Alun-Alun Garut, Dari Sejarah, Hingga Wajah Baru Yang Instagramable

Alun-Alun Garut bukan hanya sekedar ikon, atau landamark saja. Di sisi lain, ternyata mampu menjadi salah-satu tempat wisata di Garut yang murah meriah, dan favorit wisata keluarga, terutama saat di akhir pekan.

Alun-Alun Garut saat ini baru selesai ditata ulang. Wajah barunya menggambarkan nuansa yang lebih instagramable, serta tidak menghilangkan nilai sejarah, maupun nilai filosofisnya.

alun alun garut
alun alun garut. sumber: kikey

Hanya saja, untuk saat ini para pengunjung harus menahan diri dulu untuk bisa berkunjung ke alun-alun. Karena seiring naiknya lagi penyebaran Covid-19 variant baru, maka kawasan Alun-Alun Garut ditutup untuk sementara waktu.

Tentu saja keputusan tersebut sangat mengecewakan para pengunjung, karena hanya berselang beberapa waktu setelah selesai ditata, akhirnya harus ditutup sementara.

Meskipun begitu, kami sengaja menyajikan informasi seputar Alun-Alun Garut, lengkap dengan sejarah Babancong, sebagai referensi awal sebelum anda berkunjung ke objek wisata tersebut, terutama saat nanti dibuka kembali.

Simak juga : 29 Tempat Wisata Di Garut Yang Hits, Dan Terbaru

Sejarah Alun-Alun Garut

Sejarah pembangunan Alun-Alun Garut, termasuk sejarah Babancong dimulai seiring dengan misi mencari lokasi baru untuk ibukota Kabupaten Limbangan, pada tahun 1813, pada masa Rd. Adipati Arya Adiwijaya.

Penentuan lokasi yang saat ini dijadikan kawasan Alun-Alun Garut, sebetulnya tidak serta-merta begitu saja. Pada mulanya ditentukan di daerah Suci, hingga akhirnya bergeser ke lokasi saat ini, yang dinilai lebih representatif.

sungai kecil dekat alun alun garut
sungai kecil dekat alun alun garut. sumber: kikey

Hampir semua teori tentang penentuan sebuah pemukiman, maupun sebuah peradaban, selalu mempertimbangkan aspek jauh dekatnya dengan sumber air.

Begitupun dengan penentuan lokasi Alun-Alun Garut, salah-satunya dikarenakan dekat dengan aliran Sungai Cimanuk, dan salah-satu sungai kecil yang saat ini ada di Jl. Siliwangi.

Tentu saja, kondisi air yang ada di sungai kecil tersebut sudah jauh berbeda dengan kondisi pada saat itu. Termasuk tingkat kejernihannya.

Sejarah Alun-Alun Garut menjadi akar lahirnya sejarah kawasan Pengkolan Garut, beserta kawasan kuliner Pasa Ceplak Garut.

Simak Juga : Antapura De Djati

Daya Tarik Alun-Alun Garut

1. Tata Letak Yang Khas

masjid agung garut
masjid agung garut. sumber: kikey

Disadari atau tidak, ternyata konsep pembangunan sebuah alun-alun yang telah ada sejak jaman Belanda, khususnya dalam sisi tata letak, ternyata hampir di setiap daerah mempunyai kesamaan. Di antaranya:

  • Dekat dengan kantor Bupati, atau Pendopo,
  • Dekat dengan Masjid Agung,
  • Serta dekat dengan bangunan penjara,

Selain itu, area lapangnya dikelilingi oleh pohon-pohon besar yang memberikan nuansa keteduhan. Begitupun dengan tata letak Alun-Alun Garut.

Tentu saja penempatan setiap bangunan mempunyai maksud tertentu, serta nilai filosofis. Adapun sisi sejarah adalah sebuah keniscayaan.

Simak juga: Pantai Sayang Heulang, Wajah Baru Yang Semakin Instagramable

2. Babancong Yang Bersejarah

babancong
babancong. sumber: kikey

Bangunan yang biasanya ada di sebuah alun-alun adalah bangunan yang disebut dengan Babancong. Begitupun di Alun-Alun Garut terdapat sebuah Babancong yang mempunyai sisi sejarah yang tinggi.

Sejarah Babancong yang ada di kawasan Alun-Alun Kabupaten Garut dibangun bersamaan dengan bangunan lainnya, dari mulai kantor Bupati, dan Masjid Agung.

Fungsi Babancong sebetulnya untuk tempat, atau podium pidato para pejabat. Bahkan Babancong Alun-Alun Garut pernah menjadi saksi orasi yang membakar semangat, dari Presiden Soekarno.

Selain itu, fungsi Babancong juga dijadikan tempat bagi para pejabat saat itu untuk melihat pertunjukan harimau.

Simak juga: Teras Cimanuk

3. Wajah Baru Yang Instagramable

wajah baru alun alun garut
wajah baru alun alun garut. sumber: kikey

Wajah baru Alun-Alun Garut saat ini lebih mengikuti trend kekinian, serta menjadi tempat wisata yang murah meriah, cocok untuk semua usia, dan mampu menjadi destinasi wisata keluarga di akhir pekan yang nyaman.

Wajah baru yang instagramable dapat terlihat jelas dengan hadirnya spot amphitheater, yang menghadap ke arah masjid agung.

Selain itu, ada juga spot taman bermain anak, atau playground. Nah, spot yang menghadap ke arah bangunan Lapas, menurut pihak pengelola, nantinya diperuntukan sebagai spot kuliner.

Dan jangan lupa untuk mencoba naik Bus Sonagar, yang biasa ada di kawasan Alun-Alun Garut, tepatnya di arah gerbang menuju pendopo. Bus Sonagar akan membawa para pengunjung berkeliling kota Garut, lengkap dengan penjelasan sejarah setiap tempat yang dilewati.

Simak juga: De Wisdom Garut

Lokasi Alun-Alun Garut

Lokasi Alun-Alun Garut berada di alamat Jl. Ahmad Yani, Kelurahan Paminggir, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat.

Rute Menuju Alun-Alun Garut

rute menuju alun alun garut
rute menuju alun alun garut. sumber: kikey

Rute, atau jalan menuju lokasi Alun-Alun Garut bisa ditempuh dengan menggunakan hampir semua jurusan angkot yang ada di Kabupaten Garut.

Hampir semua angkot melintas di dekat kawasan Alun-Alun Garut, bahkan beberapa di antaranya tepat melintas di depan alun-alun.

Simak juga: Desa Wisata Sindangkasih

Harga Tiket Masuk Alun-Alun Garut

  • Tiket masuk Alun-Alun Garut gratis.
  • Para pengunjung hanya dikenakan biaya parkir saja.

Jam Buka Alun-Alun Garut

  • Alun-Alun Garut buka selama 24 jam.
  • Alun-Alun Garut beroperasional setiap hari.

Fasilitas Di Alun-Alun Garut

fasilitas di alun alun garut
fasilitas di alun alun garut. sumber: kikey

Fasilitas wisata di Alun-Alun Garut adalah sebagai berikut:

  • Area parkir,
  • Toilet,
  • Masjid agung,
  • Amphitheater,
  • Tempat duduk yang nyaman,
  • Jalur trekking,
  • Area permainan anak,
  • Babancong,
  • Serta jalur trekking, atau jogging yang nyaman.