Fatumnasi, Wisata Alam yang juga Menjadi Vitamin Akal Budi

Fatumnasi merupakan kawasan wisata alam yang sangat luar biasa diamana pengunjung akan mendapatkan ketenangan pikiran selain alamnya yang memanjakan mata. Kultur dengan nilai yang luhur beriringan selaras dengan kesuburan serta kelestarian alam menjadi hal yang tak ternilai yang bisa didaptkan di sini.

Di Fatumnasi, pengunjung tidak hanya terpuaskan sebatas mata saja. Tapi juga akal budi yang berfantasi dengan jejak alam dan hati nurani yang berimajinasi dengan kultur luhur mulia.
Fatumnasi. Image via: mytrip.co.id

Bahkan, selama perjalanan pengunjung akan mendapati para warga yang ramah dan akan dengan senang hati menyapa. Kemudian pepohonan jeruk keprok yang tumbuh di kebun-kebun warga pun nampak sperti memanggil dan berkata petiklah aku.

Selanjutnya, rumah bulat khas pulau Timor pun akan terlihat berjejer di sepanjang perjalanan. Rumah bulat ini biasa dijadikan dapur sekaligus lumbung penyimpanan makanan seperti jagung.

Tiba di kawasan Fatumnasi, pengunjung bisa coba untuk berhenti di beberapa spot secara random. Seperti terdapat beberapa bukit sabana dimana anda akan mendapat view langsung keseluruh kawasan. Ataupun piknik sambil merasakan kesegaran hutan pinus, atau bahkan menengok ongokkan batu marmer berukuran raksasa.

Spot di kawasan Fatumnasi seperti Fatu Naususu, Nefo Kaenka, Tambang desa Tunua, Bukit Nubui dan Cagar Alam Gunung Mutis sebagai primadona.

Lopo adalah rumah tradsional timor yang banyak dimiliki oleh warga di sekitar Fatumnasi
Rumah tradisional Lopo. Image via: @jalajahnusae_official

Simak juga: Wisata di Timor Tengah Selatan

Lokasi Fatumnasi

Desa Fatumnasi terleteak di Kecamatan Mollo Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Pulau Timor, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Wisata alam Fatumnasi ini dari pusat kota Soe, jaraknya sekitar 40 kilometer.

Rute Menuju Fatumnasi

Rute menuju Fatumnasi memang tidak gampang. Bagi para wisatawan yang memulai perjalanan dari Kupang bisa langsung berkendara menuju Kota Soe, ibukota Kabupaten TTS dengan waktu tempuh skitar 2-3 jam. Namun, siapa sangka jika selam perjalanan menuju kota Soe pengunjung akan digoda untuk mampir di berbagai tempat untuk sekedar berfoto dengan latar belakan mengagumkan yang hadir, salah satunya Jembatan Noelmina.

Setibanya di Kota Soe langsung lanjutkan perjalanan menuju utara dengan melewati pasar tumpah di wilayah Kapan. Sementara itu kondisi jalan menuju Desa Kapan terbilang cukup mulus hanya saja begitu hampir sampai ke lokasi jalanannya belum beraspal serta berliuk-liuk dan menanjak.

Jalan menuju FAtumnasi mellaui bentang alam yang indah.
Jalan yang indah. Image via: kompasiana.com

Jam Buka Fatumnasi

Untuk berwisata di kawasan wisata Alam Fatumnasi NTT ini pengunjung tidak perlu mengkhawatirkan soal jam buka. LOkais indah ini terbuka 24 jam untuk dikunjungi. Apalagi disana ada penginapan, yang dikelola oleh kepala adat/ juru kunci gunung.

Tiket Fatumnasi

Mengingat luasnya kawasan fatumnasi, ada beberapa spot yang bsia dikunjungi di kawasan wisata alam ini. Umumnya objek di kawasan ini tidak memberlakukan tiket masuk. Kecuali untuk memasuki Natuusu Fatu, tiket masuk adalah Rp20.000 berlaku per orang. Parkir tidak membayar lagi.

Fasilitas Fatumnasi

Untuk menginap,pengunjung bisa menyewa homestay lokal. Disana terdapat penginapan homestay Lopo Mutis yang bangunannya berbentuk lopo – lopo dengan atap alang – alang. Setiap kamarnya berisi 3 tempat tidur yang bisa diisi 3 – 6 orang. Harga yang ditawarkan adalah 200.000 per kamar per malam.

homestay Lopo Mutis di fatumnasi
homestay Lopo Mutis . Image via: ujungmimpi.com

Simak juga: Jejak Satria Langit di Museum Dirgantara Jogja

Di penginapan ini, pengunjung kadang dipersilakan untuk memasak sendiri di dapurnya. Karena memang tidak ada warung apalagi fasilitas restoran di desa itu. Hal ini pun justru dimanfaatkan oelh pengelola homstay sebagai salah satu aktivitas oleh wisatawan dimana pengunjung akan mendapat pengalaman memasak menggunakan tungku kayu di dapur yang sederhana.

Daya Tarik Fatumnasi

Selama perjalanan menuju lokasi ini, pengunjunga akan menemukan lokasi menawan. Yaitu Bukit Aijao Baki. Dari Bukit ini, pengunjung bisa melihat hamparan bukit-bukit batu dan lembah hijau, serta tentunya kerucut Gunung Mutis di kejauhan.

Selepas bukit Aijao Baki, pengunjung akan memasuki kawasan wisata alam FAtumnasi. Di Fatumnasi sendiri terdapat beberapa objek wisata. Beberapa diantaranya yang menjadi pusat perhatian adalah sebagai berikut.

  1. Fatu Naususu

Salah satu objek paling iconik di Fatumnasi adalah Fatu Naususu.
Fatu Naususu. Image via: mytrip.co.id

Fatu Naususu merupakan tebing batu karst yang tinggi menjulang dengan bentuk yang sangat rata. Bentuknya yang rata ini memang tercipta dengan sengaja oleh tangan manusia. Mengingat letaknya yang merupakan bekas penambangan batu marmer tak heran jika bentuknya sangat rapi seprti dipotong dengan mesin.

Maka dari itu, para pengunjung pun tak bisa mereka-reka bagaimana kondisi atau penampakan tebing batu ini sebelum dilakukannya penggalian. Namun merki demikian, kini panorama yang dihadirkan area wisata ini sangatlah mempesona dan dapat membuat pengunjung terkagum-kagum.

Untuk itu, jangan pernah melewatkan momen berfoto pada saat berada di tening yang megah ini. Sementara itu FYI Fatu Naususu ternyata dulunya digunakan sebagai tempat untuk melaksakan upacara adat.

  1. Danau Nefo Kaenka

Ti plau timor, danaua dalah hal yang sulit untuk ditemui, nmaun fatumnasi memiliki Danau Nefo Kaenka yang indah.
Danau Nefo Kaenka. Image via: farhanabdurrahman

Simak juga: Miniatur Niagara, air terjun Riam Merasap

Danau Nefo Kaenka merupakan danau yang berada di ketinggian sekitar 1,260 mdpl sehingg membuat udaranya cukup sejuk. Selain itu pepohonan yang berada di sekitar danau membuat udaranya semakan segar. Hal ini tentunya menjadikan danau ini sangat cocok untuk dijadikan sebagi tempat bersantai sambil menyantap hidangan makan siang.

Meskipun air danau yang nampak tidaklah begitu cantik untuk dijadikan spot untuk berfoto namun suasana tenang yang dihadirkannya cukup mampu membuat para pengunjung merasa betah berada di sini. Suasan tenang yang ada di danau ini tak lepas dari panorama alam berupa birunya langit serta rindangnya pepohonan yang hadir.

  1. Bekas tambang marmer Desa Tunua

Bekas Tambang Marmer di fatumnasi yang menjelma menjadi loaksi wisata instagramable
Bekas Tambang Marmer. Image via: medium.com

Lokasi unik lainnya di wisata alam Fatumnasi adalah sebuah bekas tambang marmer yang sudah ditinggalkan. Meskipun sejatinya lokasi ini bukan tempat wisata namun pengunjung bisa menikmati indahnya panorama alam yang terbentuk secara tidak disengaja ini.

Para pengunjung bisa sekreatif mungkin mencari sudut yang pas untuk berfoto dengan memnafaat bongkahan batu yang dibiarkan begitu saja. Dan siapa saja meskipun dengan bongkahan batu tersebut pengunjung bisa mendapai hasil foto yang ciamik untuk nantinya diunggah ke media sosial.

Smentara itu, tambang batu marmer ini memulai eksploitasinya sejak tahaun 2000 hingga berhenti pada tahun 2012 silam. Masyarakat lokal yang menganggap gunung atau tebing-tebing batu di Fatumnasi sebagi tempat keramat maka dari itu lah mereka melakukan protes yang beujung pada penghentian pertambangan ini.

  1. Bukit Nubui dan Batu Kolen

Batu Kolen yang mneyambut di tepijalan besa rmenuju ke fatumnasi
Batu Kolen. Image vi: techraveller.com

Simak juga: Siluman Kura Kura di Pantai Watu Maladong

Bukit Nubui merupakan bukit hijau yang tak terlalu tinggi, namun dari tempat ini pengunjung bisa menikmati pemdangan alam yang indah dengan perbukitan hijau yang menghiasinya. Dan tenyata di bukit ini pun pengunjung bisa menyaksikan bongkahan-bongkahan marmer di Tunua.

Selanjutnya Batu Kolen meruapakan bongkahan batu besar berwarna hitam yang ada di tepi jalan. Di salah satu sisi batu ini tumbuh pohon yang cukup rindang sedangkan di sisi lainnya tertancap 3 tanda salib. Sementara itu Batu Kolen sendiri memiliki makna batu pendek dan termasuk salah satu batu purba yang ada di Fatumnasi.

  1. Gunung Mutis

Salah satu objek utama di Wisata alam Fatumnasi adalah mendaki Gunung Mutis. Gunugn tertinggi di Pulau Timor dengan ketinggian mencapai  2.427 mdpl.

Dari homestay Lopo Mutis, pengunjung bisa berangkat pagi buta dengan mobil 4WD sampai padang sabana luas di kaki gunung. Padang ini disebut dengan Padang 1. Lokasi ini sungguh spektakuler terutama saat sunrise.

Gunung Mutis puncak tertinggi di fatumnasi dan juga di seluruh Pulau.
Di Puncak Gunung Mutis. Image via: @felicipurp

Objek Wisata Dekat Fatumnasi

Selain dataran tinggi Fatumnasi, kabupaten timur Tegah Selatan juga memiliki objek wisata pantai. Salah satunya adalah Kolbano Beach. Pantai yang menawarkan eksotisme yang luar biasa dengan hamparan pasir putih yang begitu cantik membuat tempat ini menjadi buruan para wisatawan lokal maupun mancanegara.

Ada jua pantai lain, yakni Pantai Oetune . Perjalanan menuju Pantai Oetune dibutuhkan waktu lebih kurang lebih 2,5 jam perjalanan dari Kupang, ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).Di pantai ini, pengunjung disuguhi dengan pemandangan alam yang luar biasa yaitu dengan hamparan pasir yang begitu Elok seperti kita berada di Timur Tengah.

Demikianlah ulasan nativeindonesia.com tentang keindahan yang dijasikan oleh Wisata Alam Fatumnasi, KAuoaten Timur Tegah Selatan, NTT. Jangan lupa ajak keluarga, sahabat, teman untuk menikmati wisata yang satu ini.

Rame-rame lebih seru.

 

Baca juga:

Leave a Comment