11 Tempat Wisata di Brunei Darussalam, Negeri Kesultanan Islam di Tanah Borneo

Tempat wisata di Brunei Darussalam di dominasi oleh wisata religi dan tinggalan sejarah. Ada juga wisata alam pada beberapa bagian negara. Sesuai Bentuk Negara sebagai Kesultanan Islam, wisata religi Islami adalah yang paling menonjol di negara Petro Dolar ini.


Tempat wisata di Brunei Darusalam di dominasi oleh wisata religi dan tinggalan sejarah.
Tempat Wisata di Brunei Darussalam. Image via: kaskus.co.id

Sekilas Soal Brunei Darussalam

Brunei Darussalam atau Brunei adalah negara berdaulat di Asia Tenggara yang terletak di pantai utara pulau Kalimantan. Negara ini memiliki wilayah seluas 5.765 km² yang menempati pulau Borneo dengan garis pantai seluruhnya menyentuh Laut Cina Selatan.

Kira-kira dua pertiga jumlah penduduk Brunei adalah orang Melayu. Kelompok etnik minoritas yang cukup signifikan ialah orang Tionghoa (Han) yang menyusun lebih kurang 15% jumlah penduduknya. Etnis-etnis ini juga menggambarkan bahasa yang paling penting: bahasa Melayu yang merupakan bahasa resmi, serta bahasa Tionghoa

Budaya Brunei seakan sama dengan budaya Melayu, dengan pengaruh kuat dari Islam, tetapi kelihatan lebih konservatif dibandingkan Malaysia dan Indonesia. Penjualan dan penggunaan alkohol diharamkan, dengan orang luar dan non-Muslim dibolehkan membawa 12 bir dan dua botol miras setiap kali mereka masuk negara ini.

11 Tempat Wisata di Brunei Darussalam

  1. Masjid Jame ‘Asr Hassanil Bolkiah

Ruang utama masjid tempat wisata di Brunei Darusalam ini terdapat hiasan indah bertuliskan kaligrafi. Di dalam masjid terdapat lampu gantung dari Kristal yang menakjubkan dilapisi dengan emas pada sisi luarnya.
Masjid Jame ‘Asr Hassanil Bolkiah. Image via: izzul

Simak juga: tempat wisata di Los Angeles

Masjid “Jame’Asr Hassanil Bolkiah” dikenal juga dengan nama masjid “Kiarong” kerena memang lokasinya berada di Kampung Kiarong. Masjid ini merupakan salah satu masjid terbesar di Brunei yang dilengkapi  dengan 29 kubah.

Terdiri dari 2 kubah besar berwarna emas dan 27 kubah-kubah kecil untuk menutupi menara yang mengelilingi pada bagian bangunan utama masjid. Ke-29 kubah yang berada di masjid Jame’Asr Hassanil Bolkiah ini menunjukan bahwa Sultan Hassanil Bolkiah merupakan seorang Sultan yang ke 29.

Masjid Jame’Asr Hassanil Bolkiah dapat menampung hingga 3500 jamah. Ruang utama masjid tempat wisata di Brunei Darussalam ini terdapat hiasan indah bertuliskan kaligrafi. Di dalam masjid terdapat lampu gantung dari Kristal yang menakjubkan dilapisi dengan emas pada sisi luarnya.

Dari segi arsitektur, bangunan tempat wisata di Brunei Darussalam ini mengacu pada masjid-masjid yang ada di Turki. Hal tersebut dapat diketahui dari empat menara tinggi, menghadap pada kubah emas yang  sangat besar.

Di halaman masjid terdapat taman yang ditumbuhi oleh berbagai tanaman dan bunga sehingga keindahan masjid Jame’Asr Hassanil Bolkiah semakin mempesona. Apalagi ditambah dengan air mancur atau kolam, sehingga tempat ini terlihat sangat alami dan sejuk.

  1. Masjid Sultan Omar Ali Saifuddien

. Masjid ini adalah salah satu masjid paling mengagumkan di Asia Pasifik, serta menjadi Land Mark dan daya tarik sebagai tempat wisata di Brunei Darusalam.
Masjid Sultan Omar Ali Saifuddien. Image via: theworldtravelguy.com

Masjid Sultan Omar Ali Saifuddin adalah masjid kerajaan Kesultanan Brunei yang terletak di Bandar Seri Begawan, ibu kota Brunei Darussalam. Masjid ini adalah salah satu masjid paling mengagumkan di Asia Pasifik, serta menjadi Land Mark dan daya tarik sebagai tempat wisata di Brunei Darussalam.

Arsitektur masjid ini memadukan Arsitektur Mughal dengan gaya Italia. Bangunan ini dirancang oleh biro arsitekur Booty and Edwards Chartered berdasarkan rancangan karya arsitek berkebangsaan Italia Cavaliere Rudolfo Nolli, yang telah lama bekerja di teluk Siam.

Masjid Tempat Wisata di Brunei Darussalam  ini dibangun di atas laguna di tepi sungai Brunei di Kampong Ayer. Masjid ini memiliki menara marmer dengan kubah emas, dilengkapi taman yang permai dan air mancur. Taman indah yang mengelilingi masjid melambangkan taman surgawi.

Ciri khas yang paling mengagumkan dari Masjid ini adalah kubahnya yang dilapisi emas murni. Masjid ini menjulang setinggi 52 meter (171 kaki) dan dapat dipandang dari setiap sudut kota Bandar Seri Begawan.

Di dalam menara masjid Tempat Wisata di Brunei Darussalam  ini terdapat lift di mana pengunjung dapat naik ke puncak menara dan menikmati pemandangan panorama kota dari ketinggian.

  1. Royal Regalia Building

Gedung Royal Regalia digunakan untuk menyimpan dan memamerkan benda-benda kebesaran dan replika perhiasan kerajaan Negara Brunei Darussalam yang diwarisi sejak turun-temurun.
Royal Regalia Building. Image via: justfunfacts.com

Simak juga: tempat wisata di Amerika

Royal Regalia dibuka sejak tanggal 30 September 1992. Terletak di Jalan Sultan, Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam.Gedung Royal Regalia digunakan untuk menyimpan dan memamerkan benda-benda kebesaran dan replika perhiasan kerajaan Negara Brunei Darussalam yang diwarisi sejak turun-temurun.

Sebelum masuk ke dalam gedung tempat wisata di Brunei Darussalam ini, para pengunjung diharuskan melepas alas kaki dan meletakkannya di rak2 sepatu yang terletak di samping pintu masuk. Dua orang petugas yang berjaga di pintu masuk menyambut kedatangan pengunjung.

Setelah masuk ke dalam, pengunjung diwajibkan mendaftar terlebih dahulu dan menyimpan barang di loker yang berkunci. Kecuali di lantai dasar, kamera tidak boleh digunakan selama berada di dalam galeri.

Kebersihan tempat wisata di Brunei Darussalam ini sangat terjaga. Dengan lantai yang berlapis karpet tebal dan ruangan ber-AC membuat pengunjung merasa nyaman berada di dalam gedung.

Royal Regalia buka setiap hari sejak pukul 9.00 – 17.00. Kecuali Hari Jumat, Royal Regalia tutup pukul 11.30 dan dibuka kembali pukul 14.00-17.00. Sedangkan hari Sabtu mulai buka pukul 9.45 dan tutup pukul 17.00.

  1. Istana Nurul Iman

Istana tempat wisata di Brunei Darusalam ini terletak di daerah pemekaran, di tepi sungai dengan bukit yang hijau di tepi Sungai Brunei,
Istana Nurul Iman. Image via: indiatimes.com

Istana Nurul Iman adalah kediaman resmi dari Sultan Brunei dan pusat dari pemerintahan Brunei. Istana ini terletak di daerah pemekaran, di tepi sungai dengan bukit yang hijau di tepi Sungai Brunei, beberapa kilometer di selatan Bandar Seri Begawan, ibu kota Brunei.

Istana yang bergaya arsitektur Islam-Melayu klasik karya arsitek asal Filipina, Leandro V Locsin ini, memiliki ruangan yang cukup banyak. Istana ini memiliki 1.788 kamar, 257 kamar mandi, 18 lift, dan sebuah masjid yang mampu menampung 1.500 jamaah dan 5 Kolam dengan berbagai kedalaman.

Untuk menimbulkan kesan mewah, badan menara Tempat Wisata di Brunei Darussalam  ini, bagian ujung diberi rongga yang ditutup dengan kubah berukuran mini. Kubah-kubah kecil yang difungsikan sebagai penutup menara ini warna disamakan dengan kubah utama.

Warna buatan tidak begitu mendominasi istana Tempat Wisata di Brunei Darussalam ini. Semua unsur warna di timbulkan oleh masing-masing bahan yang digunakan untuk membangun istana. Bahan bangunan Istana Nurul Iman kebanyakan terbuat dari granit dan marmer yang digunakan sebagai lantai dasar dan dinding.

Garasi Istana Nurul Iman mampu menampung sekitar 110 mobil. Ada juga garasi untuk menyimpan 200 kuda poni kesayangan sultan. Ada sekitar 165 mobil Rolls Royces memenuhi garasinya yang semua kendaraan tersebut bisa digunakan setiap saat.

  1. Museum Brunei

Ukiran dan pola hiasan tenpat wisata di Brunei Darusalam ini didasarkan pada desain tradisional Melayu yang terinspirasi oleh Makam Sultan Bolkiah
Museum Brunei. Image via: wikipedia.org

Simak juga: tempat wisata di New Zealand

Museum Brunei adalah museum nasional negara Brunei Darussalam yang terletak di Kota Batu, berdekatan dengan ibu kota Bandar Seri Begawan. Museum ini menampilkan kesenian Islam, barang-barang bersejarah dari abad ke-16, arkeologi dan etnografi. Museum ini adalah museum terbesar di Brunei.

Museum Tempat Wisata di Brunei Darussalam  ini didirikan pada tahun 1965, dengan kantor administrasi pertamanya di Civic Center di Bandar Brunei, sekarang dikenal sebagai Bandar Seri Begawan. Dengan persetujuan untuk bangunannya sendiri, di Kota Batu. Lokasi saat ini.

Pembangunan gedung Tempat Wisata di Brunei Darussalam ini dimulai pada tahun 1968 dan selesai pada tahun 1970. Secara resmi dibuka pada tanggal 29 Februari 1972 oleh Yang Mulia Ratu Elizabeth II dari Inggris. Bangunan megah berdiri di puncak bukit yang menampilkan pemandangan Sungai Brunei yang indah.

Ukiran dan pola hiasannya didasarkan pada desain tradisional Melayu yang terinspirasi oleh Makam Sultan Bolkiah, Penguasa Kelima (1473-1521 A.D.) dari Kesultanan Brunei. Pameran artefak dan spesimen menunjukkan minat penelitian staf Museum di berbagai bidang seperti Arkeologi, Etnografi, Sejarah dan Sejarah Alam.

  1. Kampong Ayer

kampung tempat wisata di brunei Darusalam yang dihuni sekitar 20.000 jiwa itu telah menjadi pusaka sekaligus destinasi wisata andalan Brunei.
Kampong Ayer. Image via: fly.jis.edu.bn

Kini kampung tempat wisata di brunei Darussalam yang dihuni sekitar 20.000 jiwa itu telah menjadi pusaka sekaligus destinasi wisata andalan Brunei. Kampong Ayer atau kampung air adalah permukiman yang berada di Sungai Brunei, Distrik Brunei Muara, Brunei.

Terletak di dekat Teluk Brunei yang menghadap ke Laut China di sebelah utara Pulau Kalimantan, Kampong Ayer menjadi potret kehidupan warga Brunei masa lalu yang mengandalkan sungai dan laut sebagai jalur perniagaan.

Kampung tersebut telah ada sejak enam abad silam. Saat ini di kampung itu terdapat 4.000 bangunan. Rumah di kampung itu terbuat dari kayu. Perahu motor menjadi alat transportasi satu-satunya yang menghubungkan daratan Bandar Seri Begawan dengan Kampong Ayer.

Warga Tempat Wisata di Brunei Darussalam  ini membayar 0,5 dollar Brunei untuk menyeberang dari waterfront di dekat kawasan perbelanjaan Yayasan ke Kampong Ayer. Puluhan jeti (semacam dermaga kecil) tersebar di Kampong Ayer untuk memudahkan pemilik kapal mengantar penumpang.

Bangunan di permukiman di Kampong Ayer terhubung melalui jaringan jalan dari kayu sepanjang 30 kilometer. Selain rumah warga yang terbuat dari kayu, juga ada sekolah, masjid, galeri kebudayaan dan pariwisata, kantor polisi, dan kantor pemadam kebakaran di Kampong Ayer.

  1. Billionth Barrel Monument

Monumen Tempat Wisata di Brunei Darussalam ini diresmikanoleh Sultan Haji Hassanal Bolkiah Mu'izzaddin Waddaulah, Sultan dan Yang Di-Pertuan Negara Brunei Darussalam pada 18 Juli 1991.
Billionth Barrel Monument. Image via: wikipedia.org

Simak juga: tempat wisata di Manila

One Billionth Barrel Monument adalah sebuah monumen yang dibangun pada tahun 1991 untuk memperingati jumlah satu miliar Barel minyak yang telah diproduksi di ladang minyak lepas pantai di Seria, Brunei Darussalam.

Monumen Tempat Wisata di Brunei Darussalam ini diresmikanoleh Sultan Haji Hassanal Bolkiah Mu’izzaddin Waddaulah, Sultan dan Yang Di-Pertuan Negara Brunei Darussalam pada 18 Juli 1991.

Monumen ini terletak di dekat sumur pertama yang ditemukan di Seria Oil Field. Monumen ini merupakan tonggak simbolis besar bagi kesultanan Brunei. Perlu diketahui, Brunei memproduksi 180.000 barel minyak setiap hari.

Tempat Wisata di Brunei Darussalam ini merupakan salah satu tempat favorit bagi masyarakat Brunei untuk melepas penat setelah bekerja ataupun saat liburan. Lebih bagus jika pengunjung datang ke monumen ini saat sore hari. Ada kemungkinan bisa melihat keindahan Laut Cina Selatan dan menikmati sunset bersama.

  1. Safari River

Selama tur di tempat wisata di Brunei Darusalam ini, salah satu pemandangan yang paling unik dan tidak ada di pulau lain adalah menemukan Bekantan.
Safari River. Image via: panbright.com

Tempat wisata di Brunei Darussalam tidak melulu hanya wisata religi dan sejarah. Pegunjung juga bisa menikmati wisata alam di Brunei. Safari Sungai Brunei ini akan mengajak pengunjung untuk menjelajahi ekosistem sungai menggunakan perahu.

Sepanjang safari, pengunjung akan disuguhkan pemandangan ekosistem bakau serta berbagai fauna yang hidup di dalamnya. Safari ini juga bisa dilakukan saat malam hari sehingga memberikan suasana baru yang lebih menantang.

Jika pengunjung menginginkan petualangan yang lebih lengkap, bisa menyewa kapal pesiar untuk mengelilingi Sungai Brunei. Pilihan ini cocok bagi yang jalan-jalan ke Brunei Darussalam bersama keluarga atau rombongan. Brunei River Cruise ini tersedia setiap minggu.

Selama 2 jam tur, pengunjung akan diajak menyusuri sungai sambil melihat hutan mangrove, museum, perkampungan air di Brunei, dan masih banyak lagi. Semuanya bisa dinikmati sambil menghirup teh atau kopi yang disediakan.

Selama tur di tempat wisata di Brunei Darussalam ini, salah satu pemandangan yang paling unik dan tidak ada di pulau lain adalah menemukan Bekantan. Monyet ini unik dengan bentuk hidung yang berbeda dari semua monyet yang ada.

  1. Taman Nasional Ulu Temburong

Taman Nasional Tempat Wisata di Brunei Darussalam  ini dianggap sebagai hutan hujan tropis terbaik yang dilestarikan di Pulau Kalimantan.
Taman Nasional Ulu Temburong. Image via: liawisata.com

SImak juga: tempat wisata di Filipina

Ulu Temburong National Park atau fathul park adalah taman nasional pertama yang didirikan di Brunei, dan dilindungi sejak tahun 1991. Taman ini terletak di Distrik Temburong di Brunei bagian timur.

Taman Nasional Tempat Wisata di Brunei Darussalam  ini dianggap sebagai hutan hujan tropis terbaik yang dilestarikan di Pulau Kalimantan. Taman Tempat wisata di Brunei Darussalam ini adalah surga bagi para ilmuwan dan semua orang yang menghargai kemegahan akan alam yang mengesankan.

Taman Nasional Ulu Temburong dianggap oleh banyak orang sebagai hutan hujan tropis terbaik yang dilestarikan di Pulau Kalimantan. Taman Nasional Ulu Temburong adalah surga bagi para ilmuwan dan semua orang yang menghargai kemegahan akan alam yang mengesankan.

Taman Nasional Ulu Temburong dianggap oleh banyak orang sebagai hutan hujan tropis terbaik yang dilestarikan di Pulau Kalimantan. Taman Nasional Ulu Temburong adalah surga bagi para ilmuwan dan semua orang yang menghargai kemegahan akan alam yang mengesankan.

Waktu yang paling pas mengunjungi Tempat Wisata di Brunei Darussalam ini adalah sebelum fajar, karena pada saat fajar atau pagi hari hutan akan dipenuhi dengan burung dan binatang yang keluar mencari makan.

  1. Agro Technology Park

di tempat wisata di Brunei Darusalam ini Ada rumah kaca yang menjual bunga segar. Jika pengunjung berjalan lebih jauh ke taman, sisi lain dari rumah kaca adalah untuk menanam sayuran.
Agro Technology Park. Image via: wanderfullnikki

Terletak di Kampong Tunhku, Mukim Gadong adalah Taman Teknologi Agro atau Taman Agro Teknologi. Taman ini terletak di lahan seluas 500 hektar dan terbuka untuk umum tanpa biaya. Di dalam taman ada rumah kaca yang berisikan aneka tanaman.

Taman Teknologi Agro adalah salah satu pengembangan baru utama yang dipromosikan oleh pemerintah Brunei melalui Industri dan Sumber Daya Primer. Kementerian sebagai bagian dari strategi diversifikasi untuk mempromosikan sektor selain minyak dan kegiatan berbasis minyak.

Pintu masuk yang mengarah ke Agro-Technology Park, ada ruang parkir terbuka di seberang pintu masuk di mana Anda dapat melihat beberapa penjual makanan yang menjual makanan ringan dan minuman.

Ada rumah kaca yang menjual bunga segar. Jika pengunjung berjalan lebih jauh ke taman, sisi lain dari rumah kaca adalah untuk menanam sayuran. Mereka memang memiliki sayuran seperti Sawi Manis, Tomat, dan sebagainya.

Selain tanaman terdapat juga beberapa hewan. Hewan itu antara lain burung unta, burung kalkun, dan rusa.

Taman tempat wisata di brunei Darussalam ini buka setiap hari kecuali hari Jumat, mulai pukul 09:00 hingga 18:30.

  1. Gadong Night Market

Segala macam menu makanan di tempat wisata di Brunei Darusalam ini memang berstandar café serta restoran
Gadong Night Market. Image via: adventuresofanette

SImak juga: tempat wisata di Kamboja

Gadong Night Market ini sangat bersih. Terbebas dari sampah. Bentuknya seperti pasar umumnya di Indonesia. Berada dalam satu bangunan terbuka. Kelebihannya, Gadong Night Market ini bersih dan tidak jorok. Selain makanan, di sini juga di jual pakaian, tas, dan lain-lain.

Pengunjung yang lelah seharian menikmati berbagai tempat wisata di brunei Darussalam, bisa mengisi kembali energi untuk besok. Disini, pengunjung bisa menikmati apa pun. seperti berbelanja, makan, menikmati segala macam sajian kuliner yang enak-enak dan hargaya murah-murah.

Segala macam menu makanan di tempat wisata di Brunei Darussalam ini memang berstandar café serta restoran. Pengunjung bisa mencoba salah satu kuliner bernama nasi katok, kuliner khas Brunei yang sangat lezat.

Yang menarik di Pasar ini hanya cemilannya karena memang banyak menjual makanan lokal. Gadong Night Market bisa menjadi tempat untuk ngemil dan menikmati minuman unik dengan harga rata-rata 1 BND saja. Kebanyakan sih jajanannya mirip dengan di negara kita seperti kue pukis, putu, puding, martabak dan sebagainya.

Gadong night market inilah tempat yang wajib dikunjungi bila wisatawan baik mancanegara dan dalam negeri sedang mengunjungi negara ini. mau mencobanya, silahkan saja dijamin nggak akan rugi.

Baca juga:

Artikel lainnya:

Leave a Comment