11 Tempat wisata Pekalongan, Menikmati Pesona Kota Batik

Tempat wisata Pekalongan tidak kalah mempesona dengan daerah lain di Indonesia. Pekalongan memiliki wisata laut, taman, gunung, air terjun, hingga museum Batik. Semuanya itu bisa diekplorasi untuk menambah wawasan sekaligus melepaskan stres dari rutinitas.


Tempat wisata Pekalongan tidak kalah mempesona dengan daerah lain di Indonesia. Pekalongan memiliki wisata laut, taman, gunung, air terjun, hingga museum Batik
Tempat wisata Pekalongan. Image via: inibaru.id

Sekilas Soal Pekalongan

Kabupaten Pekalongan terletak di jalur Pantura yang menghubungkan Jakarta-Semarang-Surabaya. Pekalongan berjarak 101 km sebelah barat Semarang, atau 384 km sebelah timur Jakarta. Pekalongan dikenal dengan julukan kota batik.

Pekalongan memiliki corak Batik yang khas dan variatif. Kota Pekalongan masuk jaringan kota kreatif UNESCO dalam kategori crafts & folk art pada Desember 2014 dan memiliki city branding World’s city of Batik.

Kota Pekalongan terkenal dengan nuansa religiusnya. Ada beberapa adat tradisi di Pekalongan yang tidak dijumpai di daerah lain misalnya: syawalan, sedekah bumi, dan sebagainya. Syawalan adalah perayaan tujuh hari setelah lebaran dan sekarang ini disemarakkan dengan pemotongan lupis raksasa untuk kemudian dibagi-bagikan kepada pengunjung.

Makanan khas Pekalongan adalah megono, yakni irisan nangka dicampur dengan sambal bumbu kelapa. Makanan ini umumnya dihidangkan saat masih panas dan dicampur dengan petai dan ikan bakar sebagai menu tambahan.

Transportasi di kota ini pun sudah cukup berkembang. Terdapat terminal besar, stasiun Kereta, dan taksi.

11 Tempat wisata Pekalongan

  1. Museum Batik Pekalongan

Tempat wisata Pekalongan Museum Batik, menempati gedung tua berbentuk segi empat simetris dengan taman di tengahnya yang ada sejak 1906
Museum batik Peklaongan. Image via: cintapekalongan.com

Simak juga: 11 tempat wisata Kendal

Museum Batik Pekalongan menempati gedung tua berbentuk segi empat simetris dengan taman di tengahnya yang ada sejak 1906. Halaman depan tidaklah terlalu luas. Lebar halamannya hanya 6 meter dengan panjang sekitar 50 meter memanjang sepanjang bangunan bergaya kolonial itu.

Yang membuat tempat wisata Pekalongan Museum Batik ini terlihat cantik, adalah karena berdampingan masjid ber-menara kembar dan kubah keemasan. Di depan museum adalah Taman Jetayu yang panjang mirip bubu. Saat ke museum, pengunjung melewati Jembatan Loji yang melintang di atas Sungai Kupang.

Di ruangan pertama tempat wisata Pekalongan ini dipamerkan sejumlah canting tulis. Canting tulis memiliki 9 ukuran, semuanya memiliki cucuk untuk menorehkan malam, mangkok tembaga atau nyamplung, serta gagang kayu glonggong. Canting digunakan untuk menorehkan warna.

Keluar dari ruangan pertama menuju ruangan kedua, pengunjung melewati wadah tembaga besar. Wadah yang disebut Jedi itu dipakai tahun 1849 – 1947 oleh pengusaha batik sebagai tempat Nglorod. Yaitu proses melepaskan lilin / malam dari kain batik. Masuk ke ruang pamer dua dan tiga Museum Batik Pekalongan, terlihat banyak sekali motif indah di sana.

Lokasi: Jl. Jetayu No 1, Pekalongan, Jawa Tengah.
Tiket: Rp 5.000
Jam Operasional: 08.00-15.00

  1. Puncak Tugu Petungkriyono

tempat wisata pekalongan Puncak Tugu merupakan puncak dari Pegunungan Kendeng dengan ketinggian 1.930 mdpl
Puncak Tugu Petungkriyono. Image via: cintapekalongan.com

Puncak Tugu merupakan puncak dari Pegunungan Kendeng dengan ketinggian 1.930 mdpl. Basecamp pendakian berada di Dusun Sikucing Desa Yosorejo. Untuk mencapai puncak tempat wisata Pekalongan ini, diperlukan waktu tempuh 1 jam perjalanan. Pemandangan alam di Puncak Tugu sangat menarik dengan golden sunrise dan landscape yang cantik.

Puncak tugu petungkriyono adalah salah satu dari sekian banyak wisata yang ada di kecamatan petungkriyono. Wisata puncak tugu petungkriyono ini memiliki medan perjalanan yang tidak mudah. Hanya ada jalan setapak untuk sampai ke puncak, yang mana hanya dapat di lewati motor.

Kecamatan petungkriyono masih sangat alami. Jadi tidak ada sedikitpun rambu-rambu lalu lintas, maka dari itu, pengunjung sebaiknya mengajak seseorang yang memang sudah mengenal betul petungkriyono.

Dengan suasana yang masih alami seperti ini, akan menjadi nilai tambah bagi wisata-wisata yang ada di petungkriyono. Seperti Puncak tugu petungkriyono memiliki pemandangan yang sangat indah, juga suasana yang nyaman.

Waktu kunjungan terbaik ke tempat wisata Pekalongan ini adalah datang pada malam hari. Dengan demikian akan menikmati golden sunrise pada saat pagi harinya. Pengunjung dapat membangun tenda dan menikmati malam sembari menunggu pagi.

Lokasi: Tlogohendro, Petungkriono, Pekalongan, Jawa Tengah.
Tiket:Rp 5.000
Jam Operasional: 24 Jam

  1. Bukit Bintang Kutorojo.

ketika malam hari, pengunjung tempat wisata pekalongan ini akan melihat gemerlap kota Pekalongan dari atas bukit bintang kutorojo ini.
Bukit Bintang Kutorojo. Image via: tamasya.web.id

Simak juga: 11 tempat wisata Wonosobo

Wisata Bukit Bintang Kutorojo adalah sebuah bukit yang berada di pinggiran kota. Yang mana ketika malam hari, pengunjung akan melihat gemerlap kota Pekalongan dari atas bukit bintang kutorojo ini.

Tempat wisata Pekalongan Bukit bintang kutorojo masih belum banyak dikenal masyarakat. Meskipun begitu pengunjung dapat mengajak teman atau kerabat terdekat untuk menikmati malam yang tidak biasa di tempat ini. Bukit Bintang Kutorojo terhitung lokasi yang masih sepi ketika malam hari, karena memang akses untuk mendaki bukit ini terbilang tidak mudah.

Jalanan berbatu kerikil adalah salah satu mengapa wisata yang satu ini enggan dikunjungi bagi mereka yang tidak menyukai rintangan. Namun bagi pengunjung yang menyukai rintangan, dapat mengunjungi wisata bukit bintang kutorojo ini.

Waktu terbaik untuk berkunjung ke tempat wisata Pekalongan ini adalah di sore hari menjelang petang. Apa yang ditawarkan disini dengan pemandangan yang tidak biasa tidak akan membuat pengunjung kecewa.

Lokasi: Unnamed Road, Kutorojo, Kajen, Pekalongan, Jawa Tengah.
Tiket: Gratis
Jam Operasional: 24 Jam

  1. Mangrove Park Pekalongan

di tempat wisata pekalongan ini Pengunjung bisa melihat hutan bakau dari jarak dekat. Bahkan disini ada salah satu lorong mangrove yang disebut dengan lorong cinta.
Mangrove Park Pekalongan. Image via: alvianfoto

Kawasan konservasi hutan mangrove yang terletak di kelurahan Kandang Panjang, Pekalongan Utara ini dibangun pada tahun 2011 dengan rencana total luas sekitar 90 ha, tapi baru sekitar 5ha saja yang baru jadi.

Tempat wisata Pekalongan ini memiliki banyak sekali manfaat untuk lingkungan sekitarnya. Semisal, manfaat utamanya adalah untuk mencegah pengikisan permukaan tanah yang disebabkan oleh aliran air, mencegah pengikisan air tanah dari hempasan ombak pantai dan banyak lagi.

Disana ada tersedia 2 boat. Harga sewa boat di Pekalongan Mangrove Park ini sangat murah. Cukup dengan harga sewa 10ribu saja orang, kita sudah bisa berkeliling-keliling lorong-lorong mangrove selama kurang lebih 30 menit.

Pengunjung tempat wisata Pekalongan ini bisa melihat hutan bakau dari jarak dekat. Bahkan disini ada salah satu lorong mangrove yang disebut dengan lorong cinta.

Setelah puas keliling-keliling dengan boat, pengunjung bisa jalan-jalan santai di shelter-shelter yang dibangun di atas air. Juga bisa melihat kawasan konservasi Pekalongan Mangrove Park ini secara keseluruhan dari menara pandang.

Lokasi: Desa Kandang Panjang, Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, Jawa Tengah.
Tiket: Rp 4.000
Jam Operasional: 06.00-18.00

  1. Masjid Agung Al-Jami

Tempat wisata Pekalongan Masjid Agung Al Jami berarsitektur Jawa-Arab. Ini bisa dilihat dari kubahnya yang berbentuk joglo. Sementara arsitektur Arab nampak dari serambi masjid.
Masjid Agung Al-Jami. Image via: infohotelmurahkan

SImak juga: 11 tempat wisata Tawangmangu

Masjid Agung Al Jami berdiri megah di Pekalongan, Jawa Tengah. Masjid ini sudah berusia 158 tahun. Pembangunan masjid ini diprakarsai Raden Ario Wirio Tumengung Adi Negoro.

Ruangan-ruangan di masjid tempat wisata Pekalongan ini, terutama tempat salat utama, banyak dihiasi ornamen asli. Kayu-kayunya masih dari bahan-bahan yang pertama kali digunakan untuk pembangunan masjid. Di bangunan utama ada delapan tiang kayu yang dikombinasikan dengan 22 tiang beton.

Atap kayu tempat wisata Pekalongan ini juga masih asli menggunakan batang kayu dan tak ada sambungannya. Masjid Agung Al Jami berarsitektur Jawa-Arab. Ini bisa dilihat dari kubahnya yang berbentuk joglo. Sementara arsitektur Arab nampak dari serambi masjid.

Di depan ruangan masjid ada tiga ruangan. Di tengah tempat iman. Sebelah kanan mimbar tempat khatib memberikan ceramah, dan bagian kiri tadinya khusus tempat bupati saat itu beribadah. Namun kini ruangan tersebut sudah tak diistimewakan lagi.

Tradisi unik saat bulan Ramadan terdapat dua jamaah salat tarawih dengan jumlah rakaat berbeda. Satu sisi, ada satu jamaah salat tarawih dengan 23 rakaat. Satunya jamaah salat tarawih 11 rakaat. Kebiasaan unik itu bisa jadi hanya ada di Masjid Jami Kota Pekalongan di wilayah pantura, bahkan Indonesia.

Lokasi: Jl. KH. Wahid Hasyim No.35, 6, Kauman, Pekalongan Timur, Jawa Tengah.
Tiket: Gratis
Jam Opersional: 24 Jam

  1. Desa Wisata Lolong

Desa tempat wisata Pekalongan ini juga memiliki sebuah festival yang sangat ramai dikunjungi oleh pengunjung. Yaitu festival buah durian.
Jembatan Sungai Sekarang Desa Lolong. Image via: thesagescontemplations

Desa yang berada di tenggara kecamatan Kajen ini memiliki keindahan alam yang terhampar luas. Sejak beberapa tahun terakhir ini para pemuda dan dibantu pemerintah setempat mulai membangun desa ini menjadi sebuah kawasan desa wisata. Dengan daya tarik utamanya keindahan alam.

Saat memasuki tempat wisata Pekalongan desa lolong, pengunjung akan melihat sebuah jembatan yang membelah Sungai Sekarang yang memiliki lebar sekitar 60 meter. Di kawasan sungai ini pengunjung bisa menikmati beberapa wisata yang cukup menantang adrenalin. Diantaranya arung jeram, tubing, out bond, jungle trekking, atau camping.

Bagi pecinta durian, maka desa lolong ini merupakan tempat yang sangat tepat untuk dijadikan destinasi wisata. Karena selain bisa menikmati serunya wisata alam, kamu juga bisa menikmati buah durian langsung dari pohonnya.

Desa tempat wisata Pekalongan ini memiliki sebuah festival yang sangat ramai dikunjungi oleh pengunjung. Yaitu festival buah durian. Pengunjung bisa menikmati makan durian sepuasnya selama festival berlangsung. Tarif untuk mengikuti festival Rp 30.000, pengunjung bisa menikmati durian sepuasnya.

Lokasi: Lolong, Karanganyar, Pekalongan, Jawa Tengah.
Tiket:Menyesuaikand negan Paket yang diambil
Jam Operasional:24 Jam

  1. Objek Wisata Linggo Asri

tempat wisata Pekalongan berjenis alam ini menyediakan aneka wahana yang cukup lengkap mulai dari taman terbuka, arena bermain anak, kolam renang, kebun binatang, outbound, arung jeram, tracking ke hutan alami hingga berkemah atau kemping.
Objek Wisata Linggo Asri. Image via: lifestyle.okezone.com

Simak juga: 11 tempat wisata Cibubur

Objek wisata alam ini menyediakan aneka wahana yang cukup lengkap mulai dari taman terbuka, arena bermain anak, kolam renang, kebun binatang, outbound, arung jeram, tracking ke hutan alami hingga berkemah atau kemping.

Selain sebagai tempat wisata, tempat wisata Pekalongan Linggo Asri juga di kenal sebagai tempat penangkaran hewan yang di lindungi dan satwa liar. Sangat cocok bagi orang tua yang ingin mengenalkan ragam jenis binatang kepada anaknya.

Seiring berjalannya waktu kawasan wisata ini mulai dikembangkan dengan menambahkan berbagai fasilitas dan pilihan kegiatan yang lebih seru salah satunya adalah rafting atau arung jeram. Aktivitas arung jeram ini dinamakan dengan Wana Wisata Kali Paingan, sesuai dengan nama sungai yang dijadikan sebagai spot untuk rafting.

Rafting di Wana Wisata Paingan ini memanfaatkan aliran deras dari Sungai Paingan Linggoasri. Bukan hanya rafting saja, tempat wisata Pekalongan ini juga manawarkan traveler untuk mencicipi river tubing menggunakan ban atau cliff jumping di bawah jembatan Sungai Paingan.

Lokasi: Linggoasri, Kajen, Pekalongan, Jawa Tengah.
Tiket: Rp 5.000
Jam Operasional: 07.00-18.00

  1. Curug Cinde

pengunjung tempat wisata pekalongan ini dapat menikmati alam pedesaan yang masih sangat asri.
Curug Cinde. Image via: siangku

Jarak yang ditempuh dari pusat kota pekalongan ke curug yang satu ini sekitar 10 km. Untuk mencapai curug ini sendiri kita bisa menggunakan kendaraan pribadi atau juga bisa menggunakan kendaraan angkutan umum pedesaan yang banyak terdapat di Kota ini. pemandangan curug yang satu ini memang sangat indah.

Curug tempat wisata Pekalongan ini aliran airnya air terjunya yang merambati dinding padas, sehingga tak langsung turun deras seperti air terjun yang biasa lainnya. Untuk menuju kawasan curug ciinde sendiri pengunjung akan melewati beberapa daerah yang cukup terkenal di Pekalongan. Diantaranya desa wisata Lolong.

Selain menikmati indahnya ciptaan pemandangan alam, di desa yang berbatasan langsung dari kabupaten Banjarnegara ini pengunjung dapat menikmati alam pedesaan yang masih sangat asri. Terdapat beberapa pembangkit listrik tenaga air yang digunakan oleh warga untuk memenuhi kebutuhan penerangan

Untuk oleh-oleh dari tempat wisata Pekalongan ini, pengunjung dapat membeli kopi tumbuk asli Lebakbarang, madu hutan dan gula merah aren alami tanpa pengawet. Desa Mendolo Kecamatan Lebakbarang sudah dikenal sebagai pengumpul madu hutan dan Desa Timbangsari sebagai sentra pengrajin gula aren di Kecamatan Lebakbarang Kabupaten Pekalongan.

Lokasi: Desa Depok, Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.
Tiket: Gratis
Jam Operasional: 24 Jam

  1. Curug Muncar

Tempat wisata Pekalongan Curug Muncar memilki ketinggian mencapai 90 meter
Curug Muncar. Image via: superadventure.co.id

Simak juga: Wisata Sekitar Gununng Kelud

Curug Muncar memilki ketinggian mencapai 90 meter. Dengan ketinggian seperti itu, tempat wisata Pekalongan Curug Muncar menjadi salah satu curug yang tertinggi di daerah Jawa Tengah.

Debit airnya yang sedang, dan sungai kecil di bawahnya membuat merasa nyaman untuk berendam dan berenang menikmati keindahan alam di sana. Perpaduan suara debur jatuhnya air, suasana teduh karena dikelilingi pepohonan besar, serta suara burung-burung di sekitarnya, membuat Curug Muncar menjadi spot petualangan yang tepat untuk menyendiri.

Air di tempat wisata Pekalongan yang jernih ini, akan membuat nyaman di sini. Terlebih, saat di musim panas. Air yang jernih dan bersuhu rendah ini tepat akan membuat nyaman berlama-lama di sini.

Jika ingin menikmati spot petualangan ini lebih lama, pengunjung bisa datangi beberapa rumah penduduk sekitar  untuk meminta mereka menjadi homestay. Tentunya, dengan harga yang sesuai atas jasa mereka. Yang jelas tidak semahal saat menginap di hotel.

Lokasi: Desa Curugmuncar, Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.
Tiket: Rp 5.000
Jam Operasional: 07.00-18.00

  1. Pantai Wonokerto

Di tepian Pantai tempat wisata Pekalongan ini tumbuh pohon cemara yang rindang.
Pantai Wonokerto. Image via: pantainesia.com

Selain pantainya yang masih bersih dan penataan yang sudah baik, para wisatawa yang berlibur tidak perlu merasa takut akan panasnya terik matahari. Di tepian Pantai Wonokerto Kulon ini tumbuh pohon cemara yang rindang. Suasana sejuk dan nyaman akan membuat siapa saja betah menikmati hembusan semilir angin lautnya yang meneduhkan hati.

di pantai tempat wisata Pekalongan, banyak terdapat kursi dan gasebo dibawah deretan pohon cemara. Sebagai fasilitas pengunjung duduk-duduk. Ada pula menara pandang menghadap laut lepas untuk menikmati panorama dan suasana pantai yang eksotis di Pekalongan ini.

Pantai Wonokerto bisa menjadi pilihan untuk wisata keluarga menghabiskan libur akhir pekan bersama-sama. Layaknya orang yang lagi pergi piknik, banyak pengunjung yang membawa peralatan berteduh serta bekal makanan dan minuman untuk menambah keceriaan berlibur bersama keluarga.

Selain digunakan sebagai tempat berteduh, pohon cemara tersebut juga seringkali digunakan sebagai spot foto bagi para pengunjung yang ingin mengabadikan momen berfoto bersama dengan suasana pantai di tempat wisata Pekalongan ini. Tua muda anak-anak dewasa semua bisa menikmatinya bersama-sama.

Lokasi: Desa Wonokerto, Wonokerto, Kab. Pekalongan, Jawa Tengah.
Tiket:Rp 3.000
Jam Operasional: 06.00-17.30

  1. Bukit Pawuluhan

pengunjung Tempat wisata Pekalongan ini bisa berkemah alias nge-camp untuk merasakan dan melihat Golden Sunrise
Bukit Pawuluhan. Image via: @ibenkmbolank

Simak juga: Pesona Wisata Pabangbon

Bukit Pawuluhan adalah Spot wisata yang populer di Pekalongan belakangan ini. Disini pengunjung bisa berkemah alias nge-camp untuk merasakan dan melihat Golden Sunrise serta pemandangan menakjubkan lainnya yang disuguhkan oleh alam Pawuluhan.

Setelah sampai di lereng bukit pawuluhan,pengunjung tempat wisata Pekalongan ini tidak usah khawatir jika tidak menjumpai basecamp. Seperti halnya kebanyakan jalur pendakian daerah lain. Warga sekitar, dengan ramahannya akan menawarkan jasa penitipan motor atau sekedar tempat untuk beristirahat bagi para pendaki.

Sebelum sampai ke puncak tempat wisata Pekalongan ini, pengunjung di suguhkan pemandangan yang menawan, lengkap dengan kabut dan segarnya udara yang masih alami. Beberapa penduduk sekitar mengerjakan sawahnya yang nampak begitu hijau.

Jika bermalam di atas bukit, pengunjung akan mendapatkan moment sunrise yang mempesona. Tidak kalah bagus dengan sunrise di gunung. Jika bisa mencapai puncak sebelum gelap, pengunjung akan dapat melihat keindahan sunset juga.

Lokasi: Desa Gembong, Kandangserang, Pekalongan, Jawa Tengah.
Tiket: Rp 10.000
Jam Operasional: 24 jam

Baca juga:

Artikel lainnya:

Leave a Comment