Pemandian Air Panas Lejja, Dengan 5 Kolam Spesial

Pemandian air panas Lejja berada di kawasan hutan lindung yang berbukit dengan panorama yang indah, sejuk dan nyaman.


Pemandian air panas lejja, lokasi wisata yang mulai populer di sulawesi selatan
Pemandian Air Panas Lejja. Image via: portalwisata.co.id

Karena kandungan belerang dan zat kimia berguna lainnya, air panas ini memiliki khasiat media. Sumber air panas di kawasan wisata Lejja disebut memiliki khasiat untuk mengobati penyakit rematik dan gatal-gatal.

Destinasi ini juga memiliki empat kolam yang bisa digunakan pengunjung untuk berendam maupun berenang dengan kedalaman dan suhu air berbeda-beda.

Selain berendam, tempat wisata ini juga bisa dijadikan spot keren hunting foto bertema alam. Berjalan menyusuri jalan setapak di sebelah kolam, pengunjung akan menemukan sebuah sungai kecil yang berasal dari sumber mata air panas. Saking panasnya, terkadang ada yang coba merebus telur di sini.

Jika sedang beruntung, wisatawan juga bisa menemukan monyet-monyet sedang berkeliaran di sekitar mata air. Meski jadi pemandangan menarik, harap tetap berhati-hati dan jangan sembarangan memberi makan hewan.

Kolam beruap menunjukkan tingginya suhu air di pemandian air panas lejja, yang bsia mencapai 60 derajat
Kolam beruap. Image via: portalwisata.co.id

Simak: pesona lokasi wisata di Sekitar Makasar.

Kisah Mistis Air Panas Lejja

Seperti halnya lokasi air panas di daerah lain, Pemandian air panas Lejja juga terlepas dari kisah mistis yang melingkupi.

Muda-mudi yang berkunjung ke pemandian air panas lejja, banyak yang datang bersama pacar ke sumur jodoh dan pohon jodoh. Konon pepohonan dan sumur pemandian itu adalah lokasi mengikatkan janji perjodohan.

Mereka menggantung botol plastik atau kaleng berisi air di pepohonan untuk dijadikan simbol pengharapan agar niat terkabul serta menghampiri sumur jodoh. Mirip dengan tradisi memasang gembok di Jembatan Paris.

Di sebelah kiri sumber air panas terdapat satu bangunan kecil berukuran tinggi enam meter dan lebar sekitar empat meter persegi. Di dalamnya terdapat ranjang kecil berukuran sekitar satu meter persegi dengan kelambu berwarna merah.

menikmati suasana, dengan berayun di pemandian air panas lejja
Menikmati suasana. Image via: travelingan.net

Bangunan tersebut biasa digunakan pengunjung melepas nazar dengan menyerahkan sesajen berupa telur ayam kampung, daging kambing atau sapi yang sudah matang.

Konon, kelestarian kawasan ini dijaga oleh makhluk gaib. Karena itu para pengunjung terutama remaja yang bersikap tidak hormat bisa sampai kesurupan.

Dengan berbagai hal mistis yang menyelimuti, pengunjung yang paham biasanya ijin dahulu pada ghaib di tempat ini sebelum beraktivitas.

Lokasi Pemandian Air Panas Lejja

Pemandian Air Panas Lejja berada di Desa Bulue, Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan.

Terletak di kawasan hutan lindung, diapit bebukitan dengan panorama alam indah. Berjarak sekitar 44 Km sebelah Utara Kota Watansoppeng dan sekitar 14 Km dari ibukota Kecamatan Marioriawa.

spot foto di pemandian air panas lejja sengaja dipasang oleh pengelola unutk menambah daya tarik
Spot Foto cantik. Image via: @khusnulkr

Simak juga: Keindahan Pantai Losari.

Rute Menuju Pemandian Air Panas Lejja

Saat ingin masuk di kawasan pemandian air panas Lejja, dari Kecamatan Marioriawa pengunjung melewati empat perkampungan yaitu Batu-batu, Cempa Kere’e, Manorang Salo dan Bulue.

Akses jalan ke sana terbilang bagus, jalanan sudah diaspal hitam dengan lebar jalanan sekitar 2,5 meter. Sepanjang perjalanan pengunjung disuguhi pemandangan alam yang elok. Ada perkampungan warga dengan bangunan rumah khas suku Bugis berbentuk rumah panggung. Jalanan diapit persawahan dan perkebunan jagung milik masyarakat setempat.

Sekitar 10 menit perjalanan setelah melewati perkampungan warga, tampak aliran irigasi dan terdengar gemercik air sungai yang melewati bebatuan. Suasana alam semakin terasa, di mana pengunjung bisa merasakan kesejukan udara.

Pepohonan yang rimbun saling beradu, sesekali angin berembus. Sejauh mata memandang terlihat pepohonan tertancap kokoh di atas bukit. Kawasan wisata ini merupakan tipe hutan tropis dataran rendah. Semakin mendekati tempat yang hendak dituju, udara semakin sejuk dan jalan semakin berkelok karena rute yang ada harus melewati kaki bukit.

Lanjutkan perjalanan sampai menemukan pintu masuk lokasi yang dijaga 4 petugas ketertiban dan 2 petugas tiket.

Hangatnya kebersamaan, berendam bersama di pemandian air panas lejja
Hangatnya kebersamaan. Image via: @mhmmdfathuli

Jam Buka Pemandian Air Panas Lejja

Tidak ada jam operasional khusus di lokasi wisata Pemandian Air Panas Lejja ini. Jadi secara teknis, pemandian ini buka 24 Jam.

Tiket Pemandian Air Panas Lejja

Pengunjung yang datang di hari biasa dikenakan tarif masuk Rp 10.000 untuk dewasa dan Rp 3.000 untuk anak. Sementara untuk akhir pekan, tiket dibandrol Rp 12.500 untuk dewasa dan Rp 3.000 untuk anak.

Pengunjung yang membawa kendaraan dikenakan biaya parkir Rp 10.000 untuk mobil dan Rp 5.000 untuk motor.

Fasilitas di Pemandian Air Panas Lejja

Fasilitas di Pemandian Alam Air Panas Lejja ini cukup memadai dengan adanya kolam pemandian umum dan private, toilet, ruang bilas, tempat ganti pakaian, pondok peristirahatan, lapangan tenis. Bahkan ada Aula tempat pertemuan yang bisa menampung 300 orang.

Untuk kolam pemandian private disediakan dengan rumah panggung kecil yang memiliki kolam di belakangnya dengan lebar 3 meter.

Juga ada warung yang menjual jajanan maupun makanan berat. Bagi pengunjung yang ingin bermalam, tersedia villa-villa panggung dengan harga bervarisi tergantung luasnya.

Daya Tarik Pemandian Air Panas Lejja

  1. Panorama yang Indah

tangga menuju kolam permandian air panas lejja
Tangga menuju kolam. Image via: @evhy_hariani

Panorama Alam yang indah, sejuk dan Masih Alami. Keindahan alam tercermin dari sumber air panas yang melimpah serta pepohonan yang rindang di sekitar objek wisata merupakan daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

Selain itu adanya atraksi fauna langka seperti monyet di atas pohon yang dapat disaksikan oleh pengunjung objek wisata Pemandian Air Panas Lejja.

Ketika  masuk ke kawasan objek wisata maka kita akan diberikan pemandangan yang indah. Seperti pemandangan hutan belukar yang ditumbuhi berbagai macam pohon-pohon yang menjulang tinggi. Pepohonan ini dapat melindungi pengunjung dari sengatan sinar matahari.

Selain itu adanya ratusan anak tangga yang dilalui para pengunjung. Tangga ini mengantar pengunjung ke pusat keluarnya air panas. Juga sekaligus bisa mengantar ke kolam berendam untuk menceburkan diri setelah melewati ratusan anak tangga tersebut

kolam kedua pemandian air panas lejja, yang airnya suam suam kuku dan dangkal
Kolam kedua. Image via: beritamks.com

Simak juga: Malino highlands.

  1. Efek penyembuhan

Dengan kandungan 1,5 persen sulfur, masyarakat memiliki kepercayaan bahwa air panas tersebut bisa menyembuhkan penyakit terutama penyakit kulit, gatal-gatal, rematik dan jerawat.

Penderita penyakit begitu berendam di air panas yang mengepulkan asap sulfur segera merasakan dampaknya, bisa pulih secara berangsur-angsur. Meskipun hal ini belum bisa dibuktikan secara medis namun banyak masyarakat yang percaya pada cerita tersebut.

Menurut penuturan pengunjung, banyak yang membuktikan hal tersebut. Pengunjung mengklaim setelah membasuh muka dengan mengambil dari sumber air, jerawat di wajah bisa hilang.

  1. 5 Kolam dengan suhu Berbeda

Di pemandian air panas lejja, kolam untuk pemandian umum terdapat 5 kolam dengan fungsi yang berbeda :

Kolam I: airnya sangat panas, harus berhati-hati jika berada di tempat ini karena telur yang dicelupkan di kolam ini bisa menjadi setengah matang.

Sumber air panas pemandian air panas lejja yang keluar dari bawah pohon
Sumber air panas. Image via: @fhatmaefate

Kolam II: kolam dangkal dengan air suam-suam kuku yang bisa dipakai untuk anak-anak kecil atau bagi anda yang tidak bisa berenang bisa juga memakai kolam ini.

Kolam III: kolam dengan kedalaman sebatas leher dan air suam-suam kuku untuk orang dewasa. Ada pelampung yang disewakan jika anda takut berenang di kolam ini.

Kolam IV: air di kolam ini sudah normal, tidak terlalu panas ataupun terlalu dingin dan kolam ini khusus orang dewasa saja.

Kolam V: kolam yang berada di sebelah timur ini dilengkapi dengan papan loncatan.

  1. Kolam Privat

Kolam keluarga di pemandian airpanas lejja. biayanya 50 ribu per jam
Kolam privat. Image via: beritamks.com

Walau pemandian ini adalah pemandian air panas alam, namun dikelola menyerupai pemandian air panas di fasilitas wisata sauna. Pemandian air panas lejja, memiliki kolam privat.

Fasilitas kolam privat diperuntukkan bagi mereka yang mau bersantai dengan keluarga. Untuk masuk kolam tersebut, pengunjung dikenakan tarif Rp 50.000 per jam. Di kolam tersebut memang didesain untuk mereka yang tidak mau diganggu dengan pengunjung lain.

Juga ada beberapa kolam-kolam kecil yang dibangun dalam tempat tertutup. Menggunakan tungkup model rumah-rumah wisata berukuran sekitar 5 x 5 meter dilengkapi tirai sehingga tak kelihatan dari luar. Kolam-kolam tertutup seperti itu diperuntukkan bagi pengunjung yang mempunyai pasangan dan ingin mandi tertutup. Tarifnya sebesar Rp 100.000, untuk sekali pakai bisa sampai dua hingga tiga jam.

Spot instagramable kreatif yang dibuat pengelola pemandian air panas lejja
Lagi Syantik. Image via: @fhatmaefate

Tips Mengunjungi Pemandian Air Panas Lejja

Sedikit tips untuk memaksimalkan nikmat mengunjungi pemandian air panas lejja adalah, datanglah untuk berendam pada waktu pagi hari. Karena pada saat pagi udaranya cukup dingin sehingga akan terasa sangat nikmat jika berendam di air hangat.

Atau jika anda termasuk pengunjung yanga kan menginap di villa dekat lokasi. Berendamlah sesore mungkin. Karena berendam air hangat di sore hari akan membuat tidur jadi lebih nyenyak dan berkualitas.

Objek Wisata Dekat Pemandian Air Panas Lejja

Setelah puas berendam di air panas, perjalanan wisata bisa dilanjutkan ke danau tempe. Danau besar ini berjarak hanya 18 km dari pemandian air panas lejja. Danau ini menawarkan panorama yang indah. Selain itu juga ada kegiatan adat Maccera Tappareng setiap bulan Agustus. Kegiatan adat ini sebagai bentuk upaya menyucikan kawasan sekitar danau.

danau tempe, ombejk wisata populer lain di kabupaten ini, yang jaraknya hanay 18 km dari air panas lejja
Danau tempe, 18 km dari air panas. Image via: tribunnews.com

Bagi yang tertarik dengan wisata budaya, bisa mencoba situs Tampaning. Lokasi ini 27 km dari Pemandian air panas lejja. Pada saat tertentu desa ini menyelenggarakan ritual adat Pattaungeng. Kegiatan ini ramai oleh beberapa rangkaian acara seperti Oni-Oni, Toriolo, Mappadendang, Maccura, Mattojang, Maddaga, dan Sabung Ayam.

Demikianlah informasi tentang Pemandian Air Panas Lejja, semoga artikel ini dapat bermanfaat dan berguna bagi kalian yang belum tahu tentang tempat tersebut. Terima kasih juga telah berkunjung di situs web nativeindonesia.com, jangan lupa untuk kembali lagi apabila ingin mencari informasi terkait tempat liburan di kota-kota lainnya.

Baca juga:

Artikel lainnya:

Leave a Comment