Kebun Teh Pagilaran, Tetap Berjaya Sejak didirikan 130 Tahun Lalu

Kebun Teh Pagilaran Batang menyajikan hamparan hijau tanaman teh di antara bukit-bukit yang berkelok. Memberikan sajian pemandangan yang indah dan memanjakan mata. Suasananya yang sejuk, segar, dan bebas polusi memberikan ketenangan tersendiri bagi pengunjung yang datang ke lokasi ini.

Kebun Teh Pagilaran Batang menyajikan hamparan hijau tanaman teh di antara bukit-bukit yang berkelok. Memberikan sajian pemandangan yang indah dan memanjakan mata.
Kebun Teh Pagilaran. Image via: kompas.com

Agro wisata ini terdapat kurang-lebih 1000 mdpl. dengan temperatur rata-rata 15-21 derajat Celcius pada siang hari serta 15-18 derajat Celcius saat malam hari, 40 km ke arah selatan dari kota Batang. Hawa yang nyaman, tenang, sejuk serta beri kesegaran dengan keindahan alam yang hijau bisa disaksikan di sini.

Dengan luas 1.130 hektare, Kebun Teh Pagilaran berada di atas ketinggian 600-1.600 meter di atas permukaan laut. Kebun terbagi jadi tiga zona berdasarkan ketinggian dan jenis tehnya. Kebun Teh Pagilaran, setiap tahun menghasilkan 8.000 ton teh, dan 80 persennya diekspor ke lebih dari delapan negara dunia, di Asia, Eropa, dan Amerika.

Salah satu atraksi wisata agro yang bisa Anda nikmati di sini ialah tea walk, menelusuri enam kilometer jalur perkebunan teh. Agar tidak ketinggalan momen memetik teh, Pengunjung harus keluar sekitar pukul 05.00-06.00 pagi.

Menghirup udara pagi nan segar di tengah kebun teh Pagilaran sungguh membersihkan paru dan hati
Segarnya Pagi. Image via: alimustikasari.com

Simak juga: Beberapa lokasi wisata di Batang

Perkebunan Masa Kolonial

Kawasan perkebunan teh Pagilaran adalah salah satu bukti sisa-sisa kejayaan penjajahan Belanda di masa lalu. Salah satu bangunan yang masih tersisa dari masa kolonial adalah bangunan rumah administratur pabrik yang berarsitektur khas Eropa.

Pada tahun 1890 orang Belanda bernama E. Blink membuka hutan selanjutnya ditanami kina dan kopi. Kemudian pada tahun 1899 tanaman tersebut diganti teh karena iklim yang sesuai.Tahun 1928 perusahaan dikelola oleh perusahaan dari Inggris.

Pada masa inilah pembangunan sarana kabel ban untuk mempermudah pengangkutan pucuk teh dari kebun ke pabrik pengolahan teh dimulai.  Tahun 1942, tentara pendudukan Jepang datang. Oleh Jepang, komoditas diganti dengan tanaman pangan.

Pada tanggal 23 Mei 1964 perkebunan diserahkan kepada Universitas Gadjah Mada dan tetap dikelola UGM sampai saat ini.

ceria bersama teman teman perjalanan, sangat mungjin terwujud di dalam keindahan kebun teh pagilaran
We Time. Image via: Orisinal Indonesia 

Lokasi Kebun Teh Pagilaran

Objek wisata ini berada di Desa Pagilaran, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Dari pusat Kota Batang, memakan waktu kurang lebih 1 jam perjalanan.

Rute Menuju Kebun Teh Pagilaran

Terdapat sejumlah rute yang dapat Anda tempuh untuk menuju ke Kebun Teh Pagilaran Batang. Rute paling mudah adalah bila Anda datang dari arah Semarang, langsung menuju ke Alun-alun Limpung terletak di daerah Banyuputih.

Selanjutnya arahkan kendaraan ke Selatan, tepatnya ke Jalan Raya Limpung – Bawang. Kemudian lanjutkan perjalanan hingga ke Jalan Raya Reban – Limpung yang berjarak sekitar 5,5 kilometer, lalu belok kiri, dan ikuti jalan tersebut sejauh 4,6 kilometer hingga tiba di area Kebun Teh Pagilaran Batang.

Dari Alun-alun Limpung hingga ke Kebun Teh Pagilaran berjarak sekitar 15 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 35 menit bila Anda melakukan perjalanan dengan kendaraan pribadi tanpa terhambat kemacetan.

Papan penunjuk arah menuju ke Pagilaran banyak tersedia di sejumlah bagian dan sudut jalan. Silahkan ikuti papan petunjuk tersebut agar memudahkan Anda untuk sampai ke tujuan dengan selamat.

Naik Truk adalah salah satu cara tur keliling kebun teh pagilaran tapa harus berpeluh peluh
Naik Truk di Pagilaran. Image via: ujunggedemenuliskreatif

Simak juga: Camping dan Hikking di Pondok Halimun Sukabumi

Jam Buka Kebun Teh Pagilaran

Objek wisata ini buka setiap hari selama 24 jam. Jadi, pengunjung dapat mengunjunginya kapan pun. Namun, saat malam hari masih jarang terdapat hiburan atau penjual makanan di sini.

Tiket Kebun Teh Pagilaran

Saat tiba di area perkebunan, pengunjung diharuskan lagi membayar tiket masuk yang sudah termasuk biaya parkir sebesar Rp 10 ribu per dua orang atau satu sepeda motor.

Untuk pengunjung yang ingin bermalam juga bisa, karena ada homestay yang bisa dijadikan tempat menginap. Budget untuk menginap kurang lebihnya dimulai dari harga Rp 50.000 –Rp 200.000.

Fasilitas Kebun Teh Pagilaran

Selain banyak spot wisatanya, juga tersedia banyak fasilitasnya alias komplit. Mulai dari mushola besar, lapangan bulu tangkis, lapangan sepakbola, area bersantai, natural convention, warung makan, kamar mandi umum, toilet dan parkir yang sangat luas.

Daya Tarik Kebun Teh Pagilaran

  1. Berkeliling kebun Teh

Berpose seakan sedang emmetik teh di kebun teh pagialran, bsia mengahsilkan foto yang indah
Bersiap memetik. Image via: cintapekalongan.com

Di area seluas 1.130 hektar ini, kebun teh menghampar dengan luas. Bukit – bukit hijau penuh teh menjadi hiburan utama yang menyejukkan mata. Selain tanaman teh, juga terdapat pohon cemara yang berdiri dengan kokohnya.

Pengunjung juga dapat mencoba memetik teh di pagi hari, mulai pukul 05.00 – 06.00 WIB. Dinginnya udara tidak akan terasa tatkala sinar matahari mulai membelah kabut. Di sinilah momen yang paling dinanti para pemburu matahari terbit.

Di pagi hari, pemandangan indah lainnya yang bisa disaksikan adalah para pemetik teh. Ibu – ibu pemetik teh dengan karung besar di punggung. Siap mengangkut teh segar untuk kemudian diolah menjadi bahan minuman yang enak.

  1. Berbagai Spot Foto Instagramable

pengelola kebun teh pagilaran, yakni UGM, terus berinofasi emebangun berbagai spot foto cantik di kawasan indah ini
Spot foto baru. Image via: inews.id

Simak juga: Bajulmati, Rajaampat di pedalaman Banyuwangi

Dengan panorama lam yang sangat indah, berburu foto dengan latar belakang cantik tentu bisa dilakukan di lokasi ini. Salah sati spot yang populer adalah dermaga cinta. Pengunjung biasa menyebutnya dermaga cinta, karena spot foto ini dibuat mirip dermaga yang terbuat dari kayu

Jembatan ini dicat berwarna merah dan kuning, yang membuatnya tampak cerah. Di ujung jembatan, terdapat bingkai berbentuk hati. Ukurannya besar, dan lebih tinggi dari tinggi orang dewasa.

Di sini, pengunjung dapat mengambil foto dengan latar belakang kebun teh. Tidak perlu khawatir, karena kanan kiri jembatan terdapat pegangan. Ditambah lagi, ujung jembatan juga ditutup dengan pagar. Sehingga pengunjung yang berfoto tetap aman.

berfoto bersama di hamparan teh
Di tengah hamparan teh. Image via: radarjogja.jawapos.com

Masih satu tempat dengan dermaga cinta, sebelum ke ujung dermaga bingkai hati, di situ terdapat ikon nama pagilaran yang diletakkan di atas. Tak kalah bagus dengan dermaga cinta, ikon nama pagilaran juga kerap dijadikan spot foto dengan mengandalkan ikon tulisan Pagilaran dengan view perkebunan teh dan pohon cemara dibelakangnya.

Saat akan menuju area kebun teh, pengunjung akan melewati bukit kecil di situ terdapat ikon tulisan Pagilaran yang kerap dijadikan spot foto. Berbeda dengan ikon tulisan yang berada di atas dermaga cinta, ikon tulisan pagilaran di bukit kecil ini memberikan view perkebunan teh yang tepat berada di belakang ikon tulisan Pagilaran.

  1. Outbound

Jembatan tali di salah satu sudut area kebun teh pagilaran.
Jembatan tali. Image via: @mechta_deera 

Simak juga: Air Terjun Kato Lampo di Gianyar Bali

Selain menyajikan keindahan alam, di kawasan wisata Kebun Teh Pagilaran Batang juga terdapat wahana lain yang dapat kamu coba, salah satunya adalah wahana flying fox. Pengunjung bisa memacu adrenalin dengan hanya membayar Rp 10.000,-.

Ada juga wahana permainan berjalan di atas jembatan gantung yang akan menguji keberanian dan ketangkasan kamu. Jembatan ini terbuat dari papan kayu yang memanjang dan terdapat celah-celah di beberapa bagiannya sehingga perjalanan takkan mulus untuk dapat sampai ke seberang.

Hal menarik lainnya di Kebun Teh Pagilaran Batang adalah keberadaan spot Air Terjun Mini yang letaknya tidak jauh dari jembatan gantung tadi. Air terjun tersebut letaknya tidak jauh dari taman sehingga menambah cantik pemandangan di sekitarnya.

Ada pula beberapa air terjun alami yang bisa kamu kunjungi saat berada di Kebun Teh Pagilaran. Air Terjun Binorong namanya, lokasinya berada di dekat tikungan kanan yang ada papan penunjuk ke arah air terjun. Menurut pihak pengelola, ada 3 air terjun di sana, namun yang paling mudah dijangkau hanya ada 2 saja.

menghabiskan waktu menanti siang, tidka akan terasa di kebun teh pagilaran ini
Habiskan waktu. Image via: travel.detik.com

Simak juga: Mekarnya bunga di Kutabawa Flower Garden

Objek Wisata Dekat Kebun Teh Pagilaran

Bagi yang terlanjur jatuh cinta dnegan wisata dataran tinggi, Batang juga punya Puncak Patran. Lokasi ini merupakan tempat wisata yang berada diatas ketinggian perbukitan di batang bagian selatan. Bukit ini menyuguhkan hamparan hijau hutan pinus dan kesejukan udara disekitarnya. Terdapat berbagi wahana wisata menarik disini untuk dinikmati bersama keluarga

Selainwisata dataran tinggi, batang juga punya wisata area pantai. Salah satu yang populer adalah Batang Dolphin Center. Di sini tidak hanya menjadi tempat wisata, tapi juga penangkaran dan konservasi. Tidak hanya lumba-lumba, binatang lain pun juga ditangkarkan di sini. Seperti Llama, gnu, emmu, serta satwa langka lainnya.

Kebun The Pagilaran bisa menjadi alternatif tujuan wisata di akhir pekan bersama keluarga karena mudah untuk diakses.  Lokasi yang strategis juga berdekatan dengan destinasi wisata lainnya sehingga bisa sekalian mengunjungi.

Baca juga:

Leave a Comment