Air Terjun Kedang Ipil, Wisata Alam di Desa Adat Kutai Lawas

Selain menyimpan keunikan budaya adat lawasnya, desa Kedang Ipil Kutai Kartanegara juga mempunyai potensi objek wisata air terjun Kandua Raya. Air terjun ini lebih populer disebut dengan nama air terjun Kedang Ipil, sesuai nama desa lokasi air terjun.


Air Terjun Kedang Ipil, air terjun bertingkat 3 yang landai namn tidak kurang indah
Air Terjun Kedang Ipil. Image via: aprilian kerambe

Lokasi Air Terjun Kedang Ipil

Air terjun Kedang Ipil atau disebut juga Air Terjun Kendua terletak di Desa Kedang Ipil, Kecamatan Kota Bangun, Kutai Barat, Kalimantan Timur.

Lokasi air terjun berada lebih kurang 72 km dari Kota Tenggarong dan 59 km dari ibukota Kecamatan Kota Bangun.

Rute Menuju Air Terjun Kedang Ipil

Untuk Rute perjalanan dari kota tenggarong sampai ke gerbang akses masuk desa Kedang Ipil sekitar 1,5 – 2 jam perjalanan. Setelah sampai di gerbang desa pengunjung bisa beristirahat ngopi di warung di sekitar simpangan pintu masuk. Karena untuk bisa sampai ke desanya masih membutuhkan waktu sekitar 45 menit.

Desa Kedang Ipil berjarak sekitar 18 km dari pinggir jalan raya. Akses jalannya masih berbatu karena melewati perkebunan kelapa sawit. Kecuali kalau sudah memasuki perkampungan warga, baru jalannya bagus karena sudah dibeton.

Air terjun Kedang ipil sesuai untuk wisata keluarga, karena air terjun yang tidak ekstrim
Family Time. Image via: advanture

Simak juga: Wisata di Kutai Kartanegara

Diperjalanan sendiri kita tak usah khawatir takut tersesat karena setiap di persimpangan jalan selalu ada papan petunjuk arah. Jadi pengunjung tinggal mengikuti petunjuk arah saja. Setelah sampai di desa Kedang Ipil suasana pedesaan yang asri dengan bangunan rumah-rumah tua masih dapat ditemukan saat melintasi di pemukiman penduduk.

Warga di sekitar juga ramah. Membuat pengunjung merasa nyaman saat berada di situ. Tepat di ujung kampung terdapat pos penjagaan/gerbang masuk untuk menuju ke lokasi air terjun.

Jam Buka Air Terjun Kedang Ipil

Air terjun di Kalimantan timur ini dibuka untuk kunjungan mulai jam 09.00 pagi sampai jam 17.00 sore.

Tiket Air Terjun Kedang Ipil

Untuk melewati gerbang dan menuju air terjun Kedang Ipil, pengunjung cukup membayar tiket masuk seharga Rp.7000/motor.

Perjalanan masuk sekitar 1 km ke air terjun Kedang Ipil. Akses jalannya sebagian sudah disemenisasi dan sebagian masih tanah. Jadi mesti hati-hati terutama jika sehabis hujan.

petunjuk jalan ke air terjun kedang ipil, yang terletak 18 km dari jalan besar
Papan petunjuk arah. Image via: Gusti dina mayrinda

Fasilitas Air Terjun Kedang Ipil

Fasilitas di objek wisata air Terjun Kedang Ipil ada pos penitipan barang dan juga penyewaan ban/pelampung, beserta peralatan wisata tubing.

Selain itu juga ada warung. Jadi tak usah khawatir kalau perut udah mulai merasa lapar atau hanya sekedar membeli air minum. Walau ada di lokasi wisata, warung di lokasi ini menjual barang dengan harga normal.

Aktivitas Menarik di Air Terjun Kedang Ipil

  1. Air terjun bertingkat

Air terjun kedang ipil bertingkat dengan kolam kecil di setiap level nya
Bertingkat. Image via: sigapp.id

Simak juga: Air terjun Dolo

Air Terjun Kandua Raya adalah aliran air yang berasal dari Air Terjun Putang.

Air terjun Kandua Raya memiliki 3 tingkat dengan ketinggian mencapai 5 meter dan lebar lebih kurang 20 meter. Pada setiap tingkatan batu yang tidak tinggi itu, setiap aliran air dibatasi dengan kolam – kolam batu. Pada kolam inilah pengunjung bisa menggunakannya sebagai tempat berenang.

Kolam besar yang terletak di bagian bawah air terjun tersebut, oleh warga sekitar kolam tersebut diberi nama Kolam Pemandian Puteri Selimbur Buyeh. Kolam tersebut tidak terlalu dalam sehingga kita dapat berenang di tengah kolam tersebut.

Air terjun ini tidaklah tinggi. Bahkan jika musim hujan atau jika air pasang bisa jadi tempat arung jeram juga. Lintasan arung jeram yang terbentuk bisa sejauh kurang lebih 10 Km.

Di sekitar air terjun terhampar hutan yang masih alami dan mendukung keindahan panorama air terjun Kandua Raya.

  1. Batu Datar

batu datar di tepi air terjun kedang ipil menjadi tempat pengamatan dan peristirahatan bagi pengunjung air terjun
Batu datar. Image via: seltusdpantas

Satu yang unik dari air terjun kedang ipil di Kalimantan Timur adalah keberadaan batu datar di tepi sungai. Bau datar ini merupakan bagian utuh dari batu dasar sungai. Dan bahkan juga erupakan bagian utuh dari batu yang membentuk air terjun dan kolam di bawahnya.

Batu datar ini sangat landai, seperti landasan yang sengaja disiapkan oleh alam. Disiapkan untuk menjadi tempat bersantai menikmati keindahan air terjun. Dengan adanya batu ini pengunjung anak-anak pun bisa ikut menikmati air terjun tanpa khawatir resiko terpeleset ataupun resiko bahaya air.

Dari batu datar ini pengunjung yang cukup bernyali biasa Melakukan lompatan-lompatan ke dalam air kolam Puteri Selimbur. Sedangkan bagi pengunjung yang hanya ingin bersantai, menggunakan batu datar ini sebagai pos pengamatan.

Bahkan beberapa pengunjung yang membawa bekal makanan, tampak menikmati bekal mereka dengan duduk-duduk di atas batu ini. Tidak kurang juga banyaknya pengunjung yang menggunakan batu ini untuk tempat mengambil foto

  1. Adat Istiadat

makan bersama dalams alah satu acar adat penduduk sekitar air terjun kedang ipil
Makan bersama rangkaian Nutuk Beham. Image via: edelweisme.wixsite.com

Simak juga: air terjun benang kelambu

Desa Kedang Ipil memiliki tiga rumah ibadat. Meski mereka memiliki tiga rumah ibadah dan berbeda kepercayaan, mereka tetap satu dalam adat dan budaya. Mereka disatukan dalam satu rumpun suku yakni KutaiAdatLawas.

Bagi mereka perbedaan justru mempersatukan dan mengikat tali persaudaraan mereka semakin erat. Mereka disatukan oleh ritual-ritual adat. Mulai dari ritual awal kehidupan manusia sampai pada ritual kematian seorang manusia dari muka bumi.

Sebagai bentuk pelestarian adat dan budaya Kutai, setiap tahun diadakan upacara adat khas Kutai untuk merayakan ulang tahun desa Kadang Ipil dan upacara adat nutuk baham. Nutuk Beham ialah merupakan acara adat dalam rangka merayakan keberhasilan panen, Nutuk Beham di laksanakan 1 kali dalam setahun, yakni saat panen muda.

Dalam acara ini warga bergotong royong untuk melaksanakan seluruh rangkaian acara. Mulai dari proses pembuatan tikar dari pandan hutan sampai merontokkan padi. Tikar dipergunakan sebagai alas untuk menumbuk baham. Lesung untuk menumbuk baham. Merek ajuga bekerja sama memotong padi ketan muda untuk baham.

DAlam acara adat penduduk sekitar air terjun kedang ipi; melakukan tumbuk ketan 3 x 24 jam non stop secara bergiliran.
3 x 24 jam nonstop. Image via: dispar.kutaikartanegarakab.go.id

Padi ketan muda untuk baham di rendam minimal 1 malam, diangkat lalu ditiriskan, kemudaian di sangrai. Lalu didinginkan kemudian, di haluskan dengan cara di tumbuk menggunakan alu dan lesung sebanyak 2 tahap. Berikutnya akan di buat menjadi kue ketan  wajik, yang dalam bahasa lokasl disebut  bongkal baham .

Kue ketan akan di bacakan doa terlebih dahulu, sebelum disantap bersama oleh semua warga yang hadir dalam acara tersebut.

Beberapa acara menarik akan disuguhkan kepada pengunjung diantaranya tepong tawar, tari pupur, tari ngasak padi, tari jepen, behempas, dan proses yang luar biasa yaitu Nutuk Beham. Nutuk Beham dilakukan gotong royong tidak berhenti 24 jam selama 3 hari 3 malam. Seluruh warga adat berpartisipasi bergilir melakukan tugas adat itu.

Keunikan yang ada pada proses nutuk beham adalah menggunakan lesung yang dibuat dari batang pohon cempedak. Lesung ini diatur sedemikian rupa di atas panggung. Warga secara bergantian dan berkelompok mulai menumbuk atau menutuk beham. Pada saat alu ditumbukkan, lesung mengeluarkan bunyi khas dan berirama sesuai kekuatan yang menumbukkan alu pada lesung.

adat lawas atau tradisi lama masih dipegang tegus dan dipraktekkan oleh penduduk sekitar air terjun kedang ipil
Kutai adat lawas. Image via: @jejak_budaya

Simak juga: Air terjun Sri Gethuk

Objek Wisata Dekat Air Terjun Kedang Ipil

Bagi pengunjung yang datang dari jauh, tentu tidak akan puas jika ke tenggarong hanya mengunjungi 1 objek air terjun ini saja. Tidak usah khawatir kehabisan objek kunjungan. Tenggarong memiliki cukup banyak lokasi wisata.

Salah satu yang populer adalah Pulau KUmala. Pulau di tengah sungai  Mahakam ini berjarak 80 km dari air terjun. Pulau Kumala menyajikan berbagai wahana permainan layaknya Ancol di Jakarta. Selain itu keindahan alam Pulau Kumala sangat menakjubkan dengan sungai dan Kota Tenggarong.

Sedikit lebih dekat, dalam jarak 75 km pengunjung dapat mempelajari sejarah tabah borneo di Museum Mulawarman. Di dalam Museum Mulawarman tersimpan benda-benda sejarah yang pernah digunakan oleh Kesultanan seperti Singgasana, Tempat Peraduan, Pakaian Kebesaran, Tombak, Keris, Meriam, Kalung dan Prasasti Yupa serta Koleksi Keramik Cina.

Demikianlah bisa kami bagikan sedikit prihal mengenai Air terjun Kedang Ipil di kutai kertanegara, Kalimantan timur. Jika ada kesempatan mengunjungi tanah borneo, tidak akan rugi jika anda menyisihkan waktu untuk mandi-mandi bermain air di air terjun ini.

Baca juga:

Artikel lainnya:

Leave a Comment