11 Tempat Wisata Nganjuk, Menikmati Pesona Keindahan di Kota angin

Tempat wisata nganjuk  mempunyai berbagai macam ragam destinasi. Mulai dari obyek wisata alam, wisata kuliner, Museum, dan Taman. Tempat wisata kota Nganjuk ini juga tidak kalah keren dengan Destinasi wisata yang ada di Kota lain.


Tempat wisata nganjuk  mempunyai berbagai macam ragam destinasi. Mulai dari obyek wisata alam, wisata kuliner, Museum, dan Taman
Tempat Wisata Nganjuk, Image via: trevel.kompas.com

Sekilas Soal Nganjuk

Kabupaten Nganjuk berbatasan dengan Kabupaten Bojonegoro di utara, Kabupaten Jombang di timur, Kabupaten Kediri dan Kabupaten Ponorogo di selatan, serta Kabupaten Madiun di barat. Nganjuk juga dikenal dengan julukan Kota Angin.

Pada zaman Kerajaan Medang, Nganjuk dikenal dengan nama Anjuk Ladang yaitu Tanah kemenangan.

Nganjuk di juluki kota angin karena Nganjuk mempunyai tingkat frekuensi Angin yang sangat tinggi. Anginnya selalu berhembus cukup kencang dari pagi, siang, hingga malam. Bahkan apabila malam hari Anginnya tidak semakin mengecil melainkan justru akan semakin bertambah kencang.

Komoditas unggulan nganjuk, salah satunya bawang merah. Pasar Sukomoro dikenal sebagai pasar yang mengkhususkan diri pada transaksi jual-beli bawang merah. Di setiap sudut pasar ini hanya akan ditemui penjual dan pembeli bawang merah.

Nganjuk dilintasi jalur utama Surabaya-Yogyakarta dengan kode Jalan Nasional 15. Jalur ini menjadi persimpangan dengan jalur menuju Kediri. Nganjuk juga dilintasi jalur kereta api Daerah Operasi 7 Madiun dengan jurusan Surabaya – Yogyakarta – Bandung /Jakarta.

 11 Tempat Wisata Nganjuk

  1. Air Terjun Sedudo

Siraman Air Terjun Sedudo, salah satu tradisi di tempat wisata nganjuk ini
Air Terjun Sedudo. Image via: antarafoto.com

Simak juga: 11 tempat wisata Trenggalek

Pemandangan khas perbukitan yang hijau, memang mengunggah selera untuk mengunjungi kawasan ini. Apalagi, air terjun ini bukanlah air terjun musiman, dimana hanya akan ada di musim penghujan saja. Melainkan, di semua musim air terjun ini akan memancarkan keindahannya.

Debit air yang cukup deras, menghadirkan suara dentuman yang indah, seperti halnya mendengarkan alunan musik yang membuat hati tenang, nyaman dan senang. Seperti itulah yang kira-kira bisa dihadirkan di kawasan ini.

Kawasan tempat wisata Nganjuk ini menghadirkan fasilitas berupa kolam berenang bagi pengunjung yang ingin menikmati tempat ini dengan cara yang lain. Berendam dan menikmati suasana sejuk nan teduh adalah kemewahan yang diperoleh di tempat ini.

Selain memiliki keindahan dari alamnya dan dari kebudayaannya, Air Terjun tempat wisata nganjuk ini, konon memiliki keistimewaan yang menarik untuk disimak. Salah satunya adalah air terjun ini memiliki khasiat bisa membuat awet muda.

Di kawasan air terjun sedudo tidak perlu takut yang namanya kelaparan atau kehausan. Karena, disini sudah tersedia banyak warung. Uniknya, jajanan yang ditawarkan adalah jajanan tradisional yang menggoda lidah. Seperti nasi jagung, getuk, klepon, cenil

Lokasi: Jl. Raya Sedudo, Hutan, Sawahan, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur
Tiket: Rp 10.000
jam buka: 07.00-17.00

  1. Air Terjun Roro Kuning

Tempat wisata nganjuk ini berada pada ketinggian 600 m dpl dan memiliki tinggi antara 10-15 m.
Air Terjun Roro Kuning. Image via: tyasani

Air Terjun Roro Kuning adalah sebuah air terjun yang berada sekitar 27-30 km selatan kota Nganjuk. Tempat wisata nganjuk ini berada pada ketinggian 600 m dpl dan memiliki tinggi antara 10-15 m. Air terjun ini mengalir dari tiga sumber di sekitar Gunung Wilis yang mengalir di sela-sela bebatuan hutan pinus.

Selain keindahan alam, air terjun Roro Kuning juga memiliki nilai sejarah. Di sekitar lokasi tempat wisata nganjuk ini terdapat monumen perjuangan Panglima Besar Jenderal Sudirman. Monumen ini dibangun untuk mengenang perjuangan Jenderal Sudirman saat memimpin perang gerilya melawan Belanda pada tahun 1949.

Air terjun tempat wisata nganjuk ini memiliki bentuk yang berbeda dari air terjun pada umumnya. Jika biasanya air yang turun dari atas ketinggian turun secara langsung, maka aliran air di Air Terjun ini merambat. Sehingga tidak akan terdengar bunyi kecipak air atau derasnya air yang mengalir dari ketinggian.

Anak-anak yang dapat melakukan kegiatan berenang di tempat wisata nganjuk ini. Mereka bisa berenang di aliran sungainya yang dangkal. Di tepi sungainya, telah dibangun bangunan permanen yang dapat digunakan sebagai tempat duduk bersantai tak jauh dari air terjun.

Lokasi:  Bajulan, Loceret, Plakat, Bajulan, Nganjuk, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur
Tiket: Gratis
Jam Operasi: 08.00-18.00

  1. Gua Margo Tresno

Tempat wisata nganjuk Goa Margo Trisno, terkesan sangat magis. Sepanjang perut goa, gelap gulita. Cericit ribuan kelelawar menambah seramnya suasana
Gua Margo Tresno. Image via: infohotelmurahkan

Simak juga: 11 tempat wisata Pekalongan

Wisata Goa Margo Tresno Nganjuk merupakan tempat wisata yang ramai dikunjungi, karena pesona keindahannya tidak ada duanya. Penduduk lokal daerah Nganjuk juga sangat ramah tamah terhadap wisatawan lokal maupun wisatawan asing.

Tempat wisata nganjuk Goa Margo Trisno, terkesan sangat magis. Sepanjang perut goa, gelap gulita. Cericit ribuan kelelawar menambah seramnya suasana. Terlebih, lokasinya goa itu sendiri berada di tengah belantara hutan jati Pegunungan Kendeng.

Nama goa tempat wisata nganjuk ini memilki makna. Margo berarti jalan, dan tresno berarti cinta. Goa Margo Tresno dipercaya membawa ketentraman dan kelanggengan rumah tangga bagi orang yang memasukinya. Konon banyak orang- orang di luar wilayah Ngluyu yang bisa merasakannya.

Di kawasan wisata ini terdapat pula sumber air alami Ubalan yang dipakai untuk pengairan sawah-sawah disekitarnya. Obyek Wisata Goa Margo Tresno juga dilengkapi dengan sarana rekreasi berupa kolam renang dewasa dan anak. Juga warung makanan dan minuman serta arena bermain.

Pengunjung yang datang ke tempat wisata nganjuk ini berkesempatan untuk mencicipi Kuliner Khas Kecamatan Ngluyu. Yaitu “Asem-asem Kambing Daun Kedondong”.

Lokasi: Hutan, Ngluyu, Nganjuk Regency, Jawa Timur
Tiket: Rp 5.000
Jam Operasional: 07.00-16.00

  1. Waduk Bening

Tempat wisata nganjuk berupa waduk ini menjadi salah satu objek wisata. Fasilitas wisata yang ada di waduk ini antara lain Wisata Air Pemancingan, Taman Bermain Anak, Kios, Dermaga, Outbond, Banana Boat dan beberapa Perahu Speed Boot.
Waduk Bening. Image via: wikipedia.org

Waduk Bening Widas dibangun dengan membendung aliran Kali Bening dan anak sungainya, Kali Petung. Sehingga nama bendungan waduk ini bernama Bendungan Bening. Luas muka air waduk ini sekitar 570 hektar dengan volume waduk normal 33 juta  m3.

Pada saat ini tempat wisata nganjuk ini dikelola oleh Jasa Tirta. Sebelah utara dari waduk bening widas terdapat sebuah gunung yang bernama Gunung Pandan. Gunung tersebut berstatus gunung api istirahat dan tidak aktif.

Tempat wisata nganjuk berupa waduk ini menjadi salah satu objek wisata. Fasilitas wisata yang ada di waduk ini antara lain Wisata Air Pemancingan, Taman Bermain Anak, Kios, Dermaga, Outbond, Banana Boat dan beberapa Perahu Speed Boot.

Yang membuat menarik lagi, tempat wisata nganjuk ini berada di tengah hutan . Sekitar waduk widas banyak pepohonan yang mengelilinginya, yang membuat waduk widas semakin tambah sejuk, dengan udara alaminya.

Di waduk bening sering ada acara Orkes-orkes melayu, dari artis-artis jawa timur yang sering mengisi acara di tempat waduk bening. Di sana juga sudah disediakan lahan untuk acara-acara besar yang butuh penampung pengunjung banyak.

Lokasi: Jl. Wisata Waduk Bening, Setren, Pajaran, Kec. Saradan, Madiun, Jawa Timur
Tiket:  Rp 5.000
Jam Operasional: 07.00-18.00

  1. Bukit Batu Songgong

Tempat wisata nganjuk ini merupakan wisata hasil olahan dari warga setempat. Tepat berada di tengah lahan seluas 1 hektar, ditata sedemikian rupa memanfaatkan beberapa bebatuan unik,menjadi area taman yang enak dipandang oleh mata.
Bukit Batu Songgong. Image via: ihategreenjello.com

SImak juga: 11 tempat wisata Kendal

Tempat wisata nganjuk ini merupakan wisata hasil olahan dari warga setempat. Tepat berada di tengah lahan seluas 1 hektar, ditata sedemikian rupa memanfaatkan beberapa bebatuan unik, menjadi area taman yang enak dipandang oleh mata.

Ada pola berbentuk jalan setapak yang membentuk lingkaran dan berwujud huruf S disusun memanfaatkan lempengan bebatuan, sehingga bentuk lingkaran yang dikelilingi oleh batu-batu ricing dan pada bagian tengah ada sebuah monumen kecil terbuat dari bahan bebatuan serupa.

Pengunjung tempat wisata nganjuk ini juga disuguhkan keindahan pemandangan kota Nganjuk dan lereng dari gunung Wilis dari ketinggian. Ketika hari matahari mulai tenggelam, pengunjung bakal disajikan keindahan sunset di balik lembah sisi timur area bukit Wilis.

Menurut warga sekitar, batu-batu di tempat wisata nganjuk ini diletakkan oleh panglima besar Jendral Sudirman. Sang Panglima Sudirman sengaja meletakkan batu itu agar memberikan patokan ketika pengiriman bahan pokok seperti kelapa, beras, gula dari daerah Sawahan ke Ngetos atau sebaliknya.

Lokasi: Sembung, Margopatut, Sawahan, Nganjuk, Jawa Timur.
Tiket: Rp 5.000
Jam Operasional: 08.00-18.00

  1. Museum Anjuk Ladang

Museum Anjuk Ladang Terletak di kota Nganjuk, tepatnya sebelah timur Terminal Bus Kota Nganjuk. Di dalamnya tersimpan benda dan cagar budaya di zaman Hindu, Doho dan Majapahit
Museum Anjuk Ladang. Image via: indonesia-tourism.com

Museum Anjuk Ladang Terletak di kota Nganjuk, tepatnya sebelah timur Terminal Bus Kota Nganjuk. Di dalamnya tersimpan benda dan cagar budaya di zaman Hindu, Doho dan Majapahit yang terdapat di daerah Kabupaten Nganjuk. Disamping itu di simpan Prasasti Anjuk Ladang yang merupakan cikal bakal berdirinya Kabupaten Nganjuk.

Museum ini terbagi menjadi beberapa bagian bangunan. Bagian depan berbentuk joglo tempat menyimpan prasasti Anjuk Ladang, bangunan induk sebagai tempat penyimpanan guci, mangkok, wayang kulit, genta, topeng dan sebagainya.

Memasuki gedung museum pengunjungdapat melihat, berbagai arca yang terbuat dari batu terjajar rapih. Didekat Arca-arca tersebut, terdapat informasi mengenai arca yang bisa pengunjungbaca. Dan sebagian arca juga diletakan didalam kaca.

Pengelola membuat beberapa tempat permainan atau playground. Tujuan supaya masyarakat atau anak-anak kecil yang berkunjung kesini bisa nyaman. Dan di belakang museum juga, sudah menyiapkan perpustakaan mini. Perpustakaan itu sebenarnya dikhususkan untuk sejarah. Namun tidak menutup kemungkinan ada pelajaran umu dan yang lainnya.

Lokasi: Jalan Gatot Subroto Ringin Anom, Ringin Anom, Kauman, Kec. Nganjuk, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur
Tiket: Gratis
Jam Operasional: 08.00-16.00

  1. Agrowisata Perkebunan Mawar

tempat wisata nganjuk ini Terbilang sangat murah. Tetapi jangan salah menilai pesona keindahan yang di hidangkan oleh Wisata Agro Bunga Mawar Nganjuk, bukanlah hal yang murahan.
Pemetik Mawar. Image via: economy.okezone.com

Simak juga: 11 tempat wisata Wonosobo

Kebun mawar yang indah nan mempesona ini dapat dijumpai di sepanjang jalan menuju tempat wisata nganjuk air terjun Sedudo, tepatnya di desa Ngliman kecamatan Sawahan. Dengan kualitas yang bagus ini, Bunga mawar yang diproduksi desa tersebut dipasarkan sampai ke luar kota.

Wisata Agro Bunga Mawar Nganjuk adalah tempat wisata yang ramai wisatawan pada hari hari biasa maupun pada weekand atau hari libur. Tempat sangat indah dan bisa memberikan suasana yang menghibur kejenuhan akan aktivitas kita sehari hari.

Sebagai lokasi wisata, tempat wisata nganjuk ini Terbilang sangat murah. Tetapi jangan salah menilai pesona keindahan yang di hidangkan oleh Wisata Agro Bunga Mawar Nganjuk, bukanlah hal yang murahan.

Selain dijual sebagai bunga tangkai, mawar hasil produksi tempat wisata nganjuk ini juag diolah menjadi bentuk lain. Diantaranya adalah minyak mawar. Selain itu ada juga yang diolah oleh masyarakat setempat menjadi sirup sari mawar.

Lokasi wisata nganjuk penuh bunga ni sangat cocok untuk pengambilan foto. Foto yang diambil akan kaya warna dan terkesan sangat indah.

Lokasi: Desa Ngliman, Kecamatan Sawahan,Nganjuk, Jawa Timur.
Tiket: Gratis
Jam Operasional: 08.00-17.00

  1. Alun-Alun Nganjuk

Alun-alun tempat wisata nganjuk ini menjadi taman kota lokasi bersantai bersama keluarga.
Alun-Alun Nganjuk. Image via: wisata-tanahair.com

Berada di kawasan pemerintahan Kabupaten Nganjuk, Alun-alun tempat wisata nganjuk ini menjadi taman kota lokasi bersantai bersama keluarga. Selain itu alun-alun Nganjuk juga dijadikan sebagai kawasan car free day atau kawasan bebas kendaraan bermotor setiap minggunya.

Taman di alun-alun Nganjuk ini di desain sedemikian rupa dengan tata kelola yang baik. Ini menjadikannya tempat yang nyaman untuk dijadikan sebagai tempat berkumpul baik dengan keluarga, teman, atau bahkan dengan pasangan.

Di tengah taman tempat wisata nganjuk ini terdapat satu ruangan kecil yang merupakan taman baca yang disediakan bagi pengunjung dan masyarakat umum. Di taman ini juga terdapat area air mancur yang di tengahnya terdapat monumen bergambar pahlawan.

Bagi pengunjung yang membawa anak-anak tidak perlu khawatir karena di kawasan alun-alun ini juga terdapat area bermain bagi anak. Area playground didesain sedemikian rupa dengan warna-warna yang menarik perhatian anak-anak.

Dikawasan ini juga terdapat para penjual kaki lima yang menjajakan makanan khas Nganjuk. Sehingga bagi anda yang akan berkunjung ke Nganjuk tidak ada salahnya untuk sekedar singgah ke taman tengah kota ini.

Lokasi:  Mangundikaran, Mangun Dikaran, Kec. Nganjuk, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur
Tiket: Gratis
Jam Operasional: 24 jam

  1. Candi Ngetos

candi tempat wisata nganjuk ini dibuat pada abad XV. Pada zaman kerajaan Majapahit.
Candi Ngetos. Image via: @wi_cha

SImak juga: 11 tempat wisata Tawangmangu

Berdasarkan bentuknya, candi tempat wisata nganjuk ini dibuat pada abad XV. Pada zaman kerajaan Majapahit. Dan menurut perkiraan, candi tersebut dibuat sebagai tempat pemakaman raja Hayam Wuruk.

Berdasarkan arca yang ditemukan di candi ini, yaitu berupa arca Siwa dan arca Wisnu, dapat dikatakan bahwa Candi Ngetos bersifat Siwa–Wisnu. Kalau dikaitkan dengan agama yang dianut raja Hayam Wuruk, amatlah sesuai yaitu agama Siwa-Wisnu.

Candi ini didirikan di lereng Gunung Wilis yang merupakan salah satu gunung suci di tanah Jawa. Pendirian candi yang terletak di lereng gunung dimaksudkan agar bangunan suci berada lebih dekat dengan kediaman para dewa. Karena menurut kepercayaan pada masa silam, puncak gunung merupakan kediaman para dewa.

Karena letaknya di lereng gunung, pengunjung tempat wisata nganjuk ini tidak hanya akan mendapatkan pandangan Candi Ngetos saja. Namun juga bisa melihat pepohonan dan tumbuh-tumbuhan yang tumbuh di sekitar.

Selain itu udara yang di sana terasa sejuk dan adem, membuat pengunjung yang datang merasa betah berlama-lama di lokasi ini. Berburu foto instagramable pun bisa dilakukan. Dengan pilihan berlatar candi atau panorama alam.

Lokasi: Jl. Raya Ngetos, Selopuro, Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur
Tiket: Gratis
jam operasional: 06.00-18.00

  1. Candi Lor

Bahan baku pada bangunan Candi tempat wisata nganjuk ini adalah bata berukuran tinggi 5,6 m, panjang 7 m dan lebar 4,2 m
Candi Lor. Image via: jejakpiknik.com

Candi tempat wisata nganjuk ini didirikan oleh Empu Sindok pada tahun 937. Sebagai Tugu Peringatan atas jasa masyarakat Nganjuk saat melawan tentara Melayu. Prasasti Anjuk Ladang yang ditemukan di sekitar Candi Lor merupakan bukti sejarah berdirinya Kabupaten Nganjuk.

Pada bangunan Candi Lor ini terdapat 2 buah makam, yaitu Abdi Dalem Kinasih Empu Sindok yang bernama: Eyang Kerto dan Eyang Kerti. Selain terdapat makam, juga kita dapat jumpai pohon kepuh yang sangat besar yang umurnya ± 500 tahun. Pohon kepuh ini berdiri di atas bangunan candi.

Bahan baku pada bangunan Candi tempat wisata nganjuk ini adalah bata berukuran tinggi 5,6 m, panjang 7 m dan lebar 4,2 m. Keadaan candi sudah tidak utuh lagi. Tinggal sebagian badan dan kaki. Dari tangga yang tersisa, diperkirakan candi menghadap ke barat.

Dari sisa-sisa yang ada dapat diketahui bahwa bangunan semula terdiri dari dua tingkat. Bagian depannya di barat di dekat reruntuhan candi ditemukan reruntuhan arca Ganesha dan Nandi, serta prasasti batu bertarikh 850 Çaka (937 M) yang menyebutkan bangunan suci Srijayamerta. Sehingga dapat disimpulkan Candi Lor merupakan bangunan suci Agama Hindu.

Lokasi: Jl. Panglima Sudirman, Candirejo, Kec. Loceret, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur
Tiket: Gratis
Jam operasional: 24 jam

  1. Klenteng Hok Yoe Kiong Nganjuk

Di halaman tempat wisata nganjuk ini terdapat dua buah pagoda Buddhisme. Di sebelah kiri dan kanan halaman
Klenteng Hok Yoe Kiong. Image via: wisatalengkap.com

Simak juga: 11 tempat wisata cibubur

Selain sebagai tempat peribadatan sehari-Hari, Klenteng Hok Yoe Kiong juga selalu digunakan untuk melangsungkan beberapa event penting yang berhubungan dengan kegiatan keagamaan Umat Tridharma. Misalnya adalah perayaan Cap Go Meh dan Tahun Baru Imlek.

Seperti bangunan klenteng Hok Yoe Kiong pada umumnya, klenteng ini memiliki pintu gerbang atau gapura yang cukup megah yang didominasi warna merah. Di atasnya terdapat ornamen khas Tionghoa, yaitu huo zhu, mutiara api milik Sang Buddha.

Di halaman tempat wisata nganjuk ini terdapat dua buah pagoda Buddhisme. Di sebelah kiri dan kanan halaman. Pagoda tersebut sebenarnya merupakan miniatur tempat untuk penyimpanan relik Buddha. Pagoda tersebut acapkali digunakan untuk tempat pembakaran kim cua.

Bangunan klenteng tempat wisata nganjuk ini terbagi atas 4 bangunan utama yang terdiri dari 11 altar untuk sembahyang. Di atas altar tersebut ditempatkan para Dewa. Dewa atau sesembahan utama di Klenteng Hok Yoe Kiong ini adalah Kongco Kong Tik Tjoen Ong, yang kemudian disusul dengan dewa-dewa lainnya

Keunikan dari Klenteng Hok Yoe Kiong yang tidak ditemukan pada klenteng lain adalah adanya setumpuk tanah setinggi sekitar 1 meter pada salah satu ruangan altar. Tumpukan tanah tersebut dipersembahkan kepada Ya Ong atau Raja Semut.

Lokasi: Jl. Raya Sukomoro Nganjuk, Sukomoro, Kec. Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur
Tiket:Rp 3.000
Jam operasional:09.00-21.00

Baca juga:

Artikel lainnya:

Leave a Comment