Kebun Teh Alahan Panjang, Pesonanya Yang Memanjakan Jiwa

Pada tahun 1946 kota Solok dinobatkan sebagai “kota” di Sumatera Barat, sebuah kota yang kaya akan sumber daya alam, dan khazanah budaya.

Sebelum tahun 1946 pesona Solok menjadi pemantik perseteruan bangsa Jerman dan Belanda saat berada di Indonesia tentang siapa yang harus menguasai Solok.

Pada akhirnya lahan di Solok terbagi menjadi dua, ada yang di bawah bangsa Belanda, dan satu lagi di bawah Jerman. Meskipun terbagi menjadi dua penguasaan, namun pada tataran realisasi mereka sama-sama menanam teh di lahan tersebut.

Pasca kemerdekaan republik Indonesia, perkebunan teh tersebut pengelolaannya berada di bawah PT. Perkebunan Nusantara. Dan nama perkebunan tersebut berubah yang lebih dikenal dengan sebutan Kebun Teh Alahan Panjang.

Perkebunan Teh Alahan Panjang
Perkebunan Teh Alahan Panjang. Sumber : www.padangautorental.com

Terdapat “kontroversi” di beberapa kalangan terkait nama sebetulnya dari perkebunan ini. satu versi mengatakan bahwa perkebunan ini bernama Perkebunan Teh Alahan Panjang, dan yang ke dua menyatakan bahwa sebenarnya nama perkebunan ini adalah “Perkebunan Teh Danau Kembar”.

Kedua penyebutan tersebut memiliki alasan yang sama-sama kuat. Penyebutan “Kebun Teh Alahan Panjang” karena berada di Nagari Alahan Panjang.

Yang ke dua. Penyebutan “Perkebunan Teh Danau Kembar” karena lokasinya berdekatan dengan objek wisata yang sangat terkenal, yaitu “Danau Kembar” atau yang lebih dikenal dengan Danau Diatas /Danau Dieteh dan Danau Di Bawah.

Danau Kembar Objek Wisata Dekat Perkebunan
Danau Kembar Objek Wisata Dekat Perkebunan. Sumber : travelingyuk.com

Terlepas dari penyebutan nama yang berbeda, namun keduanya menerjemahkan tentang sebuah keindahan yang dimiliki oleh kebun teh tersebut.

Pesona Perkebunan Teh Alahan Panjang
Pesona Perkebunan Teh Alahan Panjang. Sumber : twitter.com

Kebun Teh Alahan Panjang adalah perkebunan penghasil daun teh terbesar di Sumatera Barat yang berada di bawah pengelolaan PT. Perkebunan Nusantara dengan luas 20 hektar.

Perkebunan ini berada di atas Bukit Barisan lereng bagian timur Kawasan Taman Nasional Kerinci dengan ketinggian 1400-1600 mdpl.

Meskipun profesi kebanyakan masyarakat Solok adalah pedagang dan petani khususnya penghasil padi, namun hasil produksi dari perkebunan ini sangat bagus sekali bahkan Solok menjadi penghasil daun teh terbesar di Sumatera Barat dengan kehadiran perkebunan ini.

Aktivitas Di Area Perkebunan
Aktivitas Di Area Perkebunan. Sumber : www.pituluik.com

Mengenal Istilah “Nagari”

Pada awalnya  Solok berasal dari satu wilayah adat saja, yakni Nagari Solok. Dan seiring perkembangan jaman, status daaerah “Nagari” menjadi banyak.

Pada paragraf sebelumnya telah dibahas bahwa perkebunan teh ini berlokasi di Nagari Alahan Panjang. Nah, bagi kalian yang belum tahu tentang apa itu “Nagari”, maka inilah penjelasan singkatnya.

Nagari adalah pembagian wilayah administratif sesudah kecamatan yang ada di Sumatera Barat. Jika di daerah lain terkenal dengan istilah “Desa” atau “Kelurahan”, maka “Nagari” sebagai penggganti dari istilah Desa dan Kelurahan. Tetapi jelas ada perbedaan dalam tata laksananya juga.

Pemimpin Nagari disebut dengan “Wali Nagari” yang dipilih melalui musyawarah mufakat masyarakat dan perwakilan “Jorong”.

Nah, objek wisata Perkebunan Teh Danau Kembar berada di Nagari Alahan Panjang. Maka wajar saja jika disebut dengan nama Perkebunan Teh Alahan Panjang.

Pesona Perkebunan Teh Alahan Panjang

Bagi yang belum tahu tentang pesona keindahan Kebun teh Alahan Panjang bisa membayangkan tentang keindahan objek wisata Puncak Bogor.

Tetapi Alahan Panjang lebih mengagumkan, karena jika di Puncak Bogor pemandangannya sudah bercampur dengan bangunan-bangunan, maka di Alahan yang terlihat selain kebun teh adalah pesona pegunungan, alias full alam.

Hamparan hijau yang luas dari daun teh yang menyegarkan mata, udara yang sejuk, aroma teh, serta sajian minuman hangat di warung terdekat perkebunan menjadi sebuah keindahan yang sulit dilukiskan.

Hamparan Hijau Kebun Teh Alahan Panjang
Hamparan Hijau Kebun Teh Alahan Panjang. Sumber : www.10travlr.com.au

Pekerjaan yang menumpuk, persoalan hidup yang tak kunjung usai, bisingnya kendaraan, untuk sesaat reda saat berada di area perkebunan ini karena kesejukan udara serta aroma teh yang dapat menenangkan jiwa.

Setelah sampai di lokasi parkiran, lalu mulailah sebuah perjalanan yang menenangkan jiwa apalagi jika masuk ke tengah-tengah perkebunan teh.

Pemandangan para pekerja yang sedang memetik daun teh pilihan dengan posisi keranjang penampung daun menempel di punggug menjadi sajian keindahan alam yang berharmoni dengan manusia.

Memetik Teh di Alahan Panjang
Memetik Teh di Alahan Panjang. Sumber : www.10travlr.com.au

Setelah selesai menapaki keindahan perkebunan, luangkan waktu untuk mencicipi minuman hangat yang dijual oleh warung-warung sekitar perkebunan, harganya sangat bersahabat sekali tidak banyak menguras isi dompet.

Sajian minuman hangat baik teh maupun kopi akan semakin menambah kenikmatan saat berkunjung ke Perkebunan Teh Alahan Panjang.

Terdapat spot selfie favorit pengunjung, yaitu saat berada di tenga-tengah perkebunan teh dengan latar pemandangan Gunung Talang.

Kebun Teh Alahan Panjang sangat recommended menjadi wisata edukasi, wisata alam, serta wisata keluarga. Semua tema tersebut tersaji di area perkebunan ini.

Bersepeda Di Perkebunan Alahan Panjang
Bersepeda Di Perkebunan Alahan Panjang. Sumber : twitter.com

Wisata Kuliner Khas Alahan Panjang

Bukan hanya kebun teh saja yang menjadi  pemikat bagi para wisatawan, tetapi terdapat satu lagi keunggulan dari Alahan Panjang, yaitu “Wisata Kuliner Khas Alahan”.

Alahan menjadi salah-satu kiblat tradisi kuliner di Minagkabau, kuliner yang bersumber dari kekayaan alam setempat namun tidak mengesampingkan rasa dan estetika.

Diantara kuliner khas Alahan Panjang adalah sebagai berikut :

1. Kareh-Kareh

Makanan yang terbuat dari bahan dasar tepung beras, gula, vanili, dan air secukupnya. Teksturnya sangat renyah, dan mempunyai rasa manis yang pas di lidah.

Bentuknya unik, seperti sarang burung berlapis-lapis, dengan ranting-ranting halus dan memiliki warna merah kecoklatan.

Butuh keahlian khusus untuk membuat kuliner Kareh-Kareh, karena prosesnya rumit, harus teratus, dan yang pasti butuh kesabaran.

Makanan Khas Kareh-Kareh
Makanan Khas Kareh-Kareh. Sumber : www.youtube.com

2. Dadiah

Dadiah adalah susu kerbau yang difermentasi dalam buluh atau babmbu. Biasanya proses fermentasi berlangsung selama dua hari.

Setelah proses fermentasi, susu kerbau berubah menjadi krim padat yang bertekstur lembut dingan cita rasa khas, yaitu asam.

Cara penyajiannya pun khas, biasanya Dadiah disajikan dengan emping beras atau disebut juga “Ampiang Dadiah”. Dadiah yang asam, Ampiang Dadiah yang renyah, disiram dengan manisnya cairan gula aren menjadi sebuah kenikmatan yang luar biasa.

Makanan Khas Dadiah
Makanan Khas Dadiah. Sumber : www.berita-rakyat.co.id

Lokasi Dan Alamat Perkebunan Teh Alahan Panjang

Alamat dan lokasi Perkebunan Teh Alahan Panjang berada di Nagari Alahan Panjang Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok Provinsi Sumatera Barat.

Jarak dari kota Padang adalah 72 kilo meter dengan total waktu tempuh selama 2 jam perjalanan. Jika dari Solok hanya berjarak 60 kilometer dengan total waktu tempuh kurang lebih 1 jam perjalanan.

Tiket

Tiket masuk ke objek wisata Perkebunan Teh Alahan Panjang gratis.

Tips Wisata

  • Hendaklah mempersiapkan jaket untuk dipakai nanti saat berada di area perkebunan teh karena udaranya dingin
  • Jangan merusak tanaman teh atau memetik sembarang
  • Jangan lupa bawa kamera
  • Buatlah situasi yang nyaman dan aman bagi keluarga yang berwisata
  • Menghormati nilai-nilai budaya yang dianut oleh masyarakat sekitar
  • Jangan membuang sampah sembarangan, terutama sampah plastik

Penutup

Itulah berjuta pesona yang terhampar di tanah Alahan Panjang yang sangat memikat bagi pengunjung yang datang ke sana.

Mari jaga bersama setiap kekayaan alam yang ada di negeri ini, dan jangan lupa untuk tetap membuang sampah pada tempatnya.

Selamat berlibur, be happy.

Baca juga:

Leave a Comment