Danau Sipin, Danau Elok Berbalut Kearifan Lokal

Industrialisasi dunia pariwisata saat ini ibarat dua sisi mata uang, ada dampak positif, serta ada juga dampak negatif abik bagi masyarakat sekitar atau masyarakat secara umum.

Salah-satu tantangan yang harus dihadapi dalam menghadapi industrialisasi dunia wisata adalah bagaimana kehadiran kearifan lokal masih dapat terpelihara dan terjaga baik. Lebih jauhnya lagi bahkan bisa diolah menjadi salah-satu konten wisata seni dan budaya.

Salut bagi pemerintah kota Jambi yang berupaya keras merealisasikan spirit membangun sebuah destinasi wisata yang berbalut kearifan lokal di sebuah danau yang elok yang bernama Danau Sipin.

Danau Sipin
Danau Sipin. Sumber :ksmtour.com

Danau Sipin adalah danau yang memiliki luas sekitar 40 Ha yang airnya bersumber dari air Danau Teluk Kenali dan Banjiran Sungai Batanghari.

Danau ini letaknya tidak jauh dari pusat kota Jambi, hanya sekitar 5 kilometer dengan total waktu tempuh sekitar 15 menit perjalanan.

Keberadaan Danau Sipin yang berdekatan dengan pusat kota, menjadikannya destinasi wisata yang selalu ramai dikunjungi orang hampir setiap hari. Khususnya saat menjelang sore tiba.

Luar biasanya lagi, menurut salah-satu sumber , objek wisata ini sebelumnya terkenal dengan kampung narkoba. Tetapi kemudian “disulap” menjadi sebuah kawasan yang postif menjadi kampung wisata Danau Sipin.

Gerbang Masuk Danau Sipin
Gerbang Masuk Danau Sipin. Sumber : www.kompasiana.com

Kawasan Danau Sipin mempunyai khazanah kearifan lokal yang patut dibanggakan, diantaranya budaya dan kehidupan masyarakat nelayan bagi para kaum adam nya, dan budaya membuat batik bagi kaum hawa nya saat mereka ditinggalkan oleh para suami mencari ikan.

Konsep pembangunan Danau Sipin menjadi sebuah objek wisata yang tetap mempertahankan budaya lokal menjadi sebuah rencana dan prestasi yang harus didukung oleh  semu pihak tentunya.

Mayarakat Nelayan Sebagai Bagian dari Kearifan Lokal
Mayarakat Nelayan Sebagai Bagian dari Kearifan Lokal. Sumber :kilasmaluku.com

Cerita Legenda Di Sekitar Objek Wisata Danau Sipin

Terdapat cerita rakyat dari mulut ke mulut atau legenda yang berkembang di sekitar daerah Danau Sipin, tentang kisah Cik Upik.

Dahulu kala, ada seorang perempuan cantik yang berlayar dari Pdang menggunakan sebuah kapal, dan kemudian perempuan tersebut terdampar di daerah Danau Sipin.

Hampir mirip dengan legenda Gunung Tangkuban Perahu yang ada di Jawa Barat, kapal besar  yang dinaiki Cik Upik terbalik kemudian terkubur, dan perlahan membentuk sebuah daratan yang ada di daerah Danau Sipin.

Bahkan menurut masyarakat setempat, bahwa dahulu tepian Sungai Batanghari sampai ke belakang kantor Gubernur. Tetapi kemudian terbelah akibat kapal besar yang dinaiki Cik Upik yang lama kelamaan mengering dan kemudian membentuk daratan.

Cerita Masyarakat Tentang Danau Sipin
Cerita Masyarakat Tentang Danau Sipin. Sumber : wisatasumatera.com

Ragam Wisata Di Danau Sipin

Ada beberapa hal yang disuguhkan kepada para pengunjung saat berada di objek wisata Danau Sipin sebagai menu sajian wisata. Diantaranya :

1. Pesona Keindahan Danau Sipin

Danau Sipin memiliki pesona yang sangat elok, setiap sudut emnapilkan pesona yang berbeda-beda.  Seperti titik ke Danau Sipin melalui Pulau Pandan, maka yang disajikan adalah sebuah pemandangan danau yang indah dengan latar Kota Jambi.

Bukan hanya letaknya yang strategis saja, tetapi danau ini menjadi tempat untuk melepas penat saat sore hari tiba.

Panorama matahari terbenam semakin memanjakan mata yang memandang. Danau Sipin hadir menjadi telaga kedamaian bagi orang yang memandang.

Matahari Terbenam Di Danau Sipin
Matahari Terbenam Di Danau Sipin. Sumber : liburdulu.com

2. Memancing

Danau ini terkenal akan kekayaan ikan air tawar sebagai penghuni tetap di dalam airnya. Memlalui titik Sungai Putri, para pengunjung yang mempunyai hobi memancing dapat menyalurkannya di lokasi ini.

Namun sangat disayangkan sekali, beberapa jenis ikan seperti ikan Gabus, ikan Toman, ikan Ringo, dan ikan Baung sudah jarang didapatkan. Hal ini salah-satunya diakibatkan oleh limbah rumah tangga yang masuk ke danau tersebut.

Memancing Di Danau Sipin
Memancing Di Danau Sipin. Sumber : www.liputan6.com

3.Perahu

Jika para pengunjung yang datang ke Danau Sipiningin menikmati lebih dari sebatas keindahan pemandangan saja, maka di sana sudah ada perahu yang disediakan bagi para wisatawan yang ingin mengarungi air Danau Sipin.

Harga tiketnya sangat bersahabat, hanya Rp. 5.000 saja per orang. Perahu tersebut maksimal dapat mengakut empat orang penumpang saja.

Perahu Sarana Wisata Danau Sipin
Perahu Sarana Wisata Danau Sipin. Sumber : jambi.tribunnews.com

4. Pesta Danau Sipin

Di waktu-waktu tertentu, pengunjung dapat menyaksikan ragam festival yang dilaksanakan di kawan objek wisata ini.

Pesta Danau Sipin sangat menyedot animo masyarakat untuk menyaksikan kemeriahannya. Bahkan saking banyaknya orang yang hadir menyebabkan kemacetan di beberapa ruas jalan.

Ragam Pesta Danau Sipin yang pernah dilaksanakan yaitu :

  • Festival Layang-layang
  • Fun Climbing
  • Pameran Bonsai
  • Pentas Musik Dan Seni
  • Senam Pagi Bersama
  • Lomba Perahu Hias
  • Lomba Perahu Karet
  • Skateboarding
  • RC Boat
  • Serta Pameran UMKM
Salah-Satu Festival Di Danau Sipin
Salah-Satu Festival Di Danau Sipin. Sumber : jambi.antaranews.com

5. Kuliner

Di area wisata Danau Sipin banyak sekali warung yang menjual makan dan minuman yang dapat menghilangkan rasa lapar setelah menikmati keindahan danau elok tersebut.

Harganya sangat bersahabat, tidak banyak menguras isis dompet para pengunjung.

Budaya Lokal

Inilah keunggulan Danau Sipin, objek wisata yang berbalu kearifan lokal. Terdapat ragam budaya lokal yang dapat ditemui oleh para pengunjung saat berada area danau tersebut. Diantaranya :

1. Aktivitas Masyarakat Nelayan

Khazanah tradisi lokal Danau Sipin salah-satunya adalah aktivitas masyarakat nelayan. Mereka memiliki tradisi budidaya ikan tawar dengan sistem keramba yang disebut dengan Keramba Jaring Apung. Jumlah keramba tersebut sangat banyak, kurang lebih 1.200 keramba.

Alat yang digunakan untuk menangkap ikannya disebut dengan tangkul. Sebuah alat yang terbuat dari bambu yang kemudian dirangkai dan dibentuk dengan jaring yang ditempatkan di ujungnya.

Ada sebuah nilai positif yang dianut oleh masyarakat nelayan tersebut. Tangkul bertujuan mengontrol populasi ikan yang hidup di dananu tersebut, dan tangkul hanya untuk menangkap ikan besar saja. Jika ada ikan kecil yang masuk maka akan dilepaskan kembali.

Sebuah nilai budaya yang mengandung arti bahwa manusia tidak boleh serakah, harus senantiasa mejaga keselarasan dan keseimbangan hidup dengan alam.

Masyarakat Nelayan Danau Sipin
Masyarakat Nelayan Danau Sipin. Sumber : www.vlix.id

2. Aktivitas Membuat Batik

Saat para lelaki atau suami berangkat mencari nafkah sebagai nelayan, maka para perempuan atau para istri mencoba membantu menambah penghasilan rumah tangga mereka dengan cara membuat batik khas daerah Danau Sipin.

Batik yang dihasilkan memiliki ciri khas, yaitu tidak memakai pewarna dalam proses pembuatannya. Warna yang dihasilkan berasal dari kulit buah-buahan yang diracik sedemikian rupa sehingga menghasilkan warna yang bagus.

Contoh Batik Danau Sipin
Contoh Batik Danau Sipin. Sumber : rri.co.id

Itulah beberapa kearifan lokal yang ada di objek wisata Danau Sipin. Dan pemerintah setempat pun berencana merevitalisasi kawasan tersebut menjadi destinasi wisata yang lebih futuristik namun tetap melestarikan nilai budaya yang berkembang di sekitar Danau Sipin.

Lokasi Dan Alamat Danau Sipin

Lokasi dan alamat Danau Sipin berada di Jalan Ade Irma Suryani, Telanaipura, Legok, Kecamatan Telanaipura Kota Jambi Provinsi Jambi

Penginapan Dan Wahana Bermain

Lokasi danau yang dekat dengan pusat kota menjadikanya sebuah objek wisata yang sangat strategis untuk dapat dikunjungi oleh siapapapun.

Terdapat banyak sekali fasilitas penunjang di sekitar Danau Sipin yang akan memanmbah kenikmatan pengunjung. Diantaranya penginapan atau hotel, serta beberapa area taman bermain.

Harga Tiket Masuk Danau Sipin

Harga tiket masuk danau Sipin gratis, hanya saja pengunjung dikenakan biaya parkir sebesar Rp. 2.000 untuk motor dan Rp. 5.000 untuk mobil.

Dan untuk tiket lanjutan seperti naik perahu dikenakan tiket Rp. 5.000 per orang.

Penutup

Danau Sipin sedang ditata untuk menjadi sebuah objek wisata yang akan dibanggakan oleh semua pihak, terutama masyarakat Kota Jambi.

Sebuah destinasi wisata yang menjaga kelestarian kearifan lokal menjadi ciri dari danau elok, Danau Sipin.

Baca juga:

Leave a Comment