Desa Sajuta Batu, Lokasi Hotel Gantung Tertinggi di Dunia

Desa Sajuta Batu, nama ini diberikan karena terdapat banyak batuan alam, dari yang kecil hingga gunung andesit setinggi 900 mdpl. Kata ‘sajuta’ berasal dari Bahasa Sunda yang berarti sejuta.


Desa Sajuta Batu, lokasi jutaan batu dari yang kecil sampai yang terbesar di dunia
Desa Sajuta Batu. Image via: desawisatasajutabatu

Di Desa Sajuta Batu banyak tersaji panorama hijau yang menakjubkan. Keindahan menjadi tambah dramatis dengan hadirnya bebatuan tinggi menjulang bagaikan pasak bumi yang mengokohkan keberadaan desa ini. Bebatuan itu bahkan menjulang tinggi membentuk gunung, hingga ke batas awan

Dahulu sebelum ramai jadi kawasan wisata seperti saat ini, desa Sajuta batu adalah spot lokasi untuk panjat tebing paforit anak Mapala seluruh Indonesia.

Sekarang, tidak hanya rock climbing yang dapat dilakukan di area itu. Ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan, seperti jelajah kampung dengan melalui perbukitan dan sawah, pendakian gunung, berkemah, olahraga offroad, flying fox, memancing, sampai mencoba wisata kuliner menu khas setempat.

Pengunjung juga dapat membidikkan kamera pada objek-objek menarik yang jarang dijumpai di perkotaan.

Wajar bila Desa Sajuta Batu kerap dijadikan destinasi liburan pelajar, anak muda serta fotografer panorama dan pre-wedding.

Gunung Parang di desa sajuta batu, Batu Andesit terbesar di Dunia
Batu andesit terbesar di dunia. Image via: jejakpiknik.com

Simak juga: lokasi wisata di sekitar Purwakarta.

Lokasi Desa Sajuta Batu

Lokasi Obyek Wisata Desa Sajuta Batu terletak di Pasanggrahan, Tegal Waru, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Rute Menuju Desa Sajuta Batu

Untuk mencapai Desa Sajuta Batu bisa dilakukan dengan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum.

Untuk pengguna kendaraan pribadi dari Jakarta, bisa diawali dengan melalui Tol PURBALEUNYI dan keluar di pintu tol Jatiluhur. Setelah Keluar dari pintu Tol Jatiluhur, jalan terus sampai pertigaan lampu merah, kemudian belok kanan menuju arah Plered. Dari Plered dilanjutkan perjalanan menuju pertigaan ciakar Kecamatan Tegalwaru. Di pertigaan Ciakar belok kanan, lalu ikuti menuju lokasi.

Untuk yang memilih menggunakan angkutan umum, dari Jakarta bisa memakai Bus tujuan purwakarta, dan Turun di Ciganea. Dari Ciganea, naik angkutan umum angkot warna HIJAU jurusan Plered, dan turun di depan Stasiun KA Plered. Di depan stasiun KA Plered, naik ojek motor atau angkutan desa menuju lokasi.

Untuk dari Bandung dan kota – kota lainnya, perjalanan ditujukan ke menuju Plered dan selanjutknya ikuti petunjuk di atas.

berfota cantik dnegan latar bebatuan di desa sajuta batu
Cantik di batu. Image via: @citrariestaa

Jam Buka Desa Sajuta Batu

Desa wisata ini buka 24 jam. Hal ini untuk menunjang berbagai kegiatan wisata yang yang berbeda beda yang ada di dalam kawasan.

Tiket Desa Sajuta Batu

Untuk memasuki kawasan desa Sajuta Batu, pengunjung tidak dikenakan tiket masuk. Ini karena desa Sajuta Batu adalah kawasan yang di dalamnya teradapat banyak objek wisata alam  menarik. Seperti Flying Fox, panjat tebing, dan berkemah.

Pengunjung baru akan dikenakan tiket ketika mengunjungi atau memanfaatkan sarana yang ada di masing-masing objek wisata itu.

Pendakian tangga besi via ferrata di desa sajuta batu
Wanita Tangguh. Image via: backpackerjakarta.com

Simak juga: Indahnya Mendaki Gunung Lembu.

Fasilitas Desa Sajuta Batu

Obyek Wisata Desa Sajuta Batu di Tegalwaru Purwakarta bisa dibilang telah memiliki fasilitas pendukung yang memadai. Ada berbagai hal yang telah disiapkan pengelola untuk mendukung kegiatan pengunjung selama menikmati liburan di lokasi ini.

Beberapa fasilitas tersebut meliputi: Area Parkir kendaraan, Mushola, Kamar mandi, toilet, Penginapan, dan Warung makan.

Daya Tarik Desa Sajuta Batu

Daya tarik wisata yang dimiliki desa sejuta batu ini sungguh banyak. Hal ini akibat kekayaan karunia geologi yang dimilki. Bahkan desa ini memiliki Gunung batu andesit terbesar di Indonesia, yaitu gunung Parang.

Berikut coba kami kabarkan sebagian kecil dari sekian banyak daya tarik wisata yang dimiliki oleh desa sejuta batu ini.

  1. Gunung Parang

Mendaki gunung Parang yang terjal vertikal menggunakan tali dan patok besi
Pendakian gunung Parang. Image via: gunung.id

Merupakan spot ekstrem di Desa Sajuta Batu. Ia disebut-sebut sebagai rock climbing tertinggi di Indonesia dan no 2 tertinggi di Asia . Bahkan masuk dalam daftar 10 besar tebing alam tertinggi di dunia.

Spot ini menjadi surga bagi para penyuka tantangan dan climber profesional.

Untuk keperluan pendakian, pengelola memasang via ferrata. Dalam bahasa Indonesia ini artinya jalur besi. Semacam anak anak tangga dari besi yang dipasangkan tertancap di batu secara vertikal. via ferrata yang dipasang di tebing batu ini benar-benar vertikal.

Mengenai via ferrata, hal itu tidak bisa ditemukan di seluruh dunia. Di seluruh dunia paling banyak di Italia dan Austria.

  1. Gunung Bongkok

Menikmati panorama dengan duduk di batu puncak Gunung Bongkok
Di Batu gunung bongkok. Image via: @refpangga

Mempunyai ketinggian “hanya” 975 mdpl, pendakian gunung bongkok tidak populer di alangan anak Mapala. Tidak seperti pendakian gunung-gunung di jawa tengah. Namun bukan berarti mendaki gunung bongkok di Purwakarta tidak menyenangkan. Justru di sinilah daya tarik pendakian gunung bongkok.

Sebagai gunung dengan ketinggian hanya 900-an meter, pendakian gunung bongkok lebih mendekati hiking dari pada mendaki. Sehingga cocok untuk semua kalangan, termasuk pengunjung yang tidak punya kemampuan ideal untuk mendaki gunung. Waktu pendakian gunung ini hanya sekitar 1 jam saja.

Gunung bongkok terkenal dengan kepemilikan 2 puncak. Masing-masing puncak memiliki karakter yang berbeda. Namun keduanya sama-sama unik dan mempesona untuk dinikmati keindahan pemandangannya.

Secara keseluruhan Pendakian Gunung bongkok cocok dilakukan sebagai perjalanan wisata. Tanpa perlu menyediakan waktu khusus dan persiapan khusus layaknya pendakian gunung merapi di jawa tengah. Singkatnya, pendakian ini sesuai sebagai kegiatan wisata akhir pekan, atau pengisi hari libur pendek.

Meski ketinggian dibawah 1000, tapi pemandangan yang dihadirkan dari atas puncaknya lengkap tidak aklah dengan gunung yang lebih tinggi. Mulai dari keindahan Kota Purwakarta, Gunung Parang hingga Waduk Jatiluhur.

  1. Goa Bolong

Goa Bolong di kaki gunung parang
Goa Bolong. Image via: poskotanews.com

Simak juga: Pesona Goa Gong Pacitan.

Berada di kaki Gunung Parang, asal usul goa ini masih misterius. Belum ada yang tahu apakah ia terbentuk secara alami atau peninggalan sejarah peradaban manusia.

Aura mistis terasa kental begitu menginjakkan kaki di kawasan itu. Mulut goa sendiri mempunyai lebar dan tinggi tiga meter. Menurut warga setempat, goa tersebut sangat dalam. Goa tersebut memilki jalur yang bercabang. Dengan kata lain, di dalam goa tidak hanya satu jalur namun banyak lubang-lubang yang juga berbentuk goa

Ada isu mengenai gua ini kabarnya sering dijadikan tempat ritual. Warga memang menemukan banyak dupa berceceran. Bahkan juga banyak wangi-wangian yang diduga sengaja dibawa oleh orang-orang kedalam goa.

cantiknya mengambil foto denganlatar bebatuan Desa Sajuta Batu
Cantiknya Desa Sajuta Batu. Image via: @up.hogie88
  1. Curug Tamiyang

Curug Tamiang berlokasi tidak jauh dari Gunung Bongkok. Menuju Curug ini sebaiknya diantar oleh warga lokal, karena jalan yang jarang dilalui dan melalui semak-semak. Dari perkemahan gunung bongkok, jaraknya Tak lebih dari 30 menit jalan kaki.

Jalan untuk menuju ke air terjun ini agak sedikit sulit. Karena memang jarang sekali orang datang ke air terjun ini. Tumbuhan liar dimana-mana menutupi jalan menuju lokasi. Namun jika dipandu penduduk lokal, hati bisa tenang karena tidak akan nyasar. Mereka akan membukakan jalan untuk menuju air terjun tersebut.

Curug Tamiang memang tidak terlalu tinggi. Tapi tetap saja airnya jernih, dingin, dan selalu memikat untuk mandi di bawah pancuran air terjun. Mandi di air terjun ini terasa segar, karena air yang dingin dan jernih.

Bagi yang enggan untuk, bisa hanya menikmati percikan air terjun dan pemandangan sekitar.

  1. Skylodge Tertinggi di dunia

Hotel Gantung desa sajuta batu pada ketinggian 400 meter, merupakan yang tertinggi di dunia
Hotel Gantung tertinggi di dunia. Image via: rumahhokie.com

Sejauh ini, hanya ada satu skylodge alias hotel gantung di dunia yang berlokasi di Peru. Hotel gantung tersebut berada pada dinding tebing dengan ketinggian sekitar 122 meter di atas permukaan tanah.
Namun kini, telah ada “hotel gantung” di sisi tebing Gunung Parang, Purwakarta. Hotel ini dengan ketinggian 400-900 meter. Ini 3 kali libat lebih tinggi daripada di Peru.

Hotel yang akan diberi nama Pajajaran Anyar itu mulai digagas sejak akhir tahun 2014. Digagas oleh masyarakat penggiat panjat tebing sekaligus operator via ferrata.

Hotel berbentuk kapsul ini berukuran 2,5 x 6 meter – 8 meter, dengan kapasitas dua hingga lima orang. Namun, pengelola merekomendasikannya hanya sampai empat orang dewasa. Terdapat Sebelas skylodge dengan ketinggian yang berbeda-beda, mulai 400 meter.

pemandangan dari dalam kamar Skylodge gunung parang
Berani ikut nginap? Image via: panduanwisata.id

Tips Mengunjungi Desa Sajuta Batu

Saran dan tips sebelum menuju ke tempat Obyek Wisata Desa Sajuta Batu di Tegalwaru Purwakarta, pengunjung perlu mempersiapkan keperluan yang akan butuhkan.

  • Pastikan kamera berfungsi baik. Atau kalau memakai HP, siapkan power Bank yang terisi penuh. Peralatan ini akan sangat berguna untuk mengabadikan moment bersama keluarga ataupun teman-teman.
  • Jangan lupa bawa perlengkapan kesehatan contohnya adalah sabun, tissue basah, sampo, antiseptik.
  • Siapkan fisik dan kendaraan anda supaya liburan anda berjalan dengan lancar.
  • Jaga kondisi diri anda dan selalu berhati – hati di jalan. Mengingat lintasan adalah jalan desa, yang pada beberapa bagian ada tanjakan dan berliku-liku.
di atas batu raksasa gunung parang desa sajuta batu
Di atas batu raksasa. Image via: @kompastv

Objek Wisata Dekat Desa Sajuta Batu

Objek wisata Desa Sajuta Batu, letaknya berdekatan dengan lokasi wisata alam Sasak Panyawangan. Kedua lokasi ini hanya berjarak 1 km. Sasak panyawangan menyuguhkan wisata alam pegunungan, seperti lintasan jembatan cantik di atas lahan pertanian, dan juga flying fox.

Bagi wisatawan dari luar daerah, dan merencanakan menginap di kota purwakarta, mengunjungi air Mancur Sri Baduga di malam hari adalah pilihan yang tepat. Air mancur indah maskot kota Purwakarta ini berjarak 22 km dari desa sajuta batu. Taman hijau yang dibangun dengan total luas tidak kurang dari 4 ha ini menawarkan beragam aktivitas selain air mancur.

Bagaimana dengan informasi seputar Desa Sajuta Batu yang telah kami bagikan? Semoga bisa menjadi panduan pada saat berkunjung ke sana. Yang terpenting ialah untuk selalu menjaga kebersihan dan kelestarian dari setiap tempat wisata alam yang dikunjungi . Semangat selalu!

Desa Sajuta Batu, Lokasi Hotel Gantung Tertinggi di Dunia
4.5 (90%) 2 vote[s]

Baca juga:

Artikel lainnya:

Leave a Comment