Taman Nasional Taka Bonerate, Hadiah Tuhan Untuk Kepulauan Selayar

Taman Nasional Taka Bonerate merupakan sebuah taman laut yang memiliki gugusan terumbu karang berbentuk cincin, pulau atau serangkaian pulau (atol) yang sangat luas.

Oleh karena itu Taman Nasional Taka Bonerate termasuk kawasan atol terbesar ketiga di dunia, setelah Kwajifein di Kepulauan Marshall dan Suvadiva di Kepulauan Maladewa.

Luas kawasan atol yang ada di TN. Taka Bonerate sekitar 220.000 ha, dan telah diajukan menjadi situs warisan dunia sejak tahun 2005 lalu.

hamparan pasir putih
hamparan pasir putih. google maps. sumber: raldy dhe vega

Simak: pesona lokasi wisata di Sekitar Makasar.

Taman Nasional Taka Bonerate sendiri memiliki 17 pulau, 7 pulau merupakan pulau berpenghuni sedangkan 10 pulau lainnya merupakan kawasan konservasi.

Berikut ulasan lengkap mengenai Taman Nasional Taka Bonerate:

Daya Tarik Taman Nasional Taka Bonerate

Taman Nasional Taka Bonerate bukan hanya memiliki alam yang sangat indah, namun memiliki beragam daya tarik yang sangat memikat, yakni:

1. Pulau-Pulau Yang Sangat Indah Dan Menawan

pulau tinabo
pulau tinabo. google maps. sumber: Baleasri Channel

Simak juga: Surga bawah laut Wakatobi

Taman Nasional Taka Bonerate memiliki beberapa pulau yang sangat indah yang dapat kamu kunjungi, diantara pulau tersebut ialah:

  • Pulau Lantigiang
  • Pulau Jinato
  • Pulau Tinabo
  • Pulau Rajuni

Pulau-pulau tersebut memiliki daya tarik yang beragam, dijamin kamu pasti akan banyak bersyukur akan panorama yang tersaji.

Dapat digunakan untuk menenangkan diri dan lebih banyak menghabiskan waktu bersama alam, menghilangkan rasa lelah apalagi gundah.

2. Bermain Bersama Baby Shark

bermain bersama baby shark
bermain bersama baby shark. google maps. sumber: Taman Nasional Taka Bonerate

Simak Juga: Taman Nasional Bunaken.

Keseruan yang dinanti para pengunjung yang datang ke Taman nasional Taka Bonerate ialah bermain bersama Baby Shark atau bayi hiu.

Kamu akan dikelilingi oleh bayi-bayi ikan hiu yang berenang mengitarimu, keadaan tersebut hanya dapat kamu rasakan ketika berada di Pulau Tinabo.

Pulau Tinabo merupakan salah satu pulau tak berpenghuni dan termasuk dalam zona inti Taman Nasional Taka Bonerate.

Bayi-bayi ikan hiu yang ada di bibir pantai Pulau Tinabo tersebut berjenis Black Tip yang ramah manusia, jadi kamu ngga perlu takut jika mereka mendekat dan berenang di dekatmu. Meski begitu kamu harus tetap waspada akan kemungkinan yang bisa saja terjadi.

Bermain bersama baby shark ini hanya dapat kamu nikmati di Pulau Tinabo saja, dan tak akan pernah kamu dapati di belahan bumi manapun.

3. Keajaiban Kehidupan Bawah Laut

menjelajah keindahan bawah laut
menjelajah keindahan bawah laut. google maps. sumber: ryan araginggang

Simak juga: Taman Nasional Teluk Cenderawasih.

Perairan Taman Nasional Taka Bonerate memiliki kekayaan bawah laut yang sangat mengagumkan, keanekaragaman hayati yang dimiliki tersebut diantaranya:

  • 295 jenis ikan
  • 244 jenis moluska
  • Lebih dari 250 jenis terumbu karang

Dan untuk dapat melihat kehidupan bawah laut yang mengagumkan itu, terdapat beberapa spot snorkeling atau diving yang dapat kamu kunjungi. Seperti:

  • Spot mercusuar
  • The Rivers Spot di Pulau Jinato
  • Jinato Wall Paradise

Sedikitnya terdapat 43 spot lokasi diving yang ada di Taman Nasional Taka Bonerate.

4. Festival Kebudayaan

Sebelum pandemi Covid-19 mulai merebak di Indonesia, beragam festival kebudayaan sering dilaksanakan dengan menampilkan kearifan lokal. Festival ataupun tradisi yang dapat kamu saksikan diantaranya:

  • Festival Bajo
  • Sail Taka Bonerate
  • Sorong Lopi

Keseruan tersebut dapat kamu saksikan ketika berkunjung di Pulau Jinato.

menikmati sunset
menikmati sunset. google maps. sumber: raldy dhe vega

Lokasi Taman Nasional Taka Bonerate

Taman Nasional Taka Bonerate terletak di Kecamatan Taka Bonerate, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.

Akses Menuju Taman Nasional Taka Bonerate

Akses menuju Taman Nasional Taka Bonerate dapat dilalui dengan menggunakan jalur udara maupun jalur darat.

Jika menggunakan jalur udara ketika tiba di Bandara Sultan Hasanuddin dilanjutkan dengan menuju Bandara H. Aeroppala Selayar.

Bandara H. Aeroppala Selayar merupakan gerbang udara menuju Taman Nasional Taka Bonerate, dengan waktu tempuh sekitar 35 menit.

Untuk kamu yang memilih melalui jalur darat ketika tiba di Bandara Sultan Hasanudin, dapat menuju terminal Bus Mallengkeri untuk menuju Pelabuhan Bira.

Kemudian dilanjutkan menyebrangi lautan dengan menggunakan Kapal Feri menuju Pelabuhan Pamatata, Selayar. Dan dilanjutkan dengan menuju Kota Benteng.

menyusuri pulau
menyusuri pulau. google maps. sumber: raldy dhe vega

Jam Buka Taman nasional Taka Bonerate

Jam operasional Taman Nasional Taka Bonerate dibuka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga pukul 18.00 waktu setempat.

Tiket Taman Nasional Taka Bonerate

Tiket masuk atau biaya memasuki Taman Nasional Taka Bonerate terdiri dari:

  • Wisatawan lokal dengan membayar sebesar Rp. 5.000,-/orang/hari
  • Wisatawan mancanegara membayar Rp. 150.000,-/orang/hari

Jika kamu datang bersama rombongan pelajar atau mahasiswa, maka biayanya sekitar:

  • Wisatawan lokal sebesar Rp. 3.000,-/orang/hari
  • Wisatawan mancanegara dengan membayar Rp. 100.000/orang/hari

Untuk lebih jelasnya kamu dapat mendapatkan informasi lengkapnya di Balai Taman Nasional Taka Bonerate.

alam yang sangat indah
alam yang sangat indah. google maps. sumber: ryan araginggang

Fasilitas Taman Nasional Taka Bonerate

Taman Nasional Taka Bonerate telah dikelola sebaik mungkin dengan memberikan fasilitas sebagai berikut:

  • Penyewaan perahu yang akan mengantarmu menuju pulau-pulau yang ada
  • Penginapan atau Homestay
  • Gazebo

Taman Nasional Taka Bonerate dapat diibaratkan sebagai hadiah yang diberikan Tuhan pada Kepulauan Selayar, mengingat keindahan dan kekayaan alam yang dimiliki tak dapat kamu saksikan dimana saja.


Tinggalkan komentar