adalah pinjaman yang cacat dari kosakata Portugis: holanda, olanda, wolanda, bolanda, dan terakhir menjadi Belanda.

Belanda secara geografis merupakan negara berpermukaan rendah, dengan kira-kira 20% wilayahnya berada di bawah permukaan laut. Kenyataan yang unik ini terabadikan dalam namanya: Nederland, yang artinya “negeri-negeri berdaratan rendah”.

Belanda memiliki banyak pelukis terkenal. Abad ke-17, ketika itu Republik Belanda mencapai kemakmuran, merupakan zaman “Para Maestro Belanda”, misalnya Rembrandt van Rijn, Johannes Vermeer, Jan Steen, Jacob van Ruysdael, dan banyak lagi.

Masakan negara ini didukung oleh kegiatan perikanan, dan perkebunan, dan perternakan. Sajian sarapan, dan makan siang biasanya roti yang bertabur bahan lain, sementara makan malam adalah daging, dan kentang, dilengkapi dengan sayuran musiman.

Secara iklim, arah angin yang utama di Belanda ialah barat daya, yang menyebabkan iklim kepulauan yang sederhana, dengan musim panas yang dingin, dan musim sejuk yang sederhana.

11 Tempat Wisata di Belanda

  1. Desa Kinderdijk

Keberadaan Kincir Angin di desa tempat wisata di Belanda ini dimulai sekitar tahun 1740. Terdapat 19 kincir angin yang berfungsi untuk membantu polder tetap kering
Desa Kinderdijk. Image via: dutch-biketours.nl

Simak juga: tempat wisata di Istanbul

Berjarak sekitar 15 km dari kota Rotterdam, Desa Kinderdijk merupakan salah satu daya tarik wisata Belanda. Para turis tertarik untuk melihat ikon negeri oranye lebih dekat yang berbalut keindahan alam Kinderdijk.

Keberadaan Kincir Angin di desa tempat wisata di Belanda ini dimulai sekitar tahun 1740. Terdapat 19 kincir angin yang berfungsi untuk membantu polder tetap kering. Menara berbaling-baling tersebut memegang peranan penting untuk memompa air dan mengalirkannya menuju waduk hingga ke sungai.

Kincir-kincir itu berjajar dalam dua baris berlawanan dan membentuk pemandangan spektakuler. Pengunjung yang datang umumnya menyusuri pematang dengan berjalan kaki atau naik sepeda, guna melihat ikon Belanda itu lebih dekat.

Mengunjungi desa tempat wisata di Belanda ini pada musim panas, akan dapat menyaksikan 19 pompa air tradisional ala Belanda beroperasi. Sedangkan di musim dingin, pengunjung bisa ikut ber-ice skating ria bersama warga di atas permukaan air yang membeku di sekitar windmills.

Warisan dunia ini bukasetiap hari pukul 09.00 – 17.30 pada 15 Maret hingga 31 Oktober. Sedangkan 1 November hingga 31 Desember, dibuka pukul 11.00 – 16.00. Menikmati panorama Kinderdijk tidak dipungut biaya, Kecuali untuk Masuk Museum, tiket masuknya sebesar €6.50.

  1. Kanal Amsterdam

Tiga kanal utama tempat wisata di Belanda ini adalah Herengracht, Keizergracht Prinsengracht, dimasukkan oleh UNESCO ke dalam daftar World Heritage Site.
Kanal Amsterdam. Image via: getyourguide.com

Amsterdam merupakan satu-satunya kota di dunia yang ketinggiannya di bawah permukaan air laut. Ini membuat pengaturan air merupakan hal yang sangat penting di kota ini. Sebagian permukaan kota ini merupakan kanal dengan panjang lebih dari 100 km dengan 90 pulau dan 1.500 jembatan.

Di Belanda, kanal-kanal ini disebut dengan canal belt, berbentuk setengah lingkaran, dan sebagian besar merupakan pemukiman penduduk. Tiga kanal utama tempat wisata di Belanda ini adalah Herengracht, Keizergracht Prinsengracht, dimasukkan oleh UNESCO ke dalam daftar World Heritage Site.

Kanal utama yang lain adalah Singel yang merupakan kanal terdalam (inner) dan Singelgracht yang merupakan kanal terluar (outer). Karena memiliki banyak kanal seperti ini, Amsterdam juga dijuluki sebagai Venice of the North.

Di tepi ketiga kanal utama tempat wisata di Belanda itu, dapat dijumpai beberapa obyek wisata menarik seperti Museum Keju, Museum Tulip, Gereja tua Westerkerk serta Rumah Anne Frank.

Sementara itu, di tepi kanal ini juga terlihat cantik berjejer rumah terapung yang menjadi tempat tinggal permanen bagi warga Belanda. Rumah terapung ini layaknya rumah tinggal biasa dilengkapi dengan berbagai ruangan kamar, tempat makan dan sebagainya.

  1. Leiden

cara yang menarik untuk melihat-lihat keindahan Kota Leiden adalah dengan tur menggunakan perahu melintasi kanal-kanal yang ada di tengah kota.
Leiden. Image via: leidenholland.com

Simak juga: tempat wisata di Turki

Leiden, nama kota ini tentu cukup akrab di telinga. Kota tempat wisata di Belanda ini adalah salah satu kota selain Amsterdam dan Den Haag yang cukup terkenal. Hal ini wajar karena di Kota Leiden ini para turis akan dapat menikmati beragam atraksi wisata yang menarik.

Salah satu cara yang menarik untuk melihat-lihat keindahan Kota Leiden adalah dengan tur menggunakan perahu melintasi kanal-kanal yang ada di tengah kota. Tur berperahu bermula di tempat di mana bagian dari Old Rhine dan New Rhine bertemu.

Ketika pengunjung menikmati perjalanan naik perahu di kanal-kanal kota Leiden, juga ditawarkan pengalaman untuk mencoba restoran yang ada di atas perahu besar atau di pinggiran kanal.

Mengunjungi kota tempat wisata di Belanda ini kurna lengkap tanpa mengunjungi street market di pinggir jalan yang langsung bersisian dengan Sungai New Rhine. Lokasinya sangat dekat dengan balai kota Leiden.

Beragam barang dijajakan untuk dijual pada stand-stand kecil dengan ukuran sekitar 3 m x 3 m. Di sini wisatawan dapat membeli beragam buah-buahan, bunga potong segar, keju Belanda, hingga jajanan khas seperti stroopwafel dan poffertjes yang manis dan wangi itu.

  1. Peace Palace

Tempat wisata di Belanda berupa Istana bergaya Neo-Renaissance yang sangat bersejarah ini uniknya diisi dengan berbagai barang atau benda-benda yang merupakan hadiah dari beberapa negara lain
Peace Palace. Image via: worldalldetails.com

The Peace Palace atau Istana Perdamaian sesuai dengan namanya adalah sebuah bangunan besar yang berfungsi sebagai pusat peradilan yaitu sebagai markas besar dari Mahkamah Internasional PBB. Bangunan yang berada di kota The Haag atau Den Haag pertama kali digunakan pada tahun 1913 sebagai gedung pengadilan. Sedangkan pembangunan dilakukan pada tahun 1907.

Tempat wisata di Belanda berupa Istana bergaya Neo-Renaissance yang sangat bersejarah ini uniknya diisi dengan berbagai barang atau benda-benda yang merupakan hadiah dari beberapa negara lain. Misalnya karpet dinding dari Jepang, kayu dari Indonesia, pintu dari Belgia, jam menara dari Swiss dan lain sebagainya.

Bangunan berarstektur Neo-Renaissance ini pertama kali diresmikan pada tahun 1913 sebagai gedung Permanent Court of Arbitration. Sebuah badan peradilan yang didirikan berdasarkan Hague Convention pada tahun 1899.

Selain sebagai gedung peradilan, saat ini Peace Palace juga merupakan landmark yang sering dikunjungi oleh wisatawan. Pada tahun 2014, gedung ini mendapat penghargaan European Heritage Label.

Tempat wisata di Belanda ini bisa dikunjungi setiap hari Senin hingga Jumat, mulai pukul 10 pagi hingga 5 sore

  1. De Waag

De Waag dibangun pada abad 15 an (1488) dan dulunya merupakan salah satu gerbang kota, bagian dari tembok yang mengelilingi kota Amsterdam pada abad pertengahan.
De Waag. Image via: aviewoncities.com

Simak juga: tempat wisata di Ho Chi Minh

The Weigh House adalah bangunan fotogenik menyerupai kastil yang ada di Nieuwmarkt square di tengah pusat kota Amsterdam, Belanda. Bangunan ini merupakan salah satu bangunan sekaligus tempat wisata di Belanda yang terkenal.

De Waag dibangun pada abad 15 an (1488) dan dulunya merupakan salah satu gerbang kota, bagian dari tembok yang mengelilingi kota Amsterdam pada abad pertengahan. Setahun setelah penghancuran dinding kota, area sekitar dirubah dijadikan Nieuwmarkt, seperti yang terlihat sekarang.

Saat ini Komposisi bangunan Waag terlihat terlalu pendek dan melebar untuk ukuran gerbang kota apalagi kastil. Hal ini disebabkan oleh sebagian bangunan tempat wisata di Belanda ini tertimbun pada saat pembuatan Nieuwmarkt yang permukaannya agak dinaikkan.

De Waag direstorasi pada abad 20, dan sekarang bangunan ini disewakan. Lantai atas ditempati oleh Waag Society, sementara lantai dasarnya kini ditempati oleh restaurant-cafe In de Waag. Sebagai bangunan tertua di Amsterdam,selain gereja, de Waag merupakan salah satu bangunan bersejarah yang layak dikunjungi. Bangunan ini pun telah ditetapkan sebagai situs warisan nasional Belanda sejak tahun 1970.

  1. Dam Square

Dam Square dalah satu tempat wisata di Belanda yang terletak di pusat sejarah kota Amsterdam, sekitar 750 meter dari pusat transportasi utama stasiun Amsterdam Centraal.
Dam Square. Image via: mywowo.net

Dam Square menjadi alun-alun yang kerap dijadikan tempat acara pentas seni. Kawasan Dam Square dikelilingi bangunan café, bar, restoran, pusat belanja modern, dan atraksi wisata. Tak heran jika Dam Square ini menjadi salah satu destinasi favorit para pelancong saat berada di Amsterdam.

Dam Square dalah satu tempat wisata di Belanda yang terletak di pusat sejarah kota Amsterdam, sekitar 750 meter dari pusat transportasi utama stasiun Amsterdam Centraal. Dam Square berbentuk persegi panjang, 200 meter dari barat ke timur dan 100 meter dari utara ke selatan.

Lokasi ini menghubungkan jalan-jalan Damrak dan Rokin. Di sebelah barat alun-alun terdapat istana neo-klasik Royal Palace. Bangunan ini berdiri sejak tahun 1655 sebagai balai kota yang kemudian berubah menjadi istana kerajaan pada tahun 1808.

Disebelah tempat wisata di Belanda ini ada bangunan gereja abad ke-15 yang bergaya gotik, yaitu Nieuwe Kerk. Selain itu ada juga Museum Lilin Madame Tussaud. Ada juga Monumen Nasional, pilar batu putih untuk peringatan korban Perang Dunia II.

Pusat kota Amsterdam ini juga kerap diramaikan oleh kereta kuda, kereta listrik, mobil motor hingga sepeda.

  1. Maastricht Vrijthof

Banyak bangunan di sekitar tempat wisata di Belanda ini berasal dari abad ke-18 atau ke-19. Beberapa bangunan besar di alun-alun sebelumnya milik kanon St Servatius
Maastricht Vrijthof. Image via: pixabay.com

Simak juga: tempat wisata di Vietnam

Maastricht Vrijthof adalah sebuah alun – alun di pusat kota Maastricht . tempat wisata di Bleanda ini adalah alun-alun terbesar di pusat ibukota Limburg . Alun-alun ini berkembang dari pemakaman Romawi dan Frank kuno yang menjadi ruang semi-pribadi milik Gereja Collegiate Saint Servatius.

Alun-alun ini terkenal dengan banyak monumen karya besar dari Gereja Servatius dan Katedral Saint Jan. Vrijthof secara teratur menyelenggarakan festival besar beberapa kali sepanjang tahun, termasuk musim gugur dan festival musim dingin.

Ada 38 bangunan bersejarah (rijksmonuments) di Vrijthof, termasuk Basilika Santo Servatius Romawi  Gereja Gothic Saint John, ‘Rumah Pemerintah Spanyol’ yang sebagian besar dari abad ke-16, Rumah Penjaga Militer abad ke-18 dan ‘Rumah Jenderal’ di awal abad ke-19.

Banyak bangunan di sekitar tempat wisata di Belanda ini berasal dari abad ke-18 atau ke-19. Beberapa bangunan besar di alun-alun sebelumnya milik kanon St Servatius. Basilika Santo Servatius bertempat di kapel abad ke-11 yang menghadap ke alun-alun Vrijthof.

Ada juga Museum aan het Vrijthof, yang merupakan museum kecil yang bertempat di Gedung Pemerintah Spanyol. Ini memiliki beberapa ruang periode dan pertunjukan karya dari seniman lokal, terutama dari abad ke-20.

  1. Rijksmuseum

. Tempat wisata di Belanda ini merupakan museum seni dan sejarah terbesar di Belanda. Setiap tahunnya Rijksmuseum menarik ribuan pengunjung.
Rijksmuseum. Image via: archdaily.com

Dengan koleksi yang hampir mencapai jumlah 1 juta karya seni, Rijksmuseum menjadi atraksi utama kota Amsterdam. Tempat wisata di Belanda ini merupakan museum seni dan sejarah terbesar di Belanda. Setiap tahunnya Rijksmuseum menarik ribuan pengunjung.

Rijksmuseum sudah berdiri selama dua ratus tahun lebih. Pertama kali ia dibuka untuk publik adalah tahun 1800, saat itu museum ini masih bernama Nationale Kunstgallerij atau Museum Seni Nasional dan berada di Den Haag.

Rijksmuseum menjadi rumah dari 20 karya terbaik Rembrandt, termasuk lukisan populernya De Nachtwacht. Selain Rembrandt seniman yang karyanya dipamerkan di sana adalah Vermeer, Hals, Steen, Van Dyck dan banyak lagi. Banyak Karya masterpiece dari seniman Belanda lain yang berasal dari abad 15 hingga abad 19.

Di Museum Tempat wisata di Belanda ini juga ada koleksi dari Indonesia. Salah satunya adalah keris pemberian Sultan Madura Cakra Adiningrat VII kepada Raja William I pada tahun 1835. Keris bertabur 117 batu berlian ini diberikan sebagai tanda terimakasih.

Museum ini dibuka setiap hari sepanjang tahun untuk pengunjung mulai jam 9 pagi hingga jam 5 sore. Harga tiket masuk untuk dewasa adalah 17,50 Euro sedangkan untuk anak mulai 18 tahun ke bawah gratis.

  1. Taman Bunga Keukenhof

Sebanyak 50.000 bibit bunga ditanam di tempat wisata di Belanda ini. Tersusun dalam dua lapisan untuk memunculkan mosaik bunga yang berkesan romantis.
Taman Bunga Keukenhof. Image via: bintangtours.com

Simak juga: tempat wisata di Seoul

Keukenhof disebut-sebut sebagai taman bunga terbesar di dunia, dengan luas taman bunga mencapai 32 hektar dan rumah bagi 7 juta bunga. Di taman ini terdapat 800 varietas bunga tulip. Taman musim semi bersejarah ini dibangun di tahun 1857 sebagai taman bagian dari Istana Keukenhof.

Sebanyak 50.000 bibit bunga ditanam di tempat wisata di Belanda ini. Tersusun dalam dua lapisan untuk memunculkan mosaik bunga yang berkesan romantis. Tampilan bunga di paviliun Oranje Nassau sepenuhnya didedikasikan untuk romantisme.

Di sini sebenarnya tidak hanya ada bunga tulip, ada bunga lain yang tidak kalah cantik seperti bunga mawar, lily, hyacinth, orchid, daffodil, dutch crocus, iris, snowdrop, dan masih banyak bunga subtropis yang lainnya.

Selain dari taman bunga yang memukau, Keukenhof juga memiliki sebuah kastil yang megah. Zaman dahulu tempat wisata di Belanda ini juga dijadikan sebagai sumber rempah-rempah atau tumbuhan bagi Jacqueline, seorang bangsawan Belanda yang tinggal di Kastil Keukenhof.

Selain dari koleksi bunganya, ternyata Keukenhof juga memerhatikan gaya penataan tamanya. Mulai dari gaya penataan yang bergaya lanskap Inggris hingga Jepang juga terdapat di taman ini. Tentunya tidak hanya terdiri dari dua gaya penataan lanskap yang ada di dalam taman ini.

  1. West Frisian Island

Kepulauan Tempat wisata di Belanda ini merupakan gugusan pulau yang memisahkan Laut Utara dengan Laut Wadden.
West Frisian Island. Image via: flickr.com

Waddeneilanden, begitu orang Belanda menyebut pulau-pulau yang membentang dari wilayah Belanda yang menuju ke arah Denmark. Kepulauan ini disebut juga West Frisian Islands, dalam bahasa Inggris.

Kepulauan Tempat wisata di Belanda ini merupakan gugusan pulau yang memisahkan Laut Utara dengan Laut Wadden. Di wilayah gugusan kepulauan West Frisian ini terdapat beberapa pulau yang dijadikan wilayah reservasi alam seperti Pulau Griend, Pulau Rottumerplaat, dan Rottumeroog.

Pengunjung tempat wisata di Belanda ini dapat bersepeda melalui jalur-jalur dan rute dengan bentang alam yang khas, berkemah, atau sekedar bersantai di tepian pantai pulau-pulau. Di Pulau Terschelling, setiap tahun juga diadakan festival Oerol, yang menyajikan  beragam musik.

Setiap pulau yang dihuni memiliki keunikan masing-masing karena karakteristik penduduk, atraksi wisata yang disajikan untuk pengunjung, dan bentang alam. Misalnya saja Pulau Texel dan Terschelling, lebih banyak dikunjungi wisatawan pada saat summer.

Alam Wadden Sea adalah daerah pasang surut berlumpur yang menjadi tempat hidup dan singgah burung-burung yang sedang bermigrasi. Wilayah ini padat oleh burung-burung yang beristirahat dan mencari makan. Juga tempat hidup anjing laut abu-abu.

  1. Bloemenmarkt

Di tempat wisata di Belanda ini pengunjung bisa menjumpai hampir semua jenis bunga, termasuk bunga khas Belanda yaitu Tulip yang ada dalam berbagai warna.
Bloemenmarkt. Image via: werkaandemuur.nl

Simak juga: tempat wisata di Korea

Bloemenmarkt atau Floating Flower Market adalah pasar bunga terapung di Amsterdam. Pasar ini diklaim sebagai satu-satunya pasar bunga terapung di dunia, dan telah ada sejak tahun 1862. Bloemenmarkt ditetapkan sebagai salah satu situs warisan dunia UNESCO.

Pasar bunga terapung di Amsterdam  ini ditempati kios-kios transparan yang terapung di sepanjang tepi kanal Singel di antara Mint Square dan Koningsplein square, Amsterdam. Karena itu Bloemenmarkt juga dikenal sebagai Bloemensingel.

Di tempat wisata di Belanda ini pengunjung bisa menjumpai hampir semua jenis bunga, termasuk bunga khas Belanda yaitu Tulip yang ada dalam berbagai warna. Selain bunga siap tanam dalam pot dan bunga yang telah dipotong dalam bentuk buket bunga, di pasar bunga ini juga dijual benih bunga.

Selain bunga-bunga-an ini, tempat wisata di Belanda Floating Market juga menjual berbagai perlengkapan berkebun dan juga aneka suvenir khas Belanda. Menjelang Natal, di pasar bunga ini juga dijual berbagai ukuran pohon Natal dan aneka dekorasi Natal yang lucu-lucu.

Pasar Apung ini buka Senin-Sabtu, jam  09.00-17.30, Minggu jam  11.00-17.30. Biaya masuknya gratis.

Baca juga:

Artikel lainnya:

Leave a Comment