Bukit Mandoo, Memandangi Samudera Selatan Dari Ujung Selatan Nusantara

Selain jajaran Pantai yang Indah, Pulau Rote juga memiliki destinasi wisata Perbukitan. Salah satunya Bukit Mandoo. Bukit dengan panorama keindahan yang memukau ini bisa membuat pandangan mata pengunjung terpana.

Bukit Mandoo, adalah bukit tepi pantai dengan panorama keindahan yang memukau ini bisa membuat pandangan mata pengunjung terpana.
Bukit Mandoo. Image via: @sharethefroth

Dari atas bukit, tersaji hamparan laut nan biru yang menyatu dengan kehijauan hutan bakau menambah kesejukan tersendiri untuk bukit Mandoo ini. Bukit ini memang perbukitan rendah yang didominasi dengan kapur.

Masyarakat lokal, menyebut bukit ini dengan nama bukit tangga 300. Hal ini karena untuk bisa mencapai puncak perbukitan, maka anda perlu menaiki ratusan anak tangga. Jumlah anak tangga saat mendaki ini mencapai  488 anak tangga.

Rasa lelah perjalanan mendaki ratusan tangga, akan terbayarkan ketika sudah berada di puncak bukit. Di sana, pengunjung dapat menyaksikan pemandangan alam nan indah dan memukau. Dan juga yang pasti, lokasi ini adalah spot foto terbaik yang bisa dijadikan tempat untuk berfoto.

Bukit Mandoo ini juga menjadi lokasi yang tepat bagi anda yang ingin menyaksikan keindahan matahari tenggelam saat sore hari tiba.

pengelola bukit Mandoo telah memebangun anjungan dari beton utnuk memudahkan pengunjung menikmati panorama
Anjungan Pandang. Image via: viva.co.id

Simak juga: Berbagai tempat indah di NTT

Lokasi Bukit Mandoo

Lokasi wisata bukit Mandoo berada di desa kuli, Kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao, Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur.

Lokasi ini tidak terlalu jauh dari pusat kota Ba’a.

Rute Menuju Bukit Mandoo

Untuk mengunjungi wisata indah bukit Mandoo, tentu pengunjung terlebih dahulu harus mencapai Pulau Rote. Akses perjalanan menuju Pulau Rote dari Kota Kupang dapat ditempuh melalui jalur udara dan laut.

Jika memilih jalur udara, pengunjung dapat menggunakan pesawat dari Bandara El Tari Kupang ke Bandara Lekunik Rote. Maskapai yang melayani rute ini ada Trans Nusa dan Susi Air, dengan biaya sekitar 200-300an ribu rupiah untuk sekali penerbangan. Jadwal nya seminggu 3 kali yakni Senin, Rabu dan Jum’at/ Sabtu.

Panorama sisi Timur bukit mandoo adalah teluk dengan lautan biru yang hangat.
Panorama sisi Timur. Image via: indonesiakaya.com

Sedangkan bagi pengunjun yang memilih jalur laut, ada 2 pilihan alternatif kapal. Yaitu menggunakan kapal lambat (ferry) dan kapal cepat (speed boat). Apabila pengunjung memilih menggunakan kapal ferry, waktu pemberangkatannya yaitu pukul 08.00.

Kapal berlayar dari Pelabuhan Bolok, Kupang dan kemudian berlabuh di Pelabuhan Pantai Baru, Rote. Waktu penyeberangan memakan waktu tempuh hinga 3-4jam. Biaya penyebrangan kapal ferry reguler Kupang-Rote yaitu sebesar 54.000 rupiah per orangnya. Sepeda motor biayanya 116.000 rupiah.

Dan bagi yang memilih kapal cepat berangkatnya yakni dari Pelabuhan Tenau, Kupang dengan waktu keberangkatan pukul 08.00 WITA. Perjalanan dengan kapal cepat memakan waktu sekitar 1.5-2 jam. Biaya tiket kapal cepat sekitar 160.000 rupiah untuk kelas ekonomi dan 190.000 rupiah untuk kelas bisnisnya.

Lopo di puncak bukit Mandoo disediakan utnuk tempat berteduh, istirahat, dan menikmatai panorama.
Lopo di puncak bukit. Image via: betantt.com

Simak juga: keindahan alam di Panorama Manulalu

Setibanya di Pelabuhan Pantai Baru, pengunjung dapat melanjutkan perjalanannya menuju ke Kota Ba’a, sebuah kota kecil yang cukup ramai dan dapat dikatakan sebagai pusat kotanya Pulau Rote. Jarak tempuh dari Pelabuhan Pantai Baru menuju Kota Ba’a yaitu sekitar 45 Menit, dengan kondisi jalanan beraspal halus.

Pengunjung dapat menggunakan jasa ojek ataupun menyewa kendaraan bermotor dari Kota Ba’a sebelumnya untuk menuju ke Bukit Mando’o ini. Selanjutnya lanjutkan perjalanan dari Ba’a ke Bukit Mando’o dengan waktu tempuh sekitar 1 jam lamanya.

Kondisi jalan menuju bukit cukup bervariatif, kadang beraspal mulus namun di beberapa titik sebelum mendekati lokasi kondisi jalannya berbatu dan berlubang. Sesampainya di lokasi, pengunjung dapat memarkirkan kendaraannya di lahan parkir yang telah disediakan.

Tangga bukit mandoo menjalar bagaikan ular meliuk menaiki keindahan panorama sekitar.
Tangga dan Panorama. Image via: tengakarta

Jam Buka Bukit Mandoo

Lokasi wisata Bukit Mandoo buka 24 jam sehari, sepanjang minggu. Dengan demikian, pengunjung bebas mengatur waktu kunjungan sesuai agenda mereka.

Tiket Bukit Mandoo

Biaya tiket masuk Nukit Mandoo sebesar  3.000 rupiah per orangnya. Dan ada tambahan 1.000 rupiah untuk parkir motor.

Fasilitas Bukit Mandoo

Terdapat banyak lopo-lopo yang dapat digunakan pengunjung untuk bersantai dan beristirahat sejenak sehabis menaiki anak tangga.

Fasilitas penunjang lainnya yaitu seperti toilet dan lahan parkir juga tersedia di sekitar area bukit. Karena tidak ada warung makan di lokasi wisata, ada baiknya pengunjung membawa bekal makanan terutama air minum terlebih dahulu yang dibeli di Ba’a.

Daya Tarik Bukit Mandoo

  1. Pendakian

Mendaki Tangga bukit mandoo selains ebaagi tranport menuju puncak, juga bisa dipandangs ebagai kegiatan rekreasi tersendiri.
Mendaki Tangga. Image via: koranjuri.com

Simak juga: Wisata Religi desa Bubohu

Pulau Rote adalah sebuah pulau kecil yang teramat cantik. Terletak di ujung selatan Indonesia, pulau ini menawarkan pemandangan alam yang luar biasa indah. Terutama jika diamati dari ketinggian. Hal inilah yang ditawarkan oleh pendakian beranak tangga Bukit Mandoo.

Bukit Mando’o atau masyarakat Rote mengenalnya dengan Tangga 300. Karena memang kita akan menapaki sekitar 400 lebih anak tangga untuk mencapai puncak bukit. Bukit Mando’o terletak di Desa Kuli yang kaya akan hasil pertanianya.

Mendengar kata mendaki, sebagian dari kita mungkin sudah minder duluan. Karena membayangkan mendaki adalah kegiatan outdoor untuk kalangan tertentu. Terbayang beratnya mendaki seperti tayangan dalam chanel youtube-nya Dzawin.

Namun tidak demikian halnya dengan mendaki bukit Mandoo ini. Pengunjung bisa berjalan santai dan beristirahat setiap waktu, Karena jalur pendakian sepenuhnya telah dipermudah dengan keberadaan anak tangga.

Sepanjang pendakian, pengunjung tidak perlu khawatir kelelahan. Sepanjang mendaki anak tangga ada beberapa pos peristirahatan berupa lopo/ Gazebo yang telah disediakan. Selain untuk tempat istirahat, pos tersebut berfungsi pelindung ketika hari sedang hujan.

  1. Panorama dari Puncak Bukit

Di puncak bukit mandoo keindahan tidak tergambarkan dengan kata-kata.
Di puncak bukit. Image via: @roteisland___

Rasa lelah perjalanan mendaki 400 lebih anak tangga serasa terbayarkan lunas, ketika sudah berada di puncak bukit. Di Puncak, pengunjung dapat menyaksikan suatu pemandangan alam nan indah dan memukau.

Di puncak bukit, sudah ada lopo-lopo tempat pengunjung bisa beristirahat sembari menikmati keindahan alam dari pulau Rote. Di bagian sebelah utara, pengunjung bisa menyaksikan pemandangan indah perbukitan Lole yang akan menemai ketika mendaki.

Sedangkan di sebelah selatan, pengunjung bisa menyaksikan hamparan Samudera Hindia nan biru memebntang. Sungguh sebuahm pemandangan yang mampu memukau pandangan. Di sebelah timur pengunjung bisa menyaksikan pemandangan indah perbukitan Keka denan teluk yang berwarna biru ini.

Pemandangan sebelah barat juga tidak bisa dilewatkan begitu saja. Di sebelah barat pemandangan dari Desa Kuli bisa pegunjung saksikan dengan persawahan yang begitu indah. Demikianlah pemandangan segala sisi yang bisa pengunjung saksikan saat anda berada di atas puncak bukit Mandoo ini.

Panorama Sisi Selatan bukit mandoo
Panorama Sisi Selatan. Image via: @yuni_touselak

Simak juga: Alun-Alun tepi pantai, pantai kamali

Pastinya saat anda berada di puncak, itulah spot foto terbaik yang bisa anda jadikan tempat untuk berfoto. Bukit Mandoo ini juga menjadi lokasi yang tepat bagi anda yang ingin menyaksikan keindahan matahari tenggelam saat sore hari tiba. Pantas saja jika saat liburan tiba bukit Mandoo ini selalu ramai dikunjungi para traveler.

Objek Wisata Dekat Bukit Mandoo

Objek wisata lain ada juga di Kabupaten Rote Ndao ini. Salah satunya adalah Telaga Nirwana. Telaga Nirwana yang berada kurang lebih 200 meter dari bibir pantai Buadale. Pemandangan Telaga sangat mempesona dengan teluk sepanjang kurang lebih 700 meter dan bermuara pada sebuah telaga yang menjolor tepat ke dalam sebuah gua yang sangat indah.

Telaga nirwana, salah satu objek indah lain di pulau Rote
Telaga Nirwana. Image via: halamankepri

Bagi yang tertarik dengan wisata budaya, bisa juga mencoba mengunjungi Rumah Raja Thie Messakh di dusun Tuasu’uk. Pembangunan rumah raja ini dilakukan oleh Raja Thie A. W. Messakh pada tahun 1930 dengan tujuan menghentikan perang saudara antara kerajaan Thie dengan kerajaan Dengka.

Rumah adat ini terdiri dari tiga lantai. Lanta 1 yaitu lantai dasar sebagai tempat penyimpanan kembang gula dan padi, lantai 2 sebagai tempat tidur dan pertemuan raja, lantai 3 sebagai tempat penyimpanan hasil bumi seperti rempah-rempah.

Demikianlah sedikit pemaparan mengenai wisata di Vukit Mandoo, yang diliputi keindahan dari semua sisi nya.. Sudah barang tentu ini hanya sebagian kecil dari keseluruhan keindahan yanga kan bisa anda nikmati jika datang langsung ke Bukit ini.

Selamat Berlibur!!

Baca juga:

Leave a Comment