Bukit Cinta Ambarawa, Area Larangan Kencan yang Justru Rame Jadi Lokasi Pacaran

Bukit Cinta Ambarawa adalah wisata yang berupa bukit dengan pemandangan Rawa Pening dan bukit Brawijaya. Selain berupa bukit, di tempat wisata ini juga terdapat tempat bermain bagi pengunjung yang mengajak anak-anak dan gerdu pandang untuk lebih jelas menikmati pemandangan bukit cinta Ambarawa.

Bukit Cinta Ambarawa adalah wisata yang berupa bukit dengan pemandangan Rawa Pening dan bukit Brawijaya.
Bukit Cinta Ambarawa. Image via: wisatabaru.com

Nama bukit cinta diambil dari seringnya pengunjung yang datang adalah pasangan muda yang datang untuk memadu cinta atau berpacaran di tempat wisata ini. Mengunjungi bukit cinta Ambarawa ini lebih menarik jika Sore atau Pagi hari.

Pengunjung akan disuguhkan suasana hijau pohon pinus dan pohon cemara yang mengelilingi Bukit Cinta Ambarawa. Fasilitas pendukung yang terdapat di tempat wisata ini meliputi musala, kamar mandi, tempat parkir dan rumah makan.

Memasuki area wisata ini melalui pendakian tangga. Setelah sampai, pengunjung akan disambut dengan pepohonan pinus yang menjulang tinggi seperti payung meneduhkan taman. Di tengahnya terdapat sebuah bangunan seperti aula, yang kadang digunakan oleh para pecinta burung untuk lomba kicau burung.

Ornamen di area Bukit Cinta Rawa Pening dari mulai bagian depan terdapat patung seorang perempuan yang tengah menaiki lesung dan relief yang menggambarkan tentang legenda Rawa Pening. Sebelum menaiki bukit kita akan menjumpai patung ular naga yang melingkari bukit.

Spot Foto bukit cinta aambarawa yang menyatu dengan rawa pening
Spot Foto. Image via: @dailyhijabtraveller

Simak juga: 11 lokasi wisata hitz di Ambarawa

Mitos Bukit Cinta Ambarawa

Hal yang membuat Rawa Pening dan juga Bukit Cinta Ambarawa di sebelahnya terkenal, salah satunya adalah karena kisah asal usulnya yang melegenda. Kawasan Bukit Cinta tepat berada bersebelahan dengan Danau Rawa Pening.

Menurut masyarakat setempat, pada awalnya kawasan Bukit Cinta merupakan tempat yang dijadikan Pusat Gardu Pemantau Pertumbuhan Enceng Gondog oleh pemerintah Kolonial Belanda. Kemudian seiring perkembangannya, Bukit Cinta Ambarawa dijadikan obyek wisata sejalan dengan pemandangan Alam Rawa Pening.

Ada juga mitos ular raksasa yang berada di kawasan Bukit Cinta Ambarawa. Konon dulu ada seekor ular yang menanti Ibunya untuk diakui sebagai anak hingga badan ular tersebut melingkari sebuah gunung. Namun, ternyata takdir berkata lain,  dia malah mati terbunuh dengan cara dipotong.

foto di bukit cinta ambarawa tampak indah karena berlatar danau
Beralatar Danau. Image via: @linda_ara11

Tidak hanya itu saja, ada mitos yang melekat dengan Bukit Cinta. Konon, apabila ada pasangan yang belum mengikat janji pernikahan memadu kasih di Bukit Cinta, hubungannya tidak akan berjalan baik. Meski tidak bisa dibuktikan, mitos seputar Bukit Cinta menjadi daya tarik tersendiri.

Lokasi Bukit Cinta Ambarawa

Bukit Cinta Ambarawa terletak di Desa Kebondowo, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Tempat wisata ini sangat dekat dengan Danau Rawa Pening tepatnya berada di sebelah Barat danau tersebut. Berjarak sekitar 15 km dari pusat kota kebupaten Semarang.

Rute Menuju Bukit Cinta Ambarawa

Lokasi Bukit Cinta berada di sebelah barat daya kawasan danau Rawa Pening. Akses jalan menuju ke obyek wisata Bukit Cinta masih berupa jalan pedesaan yang sempit dan terdapat beberapa lubang di beberapa titik.

Bersepeda ke Bukit Cinta ambarawa
Bersepeda ke Bukit Cinta. Image via: @soerya_ardiansyah

Simak juga: Kebun Teh Pagilaran, jaya di Usia 130 Tahun

Papan petunjuk arah menuju ke lokasi wisata sudah terpasang di beberapa titik sehingga membantu pengunjung yang baru pertama kali berkunjung ke tempat ini.

Jika perjalanan dimulai dari jalan raya Salatiga-Ambarawa ketika menemui Jalan Lingkar Ambarawa atau jalan tembus pengunjung akan menemui jalan kecil beraspal ikuti jalan tersebut, sampailah di Bukit Cinta.

Jika perjalanan dari pusat kota Semarang bisa , melalui Jalan Tol Ungaran-Bawen dengan jarak tempuh sekitar 47,9 km dengan waktu tempuh sekitar 1 jam 1 menit dari pusat kota Semarang.

Jam Buka Bukit Cinta Ambarawa

Tempat wisata di Ambarawa ini, buka setiap hari. Mulai pagi hari pukul 08.00, hingga tutup apda sore hari pukul 18.00

Tiket Bukit Cinta Ambarawa

Loket Tiket di bukit cinta ambarawa, tampil unik dengan bentuk Kepala Naga.
Loket Tiket Kepala Naga. Image via: ihategreenjello.com

Loket, tempat loket ini juga menarik, berupa ular naga raksasa dengan mulut menganga berasa ingin memakan para tamu menjadi salah satu ikon dari Bukit Cinta.

Harga tiket masuk ke Bukit Cinta ini hanya Rp. 6000,- jika hari biasa dan Rp. 7500,- untuk hari libur. Dengan harga tiket yang cukup terjangkau tersebut pengunjung dapat menikmati keindahan pemandangan hijau danau rawa pening yang dipenuhi dengan tanaman eceng gondok yang dapat terlihat jelas dari bukit cinta.

Fasilitas Bukit Cinta Ambarawa

Pengelola lokasi sudah menyediakan fasilitas dasar untuk menunjang kenyamanan selama berwisata dilokasi ini. DI sii tersedia Area parkir, tempat ibadah, danjuga toilet.

Fasilitas lainnya, tersedia beberapa spot selfie dengan latar pemandangan indah danau Rawa Pening. Pengunjung juga dapat menjumpai deretan kios yang menjajakan berbagai macam kerajinan khas ambarawa dan juga makanan serta minuman.

Daya Tarik Bukit Cinta Ambarawa

  1. Menikmati Panorama Alam

Panorama danau dan bukit terlihat dari bukit cinta ambrawa.
Panorama danau dan bukit. Image via: @BukitCintaAmbarawa

Simak juga: Camping ceria di Pondok Halimun Sukabumi

Pemandanan dari Tengah Rawa Pening, Nampak gundukan Bukit Cinta dengan Background Gunung Merbabu, Telomoyo dan Perbukitan Gajah Mungkur.

Terdapat beberapa tempat duduk yang lumayan banyak sehingga saat lelah berkeliling, para pengunjung dapat duduk beristirahat. Ditengah bukit juga terdapat sejumlah kursi taman yang cukup menampung 3 orang per kursi.

Di beberapa tempat lainnya juga terdapat kursi yang berbahan semen beton antara lain di pinggir taman dan sekeliling bukit. Disamping itu terdapat pula beberapa wahana bermain. Anak-anak dapat bermain jungkat-jungkit, adapula ayunan, dll.

Itulah mengapa tempat ini tidak hanya populer dikalangan remaja namun para orang tua yang telah memiliki sejumlah anak pun turut mengagumi tempat ini.

  1. Piknik

bangku taman beton di bukit cinta ambarawa
Bangku Taman. Image via: @gathcil

Pengunjung dapat menggelar tikar, untuk kemudian menyantap bekal yang dibawa dari rumah seperti nasi, lauk, snack, buah daan lain sebagainya. Menikmati santapan makanan dibawah rimbunnya pohon pinus dengan menghirup udara yang sejuk, suasana pegunungan yang asri serta tawa naka-anak membuat kenangan indah tersendiri.

Namun jika tidak membawa bekal sendiri dari rumah, pengunjung tidak perlu terlalu khawatir. Ada banyak warung yang menjajakan makanan dan minuman dengan tempat yang nyaman dan bersih. Di warung-warung tersebut disediakan pula oleh-oleh khas Banyubiru yaitu keripik belut.

  1. Wisata Perahu

Terdapat wisata perahu untuk menyusuri rawa. Setiap perahu dapat menampung 6 penumpang selama 30 menit. Cukup membayar Rp.60.000 para pengunjung dapat menikmati wahana satu ini. Penumpang menggunakan pelampung yang telah disediakan dan duduk manis di perahu, sang Nahkoda akan mengantar menyusuri rawa.

perahu wisata siap ,elayani pengnjung bukit cinta ambarawa
Perahu wisata. Image via: wisataterdekat.com

Simak juga: Citra Raja AMpat di Bajulmati Banyuwangi

Ada sensasi berbeda ketika menyusuri sungai dan menerobos rimbunan enceng gondok yang ada di rawa ini. Sang pengemudi perahu dengan sekuat tenagan lolos dari serangan enceng gondok sehingga beberapa penumpang merasa perahunya hendak terguling padahal tidak.

Pengunjung tidap perlu kuatir akan keselamatan, karena para nahkoda sudah sangat lihai. Mereka  terampil dan terlatih mengemudikan perahunya. Tidak perlu takut akan jatuh atau perahunya akan terbalik jika menghadapi situasi demikian.

Objek Wisata Dekat Bukit Cinta Ambarawa

Masih di kecamatan Banyubiru, terdapat objek wisata menarik namun menantang, yaitu Gumuk Reco. Ada banyak spot yang cantik untuk berfoto namun juga memacu adrenalin. Seperti spot sarang burung yang berada di ujung jurang, ayunan yang berada di ketinggian sekitar 800 meter, dan jembatan gantung yang berada di ketinggian 17 meter.

Gumuk Reco masih 1 kecamatan dengan bukit cinta ambarawa
Gumuk Reco. Image via: kompas.com

Sedikit lebih jauh, di area Bandungan Kabupaten Semarang, terdapat objek yang sangat cocok bagi penyuka fotografi. Yaitu Ayanaz Gedong Songo.  Di sana ada Banyak sekali spot foto yang menarik. lokasi wisata ini pure sebagai destinasi selfie, bukan tempat bermain.

Walau di tujukan untuk wisata fotografi, lokasi ini memberikan kesan keindahan. Jadi jika membawa anak anak, pasti mereka juga senang. Ayanaz Gedong Songo memberikan tempat tempat yang instagramable seperti sofa di tengah kolam, balon udara, dan lain lain.

Demikianlah informasi mengenai Bukit Cinta Ambarawa Semarang. Semoga informasi ini bermanfaat. Oh iya, jangan lupa membawa kamera dan pastikan kamera yang kamu bawa sudah full baterai, agar tidak menyesal karena kehilangan kesempatan berfoto.

Baca juga:

Leave a Comment