Bukit Fatukopa, Perahu Nabi Nuh dari Tanah Timor

Bukit Fatukopa adalah sebuah bukit karang mistis di Timor Tengah Selatan. Bukit ini merupakan bukit batu dengan vegetasi khas hutan hujan tropis. Nama ‘Fatukopa’ sendiri berasal dari bahasa Dawan yang berarti batu kapal.

Bukit Fatukopa adalah sebuah bukit karang mistis di Timor Tengah Selatan. Bukit ini merupakan bukit batu dengan vegetasi khas hutan hujan tropis. Nama 'Fatukopa' sendiri berasal dari bahasa Dawan yang berarti batu kapal.
Bukit Fatukopa. Image via: @ntt_tours

Terlepas dari hal itu, Bukit Fatukopa ini memang masih sangat alami dan asri serta jarang terjamah. Apalagi, bukit ini memang sangat unik karena kalau dilihat dari posisi tertentu, maka akan terlihat seperti kapal.

Bukit Fatukopa yang berbentuk seperti kapal ini dipercaya oleh masyarakat di setempat, sebagai bahtera Nabi Nuh pada zaman dahulu yang karam usai digunakan sebagai tempat perlindungan umat pilihan Tuhan ketika air bah melanda bumi.

Banyak yang menganggap bukit ini sebagai tempat keramat karena legenda yang dipercayai oleh masyarakat sekitar. Kendati demikian, fatukopa adalah salah satu rekomendasi terbaik bagi para pecinta alam.

Fatukopa merupakan tempat keramat tidak sembarang orang boleh mendaki ke sana. Kalau pergi tanpa restu dari para tetua adat, dikhawatirkan pengunjung tidak akan sampai pada puncak.

Senja di Batu Kapal Bukit Fatukopa.
Senja di Batu Kapal. Image via: @id_dalla

Simak juga: Keindahan Timor Tengah Selatan, NTT

Lokasi Bukit Fatukopa

Bukit Fatukopa lokasinya berada di Kecamatan Fatukopa, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Fatukopa sendiri berjarak 57 km arah Timur Kota Soe. Pengunjung bisa berkunjung ke bukit ini dengan waktu tempuh 1 jam menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Rute Menuju Bukit Fatukopa

Rute menuju Bukit Fakutopa relatif mudah untuk dicapai. Tapi memang nggak gampang. Dari Jakarta terbang dulu ke Bandara Eltari Kupang, kalau direct 3 jam. Dari Kupang berkendara ke Kota Soe, ibu kota Kabupaten TTS, selama  2-2,5 jam.

Sepanjanng perjalanan ini, pengunjung akan tergoda mampir-mampir buat berfoto. Diantaranya di Jembatan Noelmina dan Puncak Siso. Sunset dari Puncak Siso yang dikenal sebagai Puncak Pass-nya Soe patut dipujikan.

Memandangi bukit Fatukopa dari kejauhan
Memandangi dari kejauhan. Image via: @el.bastel

Sebaiknya bermalam dulu di Soe, baru esok paginya melanjutkan perjalanan ke Bukit Fatukopa. Fatukopa sendiri berjarak 57 km arah Timur Kota Soe. Pengunjung bisa berkunjung ke bukit ini dengan waktu tempuh 1 jam menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Jam Buka Bukit Fatukopa

Untuk berwisata di kawasan wisata Bukit Fatukopa NTT ini pengunjung tidak perlu mengkhawatirkan soal jam buka. Lokasi indah ini terbuka 24 jam untuk dikunjungi.

Tiket Bukit Fatukopa

Untuk mendaki Bukit Fatukopa, pengunjung tidak dikenakan Biaya tiket masuk.

Fasilitas Bukit Fatukopa

Fasilitas wisata untuk menunjang kegiatan pengunjung di Bukit Fatukopa belum begitu lengkap. Namun paling tidak jalan menuju lokasi sudah tersedia dengan baik. Pada beberapa titik juga disediakan lopo-lopo unuk tempat berteduh dan bersantai menikmati panorama.

Daya Tarik Bukit Fatukopa

  1. Bukit Yang Asri

Bukit Fatukopa yang diselimuti hutan hijau.
Bukit yang berhutan hijau. Image via: @like_ntt

Simak juga: Menikmati Air Panas Privat di Eka Tirta Bali

Bukit Fatukopa sesungguhnya adalah sebuah bukit karang dengan sedikit vegetasi khas hutan hujan tropis. Nama kecamatan dan juga desa di mana bukit batu itu terletak dinamakan pula Fatukopa. Kini warga kecamatan Fatukopa tersebar 7-8 km di sekitar gunung batu tersebut, dari Timur, Barat, Utara dan Selatan.

Tanah sekitar Gunung Batu tersebut adalah tanah numpang yang mudah longsor. Setiap tahun pemandangan yang biasa adalah reruntuhan tanah putih di sekitar bukit yang berdiri tegak kehijauan.

Akibat dari medan yang sulit itu, manusia sangat jarang yang mendekati bukit keramat ini, Yang naik ke puncak bukit, hanya para tetua. Itupun setahun sekali untuk keperluan upacara adat.

Hal ini menyebabkan ekosistem di bukit sangat terjaga, tetap lestari. Pengunjung yang ingin menikmati bukit, bisa melihat dari kejauhan sosok bukit yang seperti kapal terbalik itu. Bentuk ini yang menyebabkan Bukit Fatukopa kerap dikaitkan dengan legenda nabi Nuh.

  1. Bukit Keramat

Ritual suku Dawan di sekitar bukit Fatukopa.
Ritual suku Dawan di Fatukopa. Image via: @el.bastel

Bukit Fatukopa merupakan tempat keramat. Tidak sembarang orang boleh mendaki ke sana. Kalau pergi tanpa restu dari para tetua adat, kau tak akan sampai pada puncak. Konon, untuk mencapai puncak, seseorang mesti melalui jurang yang sangat dalam, yang bisa jadi adalah belahan palung di bukit tersebut.

Pada jurang tersebut ada seekor ular besar, yang akan menjelmakan dirinya menjadi jembatan. Artinya pengunjung harus meniti di atas badan ular tersebut untuk melintasi jurang. Ular itu sekaligus adalah penjaga bukit batu itu.

Adanya legenda ini membuat warga lokal tidak berani mencoba untuk naik ke puncak bukit ini.. Sampai sekarang ini, hanya tetua ada yang setiap setahun sekali berangkat ke sana. Tentu saja untuk urusan adat.

  1. Titik Kedatangan Manusia Pertama

suku dawan, suku asli yang mendiami kawasan di sekitar bukit fatukopa
Suku Dawan. Image via: magdalenasapay

Simak juga: Gunung Mutis yang Mistis di NTT

Bukit Fatukopa tetap tegar dan menjadi salah satu tempat kebanggaan dan juga keramat bagi orang-orang Amanuban. Untuk itu ada pula legenda lain yang mengatakan bahwa bukit Fatukopa merupakan tempat pertama pendatang dari Madagaskar.

Pendatang generasi awal itu menetap untuk kemudian berbaur dengan penduduk lokal. Pencampurana tau pendatang Madagaskar dan,penduduk Timor ini lan yang konon sekarang menurunkan orang-orang Dawan yang menempati sekitar bukit Fatukopa.

  1. Sulit di daki

Untuk kepentingan wisata, masyarakat sekitar biasanya hanya membawa pengunjung memandang bukit tersebut dari kejauhan. Memang dengan pandangan jauh, bukit batu itu akan terasa sekali bentuk kapal karamnya.

Pada sekitar tahun 1980-an ada ekspedisi dari Australia yang mengelilingi bukit tersebut dengan helicopter. Menurut pengakuan mereka, sama sekali tak ditemukan tempat yang cocok untuk pendaratan. Semuanya tertutup vegetasi.

Akhirnya, para ahli, kemungkinan ahli botani, atau bisa jadi sekedar para wisman, hanya berkeliling di sekitar bukit batu itu.

Berkemah menikmati malam sembari memandangi keagungan bukit fatukopa.
Berkemah menikmati malam. Image via: @rafikiardiansah

Objek Wisata Dekat Bukit Fatukopa

Bagi pengunjung yang memang suka apda panorama lam. Di kabupaten Timor tengah selatan ini juga terdapat Fatumnasi. Di Fatumnasi, pengunjung tidak hanya terpuaskan sebatas mata saja. Tapi juga akal budi yang berfantasi dengan jejak alam dan hati nurani yang berimajinasi dengan kultur luhur mulia. Kesuburan dan kelestarian alam menjadi kegembiraan tersendiri bagi masyarakat Fatumnasi.

Dalam perjalanan ke Fatumnasi, pengunjung disuguhi dengan para penduduk ramah yang mungkin akan tersenyum dan menyapa. Kebun-kebun milik penduduk yang mayoritas berisi pohon jeruk keprok khas Soe membuat ingin sekali memetik jeruk-jeruk segar tersebut.

Bagi yang menyukai wisata laut, Timor tegah selatan memiliki pantai yang unik. Pantai yang memiliki pemandangan layaknya gurun pasir timur tengah. Pantai Oetune nama pantai itu. Berkunjung ke sini, seperti berada di gurun pasir. Pemandangannya begitu indah dan memesona. Hamparan pasir ini bisa digunakan untuk sandboarding karena di sekitar gurun terdapat beberapa gundukan pasir yang menyerupai bukit.

Pantai Oetune di timor tengah selatan
Pantai Oetune. Image via: nativeindonesia.com

Perpaduan antara gurun pasir yang menghampar luas dengan laut lepas berwarna hijau kebiruan memang terlihat eksotis. Keindahan Pantai Oetune semakin lengkap dengan berjejernya pohon kasuari di sepanjang batas pantai. Diperkirakan, pepohonan ini berusia sudah puluhan tahun. Tak hanya itu, pantai ini juga menjadi rumah bagi tukik-tukik kecil.

Demikianlah keindahan dari bukit FAtukopa di Kabupaten timor tengah Selatan Nusa Teggara Timur. Jadi jika berkesempatan mengunjungi Pulau Timor, pastikan menjadwalkan kujungan ke bukit mistis ini untuk merasakan sensasi alam nya yang agung dan sekaligus anggun.

Baca juga:

Leave a Comment