11 Tempat Wisata di Turki, Pesona Seribu Rasa di Satu Negara

Tempat wisata di Turki tidak melulu Objek wisata Sejarah saja.Walau memang objek wisata utama Turki adalah bangunan bersejarah, namun  Turki juga memiliki Pantai dan Pedesaan yang juga layak diperhitungkan.


Tempat wisata di Turki tidak melulu Objek wisata Sejarah saja.  Turki juga memiliki Pantai dan Pedesaan yang juga layak diperhitungkan.
Tempat Wisata di Turki. Image via: planetware.com

Sekilas Soal Turki

Turki merupakan negeri dua benua. Satu bagian yang luas terletak di benua Eropa dan bagian lainnya terletak di benua Asia. Bagian yang berada di Eropa dikenal dengan nama Thrace dan bagian yang masuk benua Asia dinamakan Anatolia. Tidak salah jika kemudian Turki dijuluki dengan Satu negara Seribu Rasa.

Turki mempunyai 2 situs dari 7 keajaiban dunia. Kuil Artemis di Ephesus dekat Izmir, dan makam Halicarnassus di Bodrum. Keduanya berasal dari zaman Yunani sejak abad ke-2 SM.

Sebagian besar wilayah Turki berada di wilayah Mediterania dengan kondisi iklim yang cukup sedang. Sementara di daerah pesisir beriklim sejuk, pedalaman daratan Anatolia memiliki iklim yang cukup ekstrim saat musim panas dan musim dingin dengan tingkat curah hujan yang terbatas.

Transportasi di Turki terbilang unik, ada beberapa potongan harga yang dapat kita dapat sesuai dengan status maupun umur kita. Contohnya saja jika kita naik kereta. Untuk yang berumur dibawah 26 tahun, kita akan mendapat potongan harga sekitar 20 persen.

11 Tempat Wisata di Turki

  1. Hagia Sophia

bangunan tempat wisata di Turki ini  terlihat satu kubah besar dan delapan kubah yang lebih kecil. Arsitektur ini terlihat mencolok dan disusun sedemikian rupa sehingga tampak begitu megah.
Hagia Sophia. Image via: hurriyetdailynews.com

Simak juga: tempat wisata di Ho Chi Minh

Hagia sophia merupakan salah satu bangunan sejarah di  turki yang menyimpan sejuta cerita. Bangunan bekas masjid di  Istanbul, Turki ini dulunya adalah sebuah gereja. yang dibangun oleh Konstantius. Ini lah yang menyebabkan Hagia Sophia memiliki gaya arsitektur Bizantium yang indah.

Dari luar, bangunan tempat wisata di Turki ini  terlihat satu kubah besar dan delapan kubah yang lebih kecil. Arsitektur ini terlihat mencolok dan disusun sedemikian rupa sehingga tampak begitu megah. Tidak berlebihan jika ada yang mengatakan  seperti istana di Negeri Dongeng.

Di dalam bangunan hagia Sophia, tepatnya lantai dasar, pengunjung  akan terpesona dengan keindahan pilar-pilar penopang Hagia Sophia yang sebegitu kokohnya padahal sudah berdiri sejak 15 abad. Tidak hanya kokoh, ukiran yang terdapat pada pilar tersebut juga sangat luar biasa detail.

Dibagian kubah terlihat paduan yang tidak biasa Kaligrafi Allah dan Muhammad tapi bagian tengahnya terpampang gambar Yesus. Di depan juga terdapat mimbar yang digunakan sebagai tempat imam memimpin shalat pada waktu Hagia Sophia digunakan sebagai mesjid.

Bagian tengah ruangan tempat wisata di Turki ini dihiasi dengan lampu-lampu, membuat Hagia Sophia terasa megah dan romantis.

  1. Gunung Nemrut

Skala struktur tempat wisata di Turki ini dan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan untuk membangunnya sangat mengesankan.
Gunung Nemrut. Image via: id.pinterest.com

Gunung Nemrut adalah situs monumental milik Kerajaan Komagen, sebuah kerajaan Armenia kecil. Terletak di pegunungan Taurus bagian timur di Turki selatan, dekat kota Adiyaman, Gunung Nemrut adalah rumah bagi kompleks kuno yang dibangun oleh raja Komagene yang paling terkenal di Antiokhus I Theos.

Skala struktur tempat wisata di Turki ini dan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan untuk membangunnya sangat mengesankan. Namun demikian, asimilasi budaya tercermin dalam monumen ini yang membedakannya dari kebanyakan suprastruktur lainnya.

Gunung Nemrut disebut juga ‘tempat tinggal bersama semua tuhan di sebelah takhta surgawi’. Di teras timur Gunung Nemrut, ada deretan lima patung batu kapur kolosal. Patung-patung duduk menghadap ke luar dari tumulus, dan diapit oleh sepasang patung binatang penjaga – seekor singa di satu ujung dan seekor elang di sisi lain.

Sebuah prasasti mengacu pada puncak tempat wisata di Turki ini sebagai tempat peristirahatan sakral dimana Antiokhus, merupakan ‘God King’ akan diletakkan untuk beristirahat dan jiwanya akan bergabung dengan dewa-dewa lain di alam.

  1. Topkapi Palace

Istana Topkapi adalah salah satu tempat wisata di Turki yang sangat menarik. Karena disini kita bisa melihat secara langsung tongkat Nabi Musa As, dan beberapa barang peninggalan Baginda Rasulullah SAW.
Topkapi Palace. Image via: thedailymeal.com

Simak juga: tempat wisata di Vietnam

Istana Topkapi adalah salah satu tempat wisata di Turki yang sangat menarik. Karena disini kita bisa melihat secara langsung tongkat Nabi Musa As, dan beberapa barang peninggalan Baginda Rasulullah SAW.

Istana Topkapi di kenal juga dengan sebutan Topkapi Sarayi atau Topkapi Palace terletak di Kota Istanbul, Turki. Letaknya tidak jauh dari Hagia Sophia dan Blue Mosque yang merupakan kesatuan dari Old City Istanbul.

Komplek bangunan Istana Topkapi dikelilingi oleh benteng sepanjang 5 Kilometer dengan total luas yang luar biasa, 70 Hektar ! Karena luasnya yang luar biasa itu, Istana Topkapi menjadi istana terluas kedua di dunia setelah Istana Versailles di Prancis.

Pintu masuknya sendiri seperti gerbang benteng, ya karena memang bekas gerbang kerajaan, dihiasi dengan kaligrafi Syahadat di atas pintu dan juga Tughra, sejenis monogram, cap atau tanda tangan Sultan Utsmaniyah

Salah satu tempat yang sayang untuk dilewatkan dari istana topkapi ini adalah harem. Ruangan di bangunan ini lebih indah dibandingkan ruangan lainnya karena dinding yang dihiasi motif bunga yang indah dan tentu saja kaligrafi dengan warna yang sangat menarik.

Tiket masuk tempat wisata di Turki ini 30 Lira.

  1. Pamukkale

Pamukkale berarti kastel kapas. Sebutan tersebut memang ada benarnya, karena tempat wisata di Turki yang berada di kawasan Denizli ini menawarkan pemandangan bak di negeri dongeng.
Pamukkale. Image via: geologyin.com

Dalam bahasa Turki, Pamukkale berarti kastel kapas. Sebutan tersebut memang ada benarnya, karena tempat wisata di Turki yang berada di kawasan Denizli ini menawarkan pemandangan bak di negeri dongeng.

Secara keseluruhan, sumber air panas ini memiliki panjang 2.700 meter, lebar 600 meter, dan tinggi 160 meter. Sumber air panas ini memang cukup besar karena terbentuk dari 17 sumber air panas yang bergabung menjadi satu. Suhu air di Pamukkale mencapai 35 derajat Celcius sampai 100 derajat Celcius.

Daya tarik Pamukkale yang paling kuat adalah tebing putihnya yang terbentuk dari kandungan air panas, yang kemudian membeku dan membentuk seperti air terjun beku. Kecantikan inilah yang sukses menjadikan Pamukkale sebagai tempat pemberhentian wajib para backpacker dan traveler.

Selain sebagai objek wisata, tempat ini juga dimanfaatkan pengunjung untuk terapi berbagai macam penyakit. Biasanya, pengunjung yang datang memanfaatkan air panas Pamukkale sebagai tempat spa dan terapi.

Dengan uang sebesar 25 Lira, pengunjung bisa berendam dan menikmati air panas setelah lelah seharian menempuh perjalanan. Di tempat wisata di Turki ini juga terdapat restoran dan toko suvenir, di mana wisatawan bisa menikmati makan siang dan membeli oleh-oleh khas Pamukkale.

  1. Capodocia

Pemandangan lembah, ngarai, dan juga perbukitan mendominasi tempat wisata di Turki ini.
Capodocia. Image via: thewholeworldisaplayground.com

Simak juga: tempat wisata di Seoul

Cappadocia turki termasuk salah satu daerah yang dikunjungi jika berwisata ke Turki.  Untuk bisa sampai ke tempat wisata ini, pengunjung bisa naik bus dengan jarak tempuh sekitar 12 jam dari kota Istanbul.  Daerah ini terkenal dengan wisata balon mengelilingi kota batu kuno yang unik dan menakjubkan.

Cappadocia menyuguhkan pemandangan yang luar biasa bagaikan sedang berada di planet lain. Pemandangan lembah, ngarai, dan juga perbukitan mendominasi tempat wisata di Turki ini. Keunikan lain dari tempat wisata di Turki ini adalah bahwa bangunan rumah, gereja, bahkan restoran di kawasan ini semuanya terbuat dari pahatan bebatuan.

Kawasan Goreme adalah sebuah kota unik yang dipenuhi oleh bangunan yang terbuat dari pahatan batu. Batu-batuan tersebut dibuat secara manual dan ada juga yang digunakan sebagai tempat tinggal oleh warga lokal.

Di Goreme terdapat tour balon udara yang biasanya dimulai saat matahari terbit. Memandangi lembah dan bukit dari atas dipadu dengan sunrise yang menakjubkan akan membuat pengalaman berlibur anda semakin mengesankan.

Ada juga Avanos, yang merupakan kota yang terletak tak jauh dari Cappadocia. Di kota yang terkenal dengan keramik tanah liatnya itu terdapat sebuah pusat kerajinan bernama Kappadokya Seramik.

  1. Galata Bridge

bagian bawah jembatan tempat wisata di Turki ini digunakan sebagai tempat kuliner. Banyak kafe dan restoran yang menawarkan hidangan laut bisa ditemui di sini.
Galata Bridge. Image via: geography.org

Galata Bridge adalah satu dari beberapa jembatan yang melintasi teluk Golden Horn, di Istanbul. Jembatan ini menghubungkan Eminönü dan Sirkeci di kota tua Istanbul dengan distrik Karaköy dan Beyoğlu di bagian Istanbul modern.

Jembatan Galata bertingkat dua. Tingkat atas berupa jembatan yang digunakan untuk lintasan mobil dan pejalan kaki. Lintasan trem yang membawa penumpang dari daerah Sultanahmet kota lama ke Kabatas daerah kota baru, juga melewati bagian ini. Di jembatan atas ini pula para pemancing beraksi.

Adapun bagian bawah jembatan tempat wisata di Turki ini digunakan sebagai tempat kuliner. Banyak kafe dan restoran yang menawarkan hidangan laut bisa ditemui di sini. Pengunjung yang ingin bertualang di seputar Jembatan Galata, terdapat sebuah tangga yang menghubungkan jembatan atas dan jembatan bawah.

Tempat wisata di Turki ini menjadi sarana yang luar biasa untuk mengenang kembali masa kejayaan kekhalifahan Utsmani sekaligus menggali inspirasi. Pemandangan yang ditawarkan dari Jembatan Galata memang luar biasa. Gedung-gedung bersejarah di Old City, hamparan laut dengan camarnya yang beterbangan, hingga hilir-mudik kapal, semua sangat inspiratif.

  1. Benteng Rumeli Hisari

Benteng tempat wisata di Turki ini memiliki 3 menara utama yang masing-masing di namakan sesuai dengan nama tiga orang pengikut setia sultan mehmet II
Benteng Rumeli Hisari. Image via: wikipedia.org

Simak juga: tempat wisata di Korea Selatan

Benteng Rumeli Hisari, sebuah benteng yang berdiri dengan begitu gagahnya di pinggir selat Bosphorus menyimpan kenangan sejak berabad abad yang lalu. Benteng terlihat gagah dari kejauhan saat melintas selat bosphorus menggunakan kapal.

Benteng tempat wisata di Turki ini memiliki 3 menara utama yang masing-masing di namakan sesuai dengan nama tiga orang pengikut setia sultan mehmet II yang turut membantu pembangunannya.

Menara besar yang berada di dekat gerbang di bangun oleh candarli halil pasha, sedangkan menara di bagian selatan di bangun oleh zaganos pasha, menara yang berada di bagian utaranya sendiri di bangun oleh saruca pasha.

benteng Rumeli Hisari juga mempunyai 14 menara pengawas dengan ketinggian menara berkisar antara 22-28 meter dengan ketebalan dinding antara 5 – 7 meter. Sang sultan memerintahkan bangunan benteng di bentuk dalam abjad ‘Muhammad’ dalam aksara arab.

Tempat wisata di Turki ini bisa di kunjungi setiap hari kecuali pada hari rabu. Waktu kunjungannya adalah pukul 09.30 pagi hingga 16.30 petang hari. Kecuali minuman, pengunjung tidak di perbolehkan membawa makanan ke dalam kawasan benteng.

  1. Dolmabahce Palace

Istana tempat wisata di Turki ini adalah rumah bagi enam sultan dari 1856 sampai penghapusan kekhalifahan pada tahun 1924
Dolmabahce Palace. Image via: klook.com

Istana Dolmabahçe merupakan istana terluas di Turki terdiri dari 285 ruangan. Istana Dolmabahçe dibangun sekitar abad ke 19 antara tahun 1843 dan 1856 perintah dari Sultan yang ke 31, Abdülmecid I.

Istana tempat wisata di Turki ini adalah rumah bagi enam sultan dari 1856 sampai penghapusan kekhalifahan pada tahun 1924. Undang-undang yang mulai berlaku pada 3 Maret 1924 mengalihkan kepemilikan istana untuk warisan nasional Republik Turki.

Mustafa Kemal Ataturk, pendiri dan Presiden pertama Republik Turki, menggunakan istana sebagai tempat tinggal presiden selama musim panas. Mustafa Kemal Ataturk menghabiskan hari-hari terakhir perawatan medis di istana ini, di mana ia meninggal pada tanggal 10 November 1938.

Istana ini terdiri dari tiga bagian, yaitu Mabeyn Imperial, Muayede Salon dan Imperial Harem. Mabeyn Imperial dialokasikan untuk urusan administrasi negara, Imperial Harem dialokasikan untuk kehidupan pribadi sultan dan keluarganya. Muayede Salon untuk acara kenegaraan penting.

Saat ini, istana tempat wisata di turki ini dibuka untuk umum sebagai museum. Di museum itu, para pengunjung dipandu oleh pemandu istana. Para pemandu ini menjelaskan istana ini dengan menggunakan bahasa Inggris bagi wisatawan mancanegara dan bahasa Turki bagi wisatawan lokal.

  1. Blue Mosque

Di bagian luar mesjid tempat wisata di Turki ini terdapat  6 menara tinggi, yang di zaman dahulu menjadi tempat muadzin mengumandangkan adzan.
Blue Mosque. Image via: bluemosque.co

Simak juga: tempat wisata di Perth

Blue Mosque, sebuah mesjid indah yang memiliki nilai historis tinggi. Blue Mosque ini bernama asli Mesjid Sultan Ahmed , dibangun pada tahun 1609 – 1616 di masa pemerintahan Sultan Ahmed I. Dinamakan blue mosque karena keramik biru yang menghiasi interior mesjid yang megah ini.

Di bagian luar mesjid tempat wisata di Turki ini terdapat  6 menara tinggi, yang di zaman dahulu menjadi tempat muadzin mengumandangkan adzan. Akan tetapi saat ini panggilan adzan bisa kita dengarkan melaui pengeras suara yang dapat didengar menjangkau wilayah kota tua di Istanbul ini.

Tempat wisata di Turki ini menyuguhkan keindahan interior yang memadukan ribuan keramik bercorak tulip, bunga dan buah yang khas buatan tangan para pengerajin dari kota Iznik, dengan tulisan kaligrafi yang indah. Tiang besar dan lampu gantung juga menambah kemegahan interior Blue Mosque ini.

Berbagai titik di luar mesjid ini juga menjadi tempat yang cocok untuk mengambil foto. Eksterior yang tak kalah megah dengan interiornya membuat betah mengelilingi Blue Mosque. Di tamannya terdapat air mancur yang memancarkan cahaya berwarna-warni saat malam.

  1. Kastil Bodrum

Di area tempat wisata di Turki yang berdiri semenjak tahun 1962 tersebut tersimpan ratusan artifak yang di dapatkan dari hasil pencarian dan penggalian di daratan dan di dasar lautan.
Kastil Bodrum. Image via: hotelnewsresource.com

Castle of St. Peter adalah salah satu icon kota yang wajib di kunjungi bila pengunjung datang ke Bodrum. Dalam bahasa Turki Bodrum berarti ‘benteng’. Bangunan istana sekaligus benteng tersebut berada di sebuah bukit kecil yang berlokasi di pinggiran perairan.Sebuah museum bernama Museum of Underwater Archeology juga ada di sana.

Di area tempat wisata di Turki yang berdiri semenjak tahun 1962 tersebut tersimpan ratusan artifak yang di dapatkan dari hasil pencarian dan penggalian di daratan dan di dasar lautan. Beberapa diantaranya adalah barang yang di temukan dari kapal-kapal yang telah karam selama 32 abad.

Pengunjung yang berada di bangunan Castle of St. Peter juga bisa menikmati beraneka vas yang berasal dari era Mycenaenaean,sekitar 14 hingga 12 abad sebelum masehi, dan barang-barang perunggu yang berasal dari masa 2500 tahun sebelum masehi. Koleksi-koleksi tersebut bisa di dapati di area bekas ruangan gereja.

Di area Italian Tower, pengunjung tempat wisata di Turki ini bisa menyaksikan beragam koleksi koin dan perhiasan dari masa lalu.Begitu banyaknya koleksi yang di display sehingga Castle of St. Peter termasuk salah satu dari 4 besar museum yang menyimpan koleksi beraneka barang yang terbuat dari gelas.

  1. Grand Bazaar

Di pasar tempat wisata di Turki ini, pengunjung bisa menemukan aneka barang antik yang bisa menjadi oleh-oleh khas Turki. Seperti perabotan, tasbih, senjata tajam dan koin-koin kuno
Grand Bazaar. Image via: wikipedia.org

Simak juga: tempat wisata di Canberra

Grand Bazaar di Kota Istanbul-Turki kondang sebagai surga belanja oleh-oleh serta menjadi tempat wajib untuk dikunjungi selama di Turki. Grand Bazaar Istanbul  adalah salah satu pasar tertutup yang terbesar dan tertua di dunia. Dahulu, pembangunan pasar ini dipelopori oleh Sultan Mehmed II pada tahun 1455.

Lokasi tempat wisata di Turki ini di kompleks kota tua Istanbul, tepatnya di Distrik Fatih, dekat dengan Masjid Biru dan Museum Hagia Sophia. Pengunjung cukup dengan berjalan kaki ke Grand Bazaar setelah berkunjung ke Masjid Biru yang megah dan eksotis itu.

Di pasar tempat wisata di Turki ini, pengunjung bisa menemukan aneka barang antik yang bisa menjadi oleh-oleh khas Turki. Seperti perabotan, tasbih, senjata tajam dan koin-koin kuno. Pasar ini sangat besar, seingga jenis barang yang dijual pun bervariasi. Bisa dibilang, semua barang ada di Grand Bazaar.

Ada sebuah souvenir yang menarik bergambarkan mata. Dalam bahasa Turki, souvenir ini diberi nama “Nazar Boncugu”. Dalam budaya Turki benda ini dipercaya bisa menolak bala. Souvenir ini banyak terpasang di mobil, pintu, meja kantor, tembok, dan menggantung di leher anak kecil.

Pasar ini buka dari pukul 09.00 hingga 19.00, kecuali di hari Minggu dan hari besar tutup.

Baca juga:

Artikel lainnya:

Leave a Comment