11 Tempat Wisata di Amsterdam, Pesona Venice di Tanah Utara

Tempat wisata di Amsterdam terdiri dari berbagai Objek populer mulai dari museum-museum bersejarah hingga taman indah yang cocok untuk bersantai sore. Ynag paling menonjol Dari Amsterdam tentu keberadaan Kanal-Kanal yang mengalir di seluruh pelosok kota. Tidak salah jika kemudian dijuluki sebagai the Venice of the North


Tempat wisata di Amsterdam terdiri dari berbagai Objek populer mulai dari museum-museum bersejarah hingga taman indah yang cocok untuk bersantai sore.
Tempat Wisata di Amsterdam. Image via: theoldie.co.uk

Simak juga: tempat wisata di belanda

Sekilas Soal Amsterdam

Nama kota ini berasal dari kata Amstelredamme, yang merupakan asal usul kota ini, yaitu sebuah bendungan di sungai Amstel. Dulunya dihuni sebagai desa nelayan kecil pada akhir abad ke-12, Amsterdam tumbuh menjadi salah satu pelabuhan terpenting di dunia selama Masa Keemasan Belanda.

Pada waktu itu, kota ini merupakan pusat keuangan dan permata terdepan. Pada abad ke-19 dan ke-20, kota ini memperluas diri dan banyak permukiman serta kota pinggiran yang dibangun. Kanal-kanal Amsterdam  abad ke-17 yang berada di jantung Amsterdam dimasukkan ke Daftar Warisan Dunia UNESCO pada Juli 2010.

Untuk transportasi dalam kota, Amsterdam memiliki armada Bus dan juga Tram. Untuk di pusat kota, mengendarai mobil tidak disarankan. Biaya parkir sangat mahal, dan banyak jalan ditutup untuk mobil atau hanya satu arah

Amsterdam adalah salah satu kota paling ramah bagi para pesepeda sedunia dan pusat bagi budaya sepeda. Kota memiliki fasilitas yang sangat baik seperti jalur sepeda dan rak sepeda, serta beberapa penyimpanan sepeda yang dijaga, fietsenstalling.

11 Tempat Wisata di Amsterdam

  1. The Royal Palace

Tempat wisata di Amsterdam Bekas Balai Kota ini, dahulu adalah Istana Kerajaan yang berfungsi sebagai tempat tinggal Raja saat berada di kota.
The Royal Palace. Image via: cruiseplus.ca

Tempat wisata di Amsterdam Bekas Balai Kota ini, dahulu adalah Istana Kerajaan yang  berfungsi sebagai tempat tinggal Raja saat berada di kota. Pembangunan Istana ini adalah pekerjaan yang monumental ketika dimulai pada tahun 1648.

Istana tempat wisata di Amsterdam ini dibangun dengan arsitektur Roma kuno, eksterior Istana sangat klasik. Sementara interior Istana dilengkapi dengan perabot indah. Ruangan-ruangan di dalam Istana  dihiasi dengan banyak relief, ornamen, dan patung marmer.

Istana dihiasi pula dengan  lukisan langit-langit karya Ferdinand Bol dan Govert Flinck, murid-murid Rembrandt. Sorotan lain yang termasuk salah satu koleksi furnitur terbaik di dunia adalah kamar Bendahara Kota dengan perapian marmer dan lukisan langit-langit oleh Cornelis Holsteyn.

Aula Aldermen, juga berisi lukisan karya Bol dan Flinck. Kamar terbesar dan terpenting adalah Council Hall, didekorasi dengan mewah dan salah satu kabin paling indah di Eropa. Pengelola istana menyediakan Tur dengan pemandu berbahasa Inggris.

  1. Dam Square

Dam Square juga merupakan tempat wisata di Amsterdam yang menjadi lokasi bagi tempat-tempat wisata terkenal seperti Gereja Baru (Nieuwe Kerk), Museum lilin Madame Tussauds, dan Monumen Nasional,
Dam Square. Image via: printsprintsprints.co.uk

Simak juga: tempat wisata di Istanbul

Dam Square adalah salah satu daerah yang paling padat turis di Amsterdam, dan untuk alasan yang baik. Fiturnya yang paling menonjol adalah Istana Kerajaan abad ke-17, yakni Istana Koninklijk. Bekas rumah keluarga kerajaan Belanda dan saat ini menjadi Lokasi untuk acara-acara kerajaan.

Lokasi ini menghubungkan jalan-jalan Damrak dan Rokin. Di sebelah barat alun-alun terdapat istana neo-klasik Royal Palace. Bangunan ini berdiri sejak tahun 1655 sebagai balai kota yang kemudian berubah menjadi istana kerajaan pada tahun 1808.

Dam Square juga merupakan tempat wisata di Amsterdam yang menjadi lokasi bagi tempat-tempat wisata terkenal seperti Gereja Baru (Nieuwe Kerk), Museum lilin Madame Tussauds, dan Monumen Nasional, yang didedikasikan untuk tentara Belanda yang kehilangan nyawa dalam Perang Dunia II.

Alun-alun umum yang besar ini, dipenuhi dengan kafe dan toko, dan penuh dengan penjual yang menjual makanan dan suvenir. Pengunjung akan menemukan Ferris wheel di tempat wisata di Amsterdam ini. Sebuah cara sempurna untuk mendapatkan perspektif yang berbeda dari Kota Amsterdam.

Di tempat wisata di Amsterdam ini sering menjadi lokasi perayaan dan festival kesenian dan kebudayaan. Di sana terdapat banyak hiburan, yang berkisar dari artis jalanan hingga festival musik tahunan.

  1. The Rijksmuseum

Tempat wisata di Amsterdam ini didirikan pada 1809 untuk menampung koleksi seni langka dan barang antik yang sangat banyak di negara itu.
The Rijksmuseum. Image via: thingstodoinamsterdam.com

Salah satu atraksi paling populer di Amsterdam dan tentu saja gudang seni yang paling penting adalah Rijksmuseum. Tempat wisata di Amsterdam ini didirikan pada 1809 untuk menampung koleksi seni langka dan barang antik yang sangat banyak di negara itu.

Koleksi museum yang mengesankan mencakup sekitar tujuh juta karya seni. Di antaranya lebih dari 5.000 lukisan penting yang tersebar di 250 kamar gedung yang luas ini. Selain lukisan-lukisan, Rijksmuseum menawarkan perpustakaan yang lengkap dengan lebih dari 35.000 buku dan manuskrip.

Museum Tempat wisata di Amsterdam ini memiliki banyak pameran menarik yang berhubungan dengan perkembangan seni dan budaya di Belanda. Terdapat koleksi khusus berupa koleksi kerajinan tradisional, patung abad pertengahan, dan gaya seni modern.

Di Museum Tempat wisata di Amsterdam ini juga ada koleksi dari Indonesia. Salah satunya adalah keris pemberian Sultan Madura Cakra Adiningrat VII kepada Raja William I pada tahun 1835. Keris bertabur 117 batu berlian ini diberikan sebagai tanda terimakasih.

Museum ini dibuka setiap hari sepanjang tahun untuk pengunjung mulai jam 9 pagi hingga jam 5 sore. Harga tiket masuk untuk dewasa adalah 17,50 Euro sedangkan untuk anak mulai 18 tahun ke bawah gratis.

  1. The Anne Frank House

Rumah tempat wisata di Amsterdam ini adalah rumah yang sebenarnya, di mana keluarga Anne bersembunyi selama Perang Dunia II.
The Anne Frank House. Image via: annefrank.org

Simak juga: tempat wisata di Turki

Di Prinsengracht, Museum Anne Frank didedikasikan untuk salah satu korban Holocaust yang paling terkenal di dunia. Anak remaja ini memiliki kehidupan yang terlalu singkat. Rumah tempat wisata di Amsterdam ini adalah rumah yang sebenarnya, di mana keluarga Anne bersembunyi selama Perang Dunia II.

Keluarga Anne adalah pengungsi Yahudi dari kota Frankfurt Jerman.  Anne menulis buku harian yang menjadi buku terlaris internasional setelah perang. Buku itu dijual hanya beberapa tahun setelah kematiannya pada usia 15. Anne meninggal hanya dua bulan sebelum perang berakhir.

Sebagian besar bagian rumah tetap dibiarkan seperti pada masa Anne masih hidup. Rumah tempat wisata di Amsterdam ini menjadi monumen pengingat yang menyedihkan bagi periode sejarah yang tragis.

Rumah memorial ini buka sesuai musim. Ada bulan April-Oktober buka jam 09.00 sampai jam 22.00. Pada bulan November –Maretm buka jam 09.00 sampai jam 19.00. Oktober tutup, perayaan Yom Kippur.

Tiket masuk ke dalam rumah memorial tempat wisata di Amsterdam ini untuk dewasa 10.5 Euro, Remaja 5.5 Euro, dan anak-anak 0.5 Euro.

  1. The Van Gogh Museum

Tempat wisata di Amsterdam ini menawarkan 200 lukisan yang mengesankan, 500 lukisan dan gambar, serta 700 surat yang ditulis Van Gogh
The Van Gogh Museum. Image via: archdaily.com

Tempat wisata di Amsterdam adalah objek kunjungan wajib bagi penggemar seni dan sejarah. Museum Van Gogh yang spektakuler telah menjadi salah satu daya tarik utama Amsterdam sejak dibuka pada tahun 1972.

Museum didedikasikan untuk kehidupan yang sering kali menarik dan seni yang luar biasa dari salah satu pelukis paling dihormati di negara itu. Bangunan museum yang dirancang Rietveld ini, adalah rumah bagi koleksi lukisan dan artefak Van Gogh terbesar di dunia, sebagian besar disumbangkan oleh saudaranya , Theo, dan anggota keluarga lainnya.

Tempat wisata di Amsterdam ini menawarkan 200 lukisan yang mengesankan, 500 lukisan dan gambar, serta 700 surat yang ditulis untuk (dan oleh) teman dan keluarga.

Koleksi ini di museum ini dibagi menjadi 2 periode dari kehidupan berkesenian sang Maestro. Pertama karya-karyanya yang realistis  yang lahir tahun 1880 hingga 1887. Termasuk dalam jenis ini yang terkenal Para Pelahap Kentang.

Periode kedua, dikenal dengan periode Impresionis. Berisikan karya sang Maestro dari tahun 1887 hingga 1890. Dari periode ini mungkin karya yang paling terkenal, Vas dengan Bunga Matahari.

  1. The Jordaan

Lingkungan ini dikenal dengan perpaduan antara area perumahan dengan halaman taman, pasar yang ramai, dan butik dan restoran kelas atas.
The Jordaan. Image via: iamsterdam.com

Simak juga: tempat wisata di Ho Chi MInh

Jordaan adalah lingkungan yang paling populer Amsterdam. Lingkungan ini dikenal dengan perpaduan antara area perumahan dengan halaman taman, pasar yang ramai, dan butik dan restoran kelas atas. Pengunjung tempat wisata di Amsterdam ini dapat dengan mudah menghabiskan hari hanya berkeliaran di jalan-jalan yang indah.

Jordaan dimulai di Brouwersgracht, tepat di sebelah barat Stasiun Pusat Amsterdam dan berakhir di Leidsegracht. Daerah utara Rozengracht adalah bagian yang lebih ‘turis’ dan komersial, meskipun daerah yang lebih tenang di selatan tidak kalah indahnya.

Dikenal sebagai lokasi dari rumah Anne Frank Museum, daerah ini juga merupakan rumah bagi harta karun yang kurang dikenal seperti Woonboots Museum. Museum Woonboots adalah sebuah museum terapung yang didedikasikan untuk rumah perahu.

Pada hari Sabtu pagi, sekitar area tempat wisata di Amsterdam ini berubah menjadi pasar terbuka yang besar, tempat Anda dapat menemukan kerajinan tangan, hasil bumi, bunga, dan barang yang sempurna untuk mengisi keranjang piknik.

Senin pagi, Westerstraatlah yang berisi dengan 200 kios penjual. Kali ini menjual berbagai barang di pasar bergaya pasar loak. Restoran dan kafe di Jordaan telah menjadi tempat trendi untuk duduk dan menonton orang sambil menikmati musik tradisional Belanda.

  1. Hortus Botanicus

Awalnya tempat wisata di Amsterdam ini adalah kebun herbal dengan tanaman medis untuk dokter dan apoteker Amsterdam.
Hortus Botanicus. Image via: holland.com

Amsterdam memiliki salah satu kebun raya tertua di dunia yang disebut Hortus Botanicus. Didirikan pada tahun 1638 oleh pemerintah Kota. Awalnya tempat wisata di Amsterdam ini adalah kebun herbal dengan tanaman medis untuk dokter dan apoteker Amsterdam.

Pada masa kejayannya di paruh kedua abad ke-17, kebun Amsterdam Hortus Botanicus memiliki koleksi tanaman yang kaya. Bahkan banyak diantaranya yang sama sekali tidak dikenal di Eropa. Mereka dibawa dari seluruh dunia oleh para pedagang Dutch East India Company (VOC).

Beberapa tanaman dari kebun botani Amsterdam, sebagai satu tanaman kopi tunggal, Coffea Arabica, atau dua pohon kelapa kecil dalam pot yang dibawa ke Hortus Botanicus. Tanaman tanaman itu menjadi induk dari seluruh tanaman jenis ini yang kemudian meluas ke seluruh benua eropa.

Tempat wisata di Amsterdam ini memiliki lebih dari 6.000 tanaman berbeda. Beberapa tanaman unik seperti kaktus agave berusia 200 tahun dan cycad raksasa Kape Timur yang berusia 300 tahun. Rumah kaca baru yang besar menciptakan kondisi untuk tiga iklim tropis yang berbeda.

Hortus buka mulai pukul 10:00 hingga 17:00 setiap hari. Pada hari Minggu di bulan Juli dan Agustus buka sampai pukul 19:00. Tiket masuk ke tempat wisata di Amsterdam ini 9 Euro untuk dewasa dan 5Euro untuk anak-anak.

  1. Vondelpark

Tempat wisata di Amsterdam berupa Taman kota ini adalah yang terbesar di Amsterdam
Vondelpark. Image via: booking.com

Simak juga: tempat wisata di VIetnam

Tempat wisata di Amsterdam berupa Taman kota ini adalah yang terbesar di Amsterdam. Vondelpark  yang indah terletak di Bagian barat Leidseplein dan Museumplein. Pertama kali dibuka untuk umum pada tahun 1865, taman abad ke-19 ini menawarkan tempat peristirahatan alami di pusat kota.

Taman Vondelpark yang luas mencakup area seluas 116 hektar yang terawat dengan baik, jalur, hamparan bunga yang indah, dan pohon-pohon besar. Terdapat teater terbuka, enam area bermain anak-anak, dan kolam besar, menjadikan Vondelpark ideal untuk rekreasi.

Selama di taman pengunjung Vondelpark dapat menikmati berbagai aktivitas. Duduk santai di rumput dan menikmati sinar matahari, menyewa skateboard atau sepeda, berjalan-jalan atau jogging di taman atau mengatur piknik yang menyenangkan di tengah-tengah lingkungan yang hijau.

Pengunjung tempat wisata di Amsterdam ini juga dapat mengagumi banyak patung penting di Vondelpark. Patung perunggu penyair Belanda Joost van den Vondel yang mengesankan, yang namanya menamai taman itu, dapat ditemukan di hotel. Patung terkenal lainnya termasuk The Fish oleh Pablo Picasso dan Mama Baranka oleh Nelson Carrilho.

Vondelpark dapat diakses oleh umum 365 hari setahun dan 24 jam sehari, secara Gratis.

  1. The Old Church

Tempat wisata di Amsterdam ini terletak di jantung Red Light District. Lantai De Oude Kerk seluruhnya terdiri dari batu nisan, di antaranya adalah istri Rembrandt.
The Old Church. Image via: helloamsterdam.com

De Oude Kerk di Amsterdam atau dalam bahasa Inggris The Old Church, dibangun pada tahun 1300. Tempat wisata di Amsterdam ini terletak di jantung Red Light District. Lantai De Oude Kerk seluruhnya terdiri dari batu nisan, di antaranya adalah istri Rembrandt. Atap Gereja adalah kubah kayu abad pertengahan terbesar di Eropa.

Ada banyak fitur menarik yang tak terhitung jumlahnya, termasuk organ Vater-Müller, yang berasal dari tahun 1724. Selama empat puluh empat tahun komposer dan organis Sweelinck memainkan cikal bakal organ ini. Lukisan-lukisan di langit-langit dan patung-patung kayu di atap ditambahkan pada paruh kedua abad ke-15 dan awal abad ke-16.

Hari ini De Oude Kerk adalah pusat kegiatan keagamaan dan budaya dan dapat disewa untuk presentasi, resepsi, dan pesta makan malam. Di antara acara yang diselenggarakan adalah upacara penghargaan dan pameran penghargaan World Press Photo tahunan dari April hingga Juni.

Ditemani oleh seorang pemandu, pengunjung dapat memanjat menara untuk menikmati pemandangan kota yang spektakuler. Konser Carillon diadakan setiap hari Selasa jam 2 siang dan Sabtu jam 4 sore, dengan jembatan di depan gereja menyediakan tempat terbaik untuk mengambil dalam acara mingguan ini.

  1. Nieuwe Kerk

Gereja tempat wisata di Amsterdam ini berusia tidak kurang dari 600 tahun. Terlepas dari usianya dan segala sesuatu yang harus dilalui ber abad itu, gereja masih berdiri dengan bangga.
The New Church. Image via: viator.com

Simak juga: tempat wisata di Seoul

Nieuwe Kerk secara harfiah berarti ‘gereja baru’, tetapi sama sekali tidak baru. Gereja tempat wisata di Amsterdam ini berusia tidak kurang dari 600 tahun. Terlepas dari usianya dan segala sesuatu yang harus dilalui ber abad itu, gereja masih berdiri dengan bangga.

Selama bertahun-tahun, Nieuwe Kerk memainkan peran penting dalam sejarah kerajaan. Di sinilah upacara kerajaan penting diadakan. Pada tahun 2002, putra mahkota Willem-Alexander menikah. Pada 2013, Nieuwe Kerk menjadi latar belakang penobatan Raja Willem-Alexander.

Fitur mencolok tempat wisata di Amsterdam ini adalah mimbar yang megah dari tahun 1649. Keajaiban ukiran kayu Barok yang dihiasi dengan empat penginjil dan tokoh-tokoh yang melambangkan Iman, Harapan, Amal, Keadilan, dan Kehati-hatian.

Gereja juga memiliki organ dari tahun 1670, layar paduan suara yang sangat indah yang terbuat dari perunggu, dan kios-kios paduan suara yang bagus. Yang juga menarik adalah makam orang Belanda terkenal termasuk PC Hooft dan Nicolaes Tulp, dan makam Barok Laksamana Michiel de Ruyter.

Jendela-jendela kaca patri itu indah; salah satunya berasal dari tahun 1650 dan menggambarkan pemberian lambang kota oleh William IV, sedangkan Queen’s Window dari tahun 1898 memperingati penobatan Ratu Wilhelmina.

  1. Kalverstraat

Jalan tempat wisata di Amsterdam ini mebentang sepanjang 2.5 km mulai dari Stasiun Pusat Amsterdam melalui Nieuwendijk Street, sampai di Muntplein.
Kalverstraat. Image via: kwakmangroep.nl

Kalverstraat, yang berarti jalan anak lembu, berawal dari Dam Square. Jalan tempat wisata di Amsterdam ini mebentang sepanjang 2.5 km mulai dari Stasiun Pusat Amsterdam melalui Nieuwendijk Street, sampai di Muntplein.

Di jalan sepanjang jalan ini terdapat toko ritel internasional dan nasional untuk fashion kelas tinggi, sepatu dan tas. Merek yang ada disini seperti H&M, Zara, Lady Sting, Björn Borg, jins Levi, Esprit, Sissy Boy, Nike, Mexx.

Hampir di ujung, dekat Muntplein, pengunjung akan menemukan Kalverpassage newer yang lebih baru. Sebuah mal modern yang dibangun dari bangunan bersejarah yang menyediakan 3 lantai perbelanjaan. Hema, Costes, Saks OFF 5TH, dan The North Face semuanya memiliki cabang di sini.

Di tempat wisata di Amsterdam ini Toko-toko buka setiap hari mulai pukul 10:00 hingga 19:00 dan terkadang bahkan lebih lama. Pada hari Kamis saat berbelanja larut malam (koopavond), sebagian besar toko buka hingga pukul 21:00.

Baca juga:

Artikel lainnya:

Leave a Comment