Telaga Bleder, Telaga Bening Nan Asri di Lereng Gunung Andong

Telaga Bleder bisa dikatakan mampu membuat pengunjung bersantai menikmati ketenangan telaga sambil mendengarkan suara-suara binatang di sekitar tempat wisata ini. Pada saat saya berkunjung ke wisata ini, suasana sepi dan tenang sungguh bisa pengunjung rasakan.

Telaga Bleder mampu membuat pengunjung bersantai menikmati ketenangan telaga sambil mendengarkan suara-suara binatang di sekitar tempat wisata ini.
Telaga Bleder. Image via: @anakhitssemarang

Tempat ini juga menyediakan sebuah kolam yang tidak begitu dalam yang pas untuk bermain air bersama dengan anak-anak. Bisa digunakan juga untuk bersantai. Disediakan juga toilet untuk tempat mengganti pakaian.

Telaga Bleder terletak di lereng Gunung Andong. Obyek wisata telaga bleder menyediakan aneka fasilitas rekreasi air. Pengunjung dapat memanjakan kesenangannya akan rekreasi air sambil menikmati sejuknya hawa pegunungan serta panorama alam yang indah.

Tempatnya dikelilingi banyak pepohonan rindang yang akan membuat pengunjung dan keluarga betah untuk berlama-lama disini. Kesejukan yang ada ditempat ini bisa membuat lupa akan tumpukan pekerjaan yang menanti di kantor.

Disini juga tersedia aneka fasilitas rekreasi air seperti speed boat, sampan, sepeda dan becak air.

Indahnya telaga bleder dengan latar gunung Andong
Indahnya telaga Bleder. Image via: borobudurnews.com

Simak juga: 14 wisata di Magelang

Lokasi Telaga Bleder

Telaga Bleder terletak di Desa Ngasinan, Kecamatan Grabag, kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Telaga ini berada di lereng Gunung Andong. Lokasi ini sekitar 10 menit perjalanan dari pasar desa Grabag.

Rute Menuju Telaga Bleder

Wisata ini bisa ditempuh dengan menggunakan kendaraan bermotor baik itu roda 2 maupun roda 4. Tempat wisata ini juga tergolong luas, baik itu untuk tempat parkir kendaraan bermotor dan telaganya.

Rute menuju Telaga Bleder, bsia dimulai dari Kota Magelang. Ambil jalan ke arah Semarang. Sesampainya di pertigaan Secang. Ambil jalan yang lurus lagi, sampai pertigaan ambil ke kanan – Ikuti jalan ini sampai Pasar Grabag.

Di perempatan Pasar Grabag, bisa ambil jalan yang lurus. Sesampainya di jalan berbentuk huruf Y, pengunjung bisa ambil jalan ke kiri. Ikuti jalan ini sampai ketemu pintu masuk Telaga Bleder.

Ritual pelepasan benih Ikan di Telaga Bleder
Ritual pelepasan benih ikan. Image via: kabarmagelang.com

Jam Buka Telaga Bleder

Tidaka da ketentuan pasti mengenai jam buka kunjungan wisata di telaga Bleder. Karena itu bisa saja dianggap lokasi wisata di Megelang ini buka 24 jam sehari.

Tiket Telaga Bleder

Berkunjung ke Telaga Bleder sangatlah menyenangkan. Udaranya bersih, sejuk, kolamnya juga bersih, tidak terlalu panas airnya. Harga tiket masuknya pun sangat terjangkau, yaitu hanya Rp 3.000 per orang. Sangat pas dijadikan tujuan wisata saat berada di jogja dan magelang.

Tiket Telaga Bleder seharga Rp 3.000
Tiket Telaga Bleder. Image via: iwanwidi

Simak juga: Pantai Natsepa

Fasilitas Telaga Bleder

Telaga Bleder ini memiliki beberapa fasilitas, misalnya area parkir, toilet, gazebo serta persewaan wahana permainan air yang bisa Anda manfaatkan. Jika Anda berkunjung saat hari biasa, jangan kaget jika pintu loket tak ada penjaga yang standbay.

Pengunjung yang senang berbasah-basahan juga tak perlu khawatir dengan fasilitas toilet, sebab di telaga ini sudah dibangun toilet yang cukup memadai.

Daya Tarik Telaga Bleder

  1. Fasilitas yang memadai

Beberapa bangunan gazebo tersedia untuk memanjakan pengunjung yang ingin bersantai. Bangunan ini dalam kondisi baik, tanpa adanya jejak kerusakan di setiap bagian-bagiannya. Selain itu, pengunjung yang senang berbasah-basahan juga tak perlu khawatir dengan fasilitas toilet, sebab di telaga ini sudah dibangun toilet yang cukup memadai.

Naik Sampan di Telaga Bleder
Naik Sampan di Telaga. Image via: epilsjournal

Pengunjung yang ingin berkeliling telaga tak perlu merasa cemas akan kelelahan, sebab daratan yang ada di keliling telaga tak seberapa luas. Sehingga pengunjung hanya butuh sekitar 5 hingga 10 menit untuk bisa mengelilinginya.

Untuk menambah daya tarik pengunjung, Telaga Bleder juga sudah dilengkapi dengan tatanan taman yang  begitu apik, tersusun indah di bagian tepi telaga. Suasana rindang serta sejuk yang terbentuk sangat cocok untuk menjadikan tempat ini sebagai area atau tempat rekreasi keluarga.

Berbagai fasilitas pendukung sepertinya akan terus ditambah agar wisatawan yang berkunjung merasa puas dan diharapkan akan bisa menambah jumlah kunjungan ke tempat ini.

Namun, sampai sekarang, telaga ini masih terbilang sepi untuk ukuran wisata alam yang begitu menyejukkan. Namun demikian, kondisi sepi ini justru daya tarik tersendiri, karena membuat suasana liburan menjadi tenang, seperti di area privat.

  1. Festival Telaga Bleder

Lampion air festival telaga Bleder.
Lampion air festival telaga Bleder. Image via: borobudurnews.com

Simak juga: Air terjun Lapopu

Dinas Pariwisata Kabupaten Magelang, secara rutin menggelar Festival Telaha Bleder. Tema yang diangkat biasanya adalah Light Og Lake. Salah satu yang paling ditunggu-tunggu adalah Watern Lantern Festival atau pelepasan seribu lampion air ke telaga sambil menikmati musik akustik.

Lampion air ini bukan sekedar lampion biasa, nantinya pengunjung dapat menitipkan doa pada secarik kertas yang ditempel di lampion untuk kemudian dilepas ke permukaan telaga. Tidak hanya itu, wisatawan juga berkesempatan membawa pulang lampion sebagai cinderamatanya.

Sambil menikmati musik romantic di pinggir telaga, wisatawan juga dapat menikmati menciicpi atu cup kopi khas grabag secara gratis. Hal ini merupakan salah satu langkah Pemda memperhatikan dan mengangkat potensi lokal, berupa kopi.

Berbagai macam moment akan disuguhkan dalam Festival Telaga Bleder ini. Mulai dari puluhan stand Kuliner, Lomba Perahu Dayung, Lomba Kesenian Rakyat, Melody Telaga dan Ritual Larung Sangkala.

Untuk ritual tersebut memiliki makna melepaskan segala bentuk keburukan yang membelenggu diri manusia.

  1. Panen Ikan

Panen ikan di Telaga Bleder
Panen ikan telaga bleder. Image via: borobudurnews.com

Kegiatan seru dan meriah panen ikan di Telaga Bleder biasa dilakukan secara periodik setiap tahun. Tradisi ini dilakukan oleh warga Dusun Bleder yang bermukim di sekitar Telaga. Ikan yang berada di telaga itu, bibitnya memang berasal dari dari bibit ikan yang dilepaskan oleh warga.

Warga melepas bibit, sengaja diniatkan untuk dipanen setiap tahun untuk persiapan acara adat merti desa.

Ratusan warga dalam 3 tim untuk menangkap ikan dengan durasi waktu tertentu. Ikan-ikan ditangkap dan dikumpulkan jadi satu untuk selanjutnya ditimbang setelah dilakukan penimbangan. Ikan-ikan disusun untuk dibagikan kepada warga. Namun tidak semua dibagikan. Sebagian dijual dan dananya dijadikan kas dusun.

Biasanya setelah tiga tim warga mengambil ikan hingga siang hari, selanjutnya masyarakat umum atau pengunjung diijinkan untuk ikut serta mengambil ikan dengan bebas

  1. Merti Desa

Rangkaian merti desa telaga bleder.
Rangkaian merti desa. Image via: @wisatakemagelangku

Simak juga: Pantai  Tablolong

Acara tradisi Merti Desa ini dige­lar sebagai ungkapan terima kasih kepada Tuhan, atas limpahan berkah dan karunia-Nya yang telah diberikan, seperti limpahan rezeki berupa hasil panen, keselamatan, serta ketentraman dan keselarasan hidup dalam tatanan hidup bermasyarakat.

Tradisi yang sudah eksis sejak zaman Mataram Kuno dan kemudian Mataram Islam, dan terus eksis hingga sekarang ini. Masyarakat kembali diajarkan un­tuk hormat dan bakti kepada guru, orang tua, dan leluhur. Kemudian, terkait hubungan dengan semesta, pengunjung diajarkan untuk menjaga alam sekitar untuk diselamatkan, agar memproduksi hal baik dan tradisi ini diwariskan kepada anak cucu.

Dalam perayaannya, acara Merti Dusun ini selalu digelar setiap tahun setelah panen raya. Dan pada konteks muatan perayaan bersih desa ini tak pernah lepas dari nilai filosofi tradisi Jawa, yang pada saat itu dalam gelaran­nya dipentaskan pementasan wayang kulit semalam suntuk.

Pentas wayang kulit dipilih warga karena wayang pada dasarnya adalah media yang ampuh untuk mengajarkan pesan moral kepada warga. Karena Wayang kulit dianggap bukan sekadar tontonan yang menghibur, melainkan kerap juga dijadikan tuntunan berdasarkan alur cerita positif yang dibawakan si dalang.

Menikmati Telaga Bleder.
Menikmati Telaga. Image via: @wisatausa

Objek Wisata Dekat Telaga Bleder

Hanya berjarak 7 km dari telaga, terdapat Gunung Andong. Meski mungil, tetapi pesonanya memikat hati. Sepanjang jalur pendakian, pengunjung akan ditemani ladang bambu, hijaunya hutan pinus dengan udaranya yang sejuk serta kicauan burung yang terbang bebas. Jangan lupa selalu berhati-hati di jalur pendakian karena jalurnya yang cukup menantang.

Sedikit lebih jauh, Dalam jarak sekitar 14 km, terdapat wisata lam Goa  Slandak. Berlokasi di kawasan perbukitan yang dipenuhi pohon pinus, Goa Slandak memiliki banyak hal seru yang menarik untuk dijelajahi.

Di sekitar Goa juga terdapat gardu pandang berukuran mini yang bisa digunakan untuk mengambil foto selfie juga sekaligus untuk bersantai sejenak. Setelah selesai seru-seruan dengan para penunggu hutan pinus dan berselfie di gardu pandang.

Sekian ulasan kami mengenai Telaga Bleder Magelang ini. Semoga bisa menjadi inspirasi dan referensi untuk merencanakan liburan ke lokasi ini.

Selamat Berlibur!

Baca juga:

Leave a Comment